Rabu, 28 September 2016

Pidato / Ceramah (Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi bahasa Indonesia tentang Teori dasar Pidato atau Ceramah meliputi Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis / macam-macam pidato dan contoh soal.

Teori dasar Pidato atau Ceramah

Sebelum kita bertemu pada bagian inti pidato, pada bagian ini akan dihadirkan sekilas teori dasar dan soal-soal tentang pidato untuk menambah wawasan bagi siswa. Dalam bagian ini siswa diharapkan dapat menjadi lebih pintar pada bidang kognitif.

1. Pengertian Pidato atau Ceramah

Dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa:
a. Pidato berarti menyampaikan pikiran dalam bentuk kata-kata yang disampaikan kepada orang banyak;
b. Pidato juga merupakan wacana yang disiapkan untuk disampaikan di depan khalayak, Sedangkan
c. Ceramah adalah Pidato yang disampaikan oleh pembicara di depan audiens (banyak orang).

Pidato / Ceramah (Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis)


2. Ciri-ciri Pidato dan Ceramah

Dalam sumber yang lain dijelaskan bahwa ciri pidato adalah:
a. Merupakan jenis berbicara satu arah, dalam hal ini, orang lain berperan sebagai penyimak atau pendengar.
b. Seseorang yang berpidato akan terus berbicara tanpa disela oleh pendengarnya.
c. Masalah yang disampaikan biasanya materi pokok pikiran atau gagasan-gagasan yang dimilikinya,
d. Biasanya pidato dilakukan dalam acara-acara resmi.
e. Penyampaian pidato dapat dilakukan dengan cara bebas (secara langsung) dan ada yang mempergunakan teks.
Sedikit berbeda dengan pidato, Ceramah atau khotbah kegiatan ini biasanya mempunyai ciri:
a. Merupakan keterampilan berbahasa satu arah,
b. Biasanya dilakukan dalam keperluan belajar mengajar klasikal (bukan CBSA),
c. Pembicara berdiri di depan orang banyak untuk menyampaikan materi, sementara pendengar hanya menyimak saja,
d. Merupakan kegiatan pasif reseptif.

3. Tujuan Umum Berpidato

Adapun tujuan utama seseorang harus berpidato adalah sebagai berikut:
a. Untuk menginformasikan (to inform),
b. Untuk menghibur (to entertain),
c. Untuk membujuk, merayu dan mempengaruhi (to persuade).

4. Jenis-jenis Pidato

Berdasarkan tujuan umum pidato di atas pidato dibagi lagi ke dalam beberapa jenis pidato, yaitu:
a. Pidato Intruktif
adalah pidato yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan berita atau informasi penting kepada pendengar. Contohnya: Pidato Kenegaraan.
b. Pidato Rekreatif
Adalah pidato yang dipergunakan untuk menghibur pendengar yang ada pada saat itu. Contohnya: Pidato pada aat perayaan pesta ulang tahun.
c. Pidato Persuasif
Adalah pidato yang bertujuan mempengaruhi pendengar. Contohnya: Pidato Kampanye.

Materi selanjutnya : Melatih keterampilan berpidato

Contoh Soal:
1. Kata kajian untuk orang yan berpidato disebut….
a. Orator b. Mediator c. Fasilitator d. Motivator
Jawaban: A
Pembahasan:
Kata kajian adalah kata yang jarang dipergunakan atau awam diketahui oleh masyarakat, kata ini biasanya dipergunakan dalam bidang tertentu. Orang mengenal orang berpidato dengan sebutan pemidato, pembicara, penceramah dan lain sebagainya, namun istilah itu dapat diganti dengan kata Orator.

2. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pidato adalah….
a. Bayaran yang diperoleh
b. Batasan panjang waktu berbicara
c. Kostum yang menarik dan mahal
d. Topik pidato
Jawaban: D
Pembahasan:
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam sebuah pidato yaitu:
(1) Topik pidato,
(2) Permasalahan yang diuraikan dalam pidato,
(3) Sebab-sebab timbulnya permasalahan, dan
(4) Solusi yang diberikan pembicara.


Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!

1. Pernyataan berikut ini yang salah, kecuali….
a. Pidato merupakan pengungkapan pikiran berkenaan dengan masalah pendidikan atau pengetahuan.
b. Ceramah merupakan penungkapan pikiran atau wacana yang disampaikan untuk banyak orang.
c. Khotbah merupakan pidato yang berhubungan dengan masalah keagamaan
d. Pidato merupakan kata khusus dari ceramah dan khotbah.

2. Yang termasuk ciri pidato adalah…
a. Merupakan jenis berbicara dua arah, dalam hal ini, orang lain berperan sebagai penyimak atau pendengar.
b. Seseorang yang berpidato akan terus berbicara dan akan berhenti ketika disela oleh pendengarnya.
c. Masalah yang disampaikan biasanya materi pokok pikiran atau gagasan-gagasan yang dimilikinya yang bersifat subjektif adakalanya juga objektif,
d. Biasanya pidato dilakukan dalam acara-acara resmi dan santai.

3. Selain menginformasikan, menghibur dan mempengaruhi,
pidato juga bertujuan untuk….
a. memotivasi c. menyindir
b. mendoktrin d. mengklarifikasi

4. Dalam penyampaian pidato, pidato juga bertujuan untuk melakukan tindakan. Maksud dari tujuan melakukan tindakan adalah….
a. Pidato dapat memberikan semangat, membangkitkan kegairahan atau menekan perasaan yang kurang baik, serta menunjukkan rasa hormat dan pengabdian.
b. Pidato berusaha mempengaruhi keyakinan atau sikap mental para pendengar.
c. Pidato bertujuan agar pendengar agar dapat melakukan sesuatu hal.
d. Pidato memberikan ilmu pengetahuan agar bertambah wawasan yang dipunyainya

5. Tanda-tanda demam panggung dalam pidato adalah, kecuali….
a. kaki dan tangan gemetar dan muka menjadi merah
b. mata tidak berani memandang pendengar dan keringat dingin.
c. jatung berdetak cepat dan keringat dingin bercucuran.
d. salah berucap dan tetap terenyum.

6. Dasar-dasar yang harus dimiliki seorang Orator adalah…
a. Kemampuan berkomunikasi dan Pengetahuan tentang materi
b. Penampilan yang terkesan mewah dan vokalisasi yang tepat
c. Tingkat kredibelitas yang tinggi dan kemampuan humoris
d. Kesopanan dalam bertutur dan ramah dalam bersikap

7. Pasangan tujuan dan keterangan pidato yang tepat dari tabel di bawah ini adalah….
a.
No Tujuan Pidato Keterangan
1. Persuasif adalah pidato yang dipergunakan untuk menghibur pendengar yang ada pada saat itu. Contohnya: Pidato pada saat perayaan pesta ulang tahun.
2. Intruktif adalah pidato yang bertujuan mempengaruhi pendengar. Contohnya: Pidato Kampanye.
3. Rekreatif adalah pidato yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan berita atau informasi penting kepada pendengar. Contohnya: Pidato Kenegaraan.
b.
No Tujuan Pidato Keterangan
1. Rekreatif adalah pidato yang bertujuan mempengaruhi pendengar. Contohnya: Pidato Kampanye.
2. Intruktif adalah pidato yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan berita atau informasi penting kepada pendengar. Contohnya: Pidato Kenegaraan
3. Persuasif adalah pidato yang dipergunakan untuk menghibur pendengar yang ada pada saat itu. Contohnya: Pidato pada aat perayaan pesta ulang tahun.
c.
No Tujuan Pidato Keterangan
1. Intruktif adalah pidato yang dipergunakan untuk menghibur pendengar yang ada pada saat itu. Contohnya: Pidato pada aat perayaan pesta ulang tahun.
2. Persuasif adalah pidato yang bertujuan mempengaruhi pendengar. Contohnya: Pidato Kampanye.
3. Rekreatif adalah pidato yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan berita atau informasi penting kepada pendengar. Contohnya: Pidato Kenegaraan
d.
No Tujuan Pidato Keterangan
1. Persuasif adalah pidato yang bertujuan mempengaruhi pendengar. Contohnya: Pidato Kampanye.
2. Rekreatif adalah pidato yang dipergunakan untuk menghibur pendengar yang ada pada saat itu. Contohnya: Pidato pada aat perayaan pesta ulang tahun.
3. Intruktif adalah pidato yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan berita atau informasi penting kepada pendengar. Contohnya: Pidato Kenegaraan

8 Sebuah ceramah dapat dikatakan berhasil apabila….
a. Penceramah dapat membuat lelucon-lelucon yang memancing tawa pendengar.
b. Penceramah berusaha untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan dengan cara selalu melihat dan membaca catatan teks pidatonya.
c. Penceramah berusaha melengkapi uraiannya dengan ilutrasi yang disesuaikan dengan isi ceramah dan pemahaman pendengarnya.
d. Penceramah berjalan hilir mudik sambil membuat gerakan-gerakan untuk menarik perhatian pendengar. .

9. Tanda-tanda demam panggung pada saat berpidato atau ceramah adalah….
a. Kaki dan tangan gemetar serta sikut juga tegang.
b. Keringat dingin bercucuran serta diam tanpa kata.
c. Jantung berdetak kencang serta mata memerah.
d. Muka memerah dan mata tidak berani memandang pendengar.

10. Ciri pidato yang baik adalah….
a. 1. Memiliki tujuan yang jelas,
2. Isi pidato mengandung kebenaran,
3. Cara penyampaiannya sesuai dengan kondisi pendengar,
4. Penyampaian menarik, dan
5. Menggunakan intonasi, artikulasi, dan volume
suara yang jelas.
b. 1. Tema terarah,
2. Isi pidato mengarah ke subjektifitas,
3. Mampu menghibur pendengar,
4. Banyak menggunakan kalimat yang indah, dan
5. Mempunyai bagian pembuka, isi dan penutup.
c. 1. Topik menarik dan aktual,
2. Bahasa tubuh dipergunakan sebagai pelengkap,
3. Mampu menguji keseriusan pendengar,
4. Intonasi bervariatif sesuai dengan selera pendengar, dan
5. Mampu mempengaruhi pendengar.
d. 1. Materi disampaikan sesuai pokok-pokoknya,
2. Isi pidato dapat dipertanggungjawabkan,
3. Banyak tersenyum dari awal hingga akhir,
4. Disampaikan secara singkat serta terarah, dan
5. Kata kajian sering menjadi diksi.

Esay..

1. Buatlah sebuah definisi dari pidato, khotbah dan ceramah dengan kalimatmu sendiri,
masing-masing istilah sebanyak dua definisi!

2. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri tiga tujuan umum berpidato!

3. Sebutkan contoh-contoh lain dari pidato rekreatif, intruktif dan persuasif!

4. Pidato harus disampaikan dengan bahasa yang baik dan benar. Jelaskan apa yang
dimaksud dengan bahasa yang baik dan benar itu!

5. Apakah tema yang tepat untuk diangkat dalam berpidato, jika saat ini adalah bulan:
a. Januari
b. April
c. Mei
d. Agustus
e. Oktober
d. Desember

Demikian materi bahasa Indonesia tentang Teori dasar Pidato atau Ceramah meliputi Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis / macam-macam pidato. Semoga bermanfaat..

Senin, 26 September 2016

Melatih Keterampilan dalam Berpidato / Ceramah

Setelah mempelajari seluk-beluk teori dasar pidato pada bagian sebelumnya, kini kita akan dilatih dengan pembahasan dan latihan soal yang mengarah pada kegiatan psikomotorik. Dan tujuan pembelajaran pada bagian ini agar siswa mampu terampil dalam bidang berpidato.

1. Menulis Teks Pidato

Mengingat keterampilan menulis merupakan keterampilan yang tersulit dalam keterampilan berbahasa, maka perhatikanlah hal-hal penting dalam menulis naskah pidato!,

Materi dan Soal Melatih keterampilan pidato ceramah


Pada umumnya, pidato dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Pembukaan (Opening) meliputi ;

1. Salam Pembuka,
2. Salam Hormat,
3. Ucapan Syukur 

Contoh :
(1) Salam Sejahtera Untuk kita semua,
(2) Yang terhormat Dewan Juri, yang kami  hormati hadirin, dan rekan-rekan peserta lomba yang saya sayangi.
(3) Marilah kita ucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan Hidayah-Nya kita dapat berkumpul dalam acara kompetisi persahabatan ini dengan sehat walafiat..

