sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Friday, July 27, 2012
3 Langkah Menepis Godaan Keuangan Pribadi
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tingkatan paling dasar dari kemandirian finansial personal adalah bebas dari godaan. Artinya Anda bisa mengatur dan mengontrol penggunaan uang dengan baik sehingga bisa lebih mandiri secara finansial. Jika tingkat ini masih menjadi tantangan buat Anda, perlu perjalanan panjang untuk bisa mandiri secara finansial dengan utuh. Meski begitu selalu ada cara untuk memulainya, seperti tiga langkah berikut ini.
1. Memahami kebutuhan versus keinginan
Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan memang tipis, butuh kejelian dan kedisplinan diri membedakannya. Jika salah memilih, Anda akan terjebak dalam masalah finansial yang semrawut. Kebutuhan adalah segala hal yang harus Anda miliki. Misalnya, Anda harus makan, minum, istirahat. Sedangkan keinginan adalah hal yang ingin Anda miliki atau dapatkan, seperti makan di restoran tertentu, perawatan spa, atau mengenakan busana bermerek.
Untuk bisa membedakan kedua hal ini, buat prioritas mana yang masuk dalam daftar kebutuhan dan keinginan. Lalu, berani katakan "tidak" pada keinginan. Selanjutnya, fokuslah pada fungsi, bukan gengsi. Dengan begitu, saat Anda memang membutuhkan barang elektronik untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, pilih yang fungsional bukan karena gengsi jika tak ikut tren terkini. Berikutnya, menyadari dan menghindari pengaruh negatif teman dan lingkungan. Anda harus membatasi diri, tidak berarti karena teman memiliki sesuatu Anda juga harus memiliki hal yang sama.
2. Mulai mengelola anggaran rutin
Jika ingin memiliki kemandirian finansial, segera lakukan pengelolaan anggaran rutin. Dengan begitu fondasi finansial yang baik bisa segera Anda bangun. Caranya, identifikasi sumber penghasilan Anda. Pisahkan gaji bulanan, bonus, uang saku, atau pekerjaan sampingan. Pilah dan pilih penghasilan reguler dan yang sifatnya tambahan. Cara ini bisa membantu Anda mengatur dasar dari sumber pendapatan.
Kemudian, perhatikan pengeluaran Anda. Idealnya, penghasilan harus lebih besar dari pengeluaran. Jika masih menemukan masalah keuangan, segera kenali sebab masalahnya, dan cari solusinya, jangan menunda.
3. Mulai menabung!
Jika tahap satu dan dua sudah mulai dijalankan, tak sulit memulai kebiasaan menabung. Saat keuangan terkelola dengan baik dan Anda bisa menghindari godaan, menabung menjadi kebiasaan yang mengikutinya. Kebiasaan menabung akan membantu Anda merencanakan finansial ke depan, dan membuat Anda mampu menanjak ke tahapan berikutnya dari kemandirian finansial.
1. Memahami kebutuhan versus keinginan
Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan memang tipis, butuh kejelian dan kedisplinan diri membedakannya. Jika salah memilih, Anda akan terjebak dalam masalah finansial yang semrawut. Kebutuhan adalah segala hal yang harus Anda miliki. Misalnya, Anda harus makan, minum, istirahat. Sedangkan keinginan adalah hal yang ingin Anda miliki atau dapatkan, seperti makan di restoran tertentu, perawatan spa, atau mengenakan busana bermerek.
Untuk bisa membedakan kedua hal ini, buat prioritas mana yang masuk dalam daftar kebutuhan dan keinginan. Lalu, berani katakan "tidak" pada keinginan. Selanjutnya, fokuslah pada fungsi, bukan gengsi. Dengan begitu, saat Anda memang membutuhkan barang elektronik untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, pilih yang fungsional bukan karena gengsi jika tak ikut tren terkini. Berikutnya, menyadari dan menghindari pengaruh negatif teman dan lingkungan. Anda harus membatasi diri, tidak berarti karena teman memiliki sesuatu Anda juga harus memiliki hal yang sama.
2. Mulai mengelola anggaran rutin
Jika ingin memiliki kemandirian finansial, segera lakukan pengelolaan anggaran rutin. Dengan begitu fondasi finansial yang baik bisa segera Anda bangun. Caranya, identifikasi sumber penghasilan Anda. Pisahkan gaji bulanan, bonus, uang saku, atau pekerjaan sampingan. Pilah dan pilih penghasilan reguler dan yang sifatnya tambahan. Cara ini bisa membantu Anda mengatur dasar dari sumber pendapatan.
Kemudian, perhatikan pengeluaran Anda. Idealnya, penghasilan harus lebih besar dari pengeluaran. Jika masih menemukan masalah keuangan, segera kenali sebab masalahnya, dan cari solusinya, jangan menunda.
3. Mulai menabung!
Jika tahap satu dan dua sudah mulai dijalankan, tak sulit memulai kebiasaan menabung. Saat keuangan terkelola dengan baik dan Anda bisa menghindari godaan, menabung menjadi kebiasaan yang mengikutinya. Kebiasaan menabung akan membantu Anda merencanakan finansial ke depan, dan membuat Anda mampu menanjak ke tahapan berikutnya dari kemandirian finansial.
Sumber: kompas.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Motivasi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.