Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Tuesday, September 4, 2018

Tata cara menulis surat resmi

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Surat resmi atau disebut juga surat dinas adalah surat yang  ditulis untuk keperluan komunikasi antara kantor yang satu dan kantor yang lain atau antar organisasi. Surat dinas dibuat oleh seseorang yang berkedudukan sebagai pejabat instansi pemerintah sehingga surat ini disebut juga surat jabatan.  
Dalam penulisan surat resmi, bahasa yang digunakan adalah format surat dan ragam bahasa yang dibakukan. Hal tersebut dilakukan agar isi surat tidak menimbulkan salah tafsir, mengingat surat merupakan bentuk komunikasi tertulis, yang sangat mungkin untuk menimbulkan salahtafsir. 

Surat resmi memiliki bagian-bagian yang tetap, yaitu

  1. Kepala surat

Kepala surat yang ditulis lengkap memuat informasi yang terdiri atas

    1. nama instansi,
    2. alamat lengkap,
    3. nomor telepon,
    4. nomor kotak pos, dan
    5. lambang atau logo.



Dalam penulisan kepala surat hal-hal berikut perlu diperhatikan.

·         Nama instansi tidak disingkat, misalnya Osis, tetapi Organisasi Sekolah Intra Sekolah

·         Kata jalan tidak disingkat dengan Jl. atau Jln., tetapi Jalan

·         dengan J kapital.

·         Kata telepon hendaknya ditulis dengan cermat, telepon; bukan tilpun, telpun, dan tidak disingkat menjadi Telp atau Tlp.

·         Kata kotak pos hendaklah ditulis dengan cermat, yaitu Kotak Pos;  jangan disingkat menjadi Kotpos. Jangan pula kamu gunakan P.O. Box atau Post Office Box.

·         Kata telepon dan kotak pos diikuti oleh nomor tanpa diantarai dengan tanda titik dua (:), sedangkan nomor-nomor yang mengikutinya ditulis dengan tanpa tanda titik atau spasi pada setiap hitungan tiga angka karena bukan merupakan



  1. Tanggal penulisan surat

Tanggal surat ditulis lengkap, yaitu tanggal ditulis dengan angka, bulan ditulis dengan huruf yang diawali huruf kapital, dan tahun ditulis dengan angka. Sebelum tanggal tidak dicantumkan nama kota, karena nama kota sudah ada pada kepala surat. Setelah tanggal tidak ada tanda baca.

Berikut contoh penulisan tanggal yang salah

Surabaya : 16 Januari 2008

Surabaya, 16 Januari 2008

16 -01-2008

16 Jan 2008

  1. Nomor, lampiran, dan hal surat

Kata nomor, lampiran, dan hal ditulis dengan diawali huruf  kapital dan diikuti dengan tanda titik dua (:) yang ditulis secara estetik sesuai dengan panjang ketiga kata tersebut.

Kata nomor dan lampiran dapat disingkat secara taat asas dengan No. dan Lamp.



Penulisan Nomor Yang Salah
Penulisan Nomor Yang Benar
Nomer: 110/U/OSIS/2007,-
Nomor: 110/U/OSIS/2007
No: 110/U/OSIS/2007,
No: 110 / U /OSIS / 2007
Nomor: 110/U/OSIS/2007
Nomor: 110.U.OSIS.2007



Kata Lampiran atau Lamp. diikuti tanda titik dua (:) dan disertai jumlah barang yang dilampirkan. Jumlah barang ditulis dengan huruf, bukan dengan angka, dan tidak diakhiri dengan tanda baca. Awal kata yang menyatakan jumlah ditulis dengan huruf kapital.

Penulisan Lampiran Yang TIDAK  Dianjurkan
Penulisan Lampiran Yang dianjurkan
Lampiran: 1 berkas
Lampiran: Satu berkas
Lamp: 1 (Satu) berkas
Lamp: Satu berkas



Kata hal diikuti oleh tanda titik dua dan disertai dengan pokok surat yang diawali dengan huruf kapital tanpa diberi garis bawah dan tidak diakhiri tanda baca. Pokok surat hendaknya dapat menggambarkan pesan yang ada pada isi surat.

