Metode Penularan Penyakit Herpes

3:17 PM

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita arrow
Ads orthoshop info
Metode Penularan penyakit Herpes - Penyakit Herpes atau yang lebih kita kenal dengan sebutan penyakit cacar air adalah salah satu jenis penyakit peradangan pada kulit yang terjadi akibat infeksi virus. Dan penyakit herpes ini juga sangat mudah untuk ditularkan dari penderitanya kepada orang lain. Lalu, bagaiman cara penularan penyakit herpes tersebut? Mari kita simak sajiannya berikut ini.

Metode Penularan Penyakit Herpes

Metode Penularan Penyakit Herpes

Secara umum penyakit herpes menular melalui kontak langsung. Khusus pada herpes zoozter, proses penularan dapat terjadi melalui bersin, batuk, pakaian, dan sentuhan di gelembung yang pecah. Sedangkan pada penyakit herpes genitalis, penularan dapat terjadi karena ada kontak langsung melalui hubungan seksual dan gejala yang timbul dalam waktu 7-21 hari setelah seseorang mengalami kontak dengan virus.

Secara keseluruhan, kita dapat menyimpulkan metode penularan penyakit herpes adalah sebagai berikut:

Penyakit Herpes Simplex

Gejala: Terjadi luka di sekitar mulut/kelamin dan terasa sakit
Penularan: Kontak langsung, seperti ciuman dengan penderita penyakit herpes.

Penyakit Herpes Genitalis

Gejala: Gatal-gatal, timbul intik-bintik merah terutama pada penis/vagina sampai ke anus dan jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, akan menimbulkan luka.
Penularan: Hubungan seksual

Penyakit Herpes Zoster

Gejala: terjadi luka-luka di kulit menurut jalannya urat saraf biasanya unilateral(tidak pernah melewati garis tengah), rasa nyeri syaraf.
Penularan: melalui saluran pernafasan

Untuk meminimalisir bahaya penularan penyakit herpes ini, jika seseorang yang mengalami keluhan penyakit herpes ada baiknya tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain, terlebih anak-anak. Untuk penanganannya sendiri yang terpenting adalah menjaga agar gelembung cairan herpes tersebut tidak pecah, sehingga tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lainnya.

Selain itu, hindari mandi bagi penderita penyakit herpes yang tidak tahan dengan hawa dingin, hal ini karena akan menimbulkan shock. Untuk mengatasi rasa nyeri, demam, dan komplikasi serta melindungi dari ketidakmampuan daya tahan tubuh untuk melawan virus ini juga diperlukan pemberian obat yang tepat dan teratur.

Adapun upaya pencegahan, sebaiknya berikan imunisasi vaksin varisela zoster. Berikan satu kali, pada anak sehat usia 1-12 tahun. Bukan hanya pada balita, imunisasi juga bisa diberikan kepada anak, satu kali lagi pada masa pubertas untuk mendapatkan kekebalan tubuh menjadi 60-80% dan diberikan imunisasi lagi saat anak beranjak dewasa, untuk menyempurnakannya.

Virus Penyakit Herpes yang sembuh, bukan berarti ia hilang 100%. Virus penyebab herpes masih bersembunyi di dalam sel ganglion dorsalis sistem saraf sensor si penderita. Jika sewaktu-waktu daya tahan tubuh atau sistem imunitas tubuh penderita ini lemah, maka virus akan menyerang kembali.

Untuk mengetahui beberapa macam atau klasifikasi penyakit herpes berdasarkan virus yang menginfeksinya anda juga bisa menyimaknya lebih lanjut di artikel menarik lainnya yang kami sajikan untuk anda. Silakan simak di => Macam-Macam Penyakit Herpes.

Itulah sajian informasi Metode Penularan Penyakit Herpes. Dengan mengetahui cara penularan penyakit herpes tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan kita terhadap berbagai hal-hal yang dapat memicu dan media penularan penyakit herpes tersebut. Terima kasih dan semoga bermanfaat..

You Might Also Like

0 comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Like us on Facebook

Flickr Images