Selasa, 10 September 2013

BUKU TENTANG PERLAWANAN TERHADAP POLIGAMI

BUKU TENTANG PERLAWANAN TERHADAP POLIGAMI

Ivan Taniputera
11 September 2013



Ini merupakan kumpulan tulisan tokoh-tokoh baik wanita maupun pria yang menentang poligami.

Judul : 30 Tahun Menentang Polygami
Pengarang: Rangkajo Ch. Sj. Datoe Toemenggoeng
Penerbit: Chailan Sjamsoe, Djakarta, 1958
Jumlah halaman: 55

Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut:



Pada "Suara dari Minangkabau" merupakan tulisan Rohana pada Harian Radio, Pebruari 1928, dapat kita baca sebagai berikut:

"Mereka itu bukannya pandang perkawinan banjak untuk membela kehidupan dan kehormatan si perempuan, tetapi adalah guna memuaskan mereka punja nafsu semata-mata.
Keadaan sekarang tidak mengidjinkan perkawinan jang demikian sebab itu semua aturan seperti djuga membilang jang kaum perempuan itu tidak boleh hidup dengan hak menurut setjara kaum lelaki.
Njatalah bagaimana rendahnja diri kita orang perempuan dalam pemandangan mereka itu.
Kita diakui ada kaum lemah, tetapi hak untuk menguatkan kelemahan kita itu oleh mereka tidak dibitjarakan." (halaman 10).

Sementara itu pada artikel "Kongres Wanita Indonesia mulia berdjuang: Hal Beristeri Lebih Dari Seorang" buah karya Sdr. Tien Sastrowirjo, Desember 1928 dinyatakan sebagai berikut:

"Hal polygami ini tak baik sekali, oleh karena orang-orang itu tak akan mendapat senang, dari sebab ia ta' merasa tetap, sedang sering-sering kali berbantah-bantah. Ini semua mendjadikan kesusahan hati kita, apa lagi djikalau orang-orang tadi tidak mampu." (halaman 13).

Tidak hanya kaum wanita saja yang bersuara menentang poligami. Pada artikel "Pemimpin pria bersuara: Pemandangan Dan Alasan2 Anti Polygami" (Mimbar Surabaja Djuni 1929) dapat kita baca sebagai berikut:

"Pada malam Ahad 25/26 Mai 1929 diadakan oleh Muhammadijah tjabang Surabaja rapat umum polygami di kantor Aisjah, Pandean.
Hadlir kira2 500 orang putera dan puteri. Bagian puteri ditutup dengan tabir. Rapat dibuka oleh ketua Kijai H.M. Mansur.
Dalam atjara termasuk a.l. Pemandangan dan alasan anti-polygami.
Beberapa orang jang anti pada polygami telah mengemukakan alasan-alasan sebagai berikut:

......

ALASAN-ALASAN SDR. FARADJ. ALMEERJANY

Polygami itu mendatangkan beberapa perang ketjil didalam rumah tangga, bukan sadja isteri-isteri dan laki senantiasa bertengkaran, tapi anak-anak pun turut djuga mengambil bagian; oleh karenanja maka ta' boleh tiada kalutlah urusan rumah tangga.

ALASAN-ALASAN SDR. DR. SOETOMO......" (halaman 17).

Buku ini dengan demikian, sangat cocok dibaca oleh mereka yang ingin menelaah sejarah perjuangan menentang poligami. Bagi yang berminat fotokopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.