Kamis, 30 Januari 2014

Tokoh Wayang Pewayangan

GununganWayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Indonesia memeluk kepercayaan animisme berupa pemujaan roh nenek moyang yang disebut hyang atau dahyang, yang diwujudkan dalam bentuk arca atau gambar. Wayang merupakan seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Ada versi wayang yang dimainkan oleh orang dengan memakai kostum, yang dikenal sebagai wayang orang, dan ada pula wayang yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang. Wayang yang dimainkan dalang ini diantaranya berupa wayang kulit atau wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang biasanya berasal dari Mahabharata dan Ramayana. Pertunjukan wayang disetiap negara memiliki teknik dan gayanya sendiri. Dengan demikian, wayang Indonesia merupakan buatan orang Indonesia asli yang memiliki cerita, gaya, dan dalang yang luar biasa. Kadangkala repertoar cerita Panji dan cerita Menak (cerita-cerita Islam) dipentaskan pula.

Wayang, oleh para pendahulu negeri ini mengandung arti yang sangat dalam. Sunan Kalijaga dan Raden Patah sangat berjasa dalam mengembangkan wayang. Para Wali di tanah Jawa sudah mengatur sedemikian rupa menjadi tiga bagian. Pertama Wayang Kulit di Jawa Timur, kedua Wayang Wong atau Wayang Orang di Jawa Tengah, dan ketiga Wayang Golek di Jawa Barat. Masing masing sangat bekaitan satu sama lain. Yaitu "Mana yang Isi (Wayang Wong) dan Mana yang Kulit (Wayang Kulit) harus dicari (Wayang Golek)".

Daftar tokoh wayang

Dewa-Dewi wayang : Dewa-Dewi dalam dunia pewayangan merupakan dewa-dewi yang muncul dalam mitologi agama Hindu di India, dan diadaptasi dalam budaya Jawa.
  1. Sang Hyang Adhama
  2. Sang Hyang Sita
  3. Sang Hyang Nurcahya
  4. Sang Hyang Nurrasa
  5. Sang Hyang Wenang
  6. Sang Hyang Widhi
  7. Sang Hyang Tunggal
  8. Sang Hyang Rancasan
  9. Sang Hyang Ismaya
  10. Sang Hyang Manikmaya
  11. Batara Bayu
  12. Batara Brahma
  13. Batara Candra
  14. Batara Guru
  15. Batara Indra
  16. Batara Kala
  17. Batara Kresna
  18. Batara Kamajaya
  19. Batara Narada
  20. Batara Surya
  21. Batara Wisnu
  22. Batara Yamadipati
  23. Batari Durga
  24. Batara Kuwera
  25. Batara Cingkarabala
  26. Batara Balaupata
  27. Hyang Patuk
  28. Hyang Temboro
Daftar tokoh wayang yang muncul di kisah Wayang Purwa (RA Kosasih)


Ramayana

Tokoh-tokoh Ramayana dalam budaya pewayangan Jawa diambil dan diadaptasi dari mitologi Hindu di India.

Mahabharata

Tokoh-tokoh Mahabharata dalam budaya pewayangan Jawa diambil dan diadaptasi dari mitologi Hindu di India.
href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisma">Bisma
  • Burisrawa
  • Bayu
  • Cakil
  • Citraksa
  • Citraksi
  • Citrayuda
  • Damayanti
  • Dewayani
  • Drona (Dorna)
  • Drestadyumna
  • Dretarastra
  • Dropadi
  • Durgandini
  • Durmagati
  • Dursala (Dursilawati)
  • Dursasana
  • Duryodana (Suyodana)
  • Drupada
  • Ekalawya
  • Gatotkaca
  • Gandabayu
  • Gandamana
  • Gandawati
  • Indra
  • Janamejaya
  • Jayadrata
  • Karna
  • Kencakarupa
  • Kertawarma
  • Krepa
  • Kresna
  • Kunti
  • Madri
  • Manumanasa
  • Matswapati
  • Nakula
  • Nala
  • Niwatakawaca
  • Pandu
  • Parasara
  • Parikesit
  • Puru
  • Rukma
  • Rupakenca
  • Sadewa
  • Sakri
  • Sakutrem
  • Salya
  • Sangkuni
  • Samba
  • Sanjaya
  • Santanu
  • Sarmista
  • Satyabama
  • Satyajit
  • Satyaki
  • Satyawati
  • Srikandi
  • Subadra
  • Sweta
  • Udawa
  • Utara
  • Utari
  • Wesampayana
  • Wicitrawirya
  • Widura
  • Wirata
  • Wisanggeni
  • Wratsangka
  • Yayati
  • Yudistira
  • Yuyutsu

  • Punakawan

    Punakawan adalah para pembantu dan pengasuh setia Pandawa. Dalam wayang kulit, punakawan ini paling sering muncul dalam goro-goro, yaitu babak pertujukan yang seringkali berisi lelucon maupun wejangan.

    Versi Jawa Tengah dan Jawa Timur (wayang kulit/wayang orang)
    1. Semar
    2. Gareng
    3. Petruk
    4. Bagong

    Versi Banyumas (wayang kulit/wayang orang)
    1. Semarsemorodewo
    2. Garengnolo
    3. Petrukkanthong
    4. Baworcarub

    Versi Jawa Barat (wayang golek)
    1. Semar
    2. Cepot atau Astrajingga
    3. Dawala
    4. Gareng

    Versi Bali

    1. Tualen
    2. Merdah
    3. Sangut
    4. Delem

    Teman para Punakawan
    1. Togog
    2. Bilung
    3. Limbuk
    4. Cangik

    Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tokoh_wayang

    Tidak ada komentar :

    Poskan Komentar

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.