2. Isi (Content) meliputi :

1. Sapaan hadirin,
2. Pokok pidato. 

Contoh :
(1) Hadirin yang saya hormati,
(2) Generasi muda adalah generasi yang siap mengacu pada tongkat estafet pembangunan bangsa ini.Untuk itu, banyak sekali persiapan dan pembekalan yang harus dimiliki oleh generasi muda itu sendiri, agar mampu
menciptakan generasi andalan yang siap aktif dalam dunia kompetensi global.Tentunya hal ini perlu menjadi
tanggung jawab semua kalangan baik itu kalangan masyarakat, keluarga, pemerintah dan lain sebagainya.
Peranan pendidikan pun menjadi faktor eksternal dalam pembentuk keutuhan kepribadian generasi muda itu sendiri. Pendidikan yang tidak utuh dapat menjadi cambuk bagi Negara ini sendiri dan sebaliknya.
……

3. Penutup (Clossing) meliputi  :

1. Permohonan Pamit,
2. Ucapan terima kasih,
3. Permohonan Maaf
4. Salam penutup

Contoh :
(1) Demikian pidato dari saya.
(2) Terima kasih atas perhatian hadirin dan
(3) mohon maaf jika ada perkataan saya yang kurang baik dan kesalahan saya selama berpidato baik secara disengaja atau tidak disengaja.
(4) Sampai jumpa! 

Contoh Naskah Pidato:

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
yang terhormat Dewan Juri,dan rekan-rekan peserta lomba yang saya sayangi.

Marilah kita ucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan Hidayahnya kita dapat berkumpul dalam acara kompetisi persahabatan ini dengan sehat walafiat. Shalawat beserta salam tak henti-hentinya pula kita curahkan kepada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW serta pengikutnya hingga akhir zaman. Hadirin yang saya muliakan, dalam Kesempatan yang berharga ini, perkenankan bagi saya untuk menyampaikan pidato yang bertemakan Dengan semangat Hardiknas kita ciptakan generasi muda yang sehat dan Cerdas.

Hadirin yang saya hormati,

Generasi muda adalah generasi yang siap mengacu pada tongkat estafet pembangunan bangsa ini.Untuk itu, banyak sekali persiapan dan pembekalan yang harus dimiliki oleh generasi muda itu sendiri, agar mampu menciptakan generasi andalan yang siap aktif dalam dunia kompetensi global. Tentunya hal ini perlu menjadi tanggung jawab semua kalangan baik itu kalangan masyarakat, keluarga, pemerintah dan lain sebagainya. Peranan pendidikan pun menjadi faktor eksternal dalam pembentuk keutuhan kepribadian generasi muda itu sendiri. Pendidikan yang tidak utuh dapat menjadi cambuk bagi negara ini sendiri dan sebaliknya. Apabila kita mengamati pada sektor dunia remaja, tentunya remaja merupakan satuan kelompok manusia yang berada pada skala usia 14-17 tahun. Pada skala ini, biasanya merupakan transisi metamorfosis untuk mencari jati diri. Remaja pada dasarnya terbentuk dalam tingkat emosi yang bisa dikatakan fluktuatif yang maksudnya mempunyai kecenderungan grafik naik turun yang tidak stabil dan selalu berubah-ubah. Hal ini tentunya menjadi sebuah acuan dasar untuk diperhatikan. Lingkungan yang kurang baik, tentunya juga akan menentukan efek yang kurang baik pula dalam perkembangan kejiwaan remaja itu sendiri yang kemudian akan menjadi suatu kesatuan sikap dan sifat yang utuh serta dikhawatirkan akan menjerumuskan si remaja itu sendiri. Selain itu, jika kita menyorot ke dalam berbagai media, banyak sekali perkembangan media yang kurang sesuai untuk dikonsumsi. Hal ini merupakan masalah krusial yang sepertinya jarang sekali diperhatikan orang tua, dan berbagai macam pihak lainnya. Kita ambil contoh, misalnya : adegan percintaan, kekerasan, kebebasan dan lain sebagainya yang sering sekali tayang pada jam-jam padat dikonsumsi masyarakat, selain itu mudahnya mengakses arus informasi melalui internet, dan sejenis transaksi kejahatan lainnya. Ini merupakan contoh kecil dari kelemahan perkembangan media dalam memperoleh arus pendidikan. Nah apabila kita kembalikan kepada kodrat remaja kita yang pada dasarnya mempunyai sikap meniru dari apa yang ia konsumsi, akan jadi apakah bangsa ini kelak?

Hadirin yang saya hormati,

Dari uraian di atas, ternyata membentuk kepribadian bangsa yang baik tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Hal ini dapat kita kaitkan, jika kita kembali kepada sejarah awal kemerdekaan. Ketika pemerintah didesak golongan mahasiswa yang saat itu meminta untuk meningkatkan taraf hidup dan memperbaiki kondisi negara. Ir. Soekarno yang saat itu selaku Presiden RI mengatakan “ Saya akan siap mundur dari jabatan saya dan saya siap digantikan apabila diantara Saudara-Saudara ada yang dapat dan mampu melakukan perbaikan dan peningkatan itu secepat saudara membalikan telapak tangan Saudara! “. Dari penggalan kisah ini, kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa keberhasilan melakukan dan membentuk kepribadian haruslah ditunjang dari semua aspek secara perlahan dan berkesinambungan. Untuk itu, dalam pidato ini saya juga hendak menyampaikan sebuah pesan kepada remaja kita agar kita selamatkan masa depan bangsa, keluarga dan diri kita sendiri dengan menjadikan kita sebagai insan yang berakhlak. Selamat Hari Pendidikan Nasional, semoga remaja Indonesia dapat menjadi remaja yang berakhlak dan berkualitas.
Demikian pidato dari saya. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika ada perkataan saya yang kurang baik dan kesalahan saya selama berpidato baik secara disengaja atau tidak disengaja.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Oleh: Alvian Kurniawan, 2007
(dikutip dengan sedikit perubahan, http://www.azizvyan.blogspot.com/)



2. Berlatih Berpidato atau ceramah
Setelah selesai menulis naskah pidato, kita diajak untuk dapat mempraktekkan pidato tersebut dengan baik. Dalam berpidato, modal dasar yang harus kita miliki adalah keberanian, penguasaan materi dan kemampuan berkomunikasi yang baik. Tiga komponon tersebut harus disatukan sehingga kita dapat untuk berpidato dengan baik.
Dalam berpidato, ada beberapa teknik atau metode yang dipergunakan. Untuk itu pidato dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:
a. Pidato Impromtu/ sertamerta
Pidato ini bersifat dadakan dan tidak terlalu memerlukan waktu persiapan yang relatif lama.
b. Pidato Manuskrip
Pidato ini mempergunakan metode membaca naskah, biasanya ditemukan pada saat pejabat-pejabat tinggi berpidato.
c. Pidato Memoriter
Pidato ini dipergunakan dalam bentuk hafalan, biasanya dipergunakan dalam perlombaan pidato.
d. Pidato Ekstemporan
Pidato ini mempergunakan kertas kecil yang berisi kerangka pidato yang akan disampaikan.
Dengan metode-metode di atas, kita diajak untuk mampu berpidato dengan pilihan cara berpidato atau ceramah masing-masing sesuai dengan yang kita minati. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk teknik kita pada saat berpidato atau berceramah, yaitu:
a. Intonasi
Intonasi adalah tinggi atau rendahnya suatu suara yang dipergunakan saat berpidato. Intonasi harus beragam, hal ini untuk menanggulangi agar tidak terdengar monoton oleh pendengar.
b. Artikulasi
Artikulasi adalah kejelasan pelafalan atau ucapan saat berpidato. Artikulasi juga harus disesuaikan dengan bahasa yang dipergunakan dalam berpidato. Karena setiap bahasa mempunyai cara pengucapan yang berbeda-beda. Artikulasi dapat kita latih dengan senam wajah, dan latihan vokal.
c. Volume
Volume atau yang sering dikenal dengan ukuran (suara) ini, menuntut untuk setiap orang yang berpidato agar menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat berpidato. Misal, jika situasi di ruang tertutup dan sempit maka kita bisa mempergunakan volume suara yang tidak terlalu tinggi demikian juga sebaliknya.

3. Menyimpulkan pesan pidato atau ceramah
Mendengarkan ceramah atau pidato tidak hanya membutuhkan konsentrasi semata. Mendengarkan ceramah atau pidato juga harus didukung kemampuan memahami dan mngambil kesimpulan tentang isi ceramah atau pidato. Apalagi jika materi ceramah atau pidato tersebut merupakan hal penting yang harus dikuasai. Termasuk juga ceramah di dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
Dalam menyimpulkan isi pidato atau ceramah, dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu:
a. Kesimpulan tersurat
Biasanya kesimpulan ini diperoleh diakhir dari teks pidato atau ceramah yang tertulis
atau disampaikan secara langsung oleh orang yang sedang ceramah atau pidato sebelum mengakhiri pidato atau ceramah.
Contoh:

“ …. Dari penggalan kisah ini, kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa keberhasilan melakukan dan membentuk kepribadian haruslah ditunjang dari semua aspek secara perlahan dan berkesinambungan. Untuk itu, dalam pidato ini saya juga hendak menyampaikan sebuah pesan kepada remaja kita agar kita selamatkan masa depan bangsa, keluarga dan diri kita sendiri dengan menjadikan kita sebagai insan yang berakhlak.Selamat Hari Pendidikan Nasional, semoga remaja Indonesia dapat menjadi remaja yang berakhlak dan berkualitas.”

b. Kesimpulan Tersirat
Biasanya kesimpulan ini tidak tertulis atau terdengar secara langsung, melainkan
kesimpulan ini harus ditafsirkan sendiri oleh pembaca atau pendengar. Artinya, sebelum menyimpulkan kita harus mencari hal-hal pokok yang disampaikan.

Contoh:

“Hadirin yang berbahagia, jika kita mengenang perjuangan para pahlawan tahun 1945 maka terlintas jelas dibenak kita bahwa semangat pertempuran yang bagaikan api tidak kunjung padam itu begitu hebat menyatu pada jiwa dan raga para pahlawan pejuang 45 itu. Namun demikian tak kalah pentingnya dengan peran kita semua sekarang ini. Perjuangan belumlah selesai. Korban telah banyak berjatuhan maka marilah kita tingkatkan terus jiwa dan semangat empat lima dengan mewujudkan jiwa-jiwa perjuangan yang tangguh.”

Hal penting yang disampaikan pada kutipan pidato tersebut adalah:
- Mengenang perjuangan pahlawan tahun 1945,
- Semangat pertempuran yang bagaikan api tak kunjung padam itu begitu hebatnya menyatu pada jiwa dan raga para pahlawan pejuang 45,
- Pentingnya meningkatkan jiwa dan semangat perjuangan 45 dalam diri kita.
Berdasarkan hal-hal penting di atas, kita dapat menyimpulkan isi pidato di atas adalah “Kita tingkatkan semangat perjuangan mengingat besarnya pengorbanan para pahlawan bagi bangsa Indonesia.”


4. Mengomentari Pidato atau Ceramah
Setelah kita benar-benar memahami isi pidato secara keseluruhan dengan cara mampu memberikan kesimpulan dari pidato atau ceramah yang kita dengar, maka kita harus dapat memberikan komentar terhadap isi pidato. Yang harus diperhatikan saat memberi komentar dalam berpidato atau ceramah adalah:
a. Komentar harus disertai dengan alasan atau bukti yang logis (masuk akal),
b. Komentar disampaikan dengan bahasa yang santun.
Berdasarkan isinya, komentar dibagi menjadi dua macam, yaitu:
a. Komentar yang berisi persetujuan
adalah komentar yang diucapkan untuk menyatakan ketertarikan dalam isi pidato atau ceramah.
Contoh:

“Menurut pendapat saya, benarlah jika keberhasilan melakukan dan membentuk kepribadian haruslah ditunjang dari semua aspek secara perlahan dan berkesinambungan karena hal yang besar tidaklah dapat dengan mudah untuk diperoleh tanpa usaha yang terus menerus.”

b. Komentar yang berisi Penolakan
adalah komentar yang diucapkan untuk menyatakan ketidaksepahaman dalam isi pidato atau ceramah.
Contoh:

“:Menurut pendapat saya, benarlah jika keberhasilan melakukan dan membentuk kepribadian haruslah ditunjang dari semua aspek secara perlahan dan berkesinambungan, namun jika terlalu perlahan juga tidak terlalu optimal, sehingga yang harus kita lakukan adalah secara singkat tapi efisien.”


