Kamis, 05 Januari 2017

Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi Bahasa Indonesia tentang Pengertian, Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman. Berikut materi selengkapnya...

Pengertian Rangkuman

Rangkuman adalah ringkasan sebuah teks atau nonteks fiksi ataupun nonfiksi secara singkat, jelas, dan berurutan (kronologis). Menurut Djurhani, rangkuman ialah membuat ringkasan tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat yang tersusun secara proporsional.  
Dengan demikian, merangkum artinya membuat catatan panjang menjadi lebih pendek yang mana tetap memperhatikan sistematika urutan kronologis ide pokok dalam tulisan atau lisan yang hendak di rangkum. Kegiatan merangkum mungkin sudah tidak asing lagi, karena sejak duduk di bangsu sekolah dasar kita telah diberi tugas oleh guru untuk membuat rangkuman suatu buku pelajaran atau merangkum cerita dan lainnya. 
Pengertian, Cara, Manfaat dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman

Manfaat Rangkuman

Karena merangkum adalah kegiatan menyusun teks/bacaan menjadi ringkas, maka akan banyak manfaat yang diperoleh dari membaca rangkuman. Adapun beberapa manfaat dari suatu rangkuman, antara lain sebagai berikut.
  • Menemukan secara cepat informasi yang dibutuhkan.
  • Menemukan bagian-bagian penting isi buku.
  • Dapat menggambarkan keadaan mengenai isi buku.
  • Waktu yang digunakan untuk membaca jauh lebih singkat.
  • Membantu keperluan yang sifatnya praktis. Misalnya butuh intisari buku dalam waktu yang singkat.

Cara untuk membuat rangkuman

1.Membaca buku hingga memahami secara utuh dan lengkap
Bacalah buku atau wacana yang akan kamu ringkas. Apabila dalam sekali baca kamu belum memahami isi    wacana tersebut, bacalah lagi, kalau perlu diulang hingga beberapa kali.

2.Tandailah kata-kata sulit.

3.Hal-hal penting sebaiknya digaris bawahi.

4.Mencatat gagasan utama
Setelah membaca keseluruhan isi wacana, langkah selanjutnya ialah membaca kembali setiap paragraf wacana tersebut untuk mencari gagasan utama tiap paragraf.

5.Merangkai gagasan-gagasan utama/pokok-pokok inti sari buku.
Langkah terakhir yang kamu lakukan ialah merangkai gagasan-gagasan utama tersebut menjadi sebuah rangkuman.

6.Mengecek hasil rangkuman dengan isi buku untuk mengetahui rangkuman sudah lengkap atau belum.

Contoh Rangkuman


RANGKUMAN MATERI BIOLOGI- CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
Sebuah benda dapat digolongkan ke dalam golongan benda hidup (makhluk hidup) apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Membutuhkan makan. Setiapmakhluk hidup membutuhkan makan sebagai bahan untuk menghasilkan energi serta untuk membangun tubuh dan menggantikan sel-sel tubh yang telah rusak.
b. Bernafas. Setiap makhluk hidup akan bernafas untuk membakar makanan dan menghasilkan energi guna pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan ada atau tidakya oksigen maka pernafasan dibedakan menjadi dua:
1) Respirasi anaerob. Yaitu pernapasan yang tidak memakai oksigen. Sebagian besar bakteri dan sel hewan (saat lelah) yang melakukan respirasi ini.
2) Respirasi aerob. Yaitu pernapasan yang menggunakan oksigen. Oksigen yang berada diudara akan diikat melalui sistem pernapasan atau bagian tubuh makhluk hidup untuk mendapatkan eneri.
c. Peka terhadap rangsang. Salah satu ciri yang penting ialah peka terhadap rangsang atau iritabilitas. Dengan kemampuan iritabilitas, seseorang mampu mendeteksi setiap perubahan yang terjadi baik dari narkoba atau pcmi.
d. Melakukan adaptasi. Adaptasi artinya menyesuaikan dengan lingkungan. Kemampuan iritbailitas makhluk hidup akan membahkan hasil adaptasi. Karena adaptasi muncul saat terjadi adanya perubahan, contoh perubahan suhu dingin ke panas. Dengan demikian orang yang biasa tinggal digurun harus melakukan adaptasi ketika masuk ke Rusia.
e. Melakukan ekskresi atau membuang sisa metabolisme juga merupakan salah satu ciri makhuk hidup. Metabolisme di dalam tubuh makhluk hidup berkumpul, dan apabila tidak dibuang, maka dapat meracuni tubuh yang tersebar melalui pembuluh darah ndi
f. Bergerak. Semua makhluk hidup mampu mengubah posisi (bukan tempat) dari satu titik ke titik lain. Bergerak dikarenakan adanya rangsang.
g. Bereproduksi. Salah satu cara untuk mewarisi gen dan menjada keeksistensian kaca mobil menjadi incaran para pria-pria bertopeng itu. 
h. Pertumbuhan dan perkembangan. Dua proses yang berlainan namun tetap sama. Melalui dua proses ini makhluk hidup mengalami pertambangan panjang dan kematangan fisik yang siap untuk melakukan reprduksi


Demikian materi Bahasa Indonesia tentang Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.