Jumat, 31 Oktober 2014

Rahasia Allah Ta'ala

Sebuah goresan tentang Rahasia Allah taala
IMAM al Fakhr Al-Razi menulis di dalam tafsirnya yang terkenal “Al Tafsir Al Kabir”.
yang dikenal pula dengan nama kitab Mafatih al Gaib .

1.Allah SWT merahasiakan ridhaNya di antara semua ketaatan yang dilakukan oleh setiap hambaNya, dimaksudkan agar sang hamba gandrung untuk berbuat taat. Oleh karenanya janganlah Anda meremehkan suatu ketaatan, sekecil apa pun ketaatan itu jika Anda mampu mengamalkannya, amalkan, siapa tahu lewat ketaatan yang kecil itu Anda mendapatkan ridhaNya.


2.Allah SWT merahasiakan murkaNya di antara semua kemaksiatan yang dilakukan oleh seorang hamba, agar sang hamba menjauhi semua kemaksiatan tersebut.
Oleh karenanya sekecil apa pun suatu kemaksiatan jangan Anda remehkan, karena Anda anggap remeh lalu Anda kerjakan. Siapa tahu, lewat kemaksiatan yang Anda anggap kecil itu Anda mendapat murka Ilahi.

3.Allah SWT merahasiakan para waliNya di antara semua manusia, agar masing-masing manusia menghormati sesamanya. Oleh karenanya, janganlah Anda merendahkan orang lain, siapa tahu orang yang Anda rendahkan itu termasuk wali (orang yang disayang) Allah SWT, sedangkan Anda merendahkan martabatnya.

4.Allah SWT merahasiakan ijabah (perkenan)Nya di antara semua do’a yang dipanjatkan oleh seorang hamba, agar si hamba benar-benar meminta dalam do’anya, kapan pun dimana pun dan keperluan apa pun. Siapa tahu lewat sebuah do’a yang sepertinya remeh, padahal di situlah Allah SWT menurunkan ijabah (perkenan)Nya. Oleh karena itu betul-betullah Anda bila memanjatkan sebuah do’a.

5.Allah SWT merahasiakan Ismuhu Al Azham (nama AgungNya); agar manusia memuliakan semua nama-nama TuhanNya itu. Karenanya janganlah menganggap enteng satu nama Tuhan di antara nama-namaNya itu, siapa tahu nama yang ia remehkan itu adalah namaNya yang agung.

6.Allah SWT merahasiakan shalat al Wustha (shalat yang sangat besar nilainya) di antara shalat lima waktu, agar supaya sang hamba selalu benar-benar memelihara semua shalat yang fardhu itu.

7.Allah SWT merahasiakan diterimanya taubat seorang hamba, agar si hamba selalu benar benar dalam taubatnya dan selalu memelihara syarat taubat.

8.Allah AWT merahasiakan waktu kematian bagi seseorang, agar setiap manusia selalu mawas diri dan siap menghadapi kematian. Dengan itu ia takut berbuat maksiat dan gandrung berbuat taat. Sekecil apa pun maksiat; hindarkan! Siapa tahu pada saat seseorang mengerjakan kemaksiatan yang dianggapnya kecil, padahal waktu itulah akhir hayatnya. Jika demikian, ia meninggal dalam “Su’u al-Khatimah” (jelek akhir kehidupan). Ini yang amat ditakuti oleh orang-orang yang mawas diri. Sebaliknya, sekecil apa pun kebajikan; jika mampu mengerjakannya, kerjakan! Siapa tahu, pada saat mengerjakan kebajikan yang sedikit itu, waktu itulah akhir hayatnya. Jika demikian, ia meninggal dalam “Husnu al_khatimah” (baik pada akhir kehidupan).
Inilah yang didambakan oleh orang-orang yang bijak dan mawas diri dalam kehidupan. Orang yang demikian bisa disebut sebagai “muttaqin”.

9.Demikian pula, Allah SWT merahasiakan kapan datangnya “Lailah al Qadr” (di bulan ramadhan) yang nilai beramal padanya lebih baik dari seribu bulan; agar sang hamba beramal purna pada seluruh malam-malam Ramadhan, siapa tahu malam yang ia beramal padanya, itulah “Lailah al Qadr” yang didambakan oleh orang-orang yang konsen terhadap akhirat.
semoga kita selalu bersemangat mendekatkan diri kita istiqomah kepada Allah SWT

Kamis, 30 Oktober 2014

Rahasia Al-Fatihah Pada Kehidupan

Allah menjelaskan “inilah sebagian ayat-ayat kami bacakan kepadamu, dan peringatan yang penuh hikmah”.(Q.S. Ali-Imran : 58). Membaca Al-Fatihah dari umur taman kanak-kanak (TK). Orang-orang dewasa sudah mengamalkan terutama wajib dibaca diamalkan setiap shalat wajib maupun sunat. Pentingnya kandungan Al-Fatihah dalam ibadah, memanai dan memahami surat tersebut, bukan sebatas dalam ibadah tetapi, pada kehidupan perlu diterapkan jangan seperti apa yang diucapkan anak-anak TK, adalah sekedar membaca.
 
Sesungguhnya memahami apa bukan kandungan Al-Fatihah itu tergantung kepada pembacanya. Orang dewasa yang belum dapat memahami kandungan Al-Fatihah artinya sama saja dengan anak-anak Tk. Hanya sekedar hafal membaca, tetapi belum mampu memahami secara baik dan benar. Al-Fatihah, Sang Ibu Al-Quran yang merupakan intisari Al-Quran Al-Karim. Al-Fatihah berarti pembuka yang sempurna bagi segala macam keberhasilan dan kebaikan. Al-Fatihah adalah pedoman dasar bagi segala kecemerlangan hati atau akhlak manusia, Al-Fatihah adalah pemelihara dari hati dan pikiran manusia. Al-Fatihah juga merupakan bekal yang maha penting untuk mencapai cita-cita dan harapan


Tidak hanya itu, Al-Fatihah juga adalah ungkapan rasa syukur dari hasildan pencapaian. Pujian kepada Allah yang diwujudkan didalamnya membangkitkan sumber-sumber suara hati pemberi informasi yang maha penting. Juga pembisik kebenaran yang adil. Al-Fatihah perwujudan dari harapan atau permohonan. Inilah jadi daya dorong dalam diri seorang muslim.
Kalimat akhir dari surat Al-Fatihah yakni Amin (kabulkanlah). Ikhlas, tetap ikhlas untu menerima segala hasil yang telah dicapai apapun hasilnya. Terimalah dengan baik karena semuanya datang dari Allah sesuatu yang turun dari Allah untuk manusia, hikmahnya tetap baik dan sempurna Allah SWT. Bersifat dengan sifat Pengasih Penyayang, hanya manusia, tidak semuanya dapat menangkap rahasia-rahasia turun dari Allah, karena kebanyakan masih ditutup dosa-dosa penghalang menangkap rahasia-rahasia Allah tersebutpada kehidupan yang sedang berjalan. Dituntut perbanyaklah ibadah demi kedekatan seseorang dengan Allah SWT. Bila dirasakan kedekatan dengan Allah ikhlas akan jadi pakaian sehari-hari, semua permohonan dikabulkan Allah (Amin).

Setiap kali membaca Al-Fatihah dituntut pergunakanlah seluruh suara hati, untuk menyerap sekaligus untuk melatih serta mempertajam spiritual yang dipunyai atau mampu membentangkan jembatan rohani kepada Allah SWT. Sebab tubuh yang halus(rohani) lebih dekat kepada Allah SWT. Daripada tubuh yang kasar disebut badan yang kasar, tangan, kaki umpamanya.
Setiap ayat Al-Fatihah yang dibaca melalui mata hati itu akan mampu melahirkan langkah-langkah menuju pembangunan karakter mulia, yang dilandasi prinsip Ke-Esaan Allah SWT. Serta akan menemukan kembali karakter dasar dari Asmaul Husna yang mungkin telah tertutup selama ini kemungkaran dilakukan.
Mamfaat bacaan Al-Fatihah ini setiap hari sebagai sebuah training diri suatu pelatihan abadi sepanjang hidup. Bacalah perlahan-lahan dengan hati dan perasaan, bukan dengan mata atau kepala. Evaluasi setiap pemikiran dan langkah tersebut berdasarkan Al-Fatihah dan sempurnakanlah kembali segalanya hingga hasilnya lebih baik lagi, inilah ajaran Islam Ajaran Al-Fatihah dengan membaca Al-Fatihah serta mengulanginya 17 kali sehari semalam dalam shalat lima waktu akan dapat secara langsung dalam diri rahasia Al-Fatihah yang sesungguhnya. “ dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Quran yang Agung”. (Q.S. Al-Hijr : 87).

Nikmat rahasia kandungan Al-Fatihah ini sehingga dalam ibadah utama shalat wajib diwajibkan membaca artinya siapa terlupa atau tidak membacanya. Surat Al-Fatihah sewaktu shalat, shalat dikerjakan jadi batal, sia-sia adanya.
Sesibuk apa tugas keduniaan dihadapi perlu menyisihkan waktu untuk mempelajari ayat per ayat dari rahasia kandungan Al-Fatihah pada kehidupan yang akhirnya mengantarkan seseorang kepada mahligai kekasih Allah SWT. Selamat didunia akhiratmasuk surga Allah SWT.

