Minggu, 18 Januari 2015

Pengobatan Dermatitis Atopik ( Penyakit Kulit ) Yang Efektif Pada Bayi

Eksim adalah suatu kondisi yang menyebabkan kulit menjadi gatal, merah, kering dan pecah-pecah. Ini adalah kondisi jangka panjang, atau kronis. Eksim atopik, juga dikenal sebagai dermatitis atopik adalah bentuk paling umum dari eksim. Ia terutama mempengaruhi anak-anak, tetapi dapat juga mempengaruhi orang dewasa.

Dermatitis atopik biasanya terjadi di area lipatan-lipatan kulit seperti:
  • Di belakang lutut
  • Di bagian depan siku
  • Di sisi leher
  • Sekitar mata dan telinga
Penyebab pasti dermatitis atopik belum diketahui. Namun, sering terjadi pada orang-orang yang memiliki alergi ("atopik" berarti kepekaan terhadap alergen). Dermatitis atopik dapat diturunkan atau di wariskan dari keluarga dan sering terjadi bersama kondisi lain seperti asma dan demam. Dermatitis atopik biaasanya bervariasi dalam tingkat keparahan. Kebanyakan orang hanya sedikit terpengaruh dan mengalami kulit kering atau merah, yang kadang-kadang gatal yang tidak parah. Pada sebagian orang memiliki gejala lebih parah, seperti kulit retak, sakit dan pendarahan. Dermatitis atopic akan hilang atau sembuh secara signifikan ketika anak anak bertambah usia. Sekitar 53% kasus, dermatitis atopik akan hilang pada saat anak mencapai umur 11 tahun, dan 65% dari kasus akan hilang saat usia mereka mencapai 16 tahun. Dermatitis atopik yang parah biasanya sering memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari dan mungkin sulit untuk mengatasi secara fisik dan mental. Namun, banyak perawatan dan pengobatan yang berbeda yang dapat digunakan untuk mengontrol gejala dan mencegah dermatitis atopik.

Gejala Dermatitis Atopik

Gejala dermatitis atopik dapat dialami. Gejala dapat menjadi lebih buruk selama kondisi tertentu, dan Anda atau anak Anda mungkin memerlukan pengobatan lebih kuat ketika hal ini terjadi. Dermatitis atopik dapat menyebabkan kulit Anda menjadi:
  • Gatal
  • Kering
  • Merah
  • Rusak
  • Menebal
  • Retak

Di Area Mana Dermatitis Atopik Sering Terjadi?

Dermatitis atopic dapat terjadi di seluruh tubuh. Yang paling umum:
  • Pada bayi: pada wajah dan kulit kepala, dan pada permukaan luar dari lengan dan kaki
  • Pada anak-anak: sekitar sendi pada lengan dan kaki, seperti lipatan siku atau belakang lutut
  • Pada orang dewasa: pada sendi, seperti dalam siku atau bagian belakang lutut, dan di tangan

Pengobatan Dermatitis Atopik ( Penyakit Kulit ) Yang Efektif Pada Bayi

Penyebab Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik mungkin terdapat beberapa penyebab campuran, seperti faktor keturunan dan lingkungan yang bertindak bersama-sama pada waktu yang berbeda. Anda mungkin lahir dengan kemungkinan risiko akan terkena dermatitis atopik yang diwarisi dari orang tua Anda. Ketika Anda terkena faktor lingkungan, seperti debu atau polusi udara, hal ini menyebabkan dermatitis atopik muncul. Ada juga beberapa pemicu yang dapat membuat gejala lebih buruk.

Faktor genetik
Penelitian menunjukkan bahwa dermatitis atopik adalah sebagian besar dari kondisi keturunan. Ini berarti bahwa penyebabnya terletak pada gen yang diwarisi dari orang tua Anda. Jika orang tua Anda memiliki dermatitis atopik, sangat mungkin bahwa anaknya juga akan mengembangkan kondisi tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa 60% dari anak-anak yang memiliki orang tua dengan dermatitis atopik juga memiliki kondisi tersebut. Jika kedua orang tua memiliki penyakit dermatitis atopik, ada 80% kemungkinan bahwa seorang anak juga akan memiliki kondisi tersebut. Hal ini belum diketahui secara pasti gen yang menyebabkan dermatitis atopik terjadi, meskipun protein yang disebut filaggrin terlibat pada kondisi ini. Filaggrin menempel pada zat yang disebut keratin dalam sel dan bersama dengan struktur lain membentuk penghalang di permukaan kulit. Jika ada masalah dengan filaggrin Anda, penghalang kulit tersebut tidak bisa lagi memberikan perlindungan yang efektif dari kondisi lingkungan. Biasanya akan ada masalah dengan filaggrin jika Anda telah diwarisi gen cacat yang berfungsi untuk membuat filaggrin. Dalam hal ini, Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena dermatitis atopik.


Faktor lingkungan
Jika faktor gen membuat Anda lebih rentan terkena dermatitis atopik, kondisi ini akan berkembang setelah Anda terkena faktor lingkungan tertentu, seperti alergen. Alergen adalah zat yang dapat menyebabkan tubuh untuk bereaksi abnormal. Hal ini dikenal sebagai reaksi alergi. Beberapa alergen yang paling umum yang dapat menyebabkan dermatitis atopik meliputi:
  • Tungau debu rumah
  • Bulu hewan peliharaan
  • Serbuk sari
Dermatitis atopik pada bayi kadang-kadang bisa disebabkan oleh alergi makanan, terutama pada tahun pertama kelahiran. Makanan yang biasanya menyebabkan reaksi alergi termasuk:
  • Susu sapi
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Susu kedelai
  • Gandum
Alergi bukan satu-satunya penyebab dermatitis atopik. Faktor-faktor non-alergi lain juga berperan dalam membawa dermatitis atopik pada seseorang yang mungkin dapat dialaminya. Faktor ini dapat mencakup:
  • Cuaca dingin
  • Kelembaban
  • Kena sabun
  • Pakaian kasar

Pengobatan Dermatitis Atopik

Obat dermatitis atopik yang biasanya digunakan meliputi:
  • Emolien - digunakan sepanjang waktu untuk kulit kering
  • Kortikosteroid topikal - digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan
Kedua obat tersebut memberikan pengobatan yang efektif cukup baik untuk kebanyakan kasus dermatitis atopik.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.