Sabtu, 26 Oktober 2013

Lelaki Yang Gemar Membaca Al-Qur'an

Di saat aku berada di ruang mayat, seorang pemuda datang dengan tergopoh-gopoh. Ia berkata, "Ya Doktor Khalid –semoga Allah memberimu keba-ikan- ayahku sedang sekarat, coba anda talqinkan ke-padanya dua kalimat syahadat." Aku katakan, "Saya rasa kalian anak-anaknya lebih berhak mentalqinnya dari padaku dan lebih memiliki rasa iba lebih dalam dari padaku semoga Allah memberkahi kalian." Pemuda itu terus mendesakku dan ia katakan bahwa ini sudah kesepakatan dan keinginan semua saudara-saudara-nya.

Kemudian aku pergi bersamanya, lantas apa yang aku lihat? Seorang laki-laki sedang terbujur kaku, detak jantungnya lemah, paru-parunya terhenti dan dalam keadaan tidak sadar. Dia sedang sekarat. Tekanan da-rahnya sangat rendah, demikian pula denyut nadinya. Aku katakan, "Ya fulan... ucapkan Asyhadu alla ilaha illallah." Lalu ia mengangkat jarinya seraya mengucap-kan syahadat.

Anehnya, ketika ia mengucapkan syahadat ter-sebut tekanan darahnya naik dari 130 sampai dengan 140 dan denyut jantungnya naik dari 100 sampai dengan 110, sampai-sampai seorang perawat merasa terkejut, cemas dan kagum dengan apa yang terjadi. Aku selalu mengingatkan perawat tersebut tentang kejadian tadi. Aku katakan ini adalah hujah atasmu... dan akan menjadi hujjahmu jika kamu masuk ke dalam Islam.

Kemudian lelaki tersebut menoleh ke anak-anaknya yang shalih dan merupakan contoh anak-anak yang berbakti dan menjaga ayahnya. Mereka bergantian menjaga sang ayah malam dan siang dengan membagi enam hari sesuai dengan jumlah mereka –semoga Allah memberi mereka taufik dan memperbaiki keadaan si anak-.

Aku katakan kepada mereka, "Bacakanlah al-Qur'an untuknya!" lalu mereka melaksanakannya –semoga Allah memberi mereka kebaikan-. Demikianlah kon-disi si ayah selama tiga hari dengan tekanan darah 130-140 dan anak-anak terus membacakan al-Qur'an untuknya pagi dan malam. Lalu si ayah pun meninggal.

Aku tanyakan kepada anak-anaknya, "Apakah ayah kalian gemar membaca al-Qur'an?" Mereka jawab bahwa ia mengkhatamkan al-Qur'an seminggu sekali dan terkadang lebih dari sekali. Semoga Allah merah-matinya dan mengumpulkan kita semua di kampung yang mulia (surga). Dalam sebuah riwayat shahih dari Abu Mush'ab (semoga Allah memberi husnul khatimah kepadanya, kepada orang tuanya dan kepada kaum muslim) bahwa ia berkata,

"Ahlul Qur'an adalah Ahlullah dan orang-orang pilihan-Nya."


(SUMBER: Serial Kisah Teladan, Muhammad Shalih al-Qahthani seperti yang dinukil dari Qashash wa 'Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir, penerbit DARUL HAQ, telp. 021-4701616)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Korset Penyangga Tulang Belakang

Low Back Pain (LBP atau biasa dikenal nyeri punggung bawah) adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang bagian bawah dan dapat menjalar ke kaki terutama bagian sebelah belakang dan samping. Keluhan ini sering kali dapat sedemikian hebatnya sehingga pasien mengalami kesulitan dalam setiap pergerakan (salah tingkah) dan pasien harus istirahat, bahkan sampai dirawat di rumah sakit. Pasien biasanya sudah berobat ke berbagai teknik pengobatan, tetapi belum bisa menyembuhkan penyakit ini secara maksimal.

Salah satu cara penanganan  sakit pinggang ini adalah dengan cara memakai alat penyangga tulang belakang (korset ortopedi).
Korset ini berfungsi:
1. Terbukti mengurangi nyeri pinggang seperti HNP (Hernia Nucleus Pulposus), Ischialgia (Penjepitan syaraf Isciadicus).
2. Memberikan proteksi dan support yang maksimal pada pinggang sehingga dapat mengurangi nyeri akibat LBP / HNP.
3. Sebagai alat bantu untuk menjaga kestabilan tulang pinggang pada saat beraktivitas.
4. Bisa Mengecilkan perut.

Sfesifikasi Alat:
1. Menggunakan bahan elastis, perekat dan 4 plat alumunium / polypropylene (tergantung permintaan).
2. Di desain sesuai anatomi tulang belakang manusia
3. Memiliki lengkung pinggang yang anatomis
4. Warna coklat
7. Ukuran korset: Silakan ukur lingkaran pinggang anda tepat diatas pusar anda, kemudian cocokkan dengan ukuran dibawah ini
- Ukuran S = 75-80 cm
- Ukuran M = 81-85 cm
- Ukuran L = 86-90 cm
- Ukuran XL = 91-95 cm
- Ukuran XXL = 96-100 cm
- Ukuran XXXL = 101-105 cm

Harga Korset Ortopedi  Rp. 150.000

Harga TLSO Rp. 400.000,-

atau bisa dilihat spesifikasi harga dan macam-macam alat bantu kesehatan di www.orthoshoping.com

Untuk pemesanan alat dapat menghubungi:
Nugroho  : 0858 6737 4002
Silakan tulis pesan ukuran korset dan alamat pengiriman anda melalui sms, kemudian lakukan pembayaran melalui bank  dan konfirmasikan kepada kami, barang akan dikirim ke alamat Anda.
Ongkos kirim silakan cek melalui JNE : http://www.jne.co.id , kota asal Jepara. Kecuali untuk reseller jika pemesanan dalam jumlah banyak akan kami carikan cargo yang lebih murah. Harga belum termasuk ongkos kirim.


Korset Ortopedi

TLSO

TLSO

Segera konsultasikan keluhan anda dengan dokter.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.