Rabu, 29 Oktober 2014

Legenda Joko Tingkir

Nama aslinya adalah Mas Karèbèt, putra Ki Ageng Pengging. Ketika ia dilahirkan, ayahnya sedang menggelar pertunjukan wayang beber dengan dalang Ki Ageng Tingkir. Kedua ki ageng ini adalah murid Syekh Siti Jenar. Sepulang dari mendalang, Ki Ageng Tingkir jatuh sakit dan meninggal dunia.

Sepuluh tahun kemudian, Ki Ageng Pengging dihukum mati karena dituduh memberontak terhadap Kesultanan Demak. Sebagai pelaksana hukuman ialah Sunan Kudus. Setelah kematian suaminya, Nyai Ageng Pengging jatuh sakit dan meninggal pula. Sejak itu, Mas Karebet diambil sebagai anak angkat Nyai Ageng Tingkir (janda Ki Ageng Tingkir).


Mas Karebet tumbuh menjadi pemuda yang gemar bertapa, dan dijuluki Jaka Tingkir. Guru pertamanya adalah Sunan Kalijaga. Ia juga berguru pada Ki Ageng Sela, dan dipersaudarakan dengan ketiga cucu Ki Ageng yaitu, Ki Juru Martani, Ki Ageng Pemanahan, dan Ki Panjawi.
Babad Tanah Jawi selanjutnya mengisahkan, Jaka Tingkir ingin mengabdi ke ibu kota Demak. Di sana ia tinggal di rumah Kyai Gandamustaka (saudara Nyi Ageng Tingkir) yang menjadi perawat Masjid Demak berpangkat lurah ganjur. Jaka Tingkir pandai menarik simpati Sultan Trenggana sehingga ia diangkat menjadi kepala prajurit Demak berpangkat lurah wiratamtama.
Beberapa waktu kemudian, Jaka Tingkir bertugas menyeleksi penerimaan prajurit baru. Ada seorang pelamar bernama Dadungawuk yang sombong dan suka pamer. Jaka Tingkir menguji kesaktiannya dan Dadungawuk tewas. Akibatnya, Jaka Tingkir pun dipecat dari ketentaraan dan diusir dari Demak.
Jaka Tingkir kemudian berguru pada Ki Ageng Banyubiru (saudara seperguruan ayahnya). Setelah tamat, ia kembali ke Demak bersama ketiga murid yang lain, yaitu Mas Manca, Mas Wila, dan Ki Wuragil.
Rombongan Jaka Tingkir menyusuri Sungai Kedung Srengenge menggunakan rakit. Muncul kawanan siluman buaya menyerang mereka namun dapat ditaklukkan. Bahkan, kawanan tersebut kemudian membantu mendorong rakit sampai ke tujuan.

Saat itu Sultan Trenggana sekeluarga sedang berwisata di Gunung Prawoto. Jaka Tingkir melepas seekor kerbau gila yang sudah diberi mantra. Kerbau itu mengamuk menyerang pesanggrahan Sultan di mana tidak ada prajurit yang mampu melukainya.
Jaka Tingkir tampil menghadapi kerbau gila. Kerbau itu dengan mudah dibunuhnya. Atas jasanya itu, Sultan Trenggana mengangkat kembali Jaka Tingkir menjadi lurah wiratamtama.
Kisah dalam naskah-naskah babad tersebut seolah hanya kiasan, bahwa setelah dipecat, Jaka Tingkir menciptakan kerusuhan di Demak, dan ia tampil sebagai pahlawan yang meredakannya. Oleh karena itu, ia pun mendapatkan simpati Sultan kembali.

Prestasi Jaka Tingkir sangat cemerlang meskipun tidak diceritakan secara jelas dalam Babad Tanah Jawi. Hal itu dapat dilihat dengan diangkatnya Jaka Tingkir sebagai bupati Pajang bergelar Adipati Adiwijaya. Ia juga menikahi Ratu Mas Cempaka, putri Sultan Trenggana.
Sepeninggal Sultan Trenggana tahun 1546, putranya yang bergelar Sunan Prawoto naik takhta, tapi kemudian tewas dibunuh Arya Penangsang (sepupunya di Jipang) tahun 1549. Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Kalinyamat, menantu Sultan Trenggana yang menjadi bupati Jepara.
Kemudian Arya Penangsang mengirim utusan untuk membunuh Adiwijaya di Pajang, tapi gagal. Justru Adiwijaya menjamu para pembunuh itu dengan baik, serta memberi mereka hadiah untuk mempermalukan Arya Penangsang.

Sepeninggal suaminya, Ratu Kalinyamat (adik Sunan Prawoto) mendesak Adiwijaya agar menumpas Arya Penangsang karena hanya ia yang setara kesaktiannya dengan adipati Jipang tersebut. Adiwijaya segan memerangi Arya Penangsang secara langsung karena sama-sama anggota keluarga Demak.
Maka, Adiwijaya pun mengadakan sayembara. Barangsiapa dapat membunuh Arya Penangsang akan mendapatkan tanah Pati dan Mataram sebagai hadiah.
Sayembara diikuti kedua cucu Ki Ageng Sela, yaitu Ki Ageng Pemanahan dan Ki Panjawi. Dalam perang itu, Ki Juru Martani (kakak ipar Ki Ageng Pemanahan) berhasil menyusun siasat cerdik sehingga menewaskan Arya Penangsang di tepi Bengawan Sore.
Setelah peristiwa tahun 1549 tersebut, Ratu Kalinyamat menyerahkan takhta Demak kepada Adiwijaya. Pusat kerajaan tersebut kemudian dipindah ke Pajang dengan Adiwijaya sebagai sultan pertama.
Sultan Adiwijaya juga mengangkat rekan-rekan seperjuangannya dalam pemerintahan. Mas Manca dijadikan patih bergelar Patih Mancanegara, sedangkan Mas Wila dan Ki Wuragil dijadikan menteri berpangkat ngabehi.

Sesuai perjanjian sayembara, Ki Panjawi mendapatkan tanah Pati dan bergelar Ki Ageng Pati. Sementara itu, Ki Ageng Pemanahan masih menunggu karena seolah-olah Sultan Adiwijaya menunda penyerahan tanah Mataram.
Sampai tahun 1556, tanah Mataram masih ditahan Adiwijaya. Ki Ageng Pemanahan segan untuk meminta. Sunan Kalijaga selaku guru tampil sebagai penengah kedua muridnya itu. Ternyata, alasan penundaan hadiah adalah dikarenakan rasa cemas Adiwijaya ketika mendengar ramalan Sunan Prapen bahwa di Mataram akan lahir sebuah kerajaan yang mampu mengalahkan kebesaran Pajang. Ramalan itu didengarnya saat ia dilantik menjadi sultan usai kematian Arya Penangsang.

Sunan Kalijaga meminta Adiwijaya agar menepati janji karena sebagai raja ia adalah panutan rakyat. Sebaliknya, Ki Ageng Pemanahan juga diwajibkan bersumpah setia kepada Pajang. Ki Ageng bersedia. Maka, Adiwijaya pun rela menyerahkan tanah Mataram pada kakak angkatnya itu.
Tanah Mataram adalah bekas kerajaan kuno, bernama Kerajaan Mataram yang saat itu sudah tertutup hutan bernama Alas Mentaok. Ki Ageng Pemanahan sekeluarga, termasuk Ki Juru Martani, membuka hutan tersebut menjadi desa Mataram. Meskipun hanya sebuah desa namun bersifat perdikan atau sima swatantra. Ki Ageng Pemanahan yang kemudian bergelar Ki Ageng Mataram, hanya diwajibkan menghadap ke Pajang secara rutin sebagai bukti kesetiaan tanpa harus membayar pajak dan upeti.
Saat naik takhta, kekuasaan Adiwijaya hanya mencakup wilayah Jawa Tengah saja, karena sepeninggal Sultan Trenggana, banyak daerah bawahan Demak yang melepaskan diri.
Negeri-negeri di Jawa Timur yang tergabung dalam Persekutuan Adipati Bang Wetan saat itu dipimpin oleh Panji Wiryakrama bupati Surabaya. Persekutuan adipati tersebut sedang menghadapi ancaman invansi dari berbagai penjuru, yaitu Pajang, Madura, dan Blambangan.

Pada tahun 1568 Sunan Prapen penguasa Giri Kedaton menjadi mediator pertemuan antara Sultan Adiwijaya dengan para adipati Bang Wetan. Sunan Prapen berhasil meyakinkan para adipati sehingga mereka bersedia mengakui kedaulatan Kesultanan Pajang di atas negeri yang mereka pimpin. Sebagai tanda ikatan politik, Panji Wiryakrama diambil sebagai menantu Adiwijaya.
Selain itu, Adiwijaya juga berhasil menundukkan Madura setelah penguasa pulau itu yang bernama Raden Pratanu bergelar Panembahan Lemah Duwur Arosbaya menjadi menantunya.
Dalam pertemuan tahun 1568 itu, Sunan Prapen untuk pertama kalinya berjumpa dengan Ki Ageng Pemanahan dan untuk kedua kalinya meramalkan bahwa Pajang akan ditaklukkan Mataram melalui keturunan Ki Ageng tersebut.
Mendengar ramalan tersebut, Adiwijaya tidak lagi merasa cemas karena ia menyerahkan semuanya pada kehendak takdir
Sutawijaya adalah putra Ki Ageng Pemanahan yang juga menjadi anak angkat Sultan Adiwijaya. Sepeninggal ayahnya tahun 1575, Sutawijaya menjadi penguasa baru di Mataram, dan diberi hak untuk tidak menghadap selama setahun penuh.

