Kamis, 31 Oktober 2013

BUKU MENGENAI KEHIDUPAN DAN TRADISI MASA KANAK-KANAK DI CHINA

BUKU MENGENAI KEHIDUPAN DAN TRADISI MASA KANAK-KANAK DI CHINA

Ivan Taniputera
31 Oktober 2013



Judul: A Chinese Childhood
Pengarang: Chiang Yee
Penerbit: tidak tercantum, namun terdapat keterangan bahwa buku ini pertama dicetak pada tahun 1940.
Jumlah halaman: 304
Bahasa: Inggris

Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut:

INTRODUCTION                         xi
1.My Birthplace                          3
2.The Chiang Family                  9
3.The Hall of Three Footpaths    16
4.An Unspoken Decree               25
5.A "Boy-Student" of Sixty Two   31
6.A Cure For Toothpache           36
7."Death Affairs"                       41
8.Troublesome Hair                  47
9.Rushing is Fruitless                56
10.The Conference of Madmen  61
11."What A Businees!"              67
12.Not "Mister"                         79
13.The Morning Walk                87
14.The Animal Nature of Man    91
15.The First Soup                     96
16.The Story of a Handsome Young Men  103
17.Two Spring Dinner-Parties   111
18.Boating by Moonlight           115
19.The Ch'ing-Ming Festival      121
20.On the Back of a Buffalo       127
21.A Similar Heart' Knot           133
22."Wishing for Skill"                140
23.A Stranger's Touch              144
24.The Feast of Lanterns          151
25.Tender Hearts                     158
26.Out of Balance                     168
27.Two Notable Personalities     172
28.Beating the Flowery Drum     177
29.Double Seventieth Birthday    182
30.Stone-Bell Mountain              187
31.The Birth of My Nephew        193
32.Different Paths                     206
33.The Birthday of the Flowers  210
34.Feeding Silkworms               217
35.As If We Had Met Before Swallows  222
36.Three Popular Stories           228
37.Dragon Boat Race                236
38.My First Job as Family Representative 240
39.Riding on a Stork                 246
40.Foxes and Other Spirit         254
41.Creatures Big and Little        261
42.Up  The Lu Mountain            272
43.Fireworks in the Air             277
44.Nothing is to Real                280
45.Green Hair Turtle                283
46.Up The Pagoda                   288
47.No Waste                           293
48.Song of Peace                    297
CONCLUSION                          300

Buku ini merupakan pemaparan mengenai masa kecil pengarangnya beserta segenap tradisi, upacara, permainan, dan lain sebagainya terkait masa-masa kanak-kanak di China. Sebagai contoh pada bagian pengantarnya dapat kita baca sebagai berikut (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):

"Sewaktu sedang duduk dengan tenang dan sendirian pikiran saya tertarik kembali ke masa kanak-kanan saya. Terkadang saya mendapati bahwa kenangan mengenai peristiwa menyenangkan membuat saya tersenyum; terkadang kenangan terhadap sesuatu yang kurang menyenangkan mendatangkan kesedihan ke dalam lubuk hati saya, seolah-olah kejadian sedih tersebut terjadi saat ini juga.

Adalah baik menyatakan bahwa masa kecil saya adalah sesuatu yang khas. Namun China adalah negara yang besar; kebiasaan dan tradisi di dalamnya berbeda di masing-masing tempat, dan tentu saja kehidupan masing-masing pribadi berbeda pula." Tidak seluruh keluarga China, sebagai contoh, sebagaimana selalu diyakini, memiliki banyak anggota. Beberapa di antaranya hanya terdiri dari suami, isteri, dan barangkali seorang anak; sedangkan yang lainnya terdiri dari tiga puluh atau empat puluh orang tinggal di bawah satu atap. Saya, demikian pula, dilahirkan di tengah-tengah keluarga besar; tetapi saya mengingat dengan baik bagaimana kisah mengenai keluarga saya seperti yang saya ceriterakan pada kawan-kawan sekelas di sekolah dan perguruan tinggi terdengar menarik bagi mereka karena begitu banyak di antara mereka tidak pernah hidup di keluarga besar.

Saya adalah seorang anak yatim piatu dan saya masih belum melupakan perasaan kesepian saya sewaktu sepupu-sepupu saya berlari pada orang tua mereka masing-masing guna mendapatkan kedamaian dan kasih sayang. Saya memandang diri saya sebagai seorang anak yang pemalu, tidak pernah ribut, dan penakut......."

Pada buku ini juga diungkapkan silsilah keluarga pengarangnya.


Pada bab pertama, halaman 3, diriwayatkan mengenai tempat kelahiran pengarangnya (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa aslinya, yakni Inggris):

"Saya terlahir di Kiu Kiang. Ia merupakan distrik yang kecil jika dibandingkan dengan provinsi Kiangsi, namun semenjak zaman Han Akhir (250 SM hingga 219 M) ia telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai peristiwa bersejarah penting. Seorang jenderal muda terkemuka dari Kerajaan Wu bernama Chou Yu, menjadikan ibu kota distrik ini sebagai markas besarnya, dan sebuah jalan kecil telah dinamai seturut isteri cantiknya, Hsiao Chiao, adik perempuan isteri Kaisar Chao Lieh dari Shu (sekitar 199 hingga 256). Kiu Kiang ada hubungannya dengan hampir seluruh perubahan dinasti dalam sejarah kami. Hal ini dikarenakan letaknya...."

Terdapat pula mengenai permainan yang disebut Chi-ku-tsui-hua (menabuh genderang kulit kambing guna memaksa mekarnya bunga).


Pada halaman 113 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):

"Setelah beberapa cangkir anggur diedarkan, ia menyarankan permainan minum anggur yang disebut Chi-ku-tsui-hua (menabuh genderang kulit kambing guna memaksa mekarnya bunga). Ia meminta seorang pelayan mengambil bunga segar dari jambangan bunga dan genderang kecil. Saya diminta menabuh genderangnya, dan diperintahkan menabuh dan berhenti sekehendak hati saya. Sewaktu saya menabuhnya, bunga itu diedarkan pada masing-masing orang. Ketika saya berhenti menabuh genderangnya, orang yang kebetulan mendapatkan giliran memegangnya harus meminum anggur dalam sekali teguk. Lucunya orang yang pertama memegang bunga saat genderang berhenti ditabuh adalah orang menyarankan permainan tersebut!...."


Uniknya terdapat pula gambar mengenai mode rambut masa itu. Pada halaman 53 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):

"Karena saya adalah anak laki-laki dan khususnya tidak tertarik pada seni penataan rambut, saya tidak dapat mengingat seluruh gaya rambut yang beraneka ragam, namun berikut ini adalah beberapa gaya rambut yang saya ingat:


Kadang-kadang beberapa bibi dan sepupu perempuan yang lebih tua menata rambut mereka dengan bantuan penata rambut profesional....."

Berikut ini adalah tradisi Cha-chou yang dilangsungkan saat seorang bayi berusia setahun. Pada halaman 203 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):

"Lalu dia ditempatkan di bagian tengah meja bundar besar, yakni di antara berbagai benda yang mewakili beragam pekerjaan mungkin dipilihnya-tinta, kuas, alat hitung tradisional China, pedang, gunting, palu kecil, meterai pejabat, tumbuhan obat, dan lain sebagainya. Ia didorong agar memilih memungut apa pun yang dikehendakinya. Ini disebut Cha-chou atau Upacara Meraih Sesuatu yang diadakan saat seorang anak berusia setahun...."


Buku ini sangat cocok bagi mereka yang mendalami atau menggemari mengenai budaya dan tradisi China serta para sinolog.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.