Rabu, 05 April 2017

Struktur dan Fungsi Organ Lambung

Struktur dan Fungsi Organ Lambung - Berikut ini adalah sajian lengkap mengenai struktur atau bagian-bagian dari organ lambung beserta fungsinya bagi tubuh. simak sajian lengkapnya berikut ini.

Struktur dan Fungsi Organ Lambung

Lambung atau Ventrikulus merupakan suatu kantong yang terletak di bawah sekat rongga badan. Fungsi lambung secara umum adalah tempat dimana makanan dicerna dan sejumlah kecil sari-sari makanan tersebut diserap. Lambung terdiri dari 3 bagian, yaitu:
  1. Kardia, Lambung bagian atas, daerah pintu masuknya makanan dari kerongkongan itu sendiri
  2. Fundus, Lambung bagian tengah dan bentuknya membulat
  3. Pilorus, Lambung bagian bawah, lambung bagian yang ini adalah daerah yang berhubungan dengan usus 12 jari atau sering disebut dengan duodenum.
Selain ke-3 bagian lambung tersebut, lambung juga memiliki 4 lapisan, diantaranya adalah:
  • Mucosa, adalah lapisan dimana sel-sel mengeluarkan berbagai jenis cairan seperti enzim, asam lambung, dan hormon. Lapisan ini berbentuk seperti palung untuk memperbesar perbandingan antara luas dan volume sehingga memperbanyak volume getah lambung yang dapat dikeluarkan. Lapisan mucosa memiliki 3 jenis sel yang berfungsi dalam pencernaan, yaitu:
  1. Sel Goblet (goblet cell), berfungsi untuk memproduksi mucus atau lendir yang akan digunakan untuk menjaga lapisan terluar sel agar tidak rusak karena enzim pepsin dan asam lambung.
  2. Sel Parietal, berfungsi memperoduksi asam lambung (Hydrochloric) yang bermanfaat untuk mengaktifkan enzim pepsin, diperkirakan bahwa sel ini memproduksi 1.5 mol dm-3 asam lambung yang membuat tingkat keasaman dalam lambung mencapai pH2.
  3. Sel Chief, berfungsi untuk memproduksi pepsinogen, yaitu suatu enzim dalam bentuk tidak aktif. Sl ini memproduksi dalan bentuk tidak aktif agar enzim tersebut tidak mencerna protein yang dimiliki oleh sel tersebut yang dapat menyebabkan kamtian pada sel tersebut.
Dibagian dinding lambung sebelah dalam terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Aroma, bnetuk, warna dan selera terhadap makanan secara refleks akan menimbulkan sekresei getah lambung. Getah lambung ini mengandung asam lambung (HCl), pepsin, musin, dan renin. Asam lambung ini berperan aktif sebagai pembunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin.
  • Submucosa, ialah lapisan dimana pembuluh darah arteri dan vena dapat ditemukan untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen ke sel-sel perut sekaligus untuk membawa nutrisi yang diserap, urea, dan karbon dioksida dari sel-sel tersebut.
  • Muscularis, adalah lapisan otot yang membantu perut dalam pencernaan mekanis. Lapisan ini dibagi menjadi 3 lapisan otot, yakni : otot melingkar, memanjang, dan menyerong, kontraksi ketiga macam lapisan otot tersebut akan menimbulkan gerak peristaltik.
  • Gerak Peristaltik( gerak emnggelombang), gerak ini akan emngakibatkan makanan yang terdapat di dalam lambung diaduk-aduk. Lapisan terluar yaitu serosa yang memiliki fungsi sebagai lapisan pelindung perut. Sel-sel di lapisan ini mengeluarkan sejenis cairan untuk mengurangi gaya gesekan yang terjadi antara perut dengan anggota tubuh lainnya.
Adapun peran atau fungsi lain lambung tersebut, daiantaranya adalah sebagai berikut:
  • Memproses dan mengubah protein menjadi pepton
  • Lemak yang masuk ke dalam tubuh akan mulai dicerna di dalam lambung
  • Membekukan susu dan mengeluarkan kasein
  • Semua makanan yang kita konsumsi akan dicairkan dan dicampurkan dengan asam hidroklorida. Jika proses tersebut telah dilakukan, maka usus akan siap mencerna cairan-cairan yang datang dan telah diproses oleh lambung tersebut.
akan tetapi, jika lambung sudah terluka atau sudah terserang bakteri, maka organ ini tidak akan bekerja atau berfungsi dengan baik dan tentunya akan menimbulkan berbagai penyakit di dalam tubuh, diantaranya adalah:

1. Maag atau Penyakit Gastritis

Penyakit Maag atau gastritis disebabkan oleh bakteri Helycobacter Pylori yang melukai dinding lambung, biasanya gejala yang timbul adalah mual, muntah, sendawa, perut kembung dan ulu hati merasa terbakar. Jika dibiarkan dan tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, maka kemungkinan besar akan menjadi pemicu terhadap timbulnya penyakit yang jauh lebih kronis, diantaranya adalah penyakit jantung, penyakit kanker lambung, dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Pengobatan Untuk Penyakit Maag (Asam Lambung)

Banyak yang menganggap, bahwa penyakit maag adalah salah satu penyakit yang ringan dan bisa siembuhkan tanpa harus melakukan pengobatan secara intensif. Sebenarnya, anggapan seperti itu adalah  sebuah kekliruan yang merugikan dr sendiri. Jika Anda memiliki keluhan penyakit maag, segera lakukan pengobatan. Tidak perlu repot-repot untuk melakukannya, kitapun dapat melakukannya sendiri dengan metode pengobatan alami yang mudah dan terjangkau dengan menggunakan bahan herbal dari alam, silakan simak lebih lanjut di => Obat Tradisional Penyakit Asam Lambung.
 
2. Penyakit Kolik

Mungkin Penyakit Kolik ini masih terdengar sedikit asing di telinga kita. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak, bayi, yang ditandai dengan menangis kuat, perut bayi terasa nyeri dan rewel. Penyebab utamanya adalah karena adanya gangguan bateri Klebsiella pada organ lambung si anak yang menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada lambungnya.

Itulah sajian informasi Struktur dan Fungsi Organ Lambung. Jagalah kesehatan lambung anda mulai saat ini juga. Jalani gaya hidup dan pola makan yang sehat agar kesehatan lambung anda tetap terjaga. Terima kasih telah menyimak informasi yang kami berikan. Semoga bermanfaat.