Rabu, 14 Januari 2015

Diabetes Dan Glukosa Darah Rendah ( Hipoglikemia )

Hipoglikemia adalah istilah untuk glukosa darah rendah (gula darah rendah). Glukosa yang dihasilkan dari makanan yang Anda makan, dan merupakan "bahan bakar" yang membuat otak dan tubuh dapat berfungsi dengan baik. Gejala hipoglikemia yang berat bisa berbahaya dan harus segera diobati.

Apa hubungan antara diabetes dan hipoglikemia?

Diabetes adalah penyakit dimana kadar glukosa darah terlalu tinggi. Ini sering diobati dengan insulin, hormon yang membantu glukosa bergerak dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh Anda dengan obat yang meningkatkan produksi insulin tubuh Anda. Jika pengobatan ini meningkatkan kadar insulin menjadi terlalu tinggi, kadar glukosa darah Anda dapat turun terlalu rendah. Hipoglikemia juga bisa terjadi jika Anda tidak mengkonsumsi makanan sehat seimbang yang dibutuhkan, atau jika Anda kurang makan, minum terlalu banyak alkohol, atau olahraga terlalu berat.

Apa saja tanda dan gejala hipoglikemia?

Hipoglikemia bisa ringan, sedang, atau berat. Jika glukosa darah Anda turun di bawah normal (antara 70 dan 99 mg / dL), Anda mungkin mengalami berbagai gejala.

Bagaimana hipoglikemia diatasi?


Jika Anda memiliki diabetes dan Anda memiliki gejala hipoglikemia, periksalah kadar glukosa darah Anda segera. Jika rendah, Anda harus makan atau minum sesuatu yang dapat meningkatkan gula darah Anda. Untuk hipoglikemia ringan sampai sedang, Anda perlu mengkonsumsi 15 gram karbohidrat, seperti tablet glukosa, dan lain lain

Jika hipoglikemia tidak diobati segera, dapat memburuk dengan cepat. Anda dapat menjadi sangat bingung dan tidak mampu mengendalikan kondisi Anda. Dalam kasus yang parah, Anda bahkan mungkin dapat kehilangan kesadaran, mengalami kejang, atau koma.

Teman-teman dekat dan keluarga harus menyadari kondisi Anda dan mengajarkan bagaimana mengenali hipoglikemia berat dan mengatasinya dengan cepat dengan suntikan glukagon (hormon yang meningkatkan kadar glukosa darah) jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Mereka perlu membawa Anda ke rumah sakit atau meminta bantuan darurat jika:
  • Kesadaran Anda terpengaruh dan glukagon tidak tersedia
  • Gejala berlanjut setelah pengobatan dengan glukagon
  • Glukosa darah Anda tetap rendah meskipun telah mengkonsumsi karbohidrat atau telah menggunakan glukagon
Diabetes Dan Glukosa Darah Rendah ( Hipoglikemia )

Bagaimana Anda bisa mencegah hipoglikemia?

Cara terbaik untuk mencegah hipoglikemia adalah makan makanan pada jadwal teratur, tes glukosa darah secara rutin, ikuti olahraga yang telah disarankan, dan konsumsi obat diabetes Anda seperti yang direkomendasikan. Jika diperlukan, makan atau minum sesuatu sebelum dan / atau selama olahraga. Tanyakan kepada dokter Anda apakah obat diabetes Anda dapat menyebabkan hipoglikemia. Jika bisa, tanyakan apakah Anda perlu mengambil tindakan pencegahan tambahan.

Anda dapat mencegah hipoglikemia dengan rencana yang sedang Anda siapkan. Bersiaplah untuk memeriksa kadar glukosa darah Anda secara teratur dan terutama ketika Anda mengalami gejala hipoglikemia. Bersiaplah untuk mengobati gejala-gejala dengan menggunakan tablet glukosa atau yang lainnya sesuai yang direkomendasikan dokter. Pastikan keluarga dan teman-teman Anda siap untuk membantu jika Anda mengalami tanda-tanda glukosa darah rendah.

Anda harus memeriksa kadar glukosa darah Anda sebelum mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin apapun untuk memastikan kadar glukosa tetap dalam kisaran normal. Hal ini penting terutama jika Anda telah mengalami gejala hipoglikemia berulang atau jika Anda mengalami kesulitan beraktivitas ketika glukosa darah Anda rendah.

Pertanyaan untuk menanyakan kepada dokter Anda
  • Dapatkah obat diabetes saya menyebabkan hipoglikemia?
  • Jika saya memliki hipoglikemia, apa yang harus saya lakukan untuk menurunkan tingkat glukosa darah saya kembali normal?
  • Apakah saya membutuhkan glukagon?
  • Haruskah saya harus menemui seorang yang ahli dalam pengobatan diabetes atau asuhan keperawatan hipoglikemia?
  • Haruskah saya menemui ahli endokrinologi untuk pengobatan saya?

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.