Penulisan Hal Yang Tidak Dianjurkan
Penulisan Hal Yang dianjurkan
Hal : Permohonan Izin mengadakan studi banding
Hal : Permohonan izin
Hal : Perpanjangan Izin Penelitian
Hal : Permintaan data lomba desa
2008
Hal : Perpanjangan izin penelitian
Hal : Permintaan data lomba desa 2008
Hal : Petunjuk Pembinaan Desa
Tertinggal
Hal : Petunjuk pembinaan desa tertinggal



  1. Alamat tujuan

Dalam menuliskan alamat surat, hal-hal berikut perlu diperhatikan.

·         Penulisan nama penerima surat harus cermat dan lengkap sesuai dengan kebiasaan si pemilik nama menulis namanya.

·         Nama diri penerima surat ditulis dengan huruf kapital pada awal setiap unsurnya, bukan huruf kapital semua.

·         Penulisan alamat surat juga harus cermat, lengkap, dan informatif.

·         Untuk menyatakan yang terhormat pada awal nama penerima surat cukup ditulis Yth. Dengan huruf awal huruf kapital disertai dengan tanda titik. Penggunaan kata kepada sebelum nama diri tidak diperlukan karena kepada merupakan kata penghubung antar bagian kalimat yang menyatakan arah. Alamat pengirim juga tidak perlu memakai kata dari yang menyatakan asal.

·         Kata Saudara ditulis dengan disingkat, Sdr., sedangkan kata Bapak dan Ibu ditulis lengkap, tanpa disingkat.

·         Jika nama orang yang dituju bergelar akademik sebelum namanya, seperti Dr., dr., atau Drs., atau memiliki pangkat seperti kolonel atau kapten, kata sapaan Bapak, Ibu, Sdr tidak digunakan.

·         Jika yang dituju nama jabatan seseorang, kata sapaan tidak digunakan agar tidak berhimpit dengan gelar, pangkat, atau jabatan.

·         Kata jalan pada alamat surat tidak disingkat. Alamat yang lebih sempit dengan alamat yang lebih luas tingkatannya diantarai dengan tanda koma.

·         Nama alamat yang dituju hendaklah nama orang yang disertai dengan nama jabatannya, atau nama jabatannya saja, dan bukan nama instansinya.




Salam pembuka dan penutup

Contoh salam pembuka adalah sebagai berikut:

Salam sejahtera,

Saudara…,

Ibu… yang terhormat,

Di samping itu ada salam yang bersifat khusus,

Assalaamu’alaikum W.W.,

Salam Pramuka,

Salam Perjuangan,

Merdeka,



Salam penutup yang lazim adalah sebagai berikut.

Hormat saya,

Hormat kami,

Salam takzim,

Wassalam,



  1. Isi surat (tubuh surat)

Secara garis besar, isi surat dapat dikelompokkan menjadi bagian pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.

Contoh bagian pembuka

a.      Pada tanggal 5 Februari 2007 kami akan menyelenggarakan lomba pembacaan puisi. Tujuan lomba adalah ….

b.      Pernyataan Saudara yang tertera pada surat Saudara tanggal 25 Januari 2007, No. 29/Pr./H/I/2007 akan kami jawab sebagai berikut.

Contoh bagian penutup

a.      Atas perhatian Saudara kami sampaikan terima kasih.

b.      Demikian permohonan kami. Atas perhatian dan perkenan Bapak, kami menyampaikan terima kasih.



Contoh penulisan paragraf penutup yang tidak dianjurkan:

1.       Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih.

2.      Demikian harap maklum.

3.      Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya, dihaturkan beribu-ribu terima kasih.




  1. Pengirim surat (tanda tangan, nama terang, dan jabatan)

Penulisan pengirim surat perlu memperhatikan hal-hal berikut:

·         Nama tidak perlu ditulis dengan huruf kapital seluruhnya, cukup ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama tiap unsurnya.

·         Nama tidak perlu diberi tanda kurung, digarisbawahi, dan tidak perlu diakhiri dengan tanda baca.



Contoh penulisan nama pengirim surat.

