Sabtu, 08 Juni 2013

Makanan di Kulkas Cepat Basi, Kok Bisa?


MAKANAN Anda cepat rusak, padahal Anda telah menyimpannya di kulkas? Bisa jadi Anda meletakkan jenis makanan tertentu di bagian yang salah.

Anda bisa memperpanjang daya tahan makanan dengan penyimpanan yang benar di kulkas, seperti diulas Consumerresport:

Letakkan di tempat yang tepat

Bagian belakang kulkas adalah daerah terdingin. Letakkan susu dan telur masih dalam kemasan kartonnya di belakang. Untuk susu segar, buanglah jika sudah lebih dari sepekan dari sell by date (tanggal penjualan). Sementara untuk telur, daya tahannya tiga sampai lima pekan dari waktu pembelian.

Amankan makanan protein

Bungkus ikan mentah, daging, atau unggas lalu letakkan di bagian belakang kulkas. Sebaiknya simpan di rak-rak yang lebih rendah untuk mencegah air dari makanan protein menetes sehingga mencemari makanan lainnya. Jika Anda tidak ingin memasaknya dalam beberapa hari, bekukan makanan sumber protein tersebut.

Jangan isi kulkas terlalu penuh

Untuk menjaga agar makanan dingin, harus ada cukup ruang untuk sirkulasi udara. Ketika membekukan makanan, usahakan jangan menumpuknya. Anda dapat menumpuknya setelah makanan tersebut beku.

Menutup makanan

Wadah kedap udara sangat ideal untuk menjaga makanan yang sudah dipotong-potong, keju, dan buah segar tetap dingin. Tips ini juga menghindari makanan cepat rusak.

Periksa suhuGunakan termometer untuk mengetahui suhu kulkas jika kulkas Anda tidak dilengkapi termometer di dalamnya. Suhu kulkas harus stabil antara 2,8-3,3 derajat Celsius, dan freezer minus 18 derajat Celsius. (Okz/Tom)

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.