sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Insecta. Show all posts
Showing posts with label Insecta. Show all posts
Saturday, December 8, 2012
Insekta | Ordo Isoptera
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Di seluruh dunia jenis-jenis rayap yang telah dikenal (dideskripsikan dan diberi nama) ada sekitar 2000 spesies (dari padanya sekitar 120 spesies merupakan hama), sedangkan di negara kita dari kurang lebih 200 spesies yang dikenal baru sekitar 20 spesies yang diketahui berperan sebagai hama perusak kayu serta hama hutan/pertanian.
Sebutan umum adalah semut putih. Di Sumatera digunakan istilah anai-anai, di Jawa rangas, sedangkan beberapa jenis rayap di daerah Jawa Barat disebut rinyuh, sumpiyuh. Bergantung jenisnya, panjang tubuh rayap berkisar di antara 4 - 11 mm, dan umumnya individu-individu rayap yang tak bersayap berwarna keputih-putihan. Dari sini muncul nama “semut putih”.
Di antara jenis-jenis rayap banyak yang mirip satu sama lain sehingga bagi mereka yang belum terlatih, agak sulit membedakannya, kecuali beberapa jenis yang umum seperti rayap kayu kering (Cryptotermes) yang menghuni dan makan kayu kering, dan rayap subteran (seperti Macrotermes) yang sarang koloninya umumnya terdapat dalam tanah lembab, dengan ukuran tubuh relatif besar.
Penampilan rayap memang mirip semut. Tetapi perbedaannya cukup banyak, bahkan semut merupakan salah satu musuh utama dari rayap. Dari segi sistematika/filogenetika semut mendekati golongan lebah, sehingga kedua serangga ini dicakup dalam Ordo Hymenoptera (bersayap selaput).
Pada jenis-jenis rayap, batas antara toraks dan abdomen kurang jelas, atau secara awam kita katakan "rayap tidak memiliki pinggang yang ramping". Individu bersayap yang lazim disebut laron (atau sulung, alata, alates ), memiliki sepasang sayap yang dalam keadaan diam cara melipatnya memanjang lurus ke belakang, seperti halnya jenis-jenis belalang dan lipas berbeda dengan Hymenoptera yang terlipat dalam beberapa simpul, sebelum memanjang ke belakang.
Rayap selalu menutup jalur-jalur kembaranya dengan bahan-bahan tanah. Perkembangan hidup rayap adalah melalui metamorfosa hemimetabola , yaitu secara bertahap, yang secara teori melalui stadium (tahap pertum¬buhan) telur, nimfa dan dewasa. Walaupun stadium dewasa pada serangga umumnya terdiri atas individu-individu bersayap (laron), karena sifat polimorfismenya maka di samping bentuk laron yang bersayap, stadium dewasa rayap mencakup juga kasta pekerja yang bentuknya seperti nimfa yang berwarna keputih-putihan, dan kasta prajurit yang berbentuk khusus dan berwarna lebih kecoklatan.
Semula agak mengherankan para pakar bahwa rayap mampu makan (menyerap) selulosa karena manusia sendiri tidak mampu mencernakan selulosa (bagian berkayu dari sayuran yang kita makan, akan dikeluarkan lagi !), sedangkan rayap mampu melumatkan dan menyerapnya sehingga sebagian besar ekskremen hanya tinggal lignin saja. Keadaan menjadi jelas setelah ditemukan berbagai protozoa flagellata dalam usus bagian belakang dari berbagai jenis rayap (terutama rayap tingkat rendah: Mastotermitidae, Kalotermitidae dan Rhinotermitidae), yang ternyata berperan sebagi simbion untuk melumatkan selulosa sehingga rayap mampu mencernakan dan menyerap selulosa. Bagi yang tak memiliki protozoa seperti famili Termitidae, bukan protozoa yang berperan tetapi bakteria -- dan bahkan pada beberapa jenis rayap seperti Macrotermes , Odontotermesdan Microtermes memerlukan bantuan jamur perombak kayu yang dipelihara di "kebun jamur" dalam sarangnya.