Contoh Soal:

Bacalah penggalan pidato di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!
. Ketua sidang yang kami muliakan dan hadirin yang berbahagia;
Dalam rangka pembahasan RAPBN ini, secara khusus kami ingin menggarisbawahi persoalan alokasi anggaran untuk belanja pusat dan daerah, yang perbandingannya masih belum berubah, yaitu terlalu besar bobotnya untuk belanja pusat. Bahkan bila untuk belanja pusat dalam RAPBN Tahun 2008 terlihat kenaikan 7,2%, namun untuk belanja daerah kenaikannya hanya 3,2%. Demikian pula kami merasa prihatin atas persoalan biaya pendidikan sebesar 20% dari APBN/APBD yang belum juga bisa tercapai. Bahkan yang kami baca akan terjadi penurunan dari anggaran tahun lalu, yakni dari 11,8% menjadi 10%. Belum terlaksananya perintah konstitusi tersebut bukanlah hanya tanggung jawab Pemerintah, tetapi berdasarkan Pasal 23 Undang-Undang Dasar juga merupakan tanggung jawab DPR. Pasal tersebut juga mengamanatkan bahwa RUU APBN disampaikan oleh Presiden untuk dibahas bersama DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Setiap kali, dan dalam kesempatan ini sekali lagi DPD mengingatkan agar’ketentuan’konstitusi’tersebut-dipenuhi.

1. Pokok bahasan dari penggalan pidato di atas adalah….
a. DPR bertanggung jawab terhadap pasal 23 UUD 1945.
b. RAPBN yang cenderung naik untuk belanja pusat daripada daerah.
c. DPD memuntut agar konstitusi terpenuhi.
d. Biaya pendidikan dari anggaran yang belum juga tercapai.
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada kalimat pertama dijelaskan bahwa dalam rangka pembahasan RAPBN ini, secara khusus kami ingin menggarisbawahi persoalan alokasi anggaran untuk belanja pusat dan daerah, yang perbandingannya masih belum berubah, yaitu terlalu besar bobotnya untuk belanja pusat.

2. Berdasarkan isinya, pidato di atas disampaikan dengan teknik….
a. memoriter c. manuskrip
b. Impromtu d. Ekstemporan
Jawaban: C
Pembahasan:
Dilihat dari isinya, pidato tersebut termasuk ke dalam pidato kenegaraan. Dan pidato kenegaraan biasanya disampaikan dengan teknik membaca naskah atau manuskrip.

================================

Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!

Soal Pembahasan
1. (1) Hadirin yang berbahagia, (2) mungkin kita sebagai warga kota ini telah lupa. (3) Karenanya perlu sering diingatkan bahwa kawasan pantai kita adalah bagian dari tata ruang terbuka. (4) itu artinya kawasan tersebut milik umum.
Bentuk dan jenis kalimat dari pidato di atas adalah….
a. (1) Kalimat sapaan, c. (1) Kalimat sapaan,
(2) Kalimat Utama, (2) Kalimat Sebab,
(3) Kalimat penjelas 1, (3) Kalimat penegasan,
(4) Kalimat penjelas 2. (4) Kalimat kesimpulan.
b. (1) Kalimat sapaan. d. (1) Kalimat sapaan,
(2) Kalimat Utama, (2) Kalimat sebab,
(3) Kalimat sebab, (3) Kalimat alasan
(4) Kalimat akibat. (4) Kalimat akibat

2. Pak Rudi adalah seorang Kepala Sekolah disalah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Pada Suatu hari, ia berpidato pada hari Senin. Dalam pidatonya, Pak Rudi mempergunakan catatan kecil yang ia bawa ditangannya. Bukan berarti catatan kecil tersebut akan ia bacakan begitu saja. Melainkan, catatan tersebut akan ia pergunakan pada saat ia lupa akan apa yang akan ia sampaikan. Dalam catatan kecil itu, Pak Rudi hanya membuat beberapa kerangka informasi saja.
Dari Penggalan Cerita diatas. Jenis teknik berpidato yang
disampaikan oleh Pak Rudi adalah …
a. Pidato manuskrip
b. Pidato ekstemporer
c. Pidato memoriter
d. Pidato impromtu

3. Hadirin yang terhormat. Jika kita cermati, bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini banyak disebabkan oleh ulah manusia yang kurang bertanggung jawab. Manusia ingin menang sendiri. Manusia memanfaatkan kekayaan alam sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan keselamatan lingkungan dan manusia yang bertindak semaunya sendiri…..
Pokok isi pidato di atas adalah….
a. Bencana alam yang terjadi perlu dicermati
b. Bencana alam terjadi karena ulah manusia yang kurang bertanggung jawab.
c. Manusia yang ingin menang sendiri menyebabkan terjadinya bencana alam.
d. Banyak manusia memanfaatkan kekayaan alam sebanyak-banyaknya tanpa memerhatikan keselamatan lingkungan.

4. Kesimpulan yang tepat untuk melengkapi titik-titik pada pidato di atas adalah….
a. Untuk itu, sudah selayaknya kita cegah tindakan semena-mena tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
b. Sehingga, wajarlah jika bencana alam berturut-turut melanda negeri tercinta kita ini.
c. Selain itu, penebangan hutan, pembuangan sampah sembarangan dan lain sebagainya turut dilakukan oleh masyarakat sekitar pada saat ini.
d. Maka, sudah selayaknya manusia seperti itu harus diberikan sanksi yang tegas oleh pemerintah agar jera.

5. Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air yang saya cintai, Melalui sebuah momen yang sangat tepat ini, perkenankan saya menyampaikan pidato dalam rangka “Hari Lingkungan Hidup”, untuk dijadikan renungan bagi saudara-saudaraku semua. Namun sebelumnya marilah kita memanjatkan rasa syukur kita terhadap Tuhan YME atas segala limpahan rahmat-Nya sehingga kita dikaruniai kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di tempat ini.
Teknik berpidato yang tepat dari penggalan pidato di atas adalah…
a. Intonasi tinggi, artikulasi jelas, dan volume besar
b. Intonasi tinggi, artikulasi jelas, dan volume kecil
c. Intonasi sedang, artikulasi jelas, dan volume besar
d. Intonasi sedang, artikulasi jelas, dan volume kecil

6. Hadirin yang saya hormati,
Generasi 1945 telah berjuang dengan jiwa dan raga untuk merebut dan menegakkan kemerdekaan. Apa yang mereka lakukan bukan semata-mata untuk diri sendiri, tetapi juga untuk generasi penerus.
Setiap generasi memikul beban berupa warisan yan harus dipelihara sebaik-baiknya. Warisan adalah amanat. Melecehkan amanat sama maknanya dengan memalsukan sumpah. Hal ini yang tidak boleh dilakukan oleh generasi mana pun.
Hal yang paling penting dan paling sesuai dengan ilustrasi kutipan pidato tersebut adalah…
a. Pengorbanan generasi 1945 harus diteladani oleh generasi penerus. Generasi penerus menanggung beban warisan dari generasi 1945.
b. Generasi 1945 berjuang dan berkorban merebut kemerdekaan juga untuk generasi penerus. Kita harus memelihara amanat generasi 1945.
c. Generasi 1945 telah berhasil merebut kemerdekaannyadan mewariskannya kepada generasi penerus sehingga generasi penerus harus bertanggung jawab memeliharanya.
d. Pejuang yang baik adalah pejuang yang rela berkorban demi bangsa dan negara. Generasi penerus yang baik adalah generasi yang tidak melecehkan amanat.

7. Berikut ini merupakan kesalahan pengunaan kaidah bahasa dalam berpidato, kecuali ….
a. Puji dan syukur kita panjatkan kehadiran Tuhan YME.
b. Waktu dan tempat kami persilahkan
c. Yang terhormat kepala sekolah, ibu guru, staf tata
usaha dan siswa-siswa.
d. Demikian pidato singkat dari saya, dan saya akhiri dengan Wassalamualaikum.

8. Berikut ini merupakan sebuah komentar yang bersifat persetujuan dari sebuah cara menyampaikan ceramah adalah….
a. Menurut saya, pencermah tadi sangat baik dalam menyampaikan materi. Namun, kendalanya adalah ceramah terebut tidak ada mengutip satu pun hadist dari Rausullulah.
b. Banyak hal yang bisa dipetik dari cerita penceramah tadi, meskipun cara penyampaiannya cenderung bertele-tele.
c. Menurut pendapat saya, cara penyampaian materi yang dilakukan penceramah tadi sudah memenuhi kriteria. Karena semua pendengar bisa dengan mudah menagkapnya sehingga tidak membosankan.
d. Menurut pendapat saya, benar apa yang disampaikan penceramah tadi, bahwa manusia memang tidak akan hidup kekal abadi selamanya. Untuk itu saya merasa kagum terhadap isi materi ceramah tersebut.

9. Hadirin yang berbahagia, setiap hari kita memerlukan air, baik untuk mandi, minum, atau mencuci. Di bidang pertanian air digunakan untuk mengairi sawah, Di wilayah tertentu air dapat digunakan untuk saran transportasi. Di bidang teknologi bisa dimanfaatkan untuk menggerakan kincir sebagai pembangkit listrik.
Kesimpulan yang dapat diambil dari isi pidato di atas adalah….
a. Setiap manusia memerlukan air untuk hidup.
b. Tanpa air kita tidak bisa melakukan aktivitas.
c. Dibeberapa bidang air sangat diperlukan.
d. Air memiliki peranan yang cukup penting.

10. (A) Sekali lagi, sungguh susah sekali kita memprediksikan apakah kita telah terinfeksi HIV dan AIDS atau tidak. Bahkan banyak sekali penderita yang telah sakit-sakitan terserang HIV justru diagnosa yang didapat dari kedokteran menunjukan si penderita terkena tipus, atau penyakit lain.
(B) AIDS bukanlah penyakit yang dapat dispelekan. Sampai sekarang Badan kesehatan dunia belum dapat menemukan/ menciptakan obat untuk menyembuhkan AIDS itu sendiri. tapi dengan beberapa uraian tadi kita selaku remaja generasi muda yang diharapkan mempunyai konstribusi yang tinggi dalam penciptaan generasi yang sehat haruslah mempunyai rambu-rambu batasan untuk mencegah agar HIV tidak menjangkit dalam hidup kita.Dengan cara apa?
(C) Demikian pidato dari saya. Terimakasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika ada perkataan saya yang kurang baik dan kesalahan saya selama berpidato baik secara disengaja atau tidak disengaja.
(D) Tentunya dengan cara hidup sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan seks diluar nikah tanpa alat kontrasepsi, tidak menggunakan jarum suntik serta menjauhi obat-obat terlarang, tidak menerima/melakukan transfusi darah sembarangan. Insya Allah dengan cara-cara tadi ditambah dengan memperhatikan rambu-rambu agama kita akan terhindar dari HIV dan AIDS itu sendiri.
(E) Hal ini dikarenakan terbatasnya metode penditeksian HIV di Indonesia. Khususnya, hanya ada beberapa metode untuk menguji seseorang itu terserang HIV atau tidak. Diantaranya adalah tes water bload dengan menggunakan metode ELISA yang hanya ada disalah satu Rumah Sakit di Jakarta, serta metode layanan Konseling VCT yang sekarang juga telah masuk ke rumah sakit-rumah sakit di beberapa kota termasuk di Palembang ini sendiri.
(F) Hadirin yang saya muliakan,
(G) Maka daripada itu, marilah kita selamatkan masa depan bangsa, keluarga dan diri kita sendiri dengan menjadikan kita sebagai insan yang berakhlak.Selamat Hari AIDS sedunia.Semoga Dunia terutama Indonesia dapat menjadi rumah yang sehat tanpa AIDS.
Susunan urutan yang tepat dari naskah pidato di atas adalah……
a. (F), (A), (E), (D), (B), (G), (C)
b. (F), (A), (E), (G), (B), (D), (C)
c. (F), (A), (E), (B), (G), (D), (C)
d. (F), (A), (E), (B), (D), (G), (C)

Benar = …….. Salah = ……. Nama Pemeriksa = ………..


1. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri mengenai pengertian dari:
a. Intonasi
b. Ekspresi
c. Volume

1) Tuliskan enam contoh kalimat salam pembuka dalam berpidato!

3. Jelaskan kapan saja kita harus memergunakan pidato:
a. Impromtu,
b. Manuskrip,
c. Memoriter,
d. Ekstemporan.

4. Buatlah sebuah teks pidato dengan tema yang sedang hangat diperbincangkan saat ini!

5. Setelah membuat pidato, coba tuliskan kesimpulan pidatomu itu!

Sumber : http://azizvyan.blogspot.co.id/2012/03/materi-wawancara-modul-bahasa-indonesia.html  

Demikian materi Bahasa Indonesia Kelas 9 semester 2 Bab Melatih Keterampilan dalam Berpidato / Ceramah beserta contoh soalnya. Semoga bermanfaat..

