Minggu, 18 Januari 2015

Obat Penyakit ITP Yang Sering Digunakan

Idiopathic thrombocytopenic purpura, atau penyakit ITP adalah gangguan yang dapat menyebabkan kulit mudah memar dan pendarahan yang berlebihan, perdarahan akibat dari tingkat trombosit yang rendah (sel sel yang membantu pembekuan darah)

Penyakit ITP dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak biasanya dapat mengalami penyakit ITP setelah infeksi virus dan biasanya dapat sembuh tanpa pengobatan. Namun, pada orang dewasa gangguan ini biasanya kronis.

Untuk pengobatan atau penyembuhan penyakit ITP akan tergantung pada gejala, jumlah trombosit dan usia Anda. Jika Anda tidak mengalami perdarahan dan jumlah trombosit Anda tidak terlalu rendah, pengobatan untuk penyakit ITP biasanya tidak diperlukan. Penyakit ITP yang lebih serius harus diobati dengan obat-obatan atau dalam situasi kritis, harus di operasi.

Gejala Penyakit ITP

Idiopathic thrombocytopenic purpura (Penyakit ITP) dapat tidak mengalami gejala. Tetapi, ketika tanda-tanda dan gejala terjadi, gejalanya mungkin termasuk:
  • Memar yang berlebihan
  • Pendarahan berkepanjangan dari luka
  • Perdarahan spontan dari hidung
  • Pendarahan pada gusi, terutama setelah perawatan gigi
  • Terdapa darah dalam urin atau tinja
  • Kelelahan

Waktu Untuk Ke Dokter

Jika Anda atau anak Anda mengalami perdarahan atau memar, atau timbul ruam bintik-bintik merah, pergilah ke dokter. Ini juga penting untuk mendapatkan saran dari dokter jika Anda seorang wanita yang tiba-tiba mengalami perdarahan menstruasi yang berlebihan, karena hal ini dapat menjadi tanda dari penyakit ITP. Perdarahan yang banyak atau parah menunjukkan keadaan darurat dan membutuhkan pengobatan segera.

Penyebab Penyakit ITP

Penyebab pasti dari penyakit ITP belum diketahui. Itulah mengapa hal itu disebut sebagai idiopatik, yang berarti "tidak diketahui penyebabnya". Bagaimanapun hal ini dapat diketahui, bahwa pada orang dengan idiopathic thrombocytopenic purpura atau penyakit ITP, sistem kekebalan tubuh abnormal dan mulai menyerang trombosit seolah-olah ia adalah zat-zat asing.

Jumlah trombosit normal pada umumnya lebih tinggi dari 150.000 per mikroliter darah yang bersirkulasi. Orang dengan penyakit ITP sering memiliki jumlah trombosit di bawah 20.000. Karena jumlah trombosit menurun, risiko pendarahan Anda meningkat. Risiko terbesar adalah ketika jumlah trombosit Anda jatuh sangat rendah - di bawah 10.000 trombosit per mikroliter. Pada titik ini, perdarahan internal dapat terjadi meskipun sedikit mengalami cedera.

Pengobatan Penyakit ITP

Obat Penyakit ITP Yang Sering Digunakan

Pengobatan penyakit ITP yang dilakukan adalah memastikan jumlah trombosit yang aman dan mencegah komplikasi perdarahan terjadi dan meminimalkan efek samping dari pengobatan.

Pada anak-anak, idiopatik thrombocytopenic purpura atau penyakit ITP yang ringan, biasanya dibiarkan saja tanpa perlu pengobatan. Sekitar 80 persen anak-anak dengan idiopathic thrombocytopenic purpura ringan dapat sembuh sepenuhnya dalam waktu enam bulan.

Pada orang dewasa dengan kasus-kasus penyakit ITP ringan mungkin memerlukan pemantauan reguler dan pemeriksaan trombosit. Tetapi jika gejala mengganggu dan trombosit Anda tetap rendah, Anda dapat memilih pengobatan. Pengobatan biasanya menggunakan obat-obatan yang di resepkan oleh dokter dan kadang-kadang dengan splenektomi.

Salah satu obat penyakit ITP yang cukup sering diresepkan yaitu Prednison, yang dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit Anda dengan mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh Anda. Setelah jumlah trombosit Anda kembali ke tingkat yang aman, Anda biasanya secara bertahap akan disarankan oleh dokter untuk berhenti mengonsumsi obat ini. Secara umum, ini akan memakan waktu sekitar dua sampai enam minggu.

Obat-obatan lain yang telah di setujui dan di anggap dapat mengobati penyakit ITP adalah romiplostim (Nplate) dan eltrombopag (Promacta). Obat ini membantu sumsum tulang menghasilkan lebih banyak trombosit, yang membantu mencegah memar dan pendarahan. Kemungkinan efek samping termasuk sakit kepala, nyeri sendi atau otot, pusing, mual atau muntah, dan peningkatan risiko pembekuan darah.

Terapi biologis. Rituximab (Rituxan) membantu mengurangi respon sistem kekebalan tubuh. Ini umumnya digunakan untuk orang dengan penyakit ITP parah. Kemungkinan efek sampingnya termasuk tekanan darah rendah, demam, sakit tenggorokan dan ruam.

Masih banyak lagi obat obat penyakit ITP yang mungkin akan diresepkan oleh dokter.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.