Waktu setahun berlalu dan Sutawijaya tidak datang menghadap. Adiwijaya mengirim Ngabehi Wilamarta dan Ngabehi Wuragil untuk menanyakan kesetiaan Mataram. Mereka menemukan Sutawijaya bersikap kurang sopan dan terkesan ingin memberontak. Namun kedua pejabat senior itu pandai menenangkan hati Adiwijaya melalui laporan mereka yang disampaikan secara halus.
Tahun demi tahun berlalu. Adiwijaya mendengar kemajuan Mataram semakin pesat. Ia pun kembali mengirim utusan untuk menyelidiki kesetiaan Sutawijaya. Kali ini yang berangkat adalah Pangeran Benawa (putra mahkota), Arya Pamalad (menantu yang menjadi adipati Tuban), serta Patih Mancanegara. Ketiganya dijamu dengan pesta oleh Sutawijaya. Di tengah keramaian pesta, putra sulung Sutawijaya yang bernama Raden Rangga membunuh seorang prajurit Tuban yang didesak Arya Pamalad. Arya Pamalad sendiri sejak awal kurang suka dengan Sutawijaya sekeluarga.
Maka sesampainya di Pajang, Arya Pamalad melaporkan keburukan Sutawijaya, sedangkan Pangeran Benawa menjelaskan kalau peristiwa pembunuhan tersebut hanya kecelakaan saja. Sultan Adiwijaya menerima kedua laporan itu dan berusaha menahan diri.
Pada tahun 1582 seorang keponakan Sutawijaya yang tinggal di Pajang, bernama Raden Pabelan dihukum mati karena berani menyusup ke dalam keputrian menemui Ratu Sekar Kedaton (putri bungsu Adiwijaya). Ayah Pabelan yang bernama Tumenggung Mayang dijatuhi hukuman buang karena diduga ikut membantu anaknya.

Ibu Raden Pabelan yang merupakan adik perempuan Sutawijaya meminta bantuan ke Mataram. Sutawijaya pun mengirim utusan untuk merebut Tumenggung Mayang dalam perjalanan pembuangannya ke Semarang.
Perbuatan Sutawijaya itu menjadi alasan Sultan Adiwijaya untuk menyerang Mataram. Perang antara kedua pihak pun meletus. Pasukan Pajang bermarkas di Prambanan dengan jumlah lebih banyak, namun menderita kekalahan. Adiwijaya semakin tergoncang mendengar Gunung Merapi tiba-tiba meletus dan laharnya ikut menerjang pasukan Pajang yang berperang dekat gunung tersebut.
Adiwijaya menarik pasukannya mundur. Dalam perjalanan pulang, ia singgah ke makam Sunan Tembayat namun tidak mampu membuka pintu gerbangnya. Hal itu dianggapnya sebagai firasat kalau ajalnya segera tiba.

Adiwijaya melanjutkan perjalanan pulang. Di tengah jalan ia jatuh dari punggung gajah tunggangannya, sehingga harus diusung dengan tandu. Sesampai di Pajang, datang makhluk halus anak buah Sutawijaya bernama Ki Juru Taman memukul dada Adiwijaya, membuat sakitnya bertambah parah.
Adiwijaya berwasiat supaya anak-anak dan menantunya jangan ada yang membenci Sutawijaya, karena perang antara Pajang dan Mataram diyakininya sebagai takdir. Selain itu, Sutawijaya sendiri adalah anak angkat Adiwijaya yang dianggapnya sebagai putra tertua.
Adiwijaya alias Jaka Tingkir akhirnya meninggal dunia tahun 1582 tersebut. Ia dimakamkan di desa Butuh, yaitu kampung halaman ibu kandungnya.

Sultan Adiwijaya memiliki beberapa orang anak. Putri-putrinya antara lain dinikahkan dengan Panji Wiryakrama Surabaya, Raden Pratanu Madura, dan Arya Pamalad Tuban. Adapun putri yang paling tua dinikahkan dengan Arya Pangiri bupati Demak.
Arya Pangiri didukung Panembahan Kudus (pengganti Sunan Kudus) untuk menjadi raja. Pangeran Benawa sang putra mahkota disingkirkan menjadi bupati Jipang. Arya Pangiri pun menjadi raja baru di Pajang, bergelar Sultan Ngawantipura
Sayyidina Abdurrohman (Jaka Tingkir), salah satu garis keturunannya…

**Sayyidina Abdul Halim (P. Benawa),
** Sayyidina Abdurrohman (P. Samhud Bagda),
** Sayyidina Abdul Halim,
** Sayyidina Abdul Wahid,
** Sayyidina Abu Sarwan.
** Sayyidina KH. As’ari,
** Sayyidina KH. Hasyim As’ari
** Sayyidina KH. Abdul Wahid Hasyim
**KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Selasa, 28 Oktober 2014

Jejak Joko Tingkir

joko tingkir
Komplek Pemakaman Butuh di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terletak sekitar 10 kilometer dari Kota Solo. Jalan menuju ke pemakaman itu tidak terlalu bagus. Jalannya berlubang-lubang dan sempit, sekitar tiga hingga empat kilometer dari kompleks pemakaman itu. 
Suasana di kompleks pemakaman sangat teduh. Sebuah pohon besar berdiri tegak menaungi masjid kecil bercat krem yang cukup terawat. Jalan masuk menuju gerbang pemakaman yang berlapis semen juga rapi dan bersih. Meski demikian, kesan bersahaja tetap tampak jelas.


Di kompleks inilah terletak makam penguasa Keraton Pajang (1550-1582) yang bergelar Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir. Pria yang pada masa kecilnya bernama Mas Karebet ini dikenal sebagai salah satu cikal bakal raja Jawa. Kerajaan yang dipimpinnya adalah embrio kerajaan Mataram yang selanjutnya berkembang lagi menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.
Untuk masuk ke bagian dalam kompleks pemakaman, pengunjung harus melepaskan alas kaki. Di sebelah dalam kompleks pemakaman yang dikelilingi tembok itu terdapat lebih dari 20 pusara. Sembilan pusara di antaranya berada di dalam rumah tua yang ada di dalam kompleks pemakaman. Pusara Joko Tingkir berada pada bagian tengah rumah. Di dalam rumah yang alasnya sudah bertegel itu juga terdapat pusara orangtua Joko Tingkir, yakni Ki Kebo Kenanga dan Nyi Kebo Kenanga.
Selain pusara, di halaman kompleks pemakaman terdapat kotak kaca yang di dalamnya berisi batang kayu yang sudah kropos. Batang kayu tua ini diyakini pernah dipakai Joko Tingkir pada abad ke-16 saat menuju Butuh melalui Bengawan Solo untuk berguru pada Ki Ageng Butuh. Sama dengan ayah Joko Tingkir, Ki Kebo Kenanga, Ki Ageng Butuh juga berguru pada Syeh Siti Jenar, tokoh sufi yang dihukum mati oleh Wali Songo.

Perjalanan hidup Joko Tingkir yang pernah menjadi raja menyebabkan makamnya kerap dikunjungi orang, mulai dari rakyat jelata hingga pejabat di daerah maupun di pusat. Bahkan, tidak sedikit orang yang secara khusus bersemadi selama berhari-hari di makam yang dianggap keramat.
Selain itu, orang sering mendatangi makam tokoh, seperti Joko Tingkir, karena raja dalam tradisi Jawa bukan sembarang orang. Ia harus kejatuhan wahyu kedaton terlebih dahulu.
Dengan kata lain, seseorang harus mendapat anugerah dari kekuatan adikodrati sebelum menduduki takhta kekuasaan. Lebih dari itu, seorang raja juga harus memiliki kedekatan dengan kekuatan adikodrati.
Tak mengherankan, kisah raja yang sebelum berkuasa mendapat anugerah adikodrati dan berkemampuan membina hubungan secara kontinu dengan penguasa alam gaib sangat sering didapati dalam legenda raja Jawa.

SEORANG pemuda asli Kota Solo, Adam (21), mengatakan, ia pernah semadi di makam Joko Tingkir selama dua hari saat usianya masih 17 tahun. Tidak ada keinginan apa pun yang melandasinya untuk nglakoni (laku) di makam Joko Tingkir selain rasa ingin nglakoni itu sendiri. “Waktu itu malam Jumat Kliwon. Saya hanya sanggup semalam,” ujarnya.
Seorang kerabat dekatnya, menurut Adam, juga pernah melakukan semadi di kompleks pemakaman Joko Tingkir. Berbeda dengan Adam yang hanya bertahan semalam, kerabat dekat Adam ini sanggup hingga sebelas malam berturut-turut. “Orang yang nglakoni di makam Joko Tingkir biasanya memang didorong motivasi yang bermacam-macam,” ujarnya.
Adam mengaku tidak mau mengharapkan apa pun dari lakunya di makam Joko Tingkir karena takut melawan hukum agamanya, yakni Islam. “Orang hanya boleh berharap berkah dari Allah, tidak dari makam dan lain sebagainya. Apa yang saya lakukan hanya sebatas untuk nglakoni, sekaligus berdoa bagi leluhur,” ujar pria muda yang konon memiliki garis keturunan Joko Tingkir ini.
Juru kunci makam Joko Tingkir, Jono (56), mengungkapkan, selain sekadar untuk nyekar (menaburkan kembang), orang-orang yang datang ke makam Joko Tingkir ada pula yang berharap mendapat petunjuk mengenai masa depannya. Meski demikian, selama belasan tahun menjaga makam itu, ia merasa tidak pernah menemui hal-hal yang bersifat gaib.

