Sabtu, 15 Maret 2014

Agar Pria Tahan Lama Di Ranjang

Pria yang tidak bisa bertahan lama dalam urusan ranjang biasanay dikatakan mengalmai masalah Ejalulasi dini yaitu adalah masalah seks yang kadang mengganggu keharmonisan hubungan suami istri. Seseorang dikatakan mengidap masalah ejakulasi dini jika aat melakukan hubungan seksual dengan pasangannya, ia mengalami ejakulasi sebelum saat yang diinginkannya atau ejakulasi terlalu cepat sehingga tidak dapat memuaskan pasangannya.

Biasanya pria yang memiliki masalah ejakulasi dini akan mencapai orgasme yang disertai ejakulasi 1 sampai 3 menit setelah melakukan penetrasi. Sedangkan wanita umumnya baru akan mencapai orgasme antara 10 - 15 menit setelah penetrasi. Hal ini kadang tidak disadari oleh para pria, dan tentu bia menjadi masalah dalam hubungan dengan pasangan anda. Pria yang mengalami masalah ini bisa mendapat julukan pria yang tidak bisa membahagiakan wanita atau pria egois. Paling fatal lagi kalau mendapat julukan pria kurang jantan.

Beberapa hal yang menyebabkan pria bisa mengalami masalah ejakulasi dini;

  • Adanya suatu gangguan yang bersifat psikofisiologik. Masalah kehidupan beban pekerjaan yang bterlalu berat , hubungan suami istri yang tidak harmonis, perasaan tidak senang terhadap pasangannya, dan rasa takut terhadap wanita dsb dapat menyebabkan ejakulasi dini.
  • Kecemasan juga berperan penting dalam proses ejakulasi dini karena masalah tersebut seringkali merupakan bagian dari situasi dan hampir semua penderita dapat mengendalikan ejakulasi selama masturbasi. Hubungan seksual terlarang dan takut diketahui orang lain mendorong timbulnya kecemasan. Adanya ketidakpuasan pasangan seksual juga akan menambah kecemasan yang ujungnya akan memperparah ejakulasi dini.
  • Kebiasaan mencapai orgasme dan ejakulasi secara tergesa-gesa sebelumnya. Misalnya suka masturbasi atau onani dengan tergesa-gesa.
  • Kurang berfungsinya serotonin, suatu bahan neurotransmiter yang berfungsi menghambat ejakulasi.
  • Gangguan kontrol syaraf yang mengatur peristiwa ejakulasi (hipersensitivitas refleks ejakulasi). Pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.
Jadi apa yang harus dilakukan oleh pria yang mengalami masalah ini. Selain dibutuhkan dukungan dari pasangan/istri, tentu saja anda harus melihat penyebab timbulnya masalah ejakulasi dini ini. Barulah ditangani sesuai dengan penyebab timbulnya masalah ini, misalnya saja bila ejakulasi dini yang berat disebabkan karena  kecemasan dan masalah kehidupan, tentu anda harus mulai menata mental anda, bertemu psikolog atau berlatih mengendalikan mental dengan latihan meditasi dan pernafasan.


Teknik Stop and Start

Tapi beberapa tipe ejakulasi dini ringan, dapat ditangani dengan latihan yang mudah, Hal yang sederhana yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan latihan serta relaksasi pada tubuh. Yaitu dengan melakukan tekhnik berhenti (stop) kemudian mulai (start), penderita akan terlatih dalam mengkondisikan kepuasan tanpa terjadinya ejakulasi. Pasangan anda akan sangat berperan dalam hal perangsangan, hentikan rangsangan dan mulai kembali dalam 20 hingga 30 detik.

Dengan latihan yang rutin, menurut riset lebih dari 95 persen pria berhasil mengontrol ejakulasi dalam waktu 5 hingga 10 menit atau lebih. Teknik ini juga dapat membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan sebagai penyebab utama terjadinya ejakulasi yang cepat. Pemakaian pelindung juga dapat menunda terjadinya hal ini.


Melatih Otot PC Agar Kuat Tahan Lama

Selain latihan dengan etknik berhenti dan mulai, latihan lain yang bisa dilakukan adalah dengan melatih otot PC (pubococcygeus) yang berguna dalam mempertahankan ejakulasi lebih lama.

Setiap manusia memiliki otot PC (pubococcygeus), untuk melindungi pinggul saat berada di lantai. Dan untuk melatih otot ini sebenarnya tidaklah sesusah menyebutkan nama atau menuliskan nama otot ini.

