sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Monday, May 9, 2011
Belajar dari Tri Dharma Priksa
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tri Dharma Priksa mungkin merupakan sesuatu yang baru dalam ajaran Kejawen. Disebut dengan Tri Dharma Priksa karena memiliki arti tiga (tri), jalan hidup (dharma), tahu (priksa). Jadi Tri Dharma Priksa itu sendiri bermakna tiga jalan hidup yang harus diketahui. Yang dimaksud dengan jalan hidup di sini adalah 3 unsur dalam tubuh manusia yang perlu diketahui kebutuhannya.
Perlu dikaji lebih jauh bahwa manusia itu memiliki 3 unsur dalam kehidupan dunia ini. Ketiga unsur besar dalam tubuh manusia tersebut tetap melekat pada manusia hingga manusia itu kembali ke pangkuan GUSTI ALLAH. Ketiga unsur tersebut adalah RAGA, BATIN dan SUKMA. Dalam ajaran Tri Dharma Priksa, Raga, Batin dan Sukma memiliki kebutuhan sendiri-sendiri. Apa saja kebutuhan Raga, Batin dan Sukma itu?
Raga adalah unsur pada manusia yang memiliki kebutuhan terbilang banyak. Banyaknya kebutuhan dari Raga tersebut contohnya adalah: perlu makan, minum, berpakaian, menggunakan wangi-wangian, berpacaran, menikah dan lain-lainnya. Banyaknya kebutuhan Raga tersebut memang sudah merupakan kepastian dari GUSTI ALLAH bahwa dunia ini diciptakan gumebyar agar manusia bisa memenuhi kebutuhannya khususnya kebutuhan Raga.
Sementara itu, Batin dalam diri manusia juga memiliki kebutuhan yang tidak sebanyak kebutuhan Raga. Kebutuhan dari Batin terbilang lebih abstrak contohnya kebahagian, ketentraman, manembah pada GUSTI ALLAH agar meraih ketenangan dalam hidup dan lain sebagainya.
Sedangkan Sukma cenderung memiliki dua kebutuhan. Kebutuhan dari Sukma adalah tetap tinggal dalam Raga atau saatnya untuk meninggalkan Raga. Dua kebutuhan dari Sukma inilah yang menentukan manusia tetap hidup atau harus kembali ke pangkuan GUSTI ALLAH.
Ketiga unsur pada manusia tersebut memiliki hubungan antar satu dengan lainnya. Hubungannya cenderung lebih erat. Kalau kebutuhan Raga terganggu, maka Batin akan merasa sakit dan bisa-bisa membuat Sukma tidak betah lagi tinggal dalam Raga.
GUSTI ALLAH menciptakan unsur-unsur yang lengkap dalam diri manusia. Dengan kelengkapan yang ada pada diri manusia sejak lahir hingga meninggal, GUSTI ALLAH ingin setiap manusia mengenaliNYA. Dengan mengenali semua unsur yang ada pada diri manusia, maka manusia itu sudah mulai mencari jati dirinya dan hal itu sama saja ia sudah mencari dan mendekati GUSTI ALLAH.
Perlu dikaji lebih jauh bahwa manusia itu memiliki 3 unsur dalam kehidupan dunia ini. Ketiga unsur besar dalam tubuh manusia tersebut tetap melekat pada manusia hingga manusia itu kembali ke pangkuan GUSTI ALLAH. Ketiga unsur tersebut adalah RAGA, BATIN dan SUKMA. Dalam ajaran Tri Dharma Priksa, Raga, Batin dan Sukma memiliki kebutuhan sendiri-sendiri. Apa saja kebutuhan Raga, Batin dan Sukma itu?
Raga adalah unsur pada manusia yang memiliki kebutuhan terbilang banyak. Banyaknya kebutuhan dari Raga tersebut contohnya adalah: perlu makan, minum, berpakaian, menggunakan wangi-wangian, berpacaran, menikah dan lain-lainnya. Banyaknya kebutuhan Raga tersebut memang sudah merupakan kepastian dari GUSTI ALLAH bahwa dunia ini diciptakan gumebyar agar manusia bisa memenuhi kebutuhannya khususnya kebutuhan Raga.
Sementara itu, Batin dalam diri manusia juga memiliki kebutuhan yang tidak sebanyak kebutuhan Raga. Kebutuhan dari Batin terbilang lebih abstrak contohnya kebahagian, ketentraman, manembah pada GUSTI ALLAH agar meraih ketenangan dalam hidup dan lain sebagainya.
Sedangkan Sukma cenderung memiliki dua kebutuhan. Kebutuhan dari Sukma adalah tetap tinggal dalam Raga atau saatnya untuk meninggalkan Raga. Dua kebutuhan dari Sukma inilah yang menentukan manusia tetap hidup atau harus kembali ke pangkuan GUSTI ALLAH.
Ketiga unsur pada manusia tersebut memiliki hubungan antar satu dengan lainnya. Hubungannya cenderung lebih erat. Kalau kebutuhan Raga terganggu, maka Batin akan merasa sakit dan bisa-bisa membuat Sukma tidak betah lagi tinggal dalam Raga.
GUSTI ALLAH menciptakan unsur-unsur yang lengkap dalam diri manusia. Dengan kelengkapan yang ada pada diri manusia sejak lahir hingga meninggal, GUSTI ALLAH ingin setiap manusia mengenaliNYA. Dengan mengenali semua unsur yang ada pada diri manusia, maka manusia itu sudah mulai mencari jati dirinya dan hal itu sama saja ia sudah mencari dan mendekati GUSTI ALLAH.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.