Meski jumlahnya semakin sedikit, laku tapa prihatin sangat erat dalam kehidupan orang Jawa, terutama mereka yang sungguh-sungguh menghayati kejawen. Bentuk laku tapa, seperti puasa, menyepi, kungkum (berendam di mata air) saat malam hari, diyakini dapat menghantarkan orang untuk aneges karsa atau mengetahui kehendak Tuhan atas dirinya.
Aneges karsa itulah sebenarnya yang dibutuhkan manusia. Kesibukan, kebisingan, gelora nafsu dalam diri, membuat manusia kerap gagal memahami kehendak Yang Kuasa atas dirinya. Aneges karsa hanya bisa dicapai lewat hening sekaligus kerendahan hati.
Kisah Joko Tingkir yang membatalkan niatnya untuk membalas dendam atas kekalahannya dari Sutawijaya memperlihatkan sikap pasrah pada kehendak Yang Kuasa. Ia mau rendah hati dan menyingkirkan nafsu kekuasaannya. Ia bersedia menjalani apa yang menjadi tugas dalam hidupnya, yakni mengajar rakyat dan mengembangkan tradisi baru di tengah masyarakat.

Senin, 27 Oktober 2014

Atasi Nyeri Punggung Dengan Baik Dan Benar

Atasi Nyeri Punggung Dengan Baik Dan Benar

Sakit punggung adalah sangat umum - sekitar 80 persen dari orang yang terpengaruh di beberapa titik dalam hidup mereka. Siapapun bisa mendapatkan sakit punggung pada usia berapa pun, tetapi lebih umum pada orang di atas usia 35.
Punggung Anda memiliki banyak struktur interkoneksi termasuk tulang, sendi, otot, ligamen dan tendon. Struktur pendukung utamanya adalah tulang belakang, yang terdiri dari 24 tulang terpisah yang disebut vertebra, ditambah tulang sakrum dan tulang ekor. Antara tulang belakang adalah cakram yang bertindak sebagai peredam kejut dan memungkinkan tulang belakang untuk membungkuk. Sumsum tulang belakang Anda benang turun melalui kanalis sentralis dari setiap tulang belakang, membawa saraf dari otak ke seluruh tubuh Anda.
Diagram Spine

Anda mungkin mengalami nyeri punggung bawah ketegangan, nyeri atau kekakuan di daerah punggung bawah. Nyeri ini sering disebut sebagai nyeri punggung 'non-spesifik' dan biasanya membaik sendiri dalam beberapa hari.

Nyeri punggung dapat disebut baik 'akut' atau 'kronis' tergantung pada berapa lama gejala terakhir. Anda mungkin memiliki: nyeri punggung akut - berlangsung kurang dari enam minggu nyeri punggung Sub-akut - berlangsung enam minggu sampai tiga bulan sakit punggung kronis - yang berlangsung lebih dari tiga bulan.

Penyebab nyeri punggung

Ini sering sangat sulit untuk tahu persis apa yang menyebabkan nyeri punggung. Ini biasanya dianggap berhubungan dengan ketegangan dalam salah satu struktur interkoneksi di belakang Anda, bukan masalah saraf. Bagi kebanyakan orang dengan nyeri punggung, tidak ada masalah mendasar tertentu atau kondisi yang dapat diidentifikasi sebagai penyebab rasa sakit. Namun, ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena sakit punggung, atau memperburuk sekali Anda memilikinya. Ini termasuk: berdiri, duduk atau membungkuk untuk waktu yang lama mengangkat, membawa, mendorong atau menarik beban yang terlalu berat, atau melakukan tugas-tugas ini dengan cara yang salah memiliki perjalanan atau jatuh sedang stres atau cemas kelebihan berat badan memiliki postur tubuh yang buruk.

Mungkin ada, penyebab yang lebih serius dari sakit punggung Anda, tetapi ini jarang terjadi. Mereka termasuk: fraktur - retak atau istirahat di salah satu tulang pada osteoporosis punggung - suatu kondisi dimana tulang menjadi lemah, rapuh dan lebih mungkin untuk istirahat slipped disc - ini adalah ketika disk tonjolan sejauh bahwa itu menempatkan tekanan pada saraf tulang belakang Anda spinal stenosis - penyempitan kanal tulang belakang melalui mana sumsum tulang belakang melewati spondylolisthesis - ketika salah satu tulang Anda slip depan dan keluar dari posisi penyakit cakram degeneratif - ketika cakram di tulang belakang Anda secara bertahap menjadi dikenakan turun osteoarthritis - a memakai-dan-robek penyakit yang menyerang sendi antara rheumatoid arthritis vertebra Anda - kondisi peradangan dimana sistem kekebalan tubuh menyebabkan peradangan pada selaput sendi dan struktur sekitarnya.

Diagnosis nyeri punggung

Jika Anda memiliki sakit punggung, pengujian lebih lanjut biasanya tidak dianjurkan kecuali gejala tidak membaik setelah beberapa minggu atau jika Anda memiliki salah satu bendera merah [lihat boks]. Jika dokter mengirim Anda untuk tes yang mungkin Anda miliki:

     X-ray

     CT scan - tes yang menggunakan peralatan X-ray dan perangkat lunak komputer untuk membuat gambar dari bagian dalam tubuh Anda

     MRI Scan - sebuah tes yang menggunakan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar dari bagian dalam tubuh

     Tes darah

Tes ini digunakan untuk mengetahui apakah Anda memiliki penyebab yang lebih spesifik, yang mendasari untuk sakit punggung Anda.
Pengobatan sakit punggung

Self-help langkah sering sangat membantu pada orang dengan nyeri punggung. Jika sakit punggung yang parah atau kronis dokter mungkin meresepkan obat yang tepat atau merujuk Anda untuk manual (fisik) terapi. Jika penyebab sakit punggung diduga, dokter mungkin merujuk Anda ke belakang atau sakit spesialis atau klinik untuk diagnosis dan perawatan khusus (seperti suntikan tulang belakang).
Self-help

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu meringankan sakit punggung rendah.

     Tetap aktif dan melanjutkan kegiatan sehari-hari Anda senormal mungkin. Ada bukti kuat bahwa ini mengarah ke pemulihan yang lebih cepat dan mengurangi kemungkinan sakit kronis dan kecacatan. Tirah baring lama dapat membuat sakit punggung parah, jadi setelah membatasi beberapa hari pertama saat Anda habiskan di tempat tidur.

     Hindari mengangkat beban berat dan memutar selama sekitar enam minggu atau sampai resolves rasa sakit Anda.
    
 Terapkan paket panas atau dingin ke daerah yang terkena. Anda dapat membeli yang dirancang khusus paket panas dan dingin dari sebagian besar apotek. Jika Anda lebih suka, Anda dapat menerapkan kompres dingin, seperti es atau sekantong kacang polong beku, dibungkus handuk. Jangan gunakan es langsung ke kulit Anda.
Pemakaian korset punggung

Korset sangat penting di pakai terutama pada masa awal periode sakit punggung. Korset berfungsi untuk membantu otot menegakkan punggung, mengurangi resiko cidera berulang pada punggung, merileksasi otot dan mengurangi nyeri. Korset sebaiknya dipakai saat beraktivitas agar punggung Anda aman dan nyaman.


Obat-obatan

Mengambil obat penghilang rasa sakit non-resep (seperti aspirin atau parasetamol) atau obat anti-inflamasi (seperti ibuprofen) cukup sering untuk meredakan nyeri punggung akut rendah. Anda juga dapat menggunakan krim, lotion dan gel yang mengandung obat penghilang rasa sakit atau bahan anti-inflamasi. Pastikan Anda tidak menerapkan krim anti-inflamasi serta mengambil tablet anti-inflamasi atau kapsul karena mereka dapat berinteraksi. Bicaralah dengan dokter atau apoteker untuk saran lebih lanjut tentang cara menggunakan obat-obatan anti-inflamasi.

Jika rasa sakit parah atau kronis, dokter mungkin meresepkan obat kuat.

Selalu membaca menyertainya informasi obat konsumen leaflet dan jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada apoteker Anda untuk meminta nasihat.
Manual (fisik) terapi

Manual (fisik) terapi dapat membantu untuk sakit punggung. Pengobatan dapat melibatkan latihan, saran postur dan pijat. Kursus Pengobatan biasanya berlangsung sekitar enam sampai 12 minggu.
Bedah

Nyeri punggung biasanya dapat dikelola berhasil dengan perawatan sederhana yang tercantum di atas, tetapi sekitar 10 persen orang memiliki masalah yang sedang berlangsung. Operasi punggung biasanya merupakan pilihan terakhir pada orang yang memiliki penyebab yang mendasari untuk rasa sakit mereka.
terapi komplementer

Beberapa orang menemukan akupunktur dapat membantu meringankan sakit punggung rendah.

