Rabu, 25 Desember 2013

BUKU UNIK RIWAYAT ABRAHAM LINCOLN

BUKU UNIK RIWAYAT ABRAHAM LINCOLN

Ivan Taniputera
25 Desember 2013



Judul: Dunia  Abraham Lincoln
Penulis: Genevieve Foster
Penerjemah: U. Hutagalung
Penerbit: NV. Penerbitan W. van Hoeve, Bandung, S-Gravenhage, tahun 50-an
Jumlah halaman: 326.

Ini adalah buku mengenai riwayat Abraham Lincoln, presiden Amerika Serikat ke-16 yang terkenal itu. Keunikan buku ini adalah memaparkan mengenai peristiwa-peristiwa di belahan dunia lainnya yang terjadi sezaman dengan babakan-babakan kehidupan Lincoln.

Berikut ini adalah daftar isinya:





Sebagai contoh pada halaman 91 diulas mengenai Ratu Victoria, penguasa Inggris yang hidup sezaman dengan Lincoln, berikut ini adalah sedikit kutipannya:

"VICTORIA-SIAPA DIA?

Drina belum tahu, ketika umurnja lima tahun, bahwa ia disuatu masa akan mendjadi ratu Inggeris. Ia tidak pernah mengundjungi pamannja jang mendjadi radja, dan hanja tahu sedikit sekali tentang dunia diluar Istana Kensington. Ia tentu tidak tahu, bahwa banjak anak ketjil Inggris mati kelaparan. Djika ia tahu, tentulah akan sedih rasa hatinja, sebab Drina sangat suka sekali makan. Ia suka makan arbei, sari susu, tartjis dan kue2, tetapi ibu Drina hanja memberi makanan jang sederhana sekali. Ibu sangat keras. Djadi Drina mengalami kesulitan2 setiap hari. Kadang2 ia mengentak-entakkan kakinja, karena marah..."

Kutipan di atas mengisahkan mengenai masa kecil Ratu Victoria, yang memiliki nama kecil Drina.

Terdapat pula uraian mengenai awal penemuan kereta api yang juga berlangsung sezaman dengan Lincoln (halaman 109):

"DJALAN2 KERETA-API ADA DISINI!

Pada tahun 1829, ketika Victoria dan Abraham Lincoln masing2 berumur 10 dan 20 tahun, George Stephenso membuat mesin "Rocket'-nja jang terkenal dan djalan kereta api dibuka. Sedjak James Watt menjempurnakan mesin-uapnja enam puluh tahun jang lalu, tidak seorangpun memimpikan bahwa mesin itu akan dipasang diatas roda. Banjak orang mentjoba dan lambat laun segala kesulitan dapat diatasi satu demi satu..."

Pada halaman 154 juga dibahas mengenai ekspedisi David Livingstone:

"MEMASUKI AFRIKA JANG PALING GELAP"

"DARKEST AFRICA" atau "Africa jang tergelap," benua itu dinamakan , ketika David Livingstone berangkat kebenua jang besar selaku pendeta merangkap dokter (medical missionary). Pemuda Scot jang sangat terkenal sebagai pendjeladjah Afrika ini mengirim surat permohonannja kepada London Missionary Society (Perkumpulan Pendeta2-sending di London) bertepatan dengan tahun Dr. Marcus Whitman, djuga seorang pendeta-sending, membawa kitab Indjil ke Oregon..."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:







Buku ini merupakan bacaan sejarah yang luar biasa, ringan namun bermutu.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.