Minggu, 25 September 2016

Diskusi (Pengertian, Syarat, Manfaat, Perangkat)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi bahasa indonesia tentang diskusi meliputi pengertian, syarat tercapainya diskusi, manfaat, dan perangkatdalam diskusi.

Diskusi

1. Pengertian Diskusi

Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
Diskusi (Pengertian, Syarat, Manfaat, Pelaksana)


2. Syarat tercapainya diskusi

Diskusi akan tercapai apabila:
a. ada anggota kelompok yang terlibat dalam dikusi,
b. topik yang akan dibicarakan,
c. interaksi,
d. tujuan bersama yang hendak dicapai,
e. berlangsung secara sistematis.

3. Manfaat Dikusi

Selain mendapatkan pemecahan masalah yang dihadapi, juga mempunyai manfaat sebagai berikut:
a. menumbuhkan sikap demokratis,
b. menumbuhkan kebiasaan kerjasama,
c. meningkatkan kualitas moral,
d. membiasakan berfikir kritis dan terbuka,
e. meningkatkan kemampuan berkomunikai dalam bahasa lisan.

4. Perangkat Diskusi 

Adapun perangkat dalam diskusi adalah sebagai berikut:
 1. Moderator (Pemimpin Diskusi), tugas dan fungsinya :
- Berunding dengan peserta mengenai masalah yang akan di diskusikan maupun tatacara
berdiskusi,
- Menyiapkan rangkuman pokok masalah yang akan didiskusikan,
- Membuka diskusi,
- Mengatur jalannya diskusi secara adil,
- Membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi,
- Menutup diskusi,

2. Panelis (Narasumber), tugas dan fungsinya : 
- Menyiapkan dan menguraikan bahan atau materi yang akan didiskusikan,
- Menyampaikan materi yang telah disiapkan kepada peserta diskusi,
- Menjawab tanggapan-tanggapan para peserta berkenaan dengan materi diskusi yang telah
disampaikan. 

3. Notulis (Skretaris), tugas dan fungsinya : 
 - Mencatat hal-hal penting selama jalannya diskusi, misalnya yang berkaitan dengan pendapat, usulan, dan keputusan hasil diskusi.

4. Peserta Diskusi
, tugas dan fungsinya : 
- Mempersiapkan materi yang berkenaan dengan masalah yang didiskusikan sebelum diskusi berlangsung,
- Ikut serta dalam pembicaraan dengan semangat kerjasama dan rasa persaudaraan yang tinggi,
- Bertanggung jawab terhadap proses dan hasil diskusi.


5. Mengajukan Pertanyaan dalam Diskusi
Dalam mengajukan pertanyaan dalam diskusi, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, diantaranya:
a. Disampaikan penanya setelah mendapat kesempatan dari moderator;
b. Diajukan secara singkat dan jelas;
c. Diberi acuan yang jelas sehingga penyaji dapat menjawab secara tepat;
d. Mempunyai fokus yang jelas dan tidak mempunyai pengertian yang ganda;
e. Jika lebih dari satu pertanyaan, hendaknya disampaikan secara urut dan logis.
Dalam mengajukan pertanyaan, ada tiga unsur yang harus terdapat dalam pertanyaan yang kita ajukan. Untuk mengetahuinya, perhatikan di bawah ini!


Pertanyaan = (Pengantar Pertanyaan) + (Pendapat) + (Fokus Pertanyaan)


Contoh:

“Ujian Nasional masih menjadi permasalahan di Indonesia, Menurut saya hal ini masih perlu kita perhatikan, Lantas bagaimana pendapat Bapak sebagai Menteri Pendidikan untuk mengatasi hal tersebut?”

Analisis:

a. Pengantar : Ujian Nasional masih menjadi permasalahan di Indonesia,
b. Pendapat : Menurut saya hal ini masih perlu kita perhatikan,
c. Pertanyaan : Lantas bagaimana pendapat Bapak sebagai Menteri Pendidikan
untuk mengatasi hal tersebut?
Materi terkait : Cara Menyampaikan Sanggahan, Penolakan, dan Persetujuan Pendapat dalam Diskusi

Contoh Soal:
1. Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli
mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu disebut….
a. Diskusi Panel c. Lokakarya
b. Diskusi Kelompok d. Simposium
Jawaban: D
Pembahasan:
a. Diskusi panel adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu.
b. Diskusi kelompok adalah diskusi yang berfungsi untuk menyelesaikan masalah dengan melibatkan kelompok-kelompok kecil.
c. Lokakarya atau yang sering disebut dengan sanggar kerja adalah pertemuan yang membahas suatu karya.
d. Simposium adalah Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu.

2. Berikut ini yang termasuk istilah dalam diskusi yang berarti anjuran atau pendapat yang dikemukakan di depan rapat adalah….
a. Interupsi c. Usul
b. Saran d. Opini
Jawaban: C
Pembahasan:
Menurut Ahmad A.K. Muda dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa:
a. Interupsi ialah potongan pembicaraan, pidato, dan sebagainya.
b. Saran ialah nasihat, pendapat atau usulan yang baik dan perlu sebagai pertimbangan atau arahan.
c. Usul ialah anjuran atau pendapat yang dikemukakan di depan rapat.
d. Opini ialah pandangan seseorang terhadap suatu masalah.


Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Dalam diskusi, kita mengenal adanya moderator. Tugas dari seorang moderator adalah, kecuali….
a. Berunding dengan peserta mengenai masalah yang
akan di diskusikan maupun tatacara berdiskusi,
b. Menyiapkan rangkuman pokok masalah yang akan
didiskusikan,
c. Menegur, memilih dan mengeluarkan peserta diskusi
yang ribut.
d. Membuka dan menutup sebuah diskusi.

2. Kalimat yang tepat untuk menolak gagasan seorang penyaji adalah….
a. Saya kira pendapat Saudara cukup baik, tapi dananya dari siapa?
b. Saya kurang setuju, pendapat itu terlalu susah dilaksanakan.
c. Saya setuju asal semua setuju.
d. Pendapat Saudara bagus, tapi tidak dapat dilakukan.

3. Kalimat yang tidak dapat digunakan sebagai penghalus dalam menolak pendapat adalah….
a. Pernyataanmu tidak logis…….
b. Masalah itu perlu ditinjau kembali …….
c. Hal yang dikemukakan itu dapat diterima asalkan….
d. Maaf, pendapat itu belum sesuai dengan pokok diskusi…

4. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan
tanggapan. kecuali …..
a. Tanggapan harus sesuai dengan masalah
b. Tanggapan disertai dengan alasan logis.
c. Tanggapan disesuaikan pemahaman individualis.
d. Tanggapan disampaikan dengan komunikatif.

5. Kalimat yang tepat untuk menanggapi gagasan penyaji makalah dalam sebuah diskusi adalah….
a. “Saudara moderator, alasan yang dikemukakan Saudara
penyaji tadi perlu ditinjau kembali,”
b. “Saudara moderator, saya sangat setuju dengan apa
yang dikemukakan Saudara penyaji.”
c. “Saya tidak sependapat dengan saudara penyaji,”
d. “Marilah hal ini kita rundingkan bersama-sama.”

6. Syarat terlaksananya suatu diskusi, kecuali…
a. adanya jadwal rutin diskusi
b. adanya peserta diskusi
c. adanya masalah yang dibicarakan
d. adanya tujuan yang jelas

7. Yang bukan termasuk hal untuk menentukan masalah dalam diskusi adalah….
a. menarik para peserta
b. mengandung tingkat kerumitan bagi peserta
c. memiliki kejelasan
d. sesuai dengan kapasitas pengetahuan peserta

8. Orde baru tumbang, Namun hal ini ternyata tidak sertamerta menunjukan bahwa kebenaran telah datang. Reformasi yang bergerak dari nurani murni mahasiswa dengan cepat mengalami pergeseran makna dan fungsi. Tiba di tangan elit politik dan penguasa baru, refolusi menjadi jargon politik. Maknanya pun aus. Semakin lama kata itu semakin kehilangan darah.
Masalah diskusi yang relevan dengan cuplikan wacana di atas adalah….
a. Dukungan elit politik mulai lesu terhadap semangat reformasi mahasiswa.
b. Kegagalan reformasi di tengah elit politik dan para mahasiswa.
c. Kekuasaan Orde baru berhsil ditentang oleh demontrasi mahasiswa.
d. Reformasi dari nurani mahasiswa bergeser maknanya menjadi jargon elit politik.

9. Kalimat untuk menyampaikan pertanyaan yang kompleks dari penggalan wacana nomor 8 adalah….
a. Tiba ditangan elit politik dan penguasa baru, revolusi menjadi jargon politik. Menurut saya ini adalah hal yang menarik diketahui latar belakangnya. Jadi, dapatkan Saudara penyaji menjelaskan darimana hal tersebut bisa terjadi?
b. Mengapa orde baru bisa tumbang karena adanya reformasi? Tolong Saudara penyaji beritahukan kepada kami, agar kami tidak salah persepsi!
c. Benarkah reformasi yang bergerak dari nurani murni mahasiswa dengan cepat mengalami pergeseran makna dan fungsi?, sertakan alasan Anda!
d. Saudara penyaji, dapatkah anda menjelaskan pendapat anda tentang Semakin lama kata itu semakin kehilangan darah.

10.Berikut ini yang bukan termasuk ucapan dari moderator adalah…
a. “Demikianlah pemaparan materi yang telah disampaikan oleh Narasumber, ini berarti kita akan memulai untuk masuk ke bagian tanya jawab.”
b. “Menyikapi permasalahan yang Bapak ajukan, menurut pendapat saya. Ini merupakan solusi yang kurang pas untuk digunakan. Hal ini dikarenakan minimnya dana yang ada di sekolah ini.”
c. “Demikianlah diskusi yang bertema Waspada Wabah Demam berdarah ini kita laksanakan. Terima kasih atas perhatian dan partisipasi peserta diskusi.”
d. “Baiklah, tiga pertanyaan sudah kami peroleh dari peserta diskusi. Untuk menyingkat waktu saya perkenankan Narasumber itu menjawabnya.”

Esay

1. Tuliskan pengertian diskusi sebanyak dua definisi (1 definisi dari sumber buku/ pakar, 1 definisi dengan kalimatmu sendiri)!
2. Jelaskan manfaat dari diskusi itu?
3. Sebutkan dan jelaskan petugas yang terlibat dalam diskusi dan jelaskan tugasnya!
4. Buatlah tiga buah kalimat pembuka diskusi, jika kamu ditunjuk untuk menjadi moderator!
5. Buatlah tiga buah kalimat pertanyaan yang akan kamu ajukan dalam sebuah diskusi
yang bertema “Pendidikan di Indonesia”!
Demikian materi bahasa indonesia tentang diskusi meliputi pengertian, syarat tercapainya diskusi, manfaat, dan pelaksana dalam diskusi. Semoga bermanfaat...

Sabtu, 24 September 2016

Membaca Ekstensif Sebuah Artikel

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi Bahasa Indonesia tentang  Membaca Ekstensif Sebuah Artikel. Mari kita bahas selengkapnya.

Membaca Ekstensif Sebuah Artikel

1. Pengertian dan Tujuan Membaca Ekstensif

Membaca Ekstensif atau Ekstensive reading merupakan membaca yang bertujuan membandingkan dua bacaaan atau lebih agar dapat diketahui persamaan dan perbedaan gagasan-gagasan penting yang ada dalam bacaan tersebut.

2. Pengertian dan Ciri-ciri Artikel 

Artikel adalah salah satu bentuk tulisan ragam jurnalistik yang tergolong ke dalam karya tulis yang tidak terlalu panjang tetapi lengkap, biasanya dimuat dikoran atau majalah. Artikel mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Berisi gagasan penulis,
b. Berupa cara (teknik) dan opini,
c. Tulisan dianalis secara ilmiah,
d. Dimuat dimajalah atau surat kabar baik cetak maupun elektronik,
e. Menggunakan bahasa ragam jurnalistik,
f. Bertujuan memperluas wawasan pembaca,

3. Gagasan Utama

Gagasan Utama adalah ide pokok dari suatu karangan. Berdasarkan letaknya, gagasan utama biasanya terletak di:
a. Awal Kalimat (Deduktif)
Di kebun Pamanku, terdapat banyak sekali tanaman bunga. Tanaman itu seperti mawar yang berwarna merah dan berduri, melati yang harum dan putih bersih, serta teratai yang selalu mekar dengan indahnya dipagi hari.

Gagasan Pokoknya  Tanaman bunga dikebun Pamanku.

b. Akhir Kalimat (Induktif)
Banyak sekali tumbuh mawar yang berduri dan berwarna merah tua. Selain itu juga ada bunga melati yang harum semerbak dan putih bersih serta teratai yang bermekaran dipagi hari. Semua itu adalah bunga-bunga yang tumbuh dikebun Pamanku.