Untuk mengenal otot ini cobalah ke kamar kecil/kamar mandi dan mulailah buang air kecil dan cobalah untuk berhenti/menahan buang air kecil di tengah-tengah, bisakah Anda melakukan hal tersebut? Jika Anda tak bisa melakukannya cobalah untuk membiasakan hal tersebut. Cobalah berhenti buang air kecil sampai tiga kali sehingga Anda dapat menentukan posisi otot-otot PC tersebut.

Percobaan lainnya, saat Anda mengalami ejakulasi bisakah Anda menekan otot-otot PC Anda dan membuat Mr. P Anda bangun lebih tegak. Jika Anda tidak bisa melakukannya, berarti Anda membutuhkan latihan seks setiap hari, lebih dari yang Anda perkirakan.

Melatih otot-otot tersebut secara rutin akan memperpanjang waktu bercinta Anda dan semakin membuat saat klimaks lebih hebat. Beberapa pria yang memiliki otot-otot PC yang sehat sebenarnya dapat menggantungkan sehelai handuk saat mengalami ereksi dan menaikkannya serta merendahkan Mr. P mereka dengan kemauan sendiri. Anda juga dapat menggunakan sehelai kain atau sapu tangan.


Cara Melatih Otot PC

Terdapat beberapa latihan yang dapat Anda lakukan. Pilihlah salah satu yang sesuai untuk diri Anda dan lakukanlah secara rutin, dan ajaklah pasangan Anda untuk turut melakukannya juga, karena Anda berdua dapat saling merasakan keuntungannya. Selalu mempertahankan otot-otot yang lainnya tetap dalam keadaan santai.

Latihan 1:
Dengan segera ketatkan dan lepaskan otot-otot PC dalam tempo waktu 10 detik – dan istirahat selama 10 detik. Ulangi sampai tiga kali dan istirahatlah selam 30 detik. Ketatkan dan lepaskan selama 5 detik dengan jedah waktu setiap 5 detik – istirahatlah selama 10 detik. Ketatkan otot-otot PC Anda selama 30 detik dan lepaskan kembali selama 30 detik – ulangi selama 3 kali. Ulangi latihan tersebut setiap hari.

Latihan 2:
Ketatkan otot-otot PC Anda dan pertahankan sampai hitungan ke 5 dan lepaskan. Ulangi sampai 10 kali. Ketatkan dan lepaskan otot-otot tersebut sepuluh kali lebih cepat, dan ulangi sampai tiga kali. Ketatkan dan lepaskan otot-otot PC dalam waktu lebih lama dan selang yang pendek dalam hitungan ke sepuluh. Ulangi sebanyak tiga kali. Ketatkan otot-otot tersebut dan pertahankan selama mungkin, cobalah untuk mempertahankannya selam 120 detik (selama 2 menit).

Latihan 3:
Tekan dan lepaskan otot tersebut secara terus menerus. Mulai dengan satu set 30, dan kemudian secara perlahan-lahan tingakatkan sampai melebihi 100. Tekan seketat mungkin (pastikan hanya otot-otot PC Anda otot yang diketetkan). Pertahankan selama 20 detik, kemudian istirahatkan selama 30 detik. Ulangi sampai 5 kali.

Latihan 4:
Perlahan-lahan mulailah mengetatkan dan melepaskan otot-otot Anda selama 2 menit setiap hari sampai Anda dapat mengerjakannya selama 20 menit sekurang-kurangnya 3 kali setiap hari. Lakukan sampai akhirnya Anda bisa melakukannya sekurang-kurangnya 200 perulangan setiap sesi.

Perlu diingat bahwa Anda dapat melakukan latihan tersebut dimana saja dan kapan saja, tidak ada alasan apapun Anda mengabaikan latihan tersebut. Tidak seorangpun akan mengetahui bahwa Anda sedang menekan atau mengetatkan otot-otot tersebut, kecuali Anda terus tersenyum dan melakukannya seperti orang tolol.

Disarankan untuk berlatih setiap hari. Kemampuan seksual serta kontrol diri Anda akan semakin meningkat dan Anda akan mendapatkan Mr. P Anda menjadi lebih kuat.

Jika pasangan Anda juga melakukan latihan tersebut dengan benar, Anda berdua dapat mencobanya satu sama lain sehingga mendapatkan sebuah sensasi bahwa Miss V nya memberi Anda sebuah “hug”(puncak), dan pasangan Anda akan merasa seperti Anda meraih daerah G-spot-nya, dan percayalah Anda berdua akan menikmatinya. -Berbagai Sumber-

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.