Berdasarkan lokasi sarang utama atau tempat tinggalnya, rayap perusak kayu dapat digolongkan dalam tipe-tipe berikut :
- Rayap pohon, yaitu jenis-jenis rayap yang menyerang pohon yang masih hidup, bersarang dalam pohon dan tak berhubungan dengan tanah. Contoh yang khas dari rayap ini adalah Neotermes tectonae (famili Kalotermitidae), hama pohon jati.
- Rayap kayu lembab, menyerang kayu mati dan lembab, bersarang dalam kayu, tak berhubungan dengan tanah. Contoh : Jenis-jenis rayap dari genus Glyptotermes (Glyptotermes spp., famili Kalotermitidae).
- Rayap kayu kering, seperti Cryptotermes spp. (famili Kalo-termitidae), hidup dalam kayu mati yang telah kering. Hama ini umum terdapat di rumah-rumah dan perabot-perabot seperti meja, kursi dsb. Tanda serangannya adalah terdapatnya butir-butir ekskremen kecil berwarna kecoklatan yang sering berjatuhan di lantai atau di sekitar kayu yang diserang. Rayap ini juga tidak berhubungan dengan tanah, karena habitatnya kering.
- Rayap subteran, yang umumnya hidup di dalam tanah yang mengandung banyak bahan kayu yang telah mati atau membusuk, tunggak pohon baik yang telah mati maupun masih hidup. Di Indonesia rayap subteran yang paling banyak merusak adalah jenis-jenis dari famili Rhinotermitidae. Terutama dari genus Coptoterme s (Coptotermes spp.) dan Schedorhinotermes. Perilaku rayap ini mirip rayap tanah seperti Macr¬otermes namun perbedaan utama adalah kemampuan Coptotermes untuk bersarang di dalam kayu yang diserangnya, walaupun tidak ada hubungan dengan tanah, asal saja sarang tersebut sekali-sekali memperoleh lembab, misalnya tetesan air hujan dari atap bangunan yang bocor. Coptotermes pernah diamati menyerang bagian-bagian kayu dari kapal minyak yang melayani pelayaran Palembang-Jakarta. Coptotermes curvignathus Holmgren sering kali diamati menyerang pohon Pinus merkusii dan banyak meyebabkan kerugian pada bangunan.
- Rayap tanah. Jenis-jenis rayap tanah di Indonesia adalah dari famili Termitidae. Mereka bersarang dalam tanah terutama dekat pada bahan organik yang mengandung selulosa seperti kayu, serasah dan humus. Contoh-contoh Termitidae yang paling umum menyerang bangunan adalah Macrotermes spp. (terutama M. gilvus) Odontotermes spp. dan Microtermes spp. Jenis-jenis rayap ini sangat ganas, dapat menyerang obyek-obyek berjarak sampai 200 meter dari sarangnya. Untuk mencapai kayu sasarannya mereka bahkan dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa cm, dengan bantuan enzim yang dikeluarkan dari mulutnya. Macrotermes dan Odontotermes merupakan rayap subteran yang sangat umum menyerang bangunan di Jakarta dan sekitarnya.