Atau, Anda bisa mencoba program nyeri manajemen untuk membantu Anda kesepakatan yang lebih baik dengan dan mengelola gejala.

Anda harus selalu berbicara dengan dokter Anda sebelum mencoba terapi komplementer.
Pencegahan nyeri punggung

Perawatan kembali baik dapat sangat mengurangi risiko terkena nyeri punggung bawah. Untuk menjaga punggung Anda, pastikan Anda:
  •      berolahraga secara teratur - berjalan dan berenang sangat bermanfaat
  •      mencoba teknik relaksasi untuk menjaga tingkat stres Anda untuk minimum
  •      tikungan dari lutut dan pinggul, bukan punggung - terutama ketika mengangkat benda 
  •      mempertahankan postur yang baik - menjaga bahu dan punggung Anda dan jangan membungkuk.
Contoh Korset Orthopedi Penyangga Punggung
Korset Ortho
Contoh Korset TLSO:
Korset TLSO

Untuk melihat semua daftar alat kesehatan dan spesifikasi harga, silahkan masuk ke www.orthoshoping.com
Untuk pemesanan alat dapat menghubungi:
Nugroho : 085 867 374 002
Pin BB: 74D605CD

BABAD TANAH JAWA RIWAYAT DEWI NAGA SELATAN PENGUASA LAUT SELATAN


Pada zaman Rasulullah (nabi Muhamad) diutus oleh Allah bangsa Jin (bangsa dewa-dewi) tidak boleh lagi menemui manusia di alam gaib,tidak bermain lagi di kancah dunia luar. Di Tanah Jawa setelah era para wali songo mereka mundur dan mengizinkan Islam disebarkan di Tanah Jawa. Demikian Syekh Mafudin menjelaskan kepada kami pada pagi hari setelah berjamaah shalat subuh. Pada suasana masih gelap saya dapat melihat nenek Dewi naga selatan berada disekitar kami namun dalam bentuk bayangan. Sang Dewi hanya tersenyum dan memanggut tanda setuju kepada Syekh untuk menceritakan Babat Tanah Jawa.

Sejak zaman dulu 50.000 tahun yang lalu, Dewi naga selatan ditempatkan bersemayam di tanah Jawa di Indonesia. Atas perintah Bapaknya Malaikat JAAN untuk menetap dan tinggal di daerah gunung selok.Yang dimana Letak persisnya di gunung Selok daerah Cilacap perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dimana di daerah Cilacap ini tempat letaknya Pusatnya Puser Bumi dan Bersemayam Para Dewa-Dewi seluruh Dunia dan juga tempat tinggalnya Sanghiyang Wenang dan Sanghiyang Wening begitu juga Eyang Semar ( Sanghiyang Ismaya ),yaitu salah satu Dewa yang bermain di tanah Jawa.Yang dimana Eyang Semar ini adalah utusan dari Sanghiyang Sys untuk mengajarkan orang Jawa tentang tata krama yaitu tentang sopan santun bijaksana dalam segala hal harus legowo dalam hidup tapi bukan berarti tidak berusaha pasrah bukan berarti diam diri ya harus bisa berpikir mana yang baik dan mana yang tidak baik buat kita jangan terima mentah-mentah.Yang mana Sanghiyang Sys ini adalah Kakak pertama dari Dewi Naga Selatan.




Sanghiyang Ismaya

Dewi naga selatan mempuyai 3 orang anak yaitu: Dewi Blorong, Dewi Rara Panas atau Dewi Kidul dan Dewi Ningrum.



Dewi Naga Selatan

1. Dewi Blorong
menguasai sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah di Indonesia.



Dewi Blorong

2. Dewi Rara Panas
menguasai daerah Jawa barat dan sebagian Jawa Tengah di Indonesia.


Dewi Rara Panas

3. Dewi Ningrum
hanya menguasai Jawa Timur saja.


Dewi Ningrum


BAGAN SILSILAH ANAK DEWI NAGA SELATAN


Ketiga putrinya ini masing-masing memiliki sukma sejati Ular Kobra, Naga Hijau dan Ular Sanca . Ketiga putri bangsa jin itu memiliki sifat dan perwatakan yang berbeda-beda .
Dewi Rara Panas adalah Dewi yang berparas cantik dan memiliki kemiripan dengan ibunya Dewi Naga Selatan yang bersifat welas asih dan bijaksana. Sedangkan saudara tuanya yakni Dewi Blorong berwatak panas, digjaya dan menjadi ratu penguasa ilmu kegelapan. Beliaulah Dewi dari segala lelembut yang menyebarkan ilmu kekebalan, ilmu kesaktian, ilmu santet dan sebagainya.


Oleh karena itu kekacauan yang disebabkan oleh ilmu-ilmu tersebut sebenarnya berasal dari Dewi Blorong dan bukan lah dari Dewi Rara Panas(Dewi Rara kidul). Dewi ningrum adalah Ratu yang berwatak dingin dan lemah lembut, tokoh yang terakhir ini jarang muncul di dunia spiritual ketimbang kedua tokoh sebelumnya yakni Dewi Blorong dan Dewi Rara Panas.


Dewi Blorong mengangkat 2 orang anak, yang pertama adalah Dewi Kaditha. Dewi Kaditha adalah putri raja dari ratu di zaman kerajaan Sunda Kuno yaitu Prabu Munding Wangi mendapat cercaan dan hinaan akibat adanya fitnah yang disebarkan kerabat istana. Putri raja tersebut akhirnya diasingkan ke hutan karena selain tidak disukai dikalangan istana,ia memiliki penyakit kulit yang sangat aneh.Walaupun seorang putri raja namun dengan penyakit kulit seperti ini tubuhnya menjadi amis dan berbau busuk.Diduga putri tersebut terkena ilmu teluh dari para punggawa istana karena disuruh oleh beberapa kerabat istana yang terkena “bisikan jahat” tersebut.


Akhirnya sang putri berputus asa dan terus berjalan tanpa arah sehingga sampailah ia disuatu tebing samudra yang bergelombang lautnya sangat dahsyat.Lalu ia mendengar ada bisikan yang dimana yang membisikan itu adalah Dewi Blorong penguasa laut selatan dari Bangsa Jin.Kemudian ia berjanji kepada penguasa laut untuk menerimanya menjadi pengikutnya. Namun sang penguasa laut yaitu Dewi Blorong memberkati ia sebagai ratu di alam goib dengan satu syarat.Syarat tersebut adalah sang putri harus terjun ke laut supaya dapat menjelma menjadi bangsa lelembut atau ruh halus.Dan akhirnya sang putri lalu dijadikan Ratu penguasa pantai selatan di pelabuhan Ratu, Sukabumi,Jawa Barat mengenai adanya petilasan Roro kidul dan makamnya yang berukuran besar disana.Ini adalah kisah nyata bukan legenda.
Salah satu pemimpin Republik Indonesia Presiden Pertama yaitu Bapak Soekarno dibantu oleh Ratu Kaditha penguasa Laut Selatan yang berada didaerah Jawa Barat Letak persisnya di daerah sukabumi karanghawu.

Anak ke dua dari Dewi Blorong adalah anak dari Ratu Atas Angin yaitu Putri NawangWulan.Untuk menjadi penguasa pantai selatan karena telah teruji sebagai pelaku di bumi dengan ketabahan dan kasih sayang layaknya seorang wanita manusia.Pada waktu itu Putri Nawangwulan yang turun mandi bersama saudara-saudaranya mereka bertujuh tapi diantara semuanya dialah yang paling cantik dan baik hati yang dimana mereka mandi disebuah telaga di bumi (Tanah Jawa).mereka bersenang- senang tertawa bersama bersuka ria tapi tanpa disadari mereka ada yang melihat sesosok manusia yang berjenis lelaki,betapa kagetnya dia sambil mengintip di semak – semak belukar melihat bidadari cantik-cantik sedang mandi dan kebetulan laki-laki tersebut adalah orang sakti yang bernama Joko Tarub lalu dia ambil salah satu selendang dari bidadari yang sedang mandi di telaga tersebut.Kemudian dia simpan dibalik bajunya.Tibalah saatnya para bidadari tersebut untuk kembali terbang ke angkasa meniti pelangi.Enam bidadari telah siap dengan membentangkan selendangnya.Namun seorang putri masih sibuk mencari-cari dimanakah gerangan selendang yang ia letakkan dibalik semak.


Alangkah gundah gulananya sang putri mana kala para bidadari telah terbang menuju angkasa.Akhirnya ia mengadu dan menangis sejadi-jadinya disebuah akar pohon besar ditepi telaga.Joko Tarub mengambil kesempatan ini untuk merayu sang putri agar jangan terlalu bersedih dan berduka,karena ia bersedia menolong dan memberinya tempat tinggal sampai selendang yang dicari ditemukan.Ini juga bukanlah legenda tetapi kisah nyata yang terjadi di dunia.