Gagasan Pokoknya  Bunga yang tumbuh di kebun Pamanku.

c. Awal-Akhir Kalimat (Campuran)
Di kebun Pamanku penuh dengan beranekaragam bunga. Misalnya, ada bunga mawar yang berwarna merah tua dan berduri, melati putih kecil yang wangi dan putih, serta teratai yang tumbuh bermekaran dipagi hari. Sekali lagi, semua itu adalah bunga yang tumbuh di kebun Pamanku.

Gagasan Pokoknya  (Anekaragam bunga yang tumbuh di kebun Pamanku)


4. Menemukan Gagasan dari Beberapa Artikel
Setelah kita mengenal istilah membaca ekstensif, artikel dan cara menentukan gagasan pokok. Maka, pada bagian ini kita dituntut untuk dapat menemukan gagasan pokok dari dalam sebuah artikel dengan teknik membaca ekstensif. Adapun langkah-langkah yang dapat dipergunakan adalah:
a. Baca dan pahami teks artikel tersebut,
b. Cermati kalimat awal dan kalimat akhir paragraf tersebut,
c. Kemukakan ide pokok yang mendasari kalimat yang kita anggap sebagai kalimat
utama,
d. Tulislah gagasan pokok tersebut.

Contoh menentukan gagasan pokok:

Di zaman yang serba maju ini diperlukan orang-orang yang kreatif. Kalimat ini sering pula diucapkan oleh banyak orang. Tetapi sesungguhnya, apa dan bagaimana orang-orang kreatif itu? Mungkin sebagian dari kita sudah tahu maknanya, namun lebih banyak lagi yang belum mengerti.
(dikutip dari buku “Bahasa dan Sastra Indonesia 3” karya Maryati Sutopo)

Kalimat Utamanya  Di zaman yang serba maju ini diperlukan orang-orang yang kreatif.
Gagasan Pokoknya  Orang-orang kreatif.


Contoh Soal:
Bacalah Artikel di bawah ini!
LIPI Kembangkan Tepung Tempe

Lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan bahan makanan campuran tempe berbentuk tepung untuk bahan dasar aneka makanan dan kue.
Putut Irawan Pudjiono, Kepala Unit Pengelola Teknis Balai pengembangan Proses dan Teknologi kimia LIPI disela-sela Demo peragaan Iptek Tepat Guna menyatakan bahwa selain murah, sekerat tempe mengandung komposisi gizi yang kompleks: ada protein, lemak, karbohidrat, serat, abu, kalsium, fosfor, dan besi dalam kadar relatif tinggi. Kandungan ini lebih baik ketimbang kedelai biasa karena tempe sudah melewati proses fermentasi. Tempe digunakan sebagai salah satu bahan baku utamanya. Bahan lain yang digunakan adalah produk pertanian terutama beras, kacang hijau, dan bahan alami lainnya. Tepung tempe ini, tidak menggunakan pengawet, pewarna maupun pemberi aroma sintesis sehingga sangat aman dikonsumsi. Dari tepung itu bisa tercipta kudapan ringan nan renyah, donat, kue blackforest, bahkan es krim. Roti dari tepung tempe dijamin tidak kalah lezat dengan produk toko roti modern.
Pengembangan tepung tempe ini, sejalan dengan progam pemerintah untuk meningkatkan kebutuhan gizi masyarakat melalui bahan makanan yang terjangkau harganya.
Dari hasil penelitian terhadap murid-murid SD yang mendapat kue berbahan tepung tempe tersebut yang dilakukan LIPI di SD Playen I dan SD Gunung Kidul, asupan makanan yang bergizi berdampak positif terhadap kemampuan pelajar untuk menangkap pelajaran.
(Jakarta, 30 Agustus 2004, (Tma, Ant)

1. Berdasarkan artikel di atas, pernyataan yang kurang sesuai adalah.....
a. sekerat tempe mengandung komposisi gizi yang kompleks.
b. tepung tempe tidak menggunakan pengawet, pewarna atau pemberi aroma sintesis.
c. tepung tempe kurang aman dikonsumsi.
d. asupan makanan yang bergizi berdampak positif terhadap kemampuan pelajar.
Jawaban: C
Pembahasan:
Pada paragraf ke-2 dan kalimat ke-4 dijelaskan bahwa Bahan lain yang digunakan adalah produk pertanian terutama beras, kacang hijau, dan bahan alami lainnya. Tepung tempe ini, tidak menggunakan pengawet, pewarna maupun pemberi aroma sintesis sehingga sangat aman dikonsumsi.

2. Pertanyaan yang jawabannya terdapat pada artikel di atas adalah....
a. Siapakah yang diteliti dalam penelitian tersebut?
b. Darimanakah tempe berasal?
c. Apa perbedaan tempe dengan oncom?
d. Berapa harga tempe dipasaran saat ini?
Jawaban: A
Pembahasan:
Yang diteliti dalam penelitian tersebut adalah asupan tempe yang dikonsumsi oleh murid-murid SD Playen 1 dan SD Gunung Kidul.






Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. ………….
“Pengembang rusuna sebelumnya pasti telah berfikir untuk menggunakan 90 persen, bahkan 100 persen produk lokal. Ini berbeda dengan pengembang apartemen yang 40 persen dari bahan bangunannya menggunakan produk impor,” Ujar Ali.
Dia menyambut baik keinginan produsen untuk menurunkan harga produk. “Pemerintah sebenarnya cukup mengomunikasikan rencananya kepada produsen bahan bangunan, maka banyak yang akan mendukung pembangunan rusuna,” ujar Ali.
Pernyataan yang sesuai dengan kutipan artikel di atas adalah….
a. Pembangunan rusuna mendapat banyak sekali
dukungan
b. Semua bahan bangunan rusuna mengunakan produk
impor.
c. Pengembangan rusuna akan menggunakan produk
lokal 40 persen produk impor.
d. Ditargetkan sebanyak 100 persen pengembang rusuna
menggunakan produk lokal.

Bacalah paragraf di bawah ini!
Keunikan kedua dari metode pemasaran teh botol sosro adalah pada kekakuan dari produk itu sendiri. Sesuai teori pemasaran, konsumen secara alami mengalami perubahan atribut kepuasan seiring berjalannya waktu. Perubahan itu dapat disebabkan karena gaya hidup, kondisi ekonomi, atau kecerdasan yang maik meningkat. Seiring perubahan pasar itu harusnya produk yang dipasarkan harus menyesuaikan dan mengikuti tren yang ada. Namun yang terjadi pada produk teh inovatif ini justru kebalikan. Semenjak diluncurkan pada tahun 1970, produk teh botol sosro baik rasa, kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami perubahan sama sekali. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca cola masuk melalui produk teh Tekita dan Frestea, Sosro tetap tak bergeming. Alih-alih merubah produknya, dengan cerdas sosro justru melakukan counter branding dengan mengeluarkan produk S-tee dengan volume yang lebih besar. Strategi ini ternyata lebih tepat, kedua perusahaan multinasional itu pun tak berhasil berbuat banyak untuk merebut hati konsumenIndonesia. (dikutip dari: files\Di Balik Kesuksesan Teh Botol SosroSekedarCatatan.htm)
2. Gagasan utama pada paragraf di atas adalah….
a. Keunikan metode pemasaran teh botol sosro.
b. Pendapat dari teori pemasaran the botol.
c. Strategi yang lebih tepat untuk merebut hasil konsumen.
d. Sosro mengeluarkan S-tee dengan volume yang lebih besar.
3. Berdasarkan letak gagasan utama pada paragraf di atas, maka paragraf tersebut termasuk ke dalam paragraf.... a. Deduktif b. Induktif c. Campuran d. Determinasi
4. Bacalah paragraf di bawah ini!
Banyak orang bisa sukses karena adanya dukungan dari orang lain. Bisa keluarga, teman, atau guru. Misalnya saja yang dialami sama Almer. Waktu awal-awal akan terjun ke dunia modelling, tidak jarang saudara-saudaranya datang ke rumah hanya untuk memberi tahu kalau ada lomba ini itu. Dan di balik kesuksesan Almer dan Reza, sebetulnya ada seseorang yang memang jadi motivator mereka sejak awal. “Namanya Bang Erwin. Dia itu tukang pangkas aku di Bengkong. Dia banyak tahu tentang dunia modelling. Sampai-sampai kostum, gaya jalan, pokoknya gaya penampilan kita deh, dia yang ngasih masukan,” kata Reza. Reza pun awalnya didorong oleh Bang Erwin tersebut untuk ikut-ikutan ajang modelling. Dan waktu Almer akhirnya kenal dekat dengan Reza, ikut-ikutan pangkas rambut di Bang Erwin, Almer pun jadi ketularan untuk dimotivasi ikutan ajang serupa. Nah makanya, dari cerita itu, kita juga perlu dukungan dari orang lain. Kalaupun keluarga misalkan awalnya tidak menyetujui, coba deh untuk buktikan bahwa kita bisa membuat prestasi dan kebanggaan dari ajang modelling. (www.google.com)
Gagasan utama dari paragraf di atas adalah..... a.Dukungan orang lain menunjang kesuksesan. b.Perjalanan seorang model laki-laki c.Buktikan prestasi kepada keluarga. d.Dukungan keluarga terhadap kegiatan anaknya.
5. Pengguna narkoba remaja di Indonesia diperkirakan sudah mencapai dua juta orang. Jumlah angka kematian remaja akibat narkoba pun meningkat. Menurut data yang ada, dari tes urin yang dilakukan, ditemukan beberapa siswa sebagai pecandu dan ada beberapa yang menjadi pengedar narkoba. Didapat juga bahwa anak-anak di bawah umur pun sudah menghisap rokok dan sekaligus pecandu narkoba. Padahal, pada tahun lalu jumlahnya belum sebanyak tahun ini.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah…
a. Beberapa pecandu remaja mengedarkan narkoba.
b. Jumlah kematian anak di bawah umur meningkat
karena narkoba.
c. Tes urine dilakukan pada beberapa siswa SMP dan SD.
d. Remaja sebagai pecandu narkoba jumlahnya semakin
meningkat.

6. Bacalah artikel di bawah ini!

Bagi Anda yang sedang mencari hunian baru dengan lingkungan asri dan nyaman, mungkin perumahan Solo Baru sektor 7 menjadi pilihan tepat. Selain letaknya yang strategis di jalan Raya Solo-Wonogiri, perumahan sektor 7 ini juga cukup diminati masyarakat. Dari ratusan unit yang terbagi dalam empat tipe, saat ini tinggal tersisa 7 unit rumah.
Gagasan utama artikel di atas adalah….
a. Lingkungan asri dan nyaman perumahan Solo baru
sektor 7.
b. Perumahan Solo baru sektor 7 terletak strategis.
c. Perumahan Solo baru mempunyai 4 tipe.
d. 7 unit sisa rumah yang masih kosong.

7. Bacalah paragraf di bawah ini!
Untuk menguji kualitas tulisan, siswa dapat mengikuti lomba menulis artikel antar pelajar. Dengan mengikuti lomba tersebut, kita dapat mengetahui sejauh mana mutu tulisan yang dihasilkan. Walaupun tidak menjadi juara, paling tidak sudah berani mencoba sebagai wahana latihan yang baik. Atau juga sekolah dapat mengadakan lomba menulis antarsiswa tingkat sekolah.
Gagasan utama teks tersebut adalah… a. Mengikuti lomba menulis antarpelajar. b. Menguji kualitas tulisan siswa. c. Lomba menulis tingkat sekolah. d. Wahana latihan menulis bagi siswa.
8. Barang kali jamurlah satu-satunya jenis tumbuhan yang mempunyai keunikan tersendiri. Jamur tidak mempunyai daun hijau yang rimbun, buah, maupun ranting. Jamur Cuma memiliki tangkai dan tundung. Bahkan ada jamur yang hanya berupa lembaran-lembaran kulit. Misalnya, jamur kuping.
Gagasan yang tidak sesuai dengan cuplikan wacana
diatas adalah….
a. Jamur tidak memiliki hijau daun.
b. Jamur memiliki tangkai dan daun.
c. Jamur merupakan tumbuhan yang unik.
d. Jamur kuping dapat dikonsumsi manusia.