Sumber bacaan lanjutan
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Saturday, December 1, 2012
Kunci Identifikasi Insekta
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Kunci Determinasi
Untuk memudahkan menelusuri tahapan klasifikasi suatu organisme dapat digunakan kunci determinasi. Kunci determinasi adalah uraian keterangan tentang ciri-ciri makhluk hidup yang disusun berurut mulai dari ciri umum hingga ke ciri khusus untuk menemukan kelompok/spesies makhluk hidup. Urutan daftar ciri-ciri itu disusun berupa nomor-nomor, biasanya bersifat dikotom. Lalu, bagaimana cara menggunakannya ? Untuk menggunakan kunci determinasi, mula-mula kamu harus mengetahui nama bagian yang diamati. Kemudian cocokkan dengan ciri-ciri yang ada pada kunci determinasi. kunci determinasi juga kadang disebut kunci Identifikasi
Created with the HTML Table Generator
sumber :
Untuk memudahkan menelusuri tahapan klasifikasi suatu organisme dapat digunakan kunci determinasi. Kunci determinasi adalah uraian keterangan tentang ciri-ciri makhluk hidup yang disusun berurut mulai dari ciri umum hingga ke ciri khusus untuk menemukan kelompok/spesies makhluk hidup. Urutan daftar ciri-ciri itu disusun berupa nomor-nomor, biasanya bersifat dikotom. Lalu, bagaimana cara menggunakannya ? Untuk menggunakan kunci determinasi, mula-mula kamu harus mengetahui nama bagian yang diamati. Kemudian cocokkan dengan ciri-ciri yang ada pada kunci determinasi. kunci determinasi juga kadang disebut kunci Identifikasi
| 1a | Insect with wings (though forewings may be partly or entirely stiffened as 'wing-covers' or 'wing-cases' and not used in flight) | 2 |
| 1b | Insect without wings (though some forms may retain vestigial wings resembling small scales or pads) | 32 |
| 2a | One pair of wings | 3 |
| 2b | Two pairs of wings | 9 |
| 3a | Dorsal surface of the prothorax extended backwards over the abdomen; hind-legs enlarged and modified for jumping; insect grasshopper-like in general appearance | Orthoptera |
| 3b | Insect not like this | 4 |
| 4a | Wings horny or leathery (stiffened) and not used for flying | 5 |
| 4b | Wings membranous (flexible) and used for flying | 6 |
| 5a | Wings overlapping at least a little in the centre-line and with obvious veins present | Phasmida |
| 5b | Wings (elytra) meeting in the centre-line (sometimes fused together) and without veins (elytra may have longitudinal grooves or striae which should not be confused with veins) | Coleoptera |
| 6a | Abdomen with one or more long terminal appendages | 7 |
| 6b | Abdomen without terminal appendages | 8 |
| 7a | Wings with only one forked vein; antennae relatively long; small insect usually less than 5 mm long | Hemiptera |
| 7b | Wings with many veins; antenae short; alrge insect | Ephemeroptera |
| 8a | Thorax with a pair of club-shaped structures (halteres) lying just in front of the wings | Strepsiptera |
| 8b | Thorax with a pair of club-shaped structures (halteres) lying just behind the wings (may be hidden by body hairs and other structures) | Diptera |
| (insect with two pairs of wings) | ||
| 9a | Forewings partly or entirely horny or leathery and forming stiffened covers for the membranous hindwings | 10 |
| 9b | Both pairs of wings membranous (flexible) and used for flying (though wings sometimes feather-like rather than membranous or their membranous nature may be obscured by a dense covering of hairs, scales or waxy powder) | 16 |
| 10a | Mouth-parts forming a tube-like 'beak' (rostrum) for piercing and sucking (rostrum usually folded backwards under the body when not in use) | Hemiptera |
| 10b | Mouth-parts with jaws (mandibles) for biting and chewing | 11 |
| 11a | Forewings overlapping at least a little in the centre-line and usually with many veins present | 12 |
| 11b | Forewings (elytra) meeting in the centre-line and without veins (though elytra may have longitudinal grooves or striae which should not be confused with veins) | 14 |
| 12a | Hind-legs enlarged and modified for jumping; insect grasshopper-like in general appearance | Orthoptera |
| 12b | Hind-legs not modified for jumping and usually similar in thickness to the middle-legs; insect not grasshopper-like | 13 |
| 13a | Prothorax much larger than the head; cerci nearly always many-segmented and fairly prominent | Dyctioptera |