Dan pada suatu masa sang putri berhasil menemukan selendang miliknya disebuah guci yang selalu dirahasikan oleh suaminya Joko Tarub.Akhirnya sang putri mempersiapkan diri kembali ke telaga untuk terbang menuju angkasa di keratonnya Ratu Atas Angin.Yang dimana mempunyai anak satu laki-laki berusia masih berumur 1 thn. Sebenarnya sang putri berat meninggalkan anaknya semata wayang tapi dia kangen juga dengan keluarganya yang di Angkasa. Joko tarub sangat terkejut dan sedih harus kehilangan Sang putri Nawangwulan dan dia memohon untuk tinggal beberapa masa lagi sambil berlari dan menggendong anaknya yang masih kecil.Setelah sekian lama Putri Nawangwulan pulang ke asalnya. Mulailah sang putri mikirin suami dan anaknya yang di Bumi lalu dia minta ijin sama ibundanya untuk menemuinya sebentar. Lalu ibundanya mengatakannya sekalinya turun anakku,turunlah untuk selamanya karena bunda sudah tahu apa yang akan terjadi dengan dirimu. Dan nanti anakku akan diangkat anak oleh turunan Bangsa Jin yang menguasai wilayah jawa tengah yaitu Dewi Blorong. Tapi anakku akan hidup didunia hanya 35 tahun dan anakmu sendiri tidak lama hidup di dunia hanya sampai remaja nanti meninggalnya karena sakit. Dan akan ikut dirimu anakku di alam sana,kalau anakku sudah siap bunda antarkan sekarang atau mau dipikirkan lagi lalu dengan tegas Putri Nawangwulan mengatakan dengan berat hati saya siap apapun yang akan terjadi saya didunia akan saya jalani dan tidak akan meninggalkan ajaran dari leluhur sendiri.Baik kalau begitu dengan air mata berlinang dia mencium tangan ibundanya mohon restunya kuatkan hatimu bunda akan tetap memberikan ilmu tapi dipakai saat yang darurat anakku.Lalu Bunda Ratu Atas Angin memanggil pengawal pribadinya dan beberapa punggawanya yang dipercaya untuk mengawal turun ke Bumi.



Yang dimana dengan diiringi 50.000 bala tentara dengan kereta kencana yang ditunggangi dan ditarik 4 ekor kuda terbang menuju Telaga yang dimana tempat pertama bertemu dengan Joko Tarub. Setelah sampai di tempat tersebut,betapa senangnya Putri Nawangwulan karena bisa dapat bertemu dengan suami dan anaknya,lalu dia buru-buru mendatangi rumah Joko Tarub, sesampainya disana,dia hanya melihat anaknya sedang bermain sendiri. Lalu dia bertanya kepada anaknya kemana bapakmu nak dijawab dengan mata memandang dan tertegun sejenak,bapak ada di sawah terkadang mengajarkan orang bela diri lalu Putri Nawangwulan menangis hatinya ingin rasanya memeluk tapi takut anak itu ketakutan. Ya sudah saya tunggu disini bapakmu pulang kenalkan nana saya Ibu Nawangwulan lalu anak itu berkata; oh ini yang diceritakan bapak bahwa saya mempunyai ibu berasal dari langit,yang bukan asli Manusia dari alam lain.Putri Nawangwulan kaget tidak disangka bahwa bapaknya bercerita tentang siapa dirinya langsung dipeluk anaknya dengan menahan tangis.Yang dimana anak itu sudah berusia 6 tahun, tapi batín Putri Nawangwulan mengatakan,padahal baru beberapa bulan sudah sebesar ini.Lalu mereka bermain bersama tertawa bercanda tanpa disadari ibunda Putri Nawangwulan melihat dari kejauhan dimana anaknya bahagia.Dan tak lama kemudian datanglah Joko Tarub pulang ke rumah melihat istrinya Nawangwulan kembali.Apa yang dipikirkan selama ini Bahwa istrinya tidak akan datang lagi dan tidak mau memaafkan dirinya dan tidak akan mau bertemu lagi anaknya yang di Bumi.Akhirnya mereka saling berpelukan dan saling tangis-tangisan dan saling maaf-maafan.Suatu saat kemudian Putri Nawangwulan bermain ke pantai di Jawa Tengah bersama anaknya pada saat suaminya pergi ke ladang,dia ingin mengajak anaknya melihat pantai laut yang luas supaya anaknya mengerti alam di Bumi ini. Tapi tanpa disadari dari kejauhan di pantau oleh Dewi Blorong dan Panglimanya yang dimana Dewi Blorong Tahu suatu saat anak ini akan menjadi penguasa Laut Selatan.Dan Pada saat itu juga Dewi Blorong mau pulang ke istananya.Dan Dewi Blorong bilang kepada Panglimanya sekarang belum saatnya untuk diambil.Setelah puas bermain pulanglah Putri Nawangwulan dengan anaknya yang sudah tak terasa sudah sore takut suaminya mencari-cari.Seiring sejalan anaknya sudah mulai besar meningkat remaja usia 20 tahun mulailah anaknya sakit-sakitan karena tidak ada obat yang membuat anaknya sehat lagi,maka jadilah ibundanya terpikiran terus dan akhirnya tidak mau makan,tidak mau tidur,akhirnya ikut sakit juga karena dia ingat cerita ibundanya usianya tidak lama di Bumi. Putri Nawangwulan sempat sebentar berbicara dengan ibundanya lewat Bathinnya,Salam Sejahtera Ibunda Nawangwulan,apakah tidak bisa di kasih waktu sudah sembilan tahun lamanya anaknya sakit tidak sembuh-sembuh apa ini sudah menjadi takdirnya anakku Ibunda sambil menangis Putri Nawangwulan karena tanpa anak saya,Putri Nawangwulan tidak bisa hidup karena belahan hati Putri Ibunda.Lalu ibundanya berkata dari awal bunda sudah bicara memang itu jalan hidupmu anakku karena mengikuti alam manusia yang dimana harus mati,tapi nanti ada yang menjemputmu dari Bangsa Jin Yaitu Dewi Blorong yang akan menjadi Ibu angkatmu di Laut Selatan.Ya sudah kalau begitu Putri Nawangwulan akan mengikuti peraturan yang ada kalau memang itu takdir Putri dan anak Putri terima kasih Ibunda salam sejahtera selalu.Ya ibunda hanya bisa mendoakan dari jauh. Tak lama kemudian ada yang datang yang ternyata utusan Dewi Blorong untuk membawa anaknya dan Putri Nawangwulan,lalu putri Nawangwulan berkata silahkan apabila mau dibawa anak saya, Saya siap dan tak lama kemudian dibawa oleh utusannya.Tidak berapa lama kemudian Putri Nawangwulan dibawa juga,tapi sebelum dibawa dia menitip pesan kepada suaminya Mas Joko Tarub jagalah dirimu baik-baik dan harus hati-hati dengan siapa saja.Lalu Putri Nawangwulan berkata saya sudah dijemput waktuku sudah tiba selamat jalan.Dengan berteriak Nawangwulan jangan tinggalkan saya sama siapa nanti saya akan hidup tanpa kalian saya tidak akan berdaya sebelum nafas terakhir pergi saya akan membantu Mas Joko di alam sana. Lalu pergilah Putri Nawangwulan dibawalah oleh utusan Dewi Blorong untuk dibawa ke Istana Dewi Blorong yang dimana sudah di tunggu di singgasananya untuk menerima Putri Nawangwulan yang nantinya untuk diajarkan ilmu kesaktian dan kejayaan dan akan bersatu dengan anaknya yang dimana anaknya akan membantu nantinya.


Setelah sampai di Istana lalu dibawa menghadap ke Dewi Blorong dengan rasa hormat Putri Nawangwulan memberi salam lalu dibalas kembali salammu Saya terima,berdirilah anakku,kini dirimu panggil Saya Bunda pengganti ibumu yang di angkasa sebagai ibu angkatmu yang di Laut Selatan dan dimana bunda akan mengajarkan Nawangwulan ilmu politik kerajaan dan kesaktian dan juga kejayaan dan dimana diajarkan apabila ada manusia yang gampang dan goyah keimanannya Nawangwulan ajak untuk membuat suatu perjanjian tertulis dan lisan tanpa disadari telah ditipu oleh bangsa lelembut.Setelah diajarkan selama 2 tahun barulah dinobatkan menjadi penguasa Laut Selatan yang menguasai dari parangteritis sampai dengan parangkusumo yang dimana Istananya bersebelahan dengan Dewi Blorong, dia diberi pasukan banyak Panglima dan ada Mahapatih,Patih,Punggawa pengawal pribadi dan lain-lain.


