Kamis, 20 Maret 2014

Wisata Jombang

Wisata  Jombang
Kabupaten Jombang memiliki berbagai keindahan alam dan potensi pariwisata lain yang menarik. Sangat disayangkan, potensi tersebut pada umumnya belum digali, dan tidak memiliki pendukung sarana dan prasarana yang memadai untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Jombang; sehingga menunggu adanya investasi untuk menggarapnya. Hal ini sangat penting dan menguntungkan, mengingat posisi Kabupaten Jombang yang bersebelahan dengan daerah tujuan wisata alam Malang di tenggara dan Pacet-Trawas-Tretes di timur; serta wisata historis (situs Majapahit) Trowulan.
Wisata Umum
  • Tirta Wisata. Tempat wisata lokal yang terdapat balekambang, kolam pancing, kolam renang dan lapangan tenis. Tempat ini sering diselenggarakan berbagai konser, baik artis regional hingga artis ibukota. Terletak di tepi jalan raya Jombang-Surabaya, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan.

  • Pujasera Kebonrojo Tempat wisata lokal yang umumnya dikunjungi saat-saat hari minggu dan hari libur, terletak persis di jantung kota. Di tempat ini selalu ramai dikunjungi karena menawarkan berbagai jenis jajanan dan makanan. Akhir-akhir ini tempat ini menyediakan berbagai permainan untuk anak-anak.

  • Monumen Pesawat Tempur, terletak persis di depan Tirta Wisata. Pesawat Tempur yang dulunya merupakan armada skadron milik TNI AU ini telah dihibahkan kepada kabupaten jombang menghiasi koleksi wisata yang cukup menawan.

  • Aloon – Aloon, dengan berhias taman di sekelilingnya dan empat pilar menara masjid yang merupakan simbol kota jombang, aloon – aloon merupakan tempat rekreasi yang sering dikunjungi, tanpa mengeluarkan biaya masuk sepeserpun. Pada hari minggu banyak dikunjungi orang-orang yang berolahraga jogging, sepakbola dan aktivitas lainnya. Jika Anda merasa haus bisa anda nikmati berbagai minuman dan jajanan yang umunya dijual oleh PKL di sekeliling aloon – aloon. Pada hari-hari tertentu sering juga diadakan even-even menarik seperti pameran raya, musik, lomba-lomba dan sebagainya.
Wisata Sejarah
  • Sendang Made. Sendang Made terletak di Desa Made, Kecamatan Kudu. Di kawasan ini terdapat peninggalan sejarah petilasan Raja Airlangga. Selain Sendang Made di sekitarnya terdapat sendang-sendang lain yang lebih kecil, Diantaranya Sendang Payung, Sendang Padusan, Sendang Drajat, Sendang Sinden dan Sendang Omben.  Sendang Made diyakini sebagai sisa peninggalan kerjaan Majapahit.

  • Candi Arimbi. Candi Arimbi dulunya merupakan pintu gerbang sebelah selatan Kerajaan Majapahit. Terletak di Desa Ngrimbi, Kecamatan Wonosalam. Letaknya sangat strategis karena berada di tepi jalan utama Mojoagung-Wonosalam. 




    Wisata Alam
    • Wanawisata Sumberboto. Merupakan wana wisata binaan dari Perhutani yang banyak dikunjungi wisatawan lokal. Suasana dingin dan asri penuh dengan pepohonan, terdapat pula kolam renang air hangat. Terletak di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.

    • Wisata Perkebunan Panglungan. Kawasan perkebunan dengan topografi pegunungan yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam ini berfungsi sebagai daerah resapan air dan kawasan konservasi lahan. Saat ini Panglungan tengah dikembangkan sebagai agrowisata dengan tanaman utama kakao, cengkeh, melinjo, dan kopi.

    • Air Terjun Tretes. Merupakan air terjun yang sangat indah dengan ketinggian 158 meter, dan terletak di ketinggian 1250 meter di atas permukaan air laut. Terletak di Dusun Tretes, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam; sekitar 40 km dari pusat kota Jombang.

