Senin, 18 Juli 2016

Penerjemahan adalah...

Penerjemahan merupakan suatu ilmu yang digunakan untuk menerjemahkan suatu teks dalam bahasa sumber ke dalam bahasa bahasa tujuan. Sebelum melanjutkan tulisan ini ada baiknya untuk menjelaskan apa maksud dari bahasa sumber dan bahasa target. Bahasa sumber merupakan bahasa yang akan diterjemahkan, sedangkan bahasa target atau bahasa tujuan merupakan bahasa yang akan menjadi hasil dari penerjemahan. Nah, sekarang maksud dari penerjemahan, penerjemahan sebenarnya digunakan untuk mempermudah seorang pembaca yang belum terlalu fasih dalam suatu bahasa agar bisa membaca suatu teks dalam bahasanya sendiri. Dengan kata lain penerjemahan merupakan suatu jembatan untuk menghubungkan dua bahasa yang berbeda, untuk menyalurkan isi dari suatu teks dalam bahasa sumber  pada bahasa target.

Satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam penerjemahan adalah seorang penerjemah tidak boleh mengganti isi pokok bahasan yang diterjemahkannya. Seorang penerjemah bukanlah seorang penulis, dia hanyalah menyalurkan apa yang penulis pikirkan ke dalam bahasanya. Jadi, untuk menjadi seorang penerjemah anda harus berhati-hati dalam menerjemahkan suatu bahasa, jangan sampai anda menuliskan apa yang ada didalam pikiran anda padahal hal itu tidak tertera pada teks aslinya karena penerjemah bukanlah penulis.

Satu hal lain yang harus dilakukan oleh seorang penerjemah adalah memahami bahasa yang akan diterjemahkannya secara teoritis kritis dan memahami bahasa targetnya secara aktif praktis. Seorang penerjemah haruslah menggunakan bahasa target terjemahannya dalam kegiatan sehari-harinya sedangkan dia juga harus benar-benar paham bahasa sumber secara teoritis.

Menerjemahkan tidak boleh dilakukan dengan cara kata per kata atau “word to word translating” karena belum tentu maksud dari bahasa sumbernya benar-benar tersaji secara konkret dalam penggunaan seperti itu. Yang harus dilakukan seorang penerjemah adalah menerjemahkan sesuai dengan konteks isi bacaan pada bahasa sumber karena sekali lagi penerjemahbuksnlsh penulis.

Contoh sederhana tersaji pada kalimat ini, “This mean nothing to me.” Jika kita menggunakan teknik penerjemahan kata per kata maka akan menghasilkan, “Ini artinya tidak ada untukku.” Memang jika merujuk pada artian kata per kata pada kamus hal itu dapat dibenarkan tapi jika merujuk pada maknanya hal itu juah melenceng sekali, karena arti yang sesuai maksud dari frasa diatas adalah, “Hal ini sama sekali tidak berarti bagiku.”


Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.