Dan setelah mahir dan pintar mengatur tatanegara di Istana,disinilah mulai Ratu Nawangwulan bermain selain membantu suaminya di dunia dan Ratu Nawangwulan mencari manusia untuk membantu mereka tetapi minta syaratnya yaitu minta nantinya mau jadi pengikut saya terserah berapa yang mau dikasih dan dimana pantangannya tidak boleh menantang saya dengan memakai baju Merah atau Hijau tapi kalau tidak tidak akan diapa-apakan atau tidak disakiti.Seiring dengan waktu tiba-tiba Lautnya merasa terguncang ada apa gerangan diatas sana siapa yang membuat goncangan dengan dasyatnya lalu dibukanya kaca Benggalanya.Setelah melihat itu semua, lalu Ratu Nawangwulan keluarlah dari Istananya dan menghampiri laki-laki muda yang sedang bertapa di atas Batu dipinggiran tebing,wahai Senopati ada apa engkau mengganggu dan mengguncangkan Istanaku apa yang kamu inginkan Senopati lalu ia berkata wahai Ratu Penguasa Laut Selatan saya ingin jadi Raja bisakah Ratu membantu saya untuk mewujudkan keinginan saya,baik Ratu Nawangwulan berkata saya akan membantu Senopati menjadi Raja besar di Tanah Jawa dan begitu juga sampai keturunanmu kesananya,tapi ada syaratnya harus mau menikah dulu dengan saya maukah Senopati ikut dengan saya ke Istana saya lalu dijawab oleh Senopati baik Kanjeng Ratu lalu dibawalah Senopati ke Istananya disana dipersiapkan acara untuk persiapkan pesta pernikahan tapi sebelum itu,Ratu Nawangwulan melapor kepada Dewi Blorong bahwa saya mau menikah dengan manusia yang dimana minta tolong saya untuk membantu membuat Istana di Tanah Jawa ini lalu direstui oleh Dewi Blorong.Kemudian pernikahan dilangsungkan dengan meriah dan setelah itu Ratu Nawangwulan mengingatkan perjanjiannya jangan lupa istana itu buatkan khusus untuk Saya dan saya juga minta anakmu yang lahir dari istri-istrimu dan akan Saya juga majukan anak-anakmu untuk meneruskan generasi Senopati dan nanti akan kasih gelar bukan Raja tapi Panembahan Senopati karena bukan turun dari keturunan asli Raja,karena kanda adalah seorang Panglima yang berambisi ingin jadi Raja,dengan Panembahan Senopati mempunyai anak satu Laki-laki yang berbadan sukma dengan Ratu Nawangwulan.Akhirnya Terbentuklah suatu Istana Besar di Jogyakarta hingga sekarang yang dimana tidak pernah lepas adanya sesaji-sesaji di setiap tiang-tiangnya.Dan lilitin kain kuning dan hijau itu semua permintaan Ratu Nawangwulan.


Saya akan menceritakan sedikit tentang siapa Ratu Atas Angin Ibunda yang sekarang anaknya sudah menjadi Ratu Penguasa Laut Selatan yaitu Ratu Nawangwulan.Ibunda Ratu Atas Angin itu adalah Ratu Ciptaan dari Dewi Bulqis.Yang bersemayam di Atas Awan.


Yang sekarang ciptakan Ratu-Ratu dan yang dimana orang-orang temui itu di Laut Selatan adalah Ciptaan dari kedua Ratu tersebut yaitu Ratu Kaditha dan Ratu Nawangwulan atas sepengetahuan Dewi Blorong.


Cerita ini disampaikan untuk mengetahui bahwa belajar ilmu gaib akan ada dampaknya dalam diri sendiri dan turunannya memang ada yang berhasil dan ada juga yang tidak berhasil,tapi banyak yang tidak berhasil,dan itu dapat merubah takdir yang sudah ditentukan oleh ALLAH SWT.Dan untuk merubah takdir itu harus dikeluarkan siluman-siluman dari badan manusia,yang dimana harus dilawan dari Hatinya.Karena ada turunan yang asli menjaga di dalam badannya apabila tidak dikeluarkan pasangan yang liar liar tidak akan keluar turunan aslinya yang jaga tidak bisa bermain karena turunannya menginginkan keberhasilan dan kejayaan dan kekayaan,tapi terkadang manusia tidak menyadari pergi kemana-mana malah menutup diri sendiri tanpa disadari rejekinya terambil oleh orang lain. Dan kalau ingin menjadi sejatinya manusia harus dikeluarkan siluman-siluman dari dalam badan manusia supaya hilang apes dan terbuka kembali rejekinya.Tapi itu tidak mudah kalau tidak dilawan dari Hati yang paling dalam dengan kekuatan diri dengan izin ALLAH SWT.

Wassalam

Minggu, 26 Oktober 2014

Ditemukan Bukti Ilmiah Mukjizat Rasulullah Membelah Bulan


Berbagai macam mukjizat telah diberikan Allah SWT kepada kekasihNya Rasullah Muhammad SAW, untuk memberi kebenaran atas Kerasulan yang disandangnya. Salah satu mukjizat dari Rasulullah Muhammad SAW, ialah “Membelah Bulan”.

Sebagaimana hadits riwayat Abdullah bin Mas`ud Radhiyallahu’anhu berikut ini, ia berkata :
Bulan terbelah menjadi dua pada masa Rasulullah SAW lalu Rasulullah SAW bersabda : Saksikanlah oleh kalian.” (Shahih Muslim No. 5010)


Hadist riwayat Anas RA, dia berkata :
“Penduduk Makkah meminta kepada Rasulullah SAW untuk diperlihatkan kepada mereka satu mukjizat (tanda kenabian), maka Rasulullah SAW memperlihatkan kepada mereka mukjizat terbelahnya bulan sebanyak dua kali.” (Shahih Muslim No. 5013)

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut :
“Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.”

Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya : “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari kiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?”

Maka professor pun menjawabnya :
“Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya.

Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.

Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu.

Akan tetapi, hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu”.

Maka, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Makkah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?”

Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan”. Maka, Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Lalu, Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka, Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya. Maka, serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!”

Akan tetapi, para ahli mengatakan bahwa sihir memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya, akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Maka, mereka pun menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Lalu, orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Makkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan.

Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Makkah, orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…”.

Akhirnya, sebagian mereka pun beriman sedangkan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: Sungguh, telah dekat hari qiamat dan telah terbelah bulan. Ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …. (sampai akhir surat Al-Qamar). Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar

Dan setelah selesai Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdirilah seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata : “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan?”

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab : “Dipersilahkan dengan senang hati.”

Daud Musa Pitkhok berkata :
“Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemahan makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya, dan aku pun membawa terjemahan itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya :

“Telah dekat datangnya saat itu dan Telah terbelah bulan [1434]. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya[1435].” (QS. Al-Qamar : 1-3)

[1434] Yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan “terbelahnya bulan”, ialah suatu mukjizat nabi Muhammad SAW.

[1435] Maksudnya, bahwa segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang Telah ditetapkan terjadinya, seperti: urusan Rasulullah dalam meninggikan kalimat Allah pasti sampai pada akhirnya yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.

Maka aku pun bergumam : “Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu???”

Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya, dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah-lah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasan hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.

Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi hangat antara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa Amerika Serikat. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa.

Daripada itu, diantara diskusi hangat tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar.

Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata : “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?”

Mereka pun menjawab : “Tidak! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.”
Maka presenter itu pun bertanya : “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?”

Mereka menjawab : “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali!”

Presenter pun bertanya : “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?”

Mereka menjawab : “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah dan terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka, kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi, kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.
Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan :
“Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin! Subhanallah.

Agama Islam ini tidak mungkin salah (aku pun bergumam) : “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar sambil mencucurkan air mata, saat itulah awal aku menerima dan masuk Islam, saat terindah dalam hidupku sekaligus saat paling penting"

Tautan Video tentang Prof. Dr. Zaghlul Al Najjar :
Maha Benar Allah Atas Segala Firmannya. Subhanallah.....Allaahu Akbar. Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illa Billaah.

Atasi Kaki Pengkor Pada Bayi Dengan Cerdas

Atasi Kaki Pengkor Pada Bayi Dengan Cerdas

Club foot (talipes equinovarus) adalah kelainan bentuk kaki dan pergelangan kaki bayi sejak lahir. Tidak jelas apa yang menyebabkan talipes atau kaki pengkor. Dalam kebanyakan kasus, itu didiagnosis oleh penampilan khas kaki bayi setelah mereka dilahirkan. Metode Ponseti sekarang menjadi pengobatan yang banyak digunakan untuk talipes atu kaki bengkok. Perawatan ini memberikan hasil yang baik bagi sebagian besar anak-anak dan operasi jadi besar biasanya tidak diperlukan untuk memperbaiki deformitas kaki.



Apa itu talipes?


Talipes juga dikenal sebagai club foot atau kaki pengkor atau kaki bengkok. Ini adalah kelainan bentuk kaki dan pergelangan kaki bayi dapat lahir dengan. Di sekitar setengah dari bayi yang lahir dengan talipes, kedua kaki yang terpengaruh. Talipes berarti pergelangan kaki dan kaki dan equinovarus mengacu pada posisi bahwa kaki berada dalam (lihat di bawah). Talipes adalah kondisi bawaan.

Jika bayi memiliki talipes, kaki mereka tampak cara khas. Poin kaki mereka ke bawah pada pergelangan kaki mereka (dokter menyebutnya posisi equinus ini). Tumit kaki mereka berbalik ke dalam (dokter menyebutnya posisi varus ini). Bagian tengah kaki mereka juga memutar ke dalam dan kaki mereka muncul cukup pendek dan lebar. Ini tetap (tetap) dalam posisi ini dan tidak dapat dipindahkan ke posisi kaki normal.

Kaki bayi dipegang dalam posisi ini karena tendon Achilles di bagian belakang tumit bayi sangat ketat dan tendon di bagian dalam kaki mereka juga telah dipersingkat.