| 13b | Prothorax and head of similar size; cerci always unsegmented and very short | Phasmida |
| 14a | Forewings (elytra) long and covering all or most of the abdomen | Coleoptera |
| 14b | Forewings (elytra) short and leaving much of the abdomen exposed | 15 |
| 15a | Abdomen with a pair of terminal pincers or forceps | Dermaptera |
| 15b | Abdomen without terminal pincers | Coleoptera |
| 16a | Wings very narrow without veins and fringed with long hairs (feather-like); tarsi 1- or 2-segmented (small slender insect often found in flowers) | Thysanoptera |
| 16b | Wings broader with veins present; if wings fringed with long hairs then tarsi comprised of more than 2 segments (though wing veins of some insects may be much reduced and hardly visible or partly obscured by hairs, scales or waxy powder) | 17 |
| 17a | Hindwings noticeably smaller than forewings | 18 |
| 17b | Both pairs of wings similar in size or hindwings larger than forewings | 26 |
| 18a | Wings and much of the body covered with white waxy powder; tiny insect usually less than 2-3 mm long | 19 |
| 18b | No such powdery covering | 20 |
| 19a | Wings held flat over the body at rest; mouth-parts forming a tube-like 'beak' (rostrum) for piercing and sucking (rostrum usually folded backwards under the body when not in use) | Hemiptera |
| 19b | Wings held roof-wise over the body at rest; mouth-parts with jaws (mandibles) for biting | Neuroptera |
| 20a | Wings more or less covered with minute scales; mouth-parts when present forming a coiled proboscis or 'tongue' | Lepidoptera |
| 20b | Wings usually transparent (without scales though often hairy); mouth-parts not forming a coiled proboscis | 21 |
| 21a | Forewings with many cross-veins making a network pattern; abdomen with 2 or 3 long thread-like terminal appendages | Ephemeroptera |
| 21b | Forewings with relatively few cross-veins; abdomen usually without or with only very short terminal appendages (cerci) | 22 |
| 22a | Wings noticeably covered with hairs; insect moth-like in general appearance | Trichoptera |
| 22b | Wings not noticeably hairy (though may be fringed with hairs or tiny surface hairs may be seen if wings examined under a microscope or strong hand-lens) | 23 |
| 23a | Mouth-parts forming a tube-like 'beak' (rostrum) for piercing and sucking (rostrum usually folded backwards under the body when not in use; abdomen sometimes with tubular outgrowths or cornicles near the hind end) | Hemiptera |
| 23b | Mouth-parts with jaws (mandibles) for biting and chewing | 24 |
| 24a | Tarsi 4- or 5-segmented; hard-bodied insects with abdomen often constricted at its base into a petiole or 'waist' (except Symphyta) | Hymonoptera |
| 24b | Tarsi 2- or 3-segmented; small soft-bodied insect | 25 |
| 25a | Antennae with at least 12 segments | Psocoptera |
| 25b | Antennae with only 9 segments | Zoraptera |
| 26a | Tarsi 5-segmented | 27 |
| 26b | Tarsi 3- or 4-segmented | 29 |
| 27a | Wings noticeably covered with hairs; insect moth-like in general appearance | Trichoptera |
| 27b | Wings not noticeably hairy (though tiny hairs may be seen if wings examined under a microscope or strong hand-lens) | 28 |
| 28a | Front of head extended downwards to form a beak-like structure with jaws (mandibles) at its tip | Mecoptera |
| 28b | No such beak-like extension of the head | Neuroptera |
| 29a | Tarsi 4-segmented | Isoptera |
| 29b | Tarsi 3-segmented | 30 |
| 30a | Wings noticeably hairy; front tarsi with first segment greatly swollen | Embioptera |
| 30b | Wings not noticeably hairy; front tarsi simple | 31 |
| 31a | Wings with many cross-veins making a network pattern and held away from the body at rest (either outstretched or folded vertically); antennae short and inconspicuous | Odonata |
| 31b | Wings with relatively few cross-veins and folded flat over the body at rest; antennae long and slender (longer than width of head) | Plecoptera |
| (insect without wings) | ||
| 32a | Small soft-bodied insect living on terrestrial plants with the body encased under a protective shield ('scale') or partly covered with white waxy filaments or powder | Hemiptera |
| 32b | Insect not like this | 33 |
| 33a | Thoracic legs absent or enclosed in a membrane preventing any movement | (Larvae and pupae of most Orders of Endopterygota) |
| 33b | Thoracic legs present and fully functional | 34 |
