Monday, September 10, 2012

Reuni Dewa 19 Bikin Ari Lasso Merinding

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Setelah tak lagi menjadi personel Dewa 19 sejak 1999 dan berkarier sendiri sebagai vokalis, Ari Lasso akhirnya tampil lagi dalam reuni sebagian pemusik yang pernah dan masih menjadi personel Dewa 19 pada Konser Mahakarya Ahmad Dhani, yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, dua bulan yang lalu. Ia manggung bersama Dhani (keyboard), Andra Ramadhan (gitar), Yuke Sampurna (bas), dan Agung Yudha Asmara (drum), dengan dukungan Vega Antares, pemain gitar dari Mahadewa, band lain yang dibentuk Dhani.

Untuk menikmati reuni grup yang dibentuk pada 1986 di Surabaya dan sudang berulang kali berganti personel itu, lebih dulu Baladewa (sebutan untuk penggemar Dewa 19) harus bersabar menanti band kesayangan mereka tampil. Sebelumnya, ada suguhan “Dewi Cinta” dari Agnes Monica dan “Makhluk Tuhan Paling Seksi”. Usai dua lagu pembuka tersebut, barisan pria berpenampilan tentara mengawal Andra, Yuke, Ari, dan Dhani naik ke pentas dengan iringan musik tabuh yang dimainkan oleh sejumlah pria berkostum drum band militer.

Salah satu hit dari album Terbaik Terbaik, “Restoe Boemi”, lalu berkumandang, membuka sesi pertama dari dua sesi reuni Dewa 19. Kira-kira 5.000 penonton menyambut Dewa 19 dengan riuh rendah hingga grup tersebut membawakan lagu kedua, “Elang”. Usai dua lagu itu, sebuah pengakuan meluncur dari mulut Ari. “Selamat malam semuanya, ternyata ya… lagu ‘Restoe Boemi’ cukup membuat meneteskan air mata ya. Ingat-ingat masa lalu,” ucap Ari. “Dewa sekarang yang nonton hampir seumuran dengan saya, kalau dulu SMA-SMA,” timpal Dhani, yang menggelar Konser Mahakarya Ahmad Dhani untuk merayakan 20 tahun berkarya dalam industri musik Indonesia dan ulang tahunnya yang ke-40.

Dhani mengajak penonton ke pertengahan 1990-an untuk menikmati hit-hit lama mereka. “Selanjutnya, dari album tahun 1995. Kebetulan ada yang membantu saya main piano. Kita sambut Abdul Qodir Jaelani (Dul, anak bungsu Dhani),” seru Dhani membuka intro lagu “Cinta Kan Membawamu Kembali” dengan permainan pianonya bersama Dul.

Belum tuntas lagu “Cinta Kan Membawamu Kembali”, Ari berhenti menyanyi dan melontarkan pengakuan. “Merinding, nih, merinding,” ucap Ari, sebelum melanjutkan lagu dengan aransemen yang memberi banyak ruang kosong untuk permainan piano Dhani dan Dul itu. “Terima kasih. Selanjutnya, ‘Aku di Sini Untukmu’,” seru Dhani menyambung aksi reuni Dewa 19.

The Lucky Laki–Al (gitar), El (drum), dan Dul (bas) serta dua saudara sepupu mereka yang vokalis dan gitaris–menjadi salah satu penampil selepas sesi pertama reuni Dewa 19. “Saya harus ngomongin anak saya, supaya anak saya naik ratingnya. Langsung saja saya panggil anak-anak saya, Al, El, Dul sama (dua saudara) sepupunya. Selanjutnya, sebuah lagu tradisional dari keluarga Ahmad Dhani. Tapi, lagu tradisional keluarga Ahmad Dhani, lagu ini. Keluarga Ahmad Dhani harus bisa nyanyiin lagu ini, lagu Led Zeppelin, ‘Black Dog’,” seru Dhani, yang kali ini berdiri di sisi panggung untuk menyaksikan para anak dan keponakannya menggelindingkan “Black Dog”.

Sesudahnya, Dhani dengan keyboardnya memainkan intro hit “The Final Countdown” dari Europe, band rock ternama Swedia, dan menyambungnya masuk ke intro lagu populer The Lucky Laki, “Superman”.
Setelahnya masih ada Mahadewi (“Dokter Cinta”); Titi DJ (“Begitu Salah, Begitu Benar” bersama Mahadewi dan “Tak Akan Ada Cinta Yang Lain”); Runner Up Indonesian Idol 2004, Judika Sihotang, dan finalis Indonesian 2012 Regina (“Cinta Mati”); finalis Indonesian Idol 2012 Kamasean (“Keabadian”); Afgan (“Andai Aku Bisa”, “Never Felt This Way”, dan “Risalah Hati”); Vina Panduwinata (“Lagu Cinta”, “Mistikus Cinta”, dan “Di Dadaku Ada Kamu”); band T.R.I.A.D (“Kamu Kamulah Surgaku” dan “Selir Hati”); finalis Indonesian Idol 2012 Dion (“Madu Tiga”); Mulan (“Cinta Mati III” dan “Abra Kadabra”); Agnes (“Pupus”). band Mahadewa (“Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia”, “Roman Picisan”, dan “Cinta Itu Buta”).

Dhani pasti tahu, penonton sudah tak sabar untuk menikmati sesi kedua reuni Dewa 19. Apalagi, ketika hampir tengah malam, terlihat sebagian penonton mulai meninggalkan Plenary Hall. “Maaf konsernya lama. Sudah bayar mahal (untuk tiket), tapi (masa) konsernya sebentar,” ujarnya.

Dhani lalu memberi pengantar untuk masuk ke sesi kedua reuni Dewa 19 dengan memanggil Elfonda Mekel atau Once, satu lagi mantan vokalis Dewa 19. Penonton pun meledak ketika Once menyanyikan “Arjuna” dengan iringan Mahadewa. Satu lagi pengantar adalan penampilan finalis Indonesian Idol 2012 Yoda, yang digosipkan akan mengganti Once dalam Dewa 19. Yoda didaulat menyuguhkan “Cemburu” dengan kawalan Andra, Yuke, Dhani, dan Agung.

Setelah itu, barulah kesabaran penonton berbuah. Butuh beberapa puluh lagu digulirkan untuk sampai ke sesi kedua reuni Dewa 19. Maka “Satu Hati”, “Kirana”, dan “Cukup Siti Nurbaya” disuguhkan oleh Dhani, Once, Ari, Andra, dan Yuke plus Agung dan Vega. “Selanjutnya, lagu yang baru dirilis tiga bulan lalu. Lagu ini ciptaan Dhani, ‘Kangen’,” canda Ari sebelum mengobati rindu Baladewa akan lagu “Kangen”.

Usai Ari, Once mendapat kesempatan bereuni. Ia menyanyikan “Separuh Nafas”. Konser Mahakarya Ahmad Dhani ditutup dengan mendampingkan Ari dan Once dalam “Kamulah Satu-satunya”, lagu pemungkas dalam tradisi konser Dewa 19.

Sumber: Kompas.com
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.