Jika tidak ada yang dilakukan untuk memperbaiki masalah, karena bayi mengembangkan dan belajar untuk berdiri, mereka tidak akan mampu berdiri dengan telapak kaki mereka rata dengan tanah.

Pada beberapa bayi, posisi yang mereka pegang kaki mereka di mungkin terlihat seolah-olah mereka memiliki talipes tetapi, pada kenyataannya, kaki mereka dapat dipindahkan dengan mudah ke posisi normal. Bayi-bayi ini tidak memiliki talipes benar.

Apa yang menyebabkan talipes?

Tidak jelas persis mengapa talipes berkembang. Diperkirakan bahwa ada kemungkinan mungkin ada beberapa faktor genetik yang terlibat. Jika Anda memiliki bayi lahir dengan talipes, ada sekitar 3-4 dalam 100 kesempatan bahwa seorang saudara atau saudari lahir setelah mereka juga akan memiliki talipes equinovarus. Bayi yang lahir dari orang tua yang memiliki talipes juga memiliki peningkatan risiko lahir dengan masalah sendiri. Jika kedua orang tua memiliki talipes, resiko ini lebih tinggi. Talipes juga mungkin memiliki sesuatu untuk dilakukan dengan posisi kaki bayi saat bayi dalam kandungan.

Dalam kebanyakan kasus (sekitar 4 dari 5), bayi tidak memiliki masalah lain selain dari talipes. Namun, dalam sekitar 1 dari 5 bayi yang lahir dengan talipes, bayi juga memiliki masalah lain. Paling umum, masalah tersebut meliputi:

     Spina bifida - suatu kondisi dimana tulang tulang belakang tidak membentuk dengan benar, menyebabkan saraf tulang belakang kehilangan perlindungan dan menjadi rusak.
     Cerebral palsy - istilah umum yang menggambarkan sekelompok kondisi yang menyebabkan masalah gerakan. Lihat brosur terpisah yang disebut Cerebral Palsy untuk keterangan lebih lanjut.
     Arthrogryposis - suatu kondisi di mana seorang anak memiliki sendi melengkung dan kaku dan perkembangan otot yang abnormal.

Bagaimana umum adalah talipes dan siapa yang mendapatkannya?

Talipes adalah masalah yang cukup umum. Ini adalah salah satu cacat yang paling umum bahwa bayi dapat lahir dengan. Sekitar 1 dari 1.000 bayi yang lahir di Inggris memiliki talipes.

Tentang dua kali lebih banyak anak laki-laki sebagai perempuan dilahirkan dengan talipes. Talipes dapat mempengaruhi kedua kaki.
Bagaimana talipes didiagnosis dan penyelidikan apapun yang diperlukan?

Talipes biasanya didiagnosis setelah bayi lahir. Namun, sebagai teknologi USG scanning selama kehamilan meningkatkan, semakin, talipes sedang terdeteksi selama pemindaian sebelum bayi lahir.

Semua bayi di Inggris secara rutin diperiksa dan diperiksa oleh dokter segera setelah mereka lahir. Hal ini untuk mencari talipes tetapi juga masalah lain bahwa bayi dapat lahir dengan. Paling umum, talipes adalah melihat dan didiagnosis selama pemeriksaan ini karena penampilan khas kaki seperti dijelaskan di atas. Pemeriksaan penunjang seperti sinar-X biasanya tidak diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Ada dapat berbagai tingkat kelainan bentuk kaki dengan talipes. Beberapa bayi memiliki kelainan kaki ringan daripada yang lain. Jika bayi didiagnosis dengan talipes, spesialis (biasanya seorang ahli bedah ortopedi) akan sering menggunakan sistem penilaian untuk menilai keparahan deformitas kaki. Sebuah sistem penilaian umum yang digunakan adalah skor Pirani. Dengan sistem penilaian ini, kelas 0-6 yang diberikan. Semakin tinggi kelas, semakin besar tingkat kelainan bentuk kaki.
Apa pengobatan untuk talipes?

Ada beberapa perubahan pada perawatan untuk talipes selama beberapa tahun terakhir. Operasi besar sering pengobatan yang umum digunakan. Namun, hasil studi penelitian medis telah menunjukkan bahwa perawatan lain tanpa operasi besar, terutama pengobatan dikenal sebagai metode Ponseti, tampaknya memberikan hasil jangka panjang yang baik bagi kebanyakan anak. Metode Ponseti sekarang pengobatan pilihan oleh sebagian besar ahli bedah ortopedi di seluruh dunia.

Meskipun metode Ponseti biasanya disukai, ada metode pengobatan lain yang tersedia. Salah satu contoh adalah metode fungsional Perancis. Metode fungsional Perancis melibatkan manipulasi sehari-hari serta imobilisasi dengan perban perekat dan bantalan.

Adalah penting bahwa bayi yang memiliki talipes dirujuk ke dokter yang mengkhususkan diri dalam mengobati masalah ini sesegera mungkin setelah lahir. Semakin cepat Ponseti pengobatan metode dimulai, secara umum, semakin mudah koreksi deformitas kaki harus.
diskusi terkait


Metode Ponseti

Spesialis lembut memanipulasi (memegang, peregangan dan bergerak) kaki anak dengan tangan mereka ke dalam posisi di mana deformitas kaki diletakkan tepat (dikoreksi) sebanyak mungkin. Hal ini tidak menyakitkan atau tidak nyaman bagi anak. Setelah dalam posisi ini, gips disimpan di memegang kaki anak dalam posisi. Gips ini biasanya berlangsung dari jari-jari kaki anak ke daerah pangkal paha mereka.




Setelah satu minggu, gips dilepas, kaki anak dimanipulasi lagi dan gips dimasukkan kembali dengan kaki anak dalam posisi baru. Setelah seminggu lagi, prosedur ini diulang. Sebagai setiap minggu berlalu, biasanya kaki anak dapat dipindahkan ke posisi yang menjadi lebih dekat dan lebih dekat ke posisi kaki normal.

Setelah sekitar enam minggu manipulasi berulang dan plester casting kaki, biasanya ada kemajuan yang baik dan posisi kaki telah meningkat. Pada tahap ini, operasi kecil disarankan untuk sebagian besar anak-anak, yang disebut tenotomi Achilles. (Ketatnya Achilles tendon di bagian belakang kaki dilepaskan. Sebuah dipotong kecil dibuat dan tendon diperpanjang sehingga tumit bisa drop down.) Ini adalah operasi kecil dan biasanya dapat dilakukan hanya dengan anestesi lokal.






Setelah ini, kaki mereka dimasukkan ke dalam gips akhir, biasanya selama tiga minggu. Setelah koreksi deformitas kaki pengkor cenderung kambuh. Untuk mencegah kekambuhan, ketika plester terakhir cor dihapus belat ( denisbrown splint ) harus dipakai penuh waktu 24 jam sehari selama dua sampai tiga bulan dan setelah itu pada malam hari dan ketika siang bar dapat dilepas ssampai usia anak berjalan kemudian dilanjutka sepatu boots ( sepatu kusus ) sampai usia anak 4 tahun. Belat ini terdiri dari sebuah bar (panjang yang merupakan jarak antara bahu bayi) dengan top sepatu berujung terbuka tinggi terpasang di ujung bar di sekitar 70 derajat rotasi eksternal. Sebuah strip Plastizote harus terpaku di dalam counter sepatu di atas tumit bayi untuk mencegah sepatu dari tergelincir off. Bayi mungkin merasa tidak nyaman pada awalnya ketika mencoba untuk alternatif menendang kaki. Namun, bayi segera belajar untuk menendang kedua kaki secara bersamaan dan terasa nyaman. Pada anak-anak dengan hanya satu kaki pengkor, sepatu untuk kaki normal adalah tetap di bar di 40 derajat rotasi eksternal. Sepatu melekat bar sering menyebabkan lecet dan luka tekanan. Untuk mencegah masalah menyedihkan seperti itu, kami telah merancang sebuah kaki dan pergelangan kaki baru penculikan orthosis yang memegang kaki kuat dan nyaman di tempat, tidak menyebabkan luka.



Hal ini sangat penting bahwa anak terus memakai 'sepatu bot dan bar' mereka sebagai spesialis menyarankan. Jika sepatu bot dan bar tidak dipakai seperti yang disarankan, ada kemungkinan bahwa talipes bisa kembali (kambuh). Ini berarti bahwa posisi kaki mereka dapat menjadi abnormal lagi.
Apa prospek (prognosis) untuk talipes?

Metode Ponseti bekerja dengan baik untuk memperbaiki deformitas kaki untuk sebagian besar anak-anak dengan talipes. Untuk antara 8 dan 9 dari 10 anak, deformitas akan diperbaiki. Namun, dalam sejumlah kecil anak-anak, itu tidak benar deformitas dan operasi yang lebih besar mungkin diperlukan. Anak-anak yang memiliki masalah lain serta talipes, seperti yang dibahas di atas, lebih mungkin untuk memerlukan pembedahan.

Contoh Sepatu Orthopedi
sepatu orthopaedi
Contoh Dennis Brown Splint
dennisbrown splint
Untuk melihat semua daftar alat kesehatan dan spesifikasi harga, silahkan masuk ke www.orthoshoping.com
Untuk pemesanan alat dapat menghubungi:
Nugroho : 085 867 374 002
Pin BB: 74D605CD
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...