Penulisan Alamat yang Tidak Dianjurkan
Penulisan Alamat yang Dianjurkan

KEPADA
Yth. Bpak. Drs. Sukoco Joyonegoro Kepala Biro Tata Usaha
       Kantor Pemda Tingkat I Jatim
       Jln. Pahlawan Nomor 2
SURABAYA
2. Deby Sukamdani Ketua OSIS
KETUA OSIS

Yth. Bapak Sukoco Joyonegoro Kepala Biro
Tata Usaha Pemerintah Propinsi Jawa Timur
Jalan Pahlawan 2 Surabaya
2. Deby Sukamdani Ketua OSIS





  1. Tembusan (jika diperlukan)

Ketentuan penulisan tembusan adalah sebagai berikut:

·         Jika tembusan lebih dari satu, diberikan nomor urut tembusan.

·         Pihak yang diberi tembusan hendaknya nama jabatan atau nama orang, bukan nama instansi.

·         Dalam tembusan tidak perlu diberikan Kepada Yth atau Yth.

·         Dalam tembusan tidak perlu ada ungkapan, untuk laporan, untuk diperhatikan, untuk bahan pertimbangan, atau ungkapan lain yang mengikat.

·         Dalam tembusan tidak perlu ada ungkapan arsip atau pertinggal karena setiap surat resmi pasti ada tembusan.



Penulisan Alamat yang Tidak Dianjurkan
Penulisan Alamat yang Dianjurkan
Tembusan
1. Kepala Sekolah sebagai laporan.
2. Pembina OSIS sebagai pertimbangan.
3. Ketua OSIS sebagai bahan pertanggungjawaban.
Tembusan
1. Kepala Sekolah
2. Pembina OSIS
3. Ketua OSIS

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Friday, January 20, 2017

Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi Bahasa Indonesia tentang Pengertian, Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman. Berikut materi selengkapnya...

Pengertian Rangkuman

Rangkuman adalah ringkasan sebuah teks atau nonteks fiksi ataupun nonfiksi secara singkat, jelas, dan berurutan (kronologis). Menurut Djurhani, rangkuman ialah membuat ringkasan tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat yang tersusun secara proporsional.  
Dengan demikian, merangkum artinya membuat catatan panjang menjadi lebih pendek yang mana tetap memperhatikan sistematika urutan kronologis ide pokok dalam tulisan atau lisan yang hendak di rangkum. Kegiatan merangkum mungkin sudah tidak asing lagi, karena sejak duduk di bangsu sekolah dasar kita telah diberi tugas oleh guru untuk membuat rangkuman suatu buku pelajaran atau merangkum cerita dan lainnya. 
Pengertian, Cara, Manfaat dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman

Manfaat Rangkuman

Karena merangkum adalah kegiatan menyusun teks/bacaan menjadi ringkas, maka akan banyak manfaat yang diperoleh dari membaca rangkuman. Adapun beberapa manfaat dari suatu rangkuman, antara lain sebagai berikut.
  • Menemukan secara cepat informasi yang dibutuhkan.
  • Menemukan bagian-bagian penting isi buku.
  • Dapat menggambarkan keadaan mengenai isi buku.
  • Waktu yang digunakan untuk membaca jauh lebih singkat.
  • Membantu keperluan yang sifatnya praktis. Misalnya butuh intisari buku dalam waktu yang singkat.

Cara untuk membuat rangkuman

1.Membaca buku hingga memahami secara utuh dan lengkap
Bacalah buku atau wacana yang akan kamu ringkas. Apabila dalam sekali baca kamu belum memahami isi    wacana tersebut, bacalah lagi, kalau perlu diulang hingga beberapa kali.

2.Tandailah kata-kata sulit.

3.Hal-hal penting sebaiknya digaris bawahi.

4.Mencatat gagasan utama
Setelah membaca keseluruhan isi wacana, langkah selanjutnya ialah membaca kembali setiap paragraf wacana tersebut untuk mencari gagasan utama tiap paragraf.

5.Merangkai gagasan-gagasan utama/pokok-pokok inti sari buku.
Langkah terakhir yang kamu lakukan ialah merangkai gagasan-gagasan utama tersebut menjadi sebuah rangkuman.

6.Mengecek hasil rangkuman dengan isi buku untuk mengetahui rangkuman sudah lengkap atau belum.

