Rabu, 04 Desember 2013

Pengertian dan Hakikat Sastra Jawa


Berbicara tentang sastra jawa, kita tidak bisa terlepas dari seluk beluk tentangnya yang meliputi era sastra jawa, hasil karya sastra, dan para pengarangnya.

Pengertian dan Hakikat Sastra Jawa
Sastra menurut bahasa Sansekerta (Ḉastra) yang artinya tulis. Secara istilah sastra Jawa adalah segala bentuk pemikiran yang dicurahkan dalam bentuk tulisan sebagai medianya dengan menggunakan bahasa Jawa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa suatu karya akan bernilai karya sastra jika sudah ditulis dan dibukukan. Hal ini disampaikan oleh Suparta Brata.
Wujud sastra Jawa, dibedakan menjadi dua:
1.      Prosa (gancaran), contohnya dalam bentuk novel, cerita cekak (cerkak), cerita gambar (cergam).
2.      Puisi (tembang), contohnya dalam bentuk lirik, geguritan, kidung, kakawin.
Selain itu, karena sastra berbicara tentang manusia dan kemanusiaan, maka sastra juga memuat seluruh aspek hidup manusia. Oleh karena itu terdapat berbagai kategori/jenis sastra berdasar pada sejarahnya:
a. Sastra Jawa Kuna
b. Sastra Jawa  Tengahan
c. Sastra Jawa Baru
d. Sastra Jawa Modern




DAFTAR PUSTAKA

Suripan Sadi Hutomo. 1975. Telaah Kesusastraan Jawa Modern. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.

Zoetmulder, PJ. 1985. Kalangwan, Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Jambatan.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.