PRIMBON SANGKAN PARANING MANUNGSA
Ivan Taniputera
28 Januari 2014

Judul: Primbon Sangkan Paraning Manungsa
Penulis: Rd. Mugihardjo alias mBah Lantip
Penerbit: Toko buku "Keng," Semarang, 1959
Jumlah halaman: 53
Bahasa: Jawa
Ini adalah primbon yang berisikan berbagai macam hal, mulai dari ramalan, pertanda, filsafat, kebatinan, dan lain sebagainya.
Sebagai contoh, pada halaman 5 terdapat makna aksara Jawa:
"1.Aksara Ha = Tegese Hurip/ Ana urip
Urip iku ora ana kang nguripi, urip idjen, urip langgeng ora kena ing Pati. Nguripi sakabehing kahanan.
2.Aksara Na = Tegese Nur.
Nuring Gusti dumunung aneng sipating Manungsa...."
Terjemahan:
"Aksara Ha = Berarti Kehidupan/ Ada kehidupan
Kehidupan itu tidak ada yang menghidupkan, hidup dengan sendirinya, hidup abadi tidak terkena kematian. Menghidupi segenap keadaan.
2.Asara Na = Berarti Cahaya
Cahaya Tuhan itu bernaung dalam sifat manusia....."
Kemudian pada halaman 6 terdapat makna aksara Jawa yang sudah disambung.
"Bag Aksara 20 kang digandeng
1.Ha+Nga = Hanga tegese Hangen-hangen
2.Na+Ta = Nata = Nutuk......"
Terjemahan:
"Bab mengenai 20 aksara yang sudah disambung
1.Ha+Nga = Hanga berarti Anan-angan
2.Na+Ta = Nata berarti Memukul, mengetuk....."
Kemudian terdapat pula isyarat-isyarat yang akan dialami seseorang menjelang kematian. Kemudian terdapat berbagai petuah:
"a.Adja madon
b.Adja minum
c.Adja main
d.Adja maling
e.Adja madat
f.Adja misuh......" (halaman 49)
Terjemahan:
"a.Jangan bermain wanita
b.Jangan bermabuk-mabukan
c.Jangan berjudi
d.Jangan Mencuri
e.Jangan menjadi pecandu
f.Jangan memaki........"
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.