9. Bacalah teks di bawah ini!

Di zaman serba maju ini diperlukan orang-orang yang kreatif. Kalimat ini sering kita dengar, sering pula diucapkan oleh banyak orang. Tetapi sesungguhnya, apa dan bagaimana orang-orang kreatif itu? Mungkin sebagian dari kita sudah tahu maknanya, namun lebih banyak lagi yang belum mengerti.
(Dikutip dari: Bahasa dan Sastra Indonesia 3)
Gagasan utama dari teks di atas adalah….
a. Orang-orang kreatif.
b. Pengertian orang kreatif.
c. Keberadaan orang kreatif.
d. Bentuk orang kreatif.

10. Bacalah Artikel di bawah ini!

Properti Menengah Bawah Naik 20 persen

DPD REI (Real Estate Indonesia) berencana menaikan harga rumah sederhana sehat (RSH), rumah rusun susun hak milik (rusunami), dan rumah susun sewa (rusunawa) hingga 20 persen. Langkah itu diambil untuk menyesuaikan kenaikan harga material bangunan hingga 30 persen maupun harga tanah antara 15-30persen.
“Kepastian baru Maret, sekarang masih dibahas. Tapi kenaikan maksimal 20 persen,” ujar Sekretaris DPD REI Jatim, Adri Istambul Lingga Gayo. Adri mengakui, kenaikan harga itu akan memberatkan masyarakat. Terlebih saat harga-harga bahan pangan melonjak dan inflasi tinggi seperti saat ini. Tapi, mau tidak mau hal itu tetap harus dilakukan.
“Solusinya, REI minta agar pemerintah memberikan intensif. Dia lantas mencontohkan intensif berupa subsidi bunga, maupun pembebasan bea perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) yang selama ini dibebankan kepada user. “Itu untuk mendorong daya serap dan daya beli masyarakat.”
(Sumber: Jawa Pos, 8 Februari 2008 dengan pengubahan)
Gagasan pokok dari paragraph pertama artikel di atas adalah…
a. Langkah penyesuaian material bangunan.
b. Langkah penyesuaian kenaikan harga tanah.
c. Rencana menaikan beberapa rumah.
d. Penyesuaian kenaikan harga material bangunan dan
harga tanah.

Benar = …….. Salah = ……. Nama Pemeriksa = ………..








1. Apa yang kamu ketahui tentang:
a. Artikel
b. Artikel teknik
c. Artikel Opini

2. Sebutkan ciri-ciri artikel!

3. Bagaimanakah langkah-langkah menemukan gagasan utama dalam sebuah artikel?

4. Buatlah 1 buah artikel yang bertema pendidikan gratis!

5. Tentukan gagasan pokok dan penjelas dari artikel yang kamu buat tersebut!


B. Membaca Intensif
1. Pengertian Membaca Intensif
Membaca intensif atau Intensive reading merupakan membaca untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dari teks atau data.

2. Pengertian Grafik
Grafik adalah gambar berupa garis yang pasang surut atau naik turun dari sebuah data. (Ahmad A.K. Muda dalam KLBI, 2008:243).
Contoh grafik:

3. Pengertian Tabel
Tabel adalah daftar berisi data informasi yang berupa kata-kata dan angka-angka berlajur ke bawah. (Ahmad A.K. Muda dalam KLBI, 2008: 512).
Contoh tabel:


4. Pengertian Bagan
Bagan adalah skema, gambar denah atau rancangan. ((Ahmad A.K. Muda dalam KLBI, 2008: 74)
Contoh bagan:


Contoh Soal:
1. Perhatikan bagan di bawah ini!

Pernyataan yang tepat dari bagan di atas adalah....
a. Bendahara, sekretaris dan semua anggota OSIS berkedudukan sama.
b. Seksi bidang dibagi menjadi empat, yaitu sekbid Olah raga, keagamaan, Bela negara
dan Budaya.
c. Ketua OSIS merupakan jabatan tertinggi.
d. Anggota OSIS berhubungan dengan seksi bidang.
Jawaban: C
Pembahasan:
Dilihat dari bagan di atas, diketahui ketua OSIS dibuat dibagian teratas, dengan kata lain
kedudukan ketua OSIS merupakan jabatan tertinggi.

2. Perhatikan tabel di bawah ini!

Pernyataan yang tidak sesuai dengan tabel di atas adalah....
a. NEM tertinggi berada pada tahun pelajaran 2000/2001.
b. NEM terendah berada pada tahun pelajaran 200/2001.
c. Rata-rata NEM tertinggi pada tahun pelajaran 2001/2002.
d. Jumlah siswa terendah pada tahun pelajaran 2001/2002.
Jawaban: D
Pembahasan:
Jumlah siswa terendah berdasarkan tabel di atas adalah pada tahun 2000/2001.







Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Perhatikan grafik berikut ini!

Pernyataan yang tepat dari grafik di atas adalah….
a. Jumlah siswa pada tahun 2003 mengalami pasang surut yang drastis.
b. Pada bulan Agustus 2003 jumlah siswa tercatat sebanyak 40 siswa, bulan September 2003 sebanyak 25 siswa, bulan Oktober 2003 sebanyak 30 siswa dan pada bulan November 2003 jumlah siswa naik drastis hinga 50 siswa.
c. Penurunan jumlah siswa terjadi pada bulan Agustus 2003 ke September 2003, diikuti bulan Oktober 2003 ke November 2003.
d. Jumlah siswa selama dua bulan berturut-turut setelah bulan September 2003 mengalami kenaikan setelah sebulan sebelumnya menalami penurunan.

2. Perhatikan diagram di bawah ini!


















Pernyataan yang tidak tepat dari diagram di atas adalah….
a. Peminat Bahasa Ingris dan PMI lebih sedikit dibandingkan pramuka, kesenian dan volly.
b. Ekstrakulikuler yang paling banyak diminati adalah pramuka,
c. Ektrakulikuler PMI, volly dan bahasa Inggris mempunyai persentase yang sama,
d. Seperempat jumlah siswa mengikuti ekstrakulikuler kesenian.

3. Perhatikan Tabel di bawah ini!

Hasil Akhir Pemerolehan Medali SEA Games XXVI di
No Negara Emas Perak Perunggu Total
1. Indonesia 182 151 142 475
2. Thailand 107 100 120 327
3. Vietnam 96 90 101 287
4. Malaysia 59 50 81 190
5. Singapura 42 45 73 160
6. Filipina 36 56 77 169
7. Myanmar 16 27 35 78
8. Laos 9 12 36 57
9. Kamboja 4 11 24 38
10. Timur Leste 1 1 6 8
11. Brunai 0 4 7 11
Pernyataan yang sesuai dengan tabel di atas adalah.....
a. Jumlah emas yang diperoleh Timur Leste jauh lebih banyak daripada Brunai dan Kamboja.
b. Indonesia menjadi juara umum SEA Games namun jumlah medali perak Indonesia lebih sedikit daripada Thailand.
c. Brunai diurutan terakhir namun jumlah medali peraknya jauh lebih banyak daripada Timur Leste.
d. Myanmar berhasil mengupulkan medali sebanyak 79 buah.


4. “Sudah lama Fitra tidak beternak ungas seperti ayam dan itik.”
Bagan yang tepat untuk hubungan hipernim dan hiponim ketiga kata dalam kalimat tersebut adalah ........
a.

b.

c.
.
d.

5.

Pernyataan yang tidak sesuai dengan grafik di atas adalah…
a. Dari bulan Juli hingga Desember 1996, penurunan sisa tabungan koprasi hanya terjadi sebanyak satu kali yaitu pada bulan Oktober 1996.
b. Dua bulan berturut-turut setelah bulan Desember 2006, sisa tabungan koprasi tidak terlalu mengalami perkembangan.
c. Pada bulan Maret 1997, sisa tabungan koprasi mencapai tingkat paling tinggi hingga Rp 175.
d. Selama sembilan bulan, sisa tabungan koprasi mengalami satu kali penurunan dan delapan kali naik.

6. Perhatikan bagan di bawah ini!
Bagan Penyerapan Bahasa ke dalam Bahasa Indonesia










Pernyataan yang tidak dapat diambil dari bagan di atas adalah….
a. Bahasa Indonesia menyerap tiga unsur bahasa, seperti bahasa melayu, bahasa asing dan bahasa daerah.
b. Bahasa asing dan bahasa daerah berada pada kedudukan yang setara.
c. Bahasa melayu menduduki bagian teratas dibandingkan dua bahasa lainnya yang diserap ke dalam bahasa Indonesia.
d. Bahasa Indonesia, bahasa melayu, bahasa asing dan bahasa daerah merupakan empat bahasa yang berdiri sendiri.

7. Menurut data Pusat Penjualan Grosir di kota Malang, pada bulan Oktober 2009 jumlah keuntungan penjualan mencapai sekitar Rp 65.000.000,00. Sedangkan di bulan November 2009 mengalami penurunan hingga 50%, namun angka tersebut kembali naik menjadi Rp. 74.000.000,00 di bulan Januari 2010 yang berarti mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000.000,000 dari bulan sebelumnya.
Tabel yang tepat untuk melengkapi penggalan paragraf di atas adalah….
a.
No. Bulan Keuntungan
1. Oktober 2009 Rp 65.000.000,00
2. November 2009 Rp 50.000.000,00
3. Desember 2009 Rp 69.000.000,00
4. Januari 2010 Rp 74.000.000,00
b.
No. Bulan Keuntungan
1. Oktober 2009 Rp 65.000.000,00
2. November 2009 Rp 32.500.000,00
3. Desember 2009 Rp 69.000.000,00
4. Januari 2010 Rp 74.000.000,00
c.
No. Bulan Keuntungan
1. Oktober 2009 Rp 65.000.000,00
2. November 2009 Rp 32.500.000,00
3. Desember 2009 Rp 74.000.000,00
4. Januari 2010 Rp 69.000.000,00
d.
No. Bulan Keuntungan
1. Oktober 2009 Rp 65.000.000,00
2. November 2009 Rp 32.500.000,00
3. Desember 2009 Rp 74.000.000,00
4. Januari 2010 Rp 5.000.000,00

8. Perhatikan diagram di bawah ini!
Data Jumlah siswa SMP Budiwijaya

Pernyataan yang tepat dari diagram di atas adalah….
a. 4 bulan berturut-turut jumlah siswa kelas 7 adalah 400.
b. Pada bulan Maret, jumlah siswa kelas 9 turun dari 2
tahun sebelumnya.
c. Jumlah siswa kelas 8 lebih sedikit dari pada kelas 9.
d. 4 tahun berturut-turut, secara totalitas jumlah siswa dari
3 kelas tersebut tidak mengalami perkembangan atau
penurunan.

9. Perhatikan bagan di bawah ini!



Pernyataan yang tidak berhubungan dengan bagan di atas adalah…
a. Kepala sekolah berada pada posisi tertinggi diantara semua wakasek yang ada pada sekolahan tersebut. Namun pada bagan di atas wakaek tidak dijelaskan bagian yang berada di bawahnya.
b. Kepala sekolah dibantu langsung oleh tiga wakasek yang terdiri atas bidang sarana dan prasarana, kurikulum dan kesiswaan.
c. Antar-wakasek, mereka berada pada satu posisi yang sejajar meskipun bidang yang ditugasinya berbeda-beda, namun kepala ekolah tidak sejajar dengan ke-3 wakaseknya.
d. Wakasek kesiswaan mengurusi tentang siswa, wakasek kurikulum mengurusi bidang kurikulum, dan wakasek sarana dan pasarana mengurusi bidang peralatan.
10. Perhatikan Tabel di bawah ini!

Data tinggi siswa Kelas 8 SMP Mawar
No Nama Tinggi No Nama Tinggi
1. Yusril 157cm 6. Gary 171cm
2. Imam 164cm 7. Yogi 152cm
3. Rafli 165cm 8. Ryan 168cm
4. Anggi 155cm 9. Bonita 158cm
5. Marine 152cm 10. Trio 170cm
Pernyataan yang sesuai dengan tabel di atas adalah …
a. Ada tiga siswa yang mempunyai tinggi badan yang sama.
b. Yusril mempunyai tinggi badan yang lebih tinggi dari
Marine, Yogi dan Bonita.
c. Imam lebih pendek daripada Rafli. Namun, ia jauh lebih
tinggi daripada Yogi.
d. Trio, Anggi, Rafli dan Gary adalah siswa yang mempunyai
tinggi badan lebih dari 170cm

Benar = …….. Salah = ……. Nama Pemeriksa = ……








1. Apa yang kamu ketahui tentang:
a. Grafik
b. Tabel
c. Bagan
d. Diagram

2. Apa fungsi tabel, diagram, grafik dan bagan?

Bacalah ilustrasi cerita di bawah ini!
Disuatu ruangan sekolah terdapat 10 orang anak yang mengikuti tes kemampuan akademik. Setelah di adakan tes, diperoleh bahwa nilai Teri sama dengan nilai Joy yaitu 75. Sri mendapatkan nilai 95 yang berarti setingkat di bawah Kartika yang selisih 2 angka dengannya. Disisi lain Siti mampu mengungguli semua temannya dengan nilai sempurna. Berbeda dengan Bariah, ia harus menelan kekecewaan karena berada di urutan terbawah dengan nilai 54. Lalu di atas Bariah, Wudya mampu mengalahkan Nifari yang berbeda 4 angka dengan Wudya. Wudya mendapatkan nilai 74. Selain itu, Nurul mendapatkan nilai 80 dan Angel 81.