| 34a | Abdomen with false-legs or prolegs (fleshy structures different from and additional to the jointed legs of the thorax); insect caterpillar-like in general appearance | 35 |
| 34b | Abdomen without prolegs; insect not caterpillar-like | 37 |
| 35a | No more than 5 pairs of prolegs | Larvae Of lepidoptera |
| 35b | At least 6 pairs of prolegs | 36 |
| 36a | Head with a single small eye (ocellus) on each side | Larvae of Hymenoptera |
| 36b | Head with several small eyes (ocelli) on each side | Larvae of Mecoptera |
| 37a | Insect living in a terrestrial habitat or on the surface of water (not underwater) | 38 |
| 37b | Insect truly aquatic (living underwater) | 70 |
| 38a | Abdomen with cerci or other terminal appendages (take care not to confuse terminal hairs or bristles with cerci) | 39 |
| 38b | Abdomen without such terminal appendages (though may have small appendages on proximal segments or a pair of tubular outgrowths or cornicles near the hind end) | 56 |
| 39a | Abdomen with 6 segments or fewer; usually with a forked terminal appendage (springing organ) folded under the rear end when not in use | Collembola |
| 39b | Abdomen with more than 6 segments (usually 8 or more clearly visible); terminal appendages of a different form | 40 |
| 40a | Antennae short and often inconspicuous (at most about the same length as the head) | 41 |
| 40b | Antennae long and conspicuous (usually much longer than the head) | 42 |
| 41a | Tarsi with at least 3 segments (usually 5-segmented) | Phasmida |
| 41b | Tarsi with fewer than 3 segments (often reduced to single or paired claws on the end of each leg) | Larvae of Coleoptera |
| 42a | Hind-legs enlarged and modified for jumping; insect grasshopper-like in general appearance | Orthoptera |
| 42b | Hind-legs not modified for jumping and usually similar in thickness to the middle-legs; insect not grasshopper-like | 43 |
| 43a | Terminal appendages of abdomen forming a pair of pincers or forceps | 44 |
| 43b | Terminal appendages of abdomen not like this | 45 |
| 44a | Tarsi 3-segmented | Dermaptera |
| 44b | Tarsi 1-segmented | Diplura |
| 45a | Terminal appendages of abdomen long (much more than half the length of the abdomen) | 46 |
| 45b | Terminal appendages of abdomen short (less than half the length of the abdomen) | 48 |
| 46a | Abdomen with 3 terminal appendages (paired cerci and a median filament) | Thysanura |
| 46b | Abdomen with 2 terminal appendages (cerci) | 47 |
| 47a | Tarsi 3-segmented; terminal appendages of abdomen (cerci) unsegmented | Dermaptera |
| 47b | Tarsi 1-segmented; terminal appendages of abdomen (cerci) many-segmented | Diplura |
| 48a | Tarsi usually 5-segmented(though sometimes fewer on regenerated legs of Phasmida) | 49 |
| 48b | Tarsi with fewer than 5 segments on all legs | 52 |
| 49a | Front of head extended downwards to form a beak-like structure with jaws (mandibles) at its tip | Mecoptera |
| 49b | No such beak-like extension of the head | 50 |
| 50a | Prothorax much larger than the head | Dyctioptera |
| 50b | Prothorax and head of similar size (prothorax at most only slightly larger than the head) | 51 |
| 51a | Cerci 8-segmented and moderately long | Grylloblattodea |
| 51b | Cerci unsegmented and very short | Phasmida |
| 52a | Tarsi usually 4-segmented | Isoptera |
| 52b | Tarsi with fewer than 4 segments | 53 |
| 53a | Tarsi 1-segmented | Diplura |
| 53b | Tarsi 2- or 3-segmented | 54 |
| 54a | Tarsi 2-segmented | Zoraptera |
| 54b | Tarsi 3-segmented | 55 |
| 55a | Front tarsi with first segment greatly swollen; cerci 2-segmented | Embioptera |
| 55b | Front tarsi not swollen; cerci unsegmented | Phasmida |
| 56a | Insect living as a parasite on a warm-blooded animal or closely associated with such an animal (i.e. on the body or in the nest or den of a bird or mammal) | 57 |
| 56b | Insect not parasitic on a warm-blooded animal | 61 |
| 57a | Body flattened from side to side (jumping insect) | Shiponaptera |
| 57b | Body flattened from top to bottom | 58 |
| 58a | Head partly withdrawn into the thorax | 59 |
| 58b | Head not withdrawn into the thorax | 60 |
| 59a | Antennae short and inconspicuous (much shorter than the head); legs with strong and distinctly hooked tarsal claws | Diptera |
| 59b | Antennae long and conspicuous (more than twice the length of the head); legs with small and only slightly curved tarsal claws | Hemiptera |