    • Goa Sigolo-golo. Jombang memiliki goa-goa alami yang indah dan belum dikembangkan sebagai wisata komersial. Salah satunya adalah Goa Sigolo-golo yang terletak di Dusun Kranten, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam.

    • Kedung Cinet. Kedung Cinet merupakan wisata alami pegunungan yang sangat mempesona. Aliran sungai yang jernih dan menawan dilintasi oleh "jembatan goyang". Terdapat di desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan.

    • Waduk Plabuhan, Terletak di desa Plabuhan dan mempunyai luas + 3 Ha. Hanya + 4 km dari Kantor Camat Plandaan. Waduk ini cocok untuk melepas lelah, karena mempunyai pemandangan yang sangat indah.

    • Waduk Jambe, Terletak di Dsn. Jambe Ds. Bangsri dan mempunyai luas + 2,25 Ha. Selain digunakan untuk pengairan, waduk ini juga merupakan tempat wisata yang sangat menarik. Hanya + 2,5 km dari Kantor Camat Plandaan.

    • Dam Karet. Aliran sungai berantas yang dibendung dengan media yang terbuat dari karet ini menambah pesona tersendiri untuk dikunjungi. Biasanya banyak dikunjungi oleh orang-prang yang mempunyai hobi memancing. Terletak di wilayah kecamatan Megaluh.
    Wisata Religi
    • Pondok Pesantren. Jombang telah lama terkenal dengan julukan kota santri. Berbagai pesantren sangat menjamur di kota ini. Pesantren terbesar di Jombang adalah Pesantren Tebu Ireng, Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, Pesantren Denanyar dan Pesantren Daru Ulum Peterongan.

    • Makam K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Wachid Hasyim. K.H. Hasyim Asy’ari merupakan pendiri Ponpes Tebuireng (Jombang), salah satu pendiri organisasi Nahdatul Ulama. Puteranya, K.H. Wachid Hasyim adalah Menteri Agama RI pertama. Dua makam pahlawan nasional ini terletak di kompleks Ponpes Tebuireng, Cukir, Kecamatan Diwek.

    • Makam Sayid Sulaiman. Sayid Sulaiman merupakan salah satu penyebar Islam di kawasan Jombang pada era pasca runtuhnya Majapahit. Pada malam Jum’at Legi, makam ini banyak dikunjungi peziarah. Terletak di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung.

    • Pengajian Padang Mbulan. Pengajian Padang Mbulan merupakan pengajian rutin yang digelar pada setiap malam bulan Purnama. Pengajian ini dirintis oleh budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). Diadakan di halaman depan asal rumah Cak Nun di Desa Menturo, Kecamatan Sumobito.

    • Kelenteng Hong San Kiong. Terletak di desa Gudo, Jombang. Selain dikenal sebagai tempat ibadah Tridarma (Agama Taoisme, Budha, dan Konghucu) juga sebagai tempat berobat. Menariknya yang datang untuk berobat juga banyak yang dari kalangan pribumi. Setiap menjelang Tahun Baru Imlek, kelenteng ini mengadakan acara hajatan yang cukup meriah, seperti Wayang Potehi maupun Pagelaran Barongsay

    • Gereja Mojowarno. Gereja Mojowarno merupakan gereja tertua di kawasan indonesia timur, serta dulunya pernah menjadi pusat salah satu aliran Kristen Protestan pada jaman Belanda. Setiap setahun sekali, gereja ini mengadakan Upacara Kebetan dan Unduh-unduh, yang sarat akan kultur lokal.

    • Makam Gunung Kuncung. Terletak di lereng gunung, di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonosalam; yakni di perbatasan dengan Kabupaten Kediri.

    • Makam Pangeran Benowo. Makam ini terletak di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam.

    Tidak ada komentar :

    Poskan Komentar

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.