3. Berdasarkan ilustrasi cerita di atas, buatlah urutan dari nilai yang terbesar hingga terkecil dan buatlah dalam bentuk tabel!

4. Buatlah grafik dari urutan terkecil hingga terbesar dari ilustrasi di atas!

5. Buatlah sebuah bagan dan diagram dari ilustrasi soal di atas!


C. Membaca Cepat
1. Definisi dan Cara Menghitung Kecepatan Membaca
Membaca Cepat adalah membaca teks bacaan dengan kecepatan yang dihitung. Satuan dalam membaca cepat adalah kecepatan per menit (kpm), seseorang dapat dinyatakan mampu membaca cepat apabila dapat mencapai 200 kpm. Adapun cara menghitung jumlah kpm yang kita punyai, dapat dilakukan dengan rumus:

Kecepatan Membaca = Jumlah Kata yang dibaca (A) X 60 = …. Kpm
Durasi Waktu (detik) (B)

Contoh Soal:
Dalam waktu 2 menit, Nikita Willi dapat membaca teks sebanyak 320 kata. Berapakah kpm yang dihasilkan oleh Nikita Willi?
Penyelesaian:
Diketahui:
A = 320 kata
B = 2 menit = 120 detik
Petanyaan: KM = …..?
Jawab: KM = 320 x 60 = 160 kpm  (Lambat)
120

2. Menyimpulkan gagasan Utama 200 kpm
Kebutuhan energi listrik di kota setiap tahunnya terus menunjukkan peningkatan secaa pesat. Sementara daya yang tersedia tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Di samping itu, pembangkit yang ada sekarang sangat terbatas dan berumur tua. Akibatnya, kebutuhan listrik masyarakat belum dapat terpenuhi.
Teks di atas tediri atas 40 kata, secara tematis untuk mencapai 200 kpm kita harus dapat menyimpulkan gagasan pokok di atas tepat 12 detik. Berlatihlah dengan stopwatch , baca paragaf di atas dan berhentilah setelah 12 detik, lalu tulislah gagasan utamanya pada titik-titik di bawah ini!
Jawaban: ……………………………………………………………………………………………….

Contoh Soal:
1. Perhatikan silogisme di bawah ini!
Premis Umum : Siswa aktif Budiwijaya belum lulus SMP.
Premis Khusus : Desi siswa aktif Budiwijaya.
Kesimpulan : .................................................................
Kesimpulan yang tepat dari silogisme di atas adalah.....
a. Desi siswa aktif Budiwijaya yang belum lulus SMP.
b. Siswa Budiwijaya itu bernama Desi.
c. Desi belum lulus SMP.
d. Desi belum lulus SMP karena masih aktif di Budiwijaya.
Jawaban: C
Pembahasan:
Silogisme adalah cara menarik kesimpulan dengan menggunakan premis umum dan khusus, secara umum silogisme mempunyai rumus:
PU : A – B
PK : C – A
Kesimpulan : C – B
Keterangan:
A : Kata umum
B : Kata yang menjelaskan kata umum
C : Kata khusus
Kembali ke soal!
Premis Umum : Siswa aktif Budiwijaya belum lulus SMP.
A B
Premis Khusus : Desi siswa aktif Budiwijaya.
C A
Kesimpulan : Desi belum lulus SMP
C B

2. Seribu rupiah itu mungkin tiadalah berarti. Namun, bagi orang-orang tertentu nominal itu mempunyai nilai yang sulit untuk dimiliki. Sebut saja tuna wisma. Orang-orang yang tak mempunyai tempat tinggal itu merasa kesulitan untuk memperoleh uang tersebut. Maka daripada itu,.....................
Kesimpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah.....
a. Kita tidak boleh membuang sekecil apapun uang tersebut, melainkan kita harus
bersyukur.
b. Kita cari uang seribu sebanyak-banyaknya.
c. Kita berikan saja uang seribu itu kepada tuna wisma.
d. Kita suruh si tuna wisma bekerja keras untuk mendapatkan uang seribu.
Jawaban: A
Pembahasan:
Koherensi merupakan sifat wacana yang mengandung pertalian makna dalam satuan kalimat. Agar koheren, maka kalimat A dapat dijadikan pilihan yang tepat untuk melanjutkan paragraf tersebut. Kita buktikan, ”Seribu rupiah itu mungkin tiadalah berarti. Namun, bagi orang-orang tertentu nominal itu mempunyai nilai yang sulit untuk dimiliki. Sebut saja tuna wisma. Orang-orang yang tak mempunyai tempat tinggal itu merasa kesulitan untuk memperoleh uang tersebut. Maka daripada itu, kita tidak boleh membuang sekecil apapun uang tersebut, melainkan kita harus bersyukur.”






Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Dalam waktu 2 menit, Santia mampu membaca sebanyak 760 kata dengan teknik membaca dalam hati. Berapakah jumlah kecepatan membaca per menit dari Santia?
a. 370 kpm b. 380 kpm c. 390kpm d. 400kpm

2. Dalam waktu 2 menit, Sri mampu membaca dengan jumlah kata 450. Marine, mampu membaca sebanyak 310 kata dalam waktu 1 menit. Rifaldo dengan kecepatan 4 menit, ia mampu membaca sebanyak 652 kata.
Pernyataan yang tepat sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah….
a. Jumlah KMP Sri lebih banyak dibandingkan KMP Marine dan Rifaldo.
b. Jumlah KMP Rifaldo lebih rendah dibandingkan kedua temannya dengan hasil 162kpm.
c. Jumlah KMP Sri lebih rendah daripada Rifaldo, dan lebih tinggi dibandingkan Marine.
d. KMP Sri mencapai 225kpm, KMP Marine mencapai 310kpm, dan KPM Rifaldo adalah 163kpm.

3. Bacalah paragraf di bawah ini!
Sekolah negeri dan swasta merupakan tempat belajar para siswa secara formal. Dalam usaha menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif, sekolah memerlukan sarana yang memadai, guru yang berdedikasi dan disiplin, siswa yang tertib serta patuh terhadap peraturan sekolah, dan lingkungan belajar yang nyaman. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan keterpaduan antara komponen sekolah, orang tua/wali siswa dan masyarakat.
Simpulan tersirat dari paragraf tersebut adalah, kecuali….
a. Berbagai komponen penunjang dalam menciptakan sekolah yang ideal tidak terlalu penting.
b. Keterpaduan dari komponen sekolah dan masyarakat sangat penting.
c. Sekolah yang ideal memerlukan keterpaduan dari berbagai komponen.
d. Keberhasilan pendidikan formal memerlukan keterpaduan dari berbagai komponen.

4. Bacalah paragraf dibawah ini!
Di Indonesia terdapat empat dampak besar kesehatan yang disebabkan oleh pengelolaan air dan sanitasi yang buruk, yakni diare, tipus, polio, dan cacingan. Hasil survei pada tahun 2006 menunjukan bahwa kejadian diare pada semua usia di Indonesia adalah 423 per 1.000 penduduk dan terjadi satu-dua kali per tahun. Ada empat cara untuk mencegah diare yakni pengelolaan air dan penyimpanan di tingkat rumah tangga, melakukan praktik cuci tangan, dan meningkatkan kesadaran untuk tidak buang air sembarangan.
(Sumber: Kompas, 19 Maret 2008 dengan pengubahan
seperlunya)
Pokok bacaan di atas adalah….
a. Dampak kesehatan akibat pengelolaan air dan sanitasi yang buruk, yakni diare,tipus, polio dan cacingan.
b. Kejadian diare pada semua usia di Indonesia adalah 423 per 1.000 penduduk.
c. Diare dapat dicegah melalui pengolahan air dan penyimpanan di tingkat rumah tangga, melakukan praktik cuci tangan, dan meningkatkan kesadaran untuk tidak buang air sembarangan.
d. Diare dapat terjadi satu-dua kali per tahun.

5. Bacalah teks bacaan di bawah ini!

Ibu Santi mempunyai kegemaran menjahit. Di rumahnya banyak terkumpul sisa guntingan kain. Sisa-sisa kain itu tidak dibuangnya., tetapi dikumpulkannya dan disimpan di dalam sebuah dos. Ibu Santi berkeyakinan, bahwa suatu saat sisa-sisa kain itu akan dapat Ibu Santi mempunyai kegemaran menjahit. Di rumahnya banyak terkumpul sisa guntingan kain. Sisa-sisa kain itu tidak dibuangnya., tetapi dikumpulkannya dan disimpan di dalam sebuah dos. Ibu Santi berkeyakinan, bahwa suatu saat sisa-sisa kain itu akan dapat dimanfaatkan.
Simpulan dari paragraph di atas adalah…
a. Ibu Santi adalah seorang ibu rumah tangga yang rajin.
b. Ibu Santi sedikit pemalas.
c. Ibu Santi sering dipuji.
d. Ibu Santi seorang yang darmawan dan ramah.

6. Farhan menyenagi buku-buku fiksi, Meta penggemar komik dan ensiklopedia. Mayang membeli segala novel dan beberapa kamus. Irvan penggemar biografi. Sedang Sonya menyukai buku-buku nonfiksi. Jika dibuat kelompok beranggotakan 3 orang,
susunan kesimpulan anggota yang tidak sesuai adalah

a. Farhan-Sonya-Mayang
b. Meta-Irfan-Sonya
c. Mayang-Sonya-Irfan
d. Irfan-Meta-Mayang

7. PU : Siswa SMA pasti lulus UN SMP.
PK : Yogi dan Rika siswa SMP.
Kesimpulan yang tepat untuk melengkapi kedua premis
di atas adalah.....
a. Yogi dan Rika pasti lulus UN SMP nanti.
b. Yogi dan Rika belum lulus UN SMP.
c. Yogi dan Rika akan lulus UN SMP.
d. Yogi dan Rika bukan siswa SMA karena mereka siswa
SMP.
8. Cermati paragraf di bawah ini!
Sesuatu yang disukai semut adalah gula. Semut akan berbodong-bodong mendekati gula. Sekecil apapun celah yang memungkinkan semut itu untuk masuk ke arena gula. Kadang kala semut itu akan menemui ajalnya bergelimang gula. Sama dengan tempat sumber pencarian kehidupan. Manusia akan berbondong-bondong ketempat itu walau hanya sedikit peluang, mereka akan mencobanya. Sampai di tempat yang dituju, tidak selalu berakhir dengan keberuntungan, tetapi malah sebaliknya sengsara atau mati.
Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah…
a. Kehidupan ini tidak selalu dilalui dengan mudah atau lancar, tetapi ada yang mendapatkan berbagai cobaan atau seperti semut.
b. Dengan demikian, kita manusia akan diuji kesabaran, kekuatan kita dengan berbagai cobaan untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
c. Manusia dan semut perlu kekuatan dan kesabaran untuk menempuh suatu kehidupan penuh rintangan yang dapat mencelakakan diri.
d. Jadi, tempat mencari sumber kehidupan akan banyak didatangi orang, sama halnya dengan gula yang akan dikerumuni oleh semut.

9. Cermati paragraf di bawah ini!
Setelah dilakukan wawancara kepada siswa kelas 9 SMP Budiwijaya Palembang untuk mengetahui minat siswa masuk Sekolah Menengah Kejuruan. Kelas terdiri atas 5 kelas A,B,C,D dan E yang masing-masing kelas berjumlah 35 orang siswa. Hasil wawancara terkumpulah data sebagai berikut. Kelas A yang berminat 5 orang, kelas B yang berminat 4 orang, kelas C berminat 3 orang, kelas D berminat 1 orang dan kelas E tidak ada yang berminat. Jadi…..
Kalimat yang tepat untuk simpulan paragraph tersebut
adalah….
a. Berarti siswa tersebut tidak suka menjadi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan akan mencari Sekolah Menengah lain kelak setelah tamat dari kelas 9 SMP.
b. Jadi, dapat dikatakan bahwa banyak siswa kelas 9 SMP Budiwijaya yang kurang berminat menjadi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
c. Dengan demikian, disimpulkan bahwa baru sedikit siswa kelas 9 SMP Budiwijaya yang tahu Sekolah Menengah Kejuruan.
d. Boleh dikatakan bahwa siswa kelas 9 SMP Budiwijaya harus banyak diberitahu penjelasan tentang Sekolah Menengah Kejuruan.
3



Benar = …….. Salah = ……. Nama Pemeriksa = ………..










