Selasa, 07 Januari 2014

Mengobati impoten dengan lada

 obat impotenMengobati impoten dengan lada. Semua pasti sudah tidak asing dengan nama lada. Lada atau merica (Piper nigrum L.) adalah rempah-rempah berwujud bijian yang dihasilkan oleh tumbuhan dengan nama sama. Lada sangat penting dalam komponen masakan dunia dan dikenal luas sebagai komoditi perdagangan penting di Dunia Lama. Pada masa lampau harganya sangat tinggi sehingga menjadi salah satu pemicu penjelajahan orang Eropa ke Asia Timur untuk menguasai perdagangannya dan, dengan demikian, mengawali sejarah kolonisasiAfrika, Asia, dan Amerika. 

Di Indonesia, lada terutama dihasilkan di Pulau Bangka. Lada disebut sahang dalam bahasa Melayu Lokal seperti bahasa Banjar, Melayu Belitung, Melayu Sambas, dan lain-lain.

Dari kandungan yang terdapat dalam lada itu bisa dijadikan bahan untuk mengobati impotensi, berikut resepnya.

Manfaat Lada diantaranya untuk Mengobati impotensi.

Caranya, 
  1. ambil 1/2 sendok teh lada/merica dan kopi, lalu seduh dengan air panas. 
  2. Lalu dapat langsung diminum sebelum rasa sakit mulai datang. 
  3. Dapat juga ditambahkan dan diramu dengan mencampur daun pepaya, yaitu tangkainya, 
  4. sepotong temu ireng, 
  5. seperempat daun tarum dan 
  6. garam. 
Cara Meramunya 
  1. Menghaluskan semua bahan lalu ditambah setengah gelas air, 
  2. Peras lalu saring dan siap diminum 2-3 kali sehari.
Selain sebagai obat impotensi dan yang umumnya sebagai bumbu masakan, lada putih juga banyak digunakan sebagai obat-obatan, seperti untuk mengobati sakit perut, kolera, kanker, malaria, dll. lada putih juga digunakan secara topikal sebagai iritan kontra untuk nyeri. Lada putih dapat membantu melawan kuman (mikroba) penyebab sakit perut. 

Manfaat lada putih  yang lainnya
  1. Lada putih merupakan sumber mangan, besi dan vitamin K, dan mengandung banyak serat.
  2. Lada putih telah lama diakui sebagai sebuah carminitive, yaitu zat yang membantu mencegah pembentukan gas usus.
  3. Penurun berat badan. Lada mengandung kimia yang dikenal sebagai capsaicin, yang merupakan bahan yang membuat lada memiliki sifat panas. Capsaicin juga baik untuk membantu menurunkan berat badan. Kandungan capsaicin juga umumnya dapat ditemukan dalam pil penurunan berat badan dan beberapa suplemen lainnya. Capsaicin bekerja membakar kalori dan lemak dengan sifat termal, panas yang kita rasakan saat makan lada akan dapat membakar lemak.
  4. Arthritis (radang sendi / encok) Capsaicin juga bertindak sebagai anti-inflamasi yang membuatnya bekerja untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit pada mereka yang menderita arthritis
  5. Sakit kepala Kandungan capsaicin dalam lada juga dapat berfungsi untuk memblokir neuropeptida yang dikenal sebagai substansi P, yang merupakan penerus utama rasa nyeri ke otak. Jadi ketika kita makan lada maka nyeri di kepala akan terasa ringan.
  6. Hidung tersumbat
  7. Capsaicin pada lada dapat membersihkan sinus. Bahkan membantu untuk melawan infeksi sinus dengan membersihkan saluran udara. Sehingga kita bisa bernapas lebih lega.
  8. Tekanan darah tinggi Merica, cabai pada umumnya memiliki banyak flavanoids, vitamin C dan A, yang merupakan zat yang bisa menurunkan tekanan darah seseorang.
  9. Kesehatan jantung Terlalu banyak cairan dalam tubuh bisa berdampak buruk bagi jantung Anda. Dengan banyaknya cairan di sekitar dinding jantung akan mengakibatkan tekanan pada jantung yang berpotensi membahayakan kinerja jantung. Salah satu tanda retensi cairan terlalu banyak adalah pergelangan kaki bengkak. Gejala lain, kesulitan bernapas, karena terlalu banyak air yang menekan paru-paru. Mengapa merica/lada dapat membantu menjaga kesehatan jantung? Karena lada menyebabkan kita berkeringat, dan semakin kita berkeringat cairan dalam tubuh berkurang.
  10. Anti oksidan Karena flavanoids dan vitamin ditemukan dalam lada sehingga sangat baik untuk anti-oksidan, yang berarti mereka bekerja dalam aliran darah untuk membantu melawan zat-zat yang mengancam kerusakan sel dalam tubuh. 
  11. Lada memiliki kandungan vitamin yang sangat tinggi, terutama vitamin – K, selain vitamin A dan C. Selain itu juga lada memiliki kandungan serat yang sangat tinggi, rendah kolesterol, dan rendah gula. Beberapa zat lain yang terkandung dalam lada diantaranya : choline, folic acid, niacin, Pyridoxine, Riboflavin, Thiamin, Sodium, Potassium, Calcium, Copper, besi, magnesium, mangan, phosfor, seng, 
Efek samping yang ditimbulkan olah lada 

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, dalam beberapa hal lada dapat menimbulkan beberapa efek samping yang merugikan, seperti : 
  1. Lada putih dapat meningkatkan risiko perdarahan. Perhatian dianjurkan pada pasien dengan gangguan perdarahan atau mereka yang memakai obat yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Dosis penyesuaian mungkin diperlukan.
  2. Lada putih dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Perhatian lebih lanjut disarankan pada pasien dengan tekanan darah rendah dan pada mereka yang memakai obat, herbal, suplemen atau jamu yang mempengaruhi tekanan darah.
  3. Lada putih dapat menurunkan kadar gula. Perhatian dianjurkan pada pasien penderita diabetes atau hipoglikemia dan pada mereka yang menggunakan obat-obatan, jamu, atau supleme yang mempengaruhi kadar gula dalam darah.
  4. Jika lada putih terkena mata maka ini akan menimbulkan iritasi pada mata.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.