Contoh Rangkuman


RANGKUMAN MATERI BIOLOGI- CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
Sebuah benda dapat digolongkan ke dalam golongan benda hidup (makhluk hidup) apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Membutuhkan makan. Setiapmakhluk hidup membutuhkan makan sebagai bahan untuk menghasilkan energi serta untuk membangun tubuh dan menggantikan sel-sel tubh yang telah rusak.
b. Bernafas. Setiap makhluk hidup akan bernafas untuk membakar makanan dan menghasilkan energi guna pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan ada atau tidakya oksigen maka pernafasan dibedakan menjadi dua:
1) Respirasi anaerob. Yaitu pernapasan yang tidak memakai oksigen. Sebagian besar bakteri dan sel hewan (saat lelah) yang melakukan respirasi ini.
2) Respirasi aerob. Yaitu pernapasan yang menggunakan oksigen. Oksigen yang berada diudara akan diikat melalui sistem pernapasan atau bagian tubuh makhluk hidup untuk mendapatkan eneri.
c. Peka terhadap rangsang. Salah satu ciri yang penting ialah peka terhadap rangsang atau iritabilitas. Dengan kemampuan iritabilitas, seseorang mampu mendeteksi setiap perubahan yang terjadi baik dari narkoba atau pcmi.
d. Melakukan adaptasi. Adaptasi artinya menyesuaikan dengan lingkungan. Kemampuan iritbailitas makhluk hidup akan membahkan hasil adaptasi. Karena adaptasi muncul saat terjadi adanya perubahan, contoh perubahan suhu dingin ke panas. Dengan demikian orang yang biasa tinggal digurun harus melakukan adaptasi ketika masuk ke Rusia.
e. Melakukan ekskresi atau membuang sisa metabolisme juga merupakan salah satu ciri makhuk hidup. Metabolisme di dalam tubuh makhluk hidup berkumpul, dan apabila tidak dibuang, maka dapat meracuni tubuh yang tersebar melalui pembuluh darah ndi
f. Bergerak. Semua makhluk hidup mampu mengubah posisi (bukan tempat) dari satu titik ke titik lain. Bergerak dikarenakan adanya rangsang.
g. Bereproduksi. Salah satu cara untuk mewarisi gen dan menjada keeksistensian kaca mobil menjadi incaran para pria-pria bertopeng itu. 
h. Pertumbuhan dan perkembangan. Dua proses yang berlainan namun tetap sama. Melalui dua proses ini makhluk hidup mengalami pertambangan panjang dan kematangan fisik yang siap untuk melakukan reprduksi


Demikian materi Bahasa Indonesia tentang Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Cara Menyampaikan Sanggahan, Penolakan, dan Persetujuan Pendapat dalam Diskusi

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi Bahasa Indonesia tentang Cara Menyampaikan Sanggahan, Penolakan, dan Persetujuan Pendapat dalam Diskusi beserta Contohnya.

Di dalam sebuah diskusi Anda dituntut untuk mengeluarkan pendapat terhadap permasalahan yang sedang dibahas. Namun, karena diskusi merupakan bertukar pikiran, akan ada banyak pendapat yang muncul di dalam forum diskusi. Nah, selain menyampaikan pendapat, Anda juga dituntut untuk menyikapi pendapat – pendapat tersebut apakah Anda setuju atau pun tidak sependapat.

Cara Menyampaikan Sanggahan, Penolakan, dan Persetujuan Pendapat dalam Diskusi

Ketika mengikuti sebuah forum diskusi, yang harus diingat adalah ada cara bagaimana menyampaikan atau merespon pendapat orang lain. Hal ini dilakukan agar tidak ada pihak yang tersinggung di dalam sebuah forum diskusi. Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas bagaimana cara menyampaikan sanggahan, penolakan, dan persetujuan pendapat.

Menyampaikan Pendapat

Pendapat adalah pandangan pribadi tentang suatu permasalahan. Agar Anda dapat menyampaikan pendapat yang logis dalam sebuah forum, yang perlu dilakukan adalah :
1. Menggunakan fakta dan opini yang kuat
2. Menggunakan bahasa yang meyakinkan
3. Berfikir secara kritis dan logis
4. Mampu menganalisa 
5. Tidak memaksakan pendapat

Contoh kalimat menyampaikan pendapat :

“Menurut pendapat saya, Yogyakarta adalah kota pariwisata yang lengkap. Di sana ada wisata sejarah, pendidikan, maupun wisata hiburan. Oleh karena itu, sebaiknya kita menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan wisata kita.”
“Menurut kaca mata saya, subsidi BBM yang dilakukan oleh pemerintah belum menemui sasaran karena masih banyak orang – orang kaya yang juga menikmati subsidi tersebut. Oleh karena itu seharusnya pemerintah membuat sebuah regulasi baru untuk mobil – mobil mewah harus menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar.”

