Jumat, 15 November 2013

BUKU MERAMAL DENGAN KARTU REMI

BUKU MERAMAL DENGAN KARTU REMI

Ivan Taniputera
15 November 2013



Judul buku: Apa Jang Kartoe Bilang (Noedjoem Dengan Kartoe Blanda)
Penulis: ---
Penerbit: N.V. Drukkerij "De Pertoendjangan" v/h Tjiong Koen Bie, Batavia, tanpa tahun terbit, tapi masih menggunakan ejaan van Ophuysen.
Jumlah halaman: 107.

Berikut ini adalah daftar isinya:


Pada bagian awalnya terdapat "SEDIKIT KATERANGAN PADA PEMBATJA":

"Bagaimana dan kapan terpakenja perkara meramalkan nasib dengan pertoeloengannja kartoe atawa di negri mana asalnja itoe tjara melihat peroentoengan telah di goenakan dengan sasoenggoenja soeker aken orang bisa bilang dengan kapastian. Berabad-abadlamanja itoe tjara meliatin peroentoengan soeda banjak digoenaken oleh bangsa Hebreeuw, Chaldee, dan Egypte, malahan bangsa Tionghoa di djaman poerbakala poen ada goenakan kartoe speciaal aken ini maksoed. Maka djoega dalem waktoe jang belakangan sadja orang baroe kenal bahwa kartoe bisa digoenaken dalem perdjoedian.
Dalem ini bokoe maoe dihoendjoek berbagi-bagi tjara meliatin ada poenja hal-hal jang bersamaan dengan ilmoe meliatin peroentoengan dengan bintang (astrologie) jang doeloe banjak sekali orang goenaken: apalagi sampe sekarang djoega orang masih soeka goenaken kartoe sebagi soeatoe djalan boeat ketahoei perkara jang blom dan soeda kadjadian.
Haroes diperingetken disini boekan djadi kita poenja maksoed aken djadi voor stander (pembela) dari tjara meliatin peroentoengan dengan kartoe hanja tjoema hendak hoendjoek soeatoe tjara meliatin jang terdiri dari roepa-roepa matjem hingga orang bisa taoe iapoenja nasib dengan pertoeloengannja kartoe......"

Pada halaman 10, di BAGIAN KATIGA dibahas mengenai "Arti jang oemoem dari kartoe":

Katrangannja masing-masing kartoe ada berdasar atas atoeran jang tetap akan tetapi ini bisa djadi beroba berhoeboeng dengan kadoedoekannja dalem pasangan atawa soesoenan.
Baek boeat antero stel maoepoen boeat satoe-satoe kartoe poenja roepa atawa gambar kita akan terangin dengan mengasih roepa-roepa tjonto di bagian-bagian jang berikoet.
Seperti orang taoe kartoe jang dipake dalam ilmoe meliatin sebagimana jang aken ditoetoerben dalem in boekoe, adalah kartoe Olanda jang mempoenjai ampat kleur (roepa) jang bisa ditimpalin dengan ampat moesin, atawa bisa djoega dibikin dengan ampat bagian dari hari, seperti: pagi (morgen), tenghari (middag), menggerip (avond), dan malem (nacht). Banjak djoega jang soeka andein dengan ampat djaman dari pengidoepannja manoesia jaitoe: anak ketjil (kind), djedjaka (jongeling), orang lelaki atawa bapa (man) dan kake-kake atawa 'ngkong (grijsaard).
"Bikin itoe stel kartoe djadi toedjoe roepa-roepa pergaboengan", begitoe Sepharial mengadjarken, "dan itoe djoemla toedjoe" kamoedian dipake kali dengan djoemla antero kartoe........"

Bagi yang beminat foto kopi, hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.