1. Apa yang kamu ketahui tentang membaca cepat?

2. Sebutkan manfaat membaca cepat itu sendiri!

3. Ada beberapa hambatan yang dapat menghambat membaca cepat. Sebutkan apa saja yang menjadi penghambat tersebut!

4. Dalam waktu 5 menit, Atun mampu membaca 1.805 kata. Berapakah kecepatan
membaca permenit Atun?

5. Buatlah sebuah paragraf yang terdiri atas lima kalimat, dan tentukan gagasan utama
dan kesimpulannya!

Karya Tulis Pilihan Siswa Lebah

Perjuangan Seorang Ibu

Namaku Fitri Damayanti, aku anak dari tukang sayur yang bernama Sumiati. Parasku sangat cantik. Diantara teman-temanku hanya aku yang mempunyai kulit putih. Aku mempunyai seorang adik perempuan yang bernama Rindi. Ayahku sudah lama pergi meninggalkan kami. Keuangan kami jauh dari kemewahan. Dengan keadaan itu aku pun berfikir untuk mencari perkerjaan di luar kampungku yaitu dikota Jakarta. Malamnya pun aku berniat membicarakan hal ini ke ibu
“Ibu, Fitri mau mencari perkerjaan di Jakarta” Ujarku kepada ibu
“Untuk apa kamu pergi ke Jakarta?” Ujar ibu penuh tanda tanya
“Aku ingin mengubah nasib kita supaya bisa lebih baik dari sekarang. Supaya Ibu dan Rindi tidak di caci oleh tetangga” Ujarku memastikan.
“Tapi Ibu sangat khawatir disana tidak ada saudara kita” Ujar ibu berkaca-kaca
“Ibu, Fitri sudah besar. Fitri sudah bisa jaga diri sendiri. Ibu jangan khawatir”
“Ya sudah, Kalau itu adalah keputusanmu. Ibu hanya bisa mendoakanmu, supaya kamu bisa sukses bekerja di Jakarta nanti”
“Terima kasih Ibu. Fitri sangat sayang sama Ibu. Fitri janji sama Ibu akan selalu memberi kabar ke Ibu.” Ucapku sambil mencium tangan Ibu.
Keesokan harinya setelah mendapat persetujuan dari Ibu. Aku pun pergi meninggalkan kampungku menuju kota Jakarta.
Setelah sampai di Jakarta aku mulai menjalani hidup baruku dengan membuka sebuah warung makan kecil-kecilan. Usahaku lebih menguntungkan daripada dikampungku dulu. Aku jadi semakin betah tinggal di kota Metropolitan ini. Setelah beberapa tahun hidup di Jakarta. Usahaku pun semakin maju. Aku pun mempunyai beberapa cabang di beberapa kota lainnya. Karena usaha itu aku pun terkenal.
Suatu ketika, Pada saat aku berbelanja di sebuah mall di Jakarta. Ada seseorang yang memanggilku dari belakang.
“Fitri.... Fitri” Ujar seseorang yang tidak kukenal itu.
Aku pun menoleh kesumber suara. Kulihat seorang pengusaha muda. Dia mendekatiku lalu bertanya.
“Apakah kamu benar Fitri Damayanti seorang pengusaha rumah makan yang terkenal itu kan ?” Ujar pemuda.
“Ia kamu bener. Namaku Fitri Damayanti.” Ujarku memperkanalkan diri.
“Oh... Yaa, Namaku Ferry Putra Wijaya. Panggil saja aku Ferry.” Ucapnya. Dan kamipun pergi ke sebuah Cafe yang berada di sana. Setelah beberapa bulan kami berkenalan. Ferry pun kini menjadi sahabat baikku.Kabar tentang diriku pun sampai ke kampung halamanku. Setelah mendapat kabar itu Ibuku pun berniat untuk menyusulku pergi ke Jakarta. Dengan membawa sebuah alamat yang ia dapat dari tetangga sekitar.
Setelah sampai di Jakarta. Ibuku pun sampai di salah satu Restoranku. Dan ibu melihat seorang pelayan. Lalu, Ibu menyuruh Rindi menunggu di salah satu meja dan menuju ke pelayan tersebut.
“Assalamuallaikum, Permisi Mbak. Boleh saya bertanya?” Ucap Ibuku,
“Apa yang bisa saya bantu Bu?”,
“Apakah benar restoran ini milik Fitri Damayanti?”,
“Iyaaa... Restoran ini benar punya Fitri Damayanti. Emangnya kenapa Bu?”
“Itu anak saya mbak”,
“Yang benar Bu?” Ucap si pelayan tidak percaya.
“Benar Mbak. Saya Ibunya Fitri yang berasal dari kampung,” Ucap Ibu
“Bolehkah saya bertemu dengan Fitri?” Lanjut Ibu.
“Maaf Bu, Bos saya sedang tidak ada”
“Oh kira-kira Boleh gak saya meminta alamatnya?”
“Tunggu sebentar ya Bu”
“Iya Mbak.” Ibu tersenyum gembira
Setelah beberapa menit. Si pelayan itu pun datang dengan memberi selembar kertas putih Kepada Ibuku.
“Ini Bu, Alamat Bos saya” Kata si pelayan sambil memberikan selembar kertas ke Ibu”
“Iya makasih ya Mbak” Ucap Ibu sambil tersenyum.
Setelah mendapat alamat itu. Keesokan harinya Ibu pergi untuk mencari alamat rumahku itu. Dia pun menemukan rumahku yang berada di komplek perumahan yang mewah. Ibu pun tidak menyangka bahwa anaknya bisa sesukses ini. Ibu pun menekan bel tersebut.
“Ting... Tong,” Suara bel rumahku.
Setelah beberapa kali ia menekan bel itu. Keluarlah salah satu pembantuku Bik Ina.
“Permisi Bu. Apakah benar ini rumahnya Fitri Damayanti” Ucap Ibuku.
“Ya Bu, ini benar rumahnya non Fitri,”
“Apakah Fitrinya ada?”
“Beliau sedang pergi. Ibu siapanya non Fitri ?”
“Saya ini Ibunya Fitri dari kampung”
“Oohh.. ya.. Silakan masuk Bu. Ibu tunggu disini dulu, Mungkin sebentar lagi beliau pulang.” “Silakan duduk Bu” Lanjut Bi Ina. Ibu hanya tersenyum.
Tiba-tiba mobil yang di kendarai oleh ku datang. Aku dan Ferry terkejut ketika melihat ada seseorang Ibu dan Anak kecil duduk di Sofaku.
“Ibu siapa?” Ucapku dan Ferry hampir berbarengan.
“Saya Ibumu Fitri” Ucap Ibu.
“Hah, Gak mungkin. Ibu saya sudah lama meninggal” Ucapku menyakinkan
“Kamu tidak mengakui aku Nak ?” Ucap Ibu dengan mata berkaca-kaca.
“Aku tidak pernah mempunyai Ibu seperti Kamu. Ibuku bukan seorang miskin Seperti kamu!”
“Tapi Nak”
“Tidak ada Tapi-tapi. Sekarang kamu pergi dari sini jangan kotori rumahku dengan bau busukmu!” Ujarku membentak Ibu. Lalu Ibu dan Rindi keluar dengan muka yang kecewa.
“Ibu kenapa kakak Fitri tidak mengakui kita sebagai keluarganya?” Ucap Rindi sambil menangis.
“Mungkin kakakmu malu mengakui kita karna disana ada temannya.” Ucap Ibu sambil menghapus air mata Rindi.
Tidak jauh dari rumahku. Ibu melihat mobil Ferry dan Aku pergi keluar dengan arah yang berbeda.
“Sepertinya mereka ingin pergi ke restorannya!” Pikir Ibu dalam hati
Karena kelelahan Ibu pun memutuskan untuk kembali kerumahnya, Sorenya Ibu mendapat kabar bahwa mobil yang dikendarai oleh Ferry dan Fitri kecelakaan. Ibu segera pergi menuju rumah sakit
Setelah sampai di rumah sakit. Ibu dan Rindi segera mencari kamar tempat Fitri dirawat. Ibu menitikan air mata ketika melihat aku penuh dengan darah, Ibu pun keluar dan menemui Dokter yang menanganiku.
“Dokter. Bagaimana keadaan anak saya ?” Kata Ibu dengan cemas.
“Anak Ibu mengalami kerusakan pada mata dan mengakibatkan anak Ibu tidak bisa melihat” Ujar Dokter itu
“Astagfilullah jadi anakku buta? Bagaimana cara supaya anakku bisa melihat kembali?” Tanya Ibu.
“Jalan satu-satunya adalah secepatnya mencari pendonor mata pada Fitri” Jelas Doktr
“Oke, Kalau begitu saya akan mendonorkan mata saya untuk Fitri” Ujar Ibu
“Kalau Ibu mendonorkan mata Ibu, Maka Ibu tidak bisa melihat lagi selamanya. Jadi apa anda serius ?”
“Saya serius jika ini untuk kebaikkan anak saya” Kata Ibu dengan serius.
“Baiklah kalau itu keputusan Ibu, Kita akan mempercepat operasinya”
Beberapa jam kemudian operasi pun selesai, Aku dapat melihat lagi. Aku pun penasaran siapa yang telah mendonorkan matanya buatku, Aku pun bertanya kepada Dokter yang telah mengoperasiku.
“Dokter, Siapa yang telah berbaik hati mendonorkan matannya untukku ?” jawabku penasaran.
“Tapi kau harus bersabar. Ayo ikut aku” Ajak Dokter.
Aku pun mengikuti Dokter itu dari belakang, Sambil menangis setelah sampai diruangan itu. Aku pun langsung memeluk Ibu dan berkata.
“Ibuuu...”
“Fitri.. Apakah kau Fitri?” Tanya Ibu.
“Iya Bu, Ini Benar Fitri. Maafin semua kesalahan Fitri, Fitri menyesal Bu” Kataku sambil menangis.
“Tidak apa, Ibu sudah memaafkanmu. Semua ini Ibu lakukan untuk anak yang Ibu cintai” Kata Ibu.
Aku pun tidak kuasa menahan tangis. Aku menyesal telah melakukan ini ke Ibuku. Dia rela berkorban demi anaknya, Aku berjanji tidak akan mengulanginya.Akhirnya kami pun hidup bahagia

Identitas Penulis
Nama:
Meita Nurmala Cabang:
BW KM6 Kelas:
9/2/4 Sekolah:
SMP N 55 Palembang Guru:
Miss Andika

Karya favorit pertama versi FB Budiwijaya Kreatif
(Penulisan Karya Bahasa dan Sastra Indonesia seBudiwijaya Kota Palembang Tahun 2011)

Ayah

Aku selalu membuatmu kecewa
Tak pernah membuatmu jadi bahagia
Itu karena aku tak sempurna
Tak pernah menjadi apa yang kau pinta

Bagiku kau pergi terlalu cepat
Meminta maaf sudah tak sempat
Namun mungkin itu hal yang cukup tepat
Melihat sakitmu yang tak kunjung sehat

Kau telah berkeja susah payah
Melupakanmu bukan hal yang mudah
Aku tak ingin kita berpisah
Maafkanlah segala salahku Ayah..


Identitas Penulis
Nama : Bukhori Muslim Kelas : 9/2/4
Cabang : Parameswara Guru : Sir Ian

Karya favorit kedua versi FB Budiwijaya Kreatif
(Penulisan Karya Bahasa dan Sastra Indonesia seBudiwijaya Kota Palembang Tahun 2011) Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Tiada kata yang pantas terucapkan
Kecuali terima kasih yang dalam
Atas jasa-jasamu ibu, bapak guruku
Yang telah membimbing dan mengajariku

Hanya terima kasih yang dapat kami berikan
Hanya terima kasih yang dapat kami persembahkan

Wahai Ibu, Bapak guruku
Sungguh besar jasa-jasamu
Untuk anak bangsa dan tanah air
Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Yang senantiasa
menerangi masa depan kami

Identitas Penulis
Nama : Sari Nurhidayati Kelas : 8/2/5
Cabang : Lemabang Guru : Ms. Nurjana

Karya favorit ketiga versi FB Budiwijaya Kreatif
(Penulisan Karya Bahasa dan Sastra Indonesia seBudiwijaya Kota Palembang Tahun 2011)

Demikian materi Bahasa Indonesia tentang  Membaca Ekstensif Sebuah Artikel. Semoga bermanfaat...