Sabtu, 28 Februari 2015

Penyebab Penyakit Vertigo dan Mengatasi Gejala Vertigo

Penyakit vertigo adalah gejala pusing yang bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari ringan sampai cukup parah. Penyakit Vertigo bisa ditandai dengan pusing dan penglihatan seperti berputar terbalik. Akibatnya, pasien mengalami pusing dan tidak akan mampu bangkit karena merasa sangat pusing.

Penyebab Vertigo

Pusing sebenarnya adalah gejala umum yang terkait dengan berbagai jenis penyakit pada manusia. Penyebab vertigo mungkin berhubungan dengan sistem saraf, tetapi bisa berasal dari jantung, mata, dan bahkan psikologis. Setelah semua keluhan pusing, mulai dari yang ringan sampai berat, harus dievaluasi secara hati-hati untuk membersihkan sumber penyakit dan penyebabnya dapat ditemukan untuk mendapatkan perawatan yang optimal atau penanganan.

Penyebab Penyakit Vertigo dan Mengatasi Gejala Vertigo
Penyakit Vertigo
Pada umumnya, gejala vertigo yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari berhubungan dengan gangguan keseimbangan atau istilah kedokteran disebut vertibular. Dalam kasus ini, penderita tidak merasa pusing jika ia duduk atau berdiri. Tetapi jika saat perubahan posisi, seperti tidur di punggung dan kemudian miring ke sisi lain maka bisa datang serangan penyakit vertigo. Tidak hanya itu, gerakan kepala atau tubuh juga dapat merangsang timbulnya serangan gejala vertigo, yang seperti gerakan mundur dan maju. Penyakit vertigo yang ringan biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Gejala vertigo dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti gangguan hormonal yang ditandai dengan munculnya jerawat, kelelahan, stres, kurang istirahat dan sebagainya.

Cara mengatasi vertigo

Ada satu bentuk latihan yang bisa dilakukan untuk mencoba mengatasi atau penyembuhan vertigo . Latihan khusus yang disebut latihan vestibular adalah sebagai berikut :
  • Berdiri tegak , buka mata dan kemudian tutup . Lakukan lima kali .
  • Melatih gerakan kepala berputar . Pertama, pasang dagu ke dada , kemudian gerakkan atau putar kepala ke kiri, dan kemudian mengubah arah ke kanan, Lakukan 3 kali .
  • Lakukan juga gerakan wajah menghadap ke atas, kemudian turun perlahan-lahan sampai menghadap ke bawah, kemudian naik lagi menghadap keatas perlahan-lahan , ulangi 3 kali .
  • Melatih juga gerakan kepala miring , yaitu mencoba untuk tetap telinga kiri ke bahu kiri . Tahan hingga 15 detik , kemudian lakukan sebaliknya . Ulangi setiap arah masig 3 kali .
  • Duduk dengan posisi punggung lurus , mata terbuka . Kemudian berdiri. Pada saat berdiri, tutup mata Anda . Ulangi 3 kali .
  • Melatih gerakan bola mata ke kanan dan ke kiri (horizontal ) dengan mata terbuka . Ulangi di setiap arah masing masing 3 kali . Kemudian dilanjutkan dengan menggerakkan bola mata dalam vertikal , atas dan bawah .
  • Praktek otot mata Anda dengan mengikuti arah objek yang bergerak, maka fokuskan mata Anda pada obyek stasioner.

Dalam naturopati gejala vertigo dapat dibantu dengan mengonsumsi atau menghindari makanan tertentu. Setiap kali makan, cobalah makani secukupnya, tidak terlalu banyak, hindari makanan yang tinggi karbohidrat, makanan yang bisa merangsang alergi (misalnya seafood, pedas, asam yang berlebihan), makanan yang mengandung alkohol, kafein, minyak dan lemak.

Selain itu, gejala vertigo dapat dikurangi dengan menggunakan obat vertigo seperti Magnesium, Vitamin B12 yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan sistem saraf. Jahe dan Ginkgo juga sangat membantu untuk meningkatkan sirkulasi di dalam otak.

Untuk kasus ringan penyakit vertigo yaitu, aromaterapi sangat membantu untuk menstabilkan sistem saraf, baik inhalasi (dihirup) atau pijat. Dalam homeopati dapat digunakan beberapa obat alternatif yang tergantung pada tingkat keparahan gejala vertigo dan penyebab vertigo.


Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.