Merespon Pendapat

Selain berpendapat, kita juga bisa merespon pendapat yang dikeluarkan oleh orang lain apakah kita menyetujui, menolak atau menyanggah pendapat orang lain. Sama halnya seperti menyampaikan pendapat, dalam merespon pendapat juga ada beberapa cara yang harus diperhatikan. Di bawah ini adalah respon-respon pendapat yang memungkinkan. 

Menyetujui Pendapat

Jika Anda memiliki pandangan yang sama dengan pendapat yang dikeluarkan oleh seseorang, Anda bisa menyetujui pendapatnya. Cara menyampaikan persetujuan pendapat yang benar adalah.
1. Singkat, jelas, dan tidak berbelit – belit
2. Mengakui pendapat yang disampaikan adalah benar
3. Menguatkan pendapat tersebut dengan memberikan opini Anda
4. Menggunakan bahasa yang sopan
5. Meminta izin terlebih dahulu kepada moderator

Contoh kalimat mendukung pendapat

“Saya setuju dengan pendapat Saudara Aria Nugraha bahwa kita sebaiknya memasukkan Yogyakarta sebagai tujuan dari study tour ini, karena selain tempat wisatanya lengkap, biaya penginapan dan konsumsi disana juga relatif murah.” 
“Apa yang dikatakan oleh Saudara Aria Nugraha sama dengan pendapat saya, bahwa pemerintah seharusnya memberikan regulasi kepada para pemilik mobil mewah untuk menggunakan Pertamax, sehingga dana subsidi yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak terlalu banyak dan bisa digunakan pada bidang lain.”

Menyanggah Pendapat

Jika pendapat yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang Anda pikirkan, Anda bisa menyanggah pendapat tersebut. Berikut ini adalah cara menyanggah pendapat orang lain.
1. Menggunakan bahasa yang sopan
2. Menggunakan landasan yang kuat
3. Memberikan alasan yang kuat.
4. Meminta izin kepada moderator

Contoh kalimat menyanggah pendapat

“Maaf saudara Aria Nugraha, saya kurang sependapat dengan pendapat Anda untuk memasukkan Yogyakarta sebagai tujuan study tour kita. Hal ini dikarenakan jarak yang harus ditempuh akan semakin jauh karena setelah dari Bandung kita akan menuju pulau Bali.”
“Menurut saya, pendapat Saudara Aria Nugraha baik, tetapi dalam hal pelaksanaannya sangatlah mustahil karena untuk menetapkan regulasi tersebut sangatlah susah dan perlu waktu yang lama, sedangkan kita harus mencari solusi permasalahan ini segera.”

Menolak Pendapat

Apabila pendapat yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang sedang dibahas dalam diskusi, maka moderator bisa menolaknya. Berikut ini adalah cara menolak pendapat.
1. Tidak menyinggung perasaan orang lain.
2. Menggunakan bahasa yang santun karena yang ditolak adalah pendapat bukan orangnya.
3. Meminta izin terlebih dahulu kepada moderator.
4. Memberikan alasan yang kuat.

Contoh kalimat menolak pendapat

“Maaf saudara Aria Nugraha, pendapat Anda tidak logis karena Anda tidak menyertai alasan – alasan yang kuat mengapa kita harus memasukkan Yogyakarta sebagai tujuan study tour kita. Sebaiknya Anda menyampaikan pendapat Anda dilengkapi dengan alasan dan bukti yang kuat.”
“Maaf, pendapat Anda tidak bisa diterima karena bertolak belakang dengan tujuan dari diskusi kita kali ini. Tujuan diskusi kita kali ini adalah membahas tentang masalah kenaikan harga BBM bukan membahas tentang mobil mewah.”

Sumber : http://www.kelasindonesia.com/2015/06/cara-dan-contoh-kalimat-menyampaikan-sanggahan-penolakan-dan-persetujuan-pendapat.html

Demikianlah materi Bahasa Indonesia tentang Cara Menyampaikan Sanggahan, Penolakan, dan Persetujuan Pendapat dalam Diskusi beserta Contohnya. Semoga dapat bermanfaat..
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info