Selasa, 15 Oktober 2013

Membaca Dapat Mencegah Alzheimer


Begitu banyak hal yang bisa membuat orang menjadi lebih mudah untuk melupakan membaca buku.
Di antaranya adalah kemajuan teknologi yang memudahkan seseorang dalam mencari informasi tanpa membaca buku.
Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Huffington kepada 1.000 orang dewasa Amerika Serikat menunjukkan sekitar 28% tidak membaca buku sama sekali dalam satu tahun terakhir.
Seperti dikutip Huffington Post, Minggu (13/10/2013) selain untuk menambah pengetahuan ternyata banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari membaca buku.
Dalam sebuah penelitian disebutkan membaca juga dapat memberikan efek menyenangkan.
Berikut beberapa manfaat yang dapat diambil dari membaca:
Membaca Menjadikan Rileks
Stres? Ambil novel dan mulailah membacanya.
Penelitian pada tahun 2009 yang dilakukan oleh University of Sussex menunjukkan membaca adalah cara paling efektif untuk mengatasi stres lebih baik daripada mendengarkan musik, menikmati secangkir teh atau bahkan mungkin berjalan-jalan.
Mengasah Ketajaman Otak
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 294 orang yang meninggal pada usia rata-rata 89 tahun, menemukan bahwa orang yang aktif membaca semasa hidupnya mengalami penurunan daya ingat lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Orang yang sering membaca memiliki tingkat 32% lebih rendah dari risiko penurunan mental dibandingkan dengan yang jarang membaca.
Mencegah Penyakit Alzheimer
Penemuan penelitian yang mengatakan bahwa orang dewasa yang memiliki hobi melibatkan otak cenderung memiliki penyakit Alzheimer atau penurunan daya ingat secara bertahap.
Hal ini dipatahkan oleh peneliti baru yang mengatakan bahwa otak merupakan organ seperti organ lain yang ada di dalam tubuh, sedangkan membaca sama halnya seperti aktivitas fisik memperkuat jantung, otot, dan tulang.
Justru aktivitas otak dapat memperkuat otak terhadap penyakit.
Membaca Dapat Membuat Tidur Nyenyak
Banyak ahli merekomendasikan Anda untuk menenangkan pikiran Anda sebelum tidur.
Membaca merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan, selama tak terlarut dalam suasana yang menyebabkan Anda menjadi lupa untuk beristirahat.
Meningkatkan Rasa Empati
Larut dalam membaca buku menyebabkan Anda lebih berempati. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Plos One, membaca buku fiksi dapat meningkatkan empati Anda.
Jadi, biarkan Anda larut terjebak dalam cerita yang menarik dan terbawa arus buku yang Anda baca.
Meringankan Depresi
Membaca buku terapi atau yang biasa disebut Bibliotherapy dapat menurunkan tingkat depresi setelah satu tahun.
Bibliotherapy bahkan dapat menyembuhkan seseorang yang terkena depresi berat.
Nah, sekarang tahu kan, ada begitu banyak manfaat yang bisa diambil dari membaca?
Sumber: harianjogja.com

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.