sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Wednesday, July 16, 2008
Terpilih, Duta Bahasa Sultra 2008
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Kendari, KP
Kantor Bahasa Sultra menobatkan Abd Rahim Sya'ban SKM dan Lidya Puspa Dewi Tawulo sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008 untuk mewakili pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional 2008 di Pusat Bahasa, Depdiknas Agustus mendatang. Penobatan itu melewati proses seleksi yang ketat dengan menghadapi pesaingnya 12 orang dari 6 kabupaten.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2008, Asrif S Pd M Hum mengatakan, selekesi digelar tanggal 16 s.d 18 Mei 2008 yang diikuti 6 utusan kabupaten dengan peserta sebanyak 2 orang masing-masing daerah. Sayangnya, Kota Kendari tidak mengirim utusan.
"Hanya 6 kabupaten yang mengirim utusannya yakni Lidya Puspa Dewi Tawulo dan Andi Sugianto dari Konsel, Isnandar dan Andi Indah Mirayanti Jihad dari Kolut, Moh Husain dan Uci Karmila dari Bombana, Abd Rahim Sya'ban dan Rasmi dari Muna, Sarmadan dan Andi Anggun Gita Gusti wakil Kolaka, serta Alfian Syahputra dan Wa Asmi Stiawati duta Buton Utara. Selebihnya, tak satupun duta yang diutus," kesal Asrif, saat ditemui di Kantor Bahasa Sultra, kemarin (22/5).
Dikatakan, peserta menjalani masa karantina dan mengikuti berbagai diskusi tentang peran bahasa, ketahanan dan pemertahanan bangsa, budaya, komunikasi, sikap, serta uji kemahiran berbahasa Indonesia. Aspek penilaian seleksi meliputi performance, kepribadian, intelegensi, dan uji kemahiran berbahasa Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan minat generasi muda Sultra untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meningkatkan wawasan berbahasa Indonesia, mencari bibit yang mampu berbahasa Indonesia, daerah dan asing secara proporsional. Memilih generasi muda untuk menjadi duta pemasyarakatan bahasa Indonesia di tingkat provinsi dan nasional," terang Asrif.
Dewan juri terdiri dari Prof Dr Nasruddin Suyuti dari Unhalu, Drs H Haruddin M Hum, Kepala Kantor Bahasa Sultra, Janariah S Sos, Badan Parawisata dan Seni Budaya Sultra. Hasil penilaian juri menetapkan Abd Rahim dan Lidya Pusta sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008. Keduanya akan menjadi mitra kerja Pusat Bahasa dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia. (m1/lut)
Sumber : http://kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=154
Kantor Bahasa Sultra menobatkan Abd Rahim Sya'ban SKM dan Lidya Puspa Dewi Tawulo sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008 untuk mewakili pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional 2008 di Pusat Bahasa, Depdiknas Agustus mendatang. Penobatan itu melewati proses seleksi yang ketat dengan menghadapi pesaingnya 12 orang dari 6 kabupaten.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2008, Asrif S Pd M Hum mengatakan, selekesi digelar tanggal 16 s.d 18 Mei 2008 yang diikuti 6 utusan kabupaten dengan peserta sebanyak 2 orang masing-masing daerah. Sayangnya, Kota Kendari tidak mengirim utusan.
"Hanya 6 kabupaten yang mengirim utusannya yakni Lidya Puspa Dewi Tawulo dan Andi Sugianto dari Konsel, Isnandar dan Andi Indah Mirayanti Jihad dari Kolut, Moh Husain dan Uci Karmila dari Bombana, Abd Rahim Sya'ban dan Rasmi dari Muna, Sarmadan dan Andi Anggun Gita Gusti wakil Kolaka, serta Alfian Syahputra dan Wa Asmi Stiawati duta Buton Utara. Selebihnya, tak satupun duta yang diutus," kesal Asrif, saat ditemui di Kantor Bahasa Sultra, kemarin (22/5).
Dikatakan, peserta menjalani masa karantina dan mengikuti berbagai diskusi tentang peran bahasa, ketahanan dan pemertahanan bangsa, budaya, komunikasi, sikap, serta uji kemahiran berbahasa Indonesia. Aspek penilaian seleksi meliputi performance, kepribadian, intelegensi, dan uji kemahiran berbahasa Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan minat generasi muda Sultra untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meningkatkan wawasan berbahasa Indonesia, mencari bibit yang mampu berbahasa Indonesia, daerah dan asing secara proporsional. Memilih generasi muda untuk menjadi duta pemasyarakatan bahasa Indonesia di tingkat provinsi dan nasional," terang Asrif.
Dewan juri terdiri dari Prof Dr Nasruddin Suyuti dari Unhalu, Drs H Haruddin M Hum, Kepala Kantor Bahasa Sultra, Janariah S Sos, Badan Parawisata dan Seni Budaya Sultra. Hasil penilaian juri menetapkan Abd Rahim dan Lidya Pusta sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008. Keduanya akan menjadi mitra kerja Pusat Bahasa dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia. (m1/lut)
Sumber : http://kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=154
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Berita Duta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.