Kamis, 08 September 2016

Perubahan Zat dan Pemisahan Campuran (IPA Kelas 7)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan artikel tentang materi IPA Kelas 7 Semester 1 Bab Perubahan Zat dan Pemisahan Campuran. Berikut materi selengkapnya..

PERUBAHAN ZAT
Sifat Zat dalam perubahan zat berdasarkan sifat zat terbagi 2 yaitu sifat fisika dan sifat kimia.

Sifat fisika adalah ciri khas suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah sifat zat-zat penyusunnya.
Yang tergolong sifat fisika adalah : Wujud zat, Warna, Bau, Titik Didih, titik lebur, Kelarutan, Daya Hantar Listrik, Kemagnetan.
Sifat kimia adalah ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat baru.
Yang tergolong sifat kimia adalah : Mudah terbakar, Busuk dan asam, Berkarat, Mudah meledak, Racun.


Perubahan zat berdasarkan ada tidaknya zat baru

Perubahan zat berdasarkan ada tidaknya zat baru dibagi 2 yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia

Perubahan fisika adalah perubahan pada zat yang tidak menghasilkan zat yang jenisnya baru.
Contoh perubahan fisika :
1. Baju yang berasal dari kain
2. Kerikil yang berasal dari batu setelah setelah proses penumbukan
3. Es batu yang berasal dari air
4. Tepung yang berasal dari beras
5. Batu bata, genteng, guci yang terbuat dari tanah liat
6. Kue yang terbuat dari tepung.
7. Jelly (sejenis agar-agar) yang terbuat dari campuran air dan pewarna gula
8. Kain yang berasal dari benang
9. Handycraft berupa pin dan gantungan kunci yang terbuat dari kain flannel
10. Meja dan kursi yang terbuat dari kayu

Perubahan kimia adalah perubahan pada zat yang menghasilkan zat yang jenisnya baru.
Contoh perubahan fisika :
1. Apel busuk
2. Kertas yang dibakar jadi abu
3. Daun kering yang diproses menjadi pupuk kompos
4. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor
5. Fotosintesis
6. Nasi basi
7. Besi berkarat
8. Kedelai dijadikan tempe dan tahu
9. Arang yang berasal dari pembakaran batang kayu
10. Makanan yang dimakan diproses dalam tubuh menjadi feses (tinja).
Perubahan zat berdasarkan cara pemisahan campuran

Macam-macam cara pemisahan campuran :

a.      Penyaringan (filtrasi) adalah pemisahan campuran dilakukan berdasarkan perbedaan ukuran partikelnya.  Zat yang tertahan di atas saringan disebut : residu. Zat yang lolos dari saringan disebut : filtrat.
Contoh : pemisahan air dengan parutan kelapa, penyaringan air kotor. 

b.      Penyulingan (destilasi) adalah pemisahan campuran dilakukan berdasarkan perbedaan titik didih zat. Pada peristiwa penyulingan terjadi 2 kali perubahan wujud yaitu penguapan dan pengembunan.
Contoh : memperoleh bensin dari campuran minyak bumi, memperoleh air murni dari air garam

c.      Kristalisasi adalah Pemisahan campuran dilakukan berdasarkan perbedaan kemampuan penguapan.
Contoh : memperoleh garam dari air garam yang dipanaskan matahari.

d.      Sublimasi adalah pemisahan campuran dilakukan berdasarkan perbedaan kemampuan menyublim.
Contoh : memperoleh kapur barus, iodin, dan kafein.
e.     Kromatografi adalah pemisahan campuran dilakukan berdasarkan perbedaan kecepatan merambat pada partikel-partikel zat yang tercampur.
Contoh : pemisahan warna spidol hitam dari warna-warna penyusunnya .

Contoh Soal silakan klik disini.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.