| 60a | At least the prothorax distinct from the other thoracic segments; legs with small tarsal claws; mouth-parts with jaws (mandibles) for biting | Mallophaga |
| 60b | All the thoracic segments fused into a single unit; legs with large tarsal claws which can close tightly against the legs; mouth-parts forming a tube-like proboscis for piercing and sucking (proboscis retracted within the head when not in use) | Siphunculata |
| 61a | Antennae absent(minute soil-living insects usually less than 2 mm long) | Protura |
| 61b | Antennae present | 62 |
| 62a | Abdomen strongly constricted at its base into a narrow petiole or 'waist'; antennae often bent into an elbowed shape | Hymenoptera |
| 62b | Abdomen not constricted into a 'waist'; antennae more or less straight | 63 |
| 63a | Body covered with dense scales and flattened hairs | Lepidoptera |
| 63b | Body bare or with sparse bristle-like hairs | 64 |
| 64a | Mouth-parts forming a tube-like proboscis or rostrum for piercing and/or sucking (often folded backwards under the head when not in use) | 65 |
| 64b | Mouth-parts with jaws (mandibles) for biting and/or chewing | 67 |
| 65a | Tarsi usually 5-segmented | Diptera |
| 65b | Tarsi with fewer than 5 segments | 66 |
| 66a | Proboscis small and cone shaped (much shorter in length than the head) (small slender insect often found in flowers) | Thysanoptera |
| 66b | Proboscis or rostrum long and jointed (nearly always longer than the head) (abdomen sometimes with tubular outgrowths or cornicles near the hind end) | Hemiptera |
| 67a | Antennae short and often inconspicuous (at most about the same length as the head) | 68 |
| 67b | Antennae long and conspicuous (much longer than the head) | 69 |
| 68a | Abdomen with 6 segments or fewer | Collembola |
| 68b | Abdomen with more than 6 segments (usually 8 or more clearly visible) | Larvae of Variuor order |
| 69a | Head narrower than the body; mandibles very long and protruding forward well in front of the head (clearly visible from above) | Larvae of Neuroptera |
| 69b | Head as wide or nearly as wide as the body; mandibles small and not protruding in front of the head (not visible from above) | Psocoptera |
| 70a | Mouth-parts with a tube-like 'beak' or with long stylets for piercing and sucking | 71 |
| 70b | Mouth-parts with jaws (mandibles) for biting and/or chewing | 72 |
| 71a | Mouth-parts forming a robust tube-like 'beak' (rostrum) folded backwards under the body when not in use | Hemiptera |
| 71b | Mouth-parts forming a pair of long and slender stylets extending more or less straight forward in front of the head between the antennae and about as long or longer than the latter | Larvae of Neuroptera |
| 72a | Head with a hinged protrusible grasping organ (or 'mask') bearing large terminal claws (normally folded beneath the head when not in use) | Nymphs of Odonata |
| 72b | No hinged protrusible 'mask' beneath the head | 74 |
| 73a | Abdomen with pairs of feather-like or flat plate-like lateral appendages on some segments (gill filaments) and 3 long terminal appendages (paired cerci and a median filament) | Nymphs of Ephemeroptera |
| 73b | Without these features combined | 74 |
| 74a | Abdomen without lateral appendages but with 2 long terminal appendages (cerci); antennae long and slender (much longer than the head) | Nymphs of Plecoptera |
| 74b | Without these features combined | 75 |
| 75a | Abdomen with pairs of multi-jointed feather-like lateral appendages on some segments (gill filaments) and sometimes a single terminal appendage | Larvae of Neuroptera |
| 75b | Abdomen without lateral appendages (gill filaments) or if such appendages present then always unjointed | 76 |
| 76a | Last abdominal segment with a pair of fleshy appendages each bearing a strong claw; middle- and hind-legs longer than the width of the thorax; body often enclosed in a tubular case made from small pebbles or other debris | Larvae of Trichoptera |
| 76b | Without these features combined | Larvae of Coleoptera |
sumber :
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Thursday, November 29, 2012
Insekta | Ordo Dermaptera
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Mencakup Insekta kecil sampai dengan yang berukuran cukup besar. memiliki antena yang panjang dan ramping. Sayap depan mengeras (elyptra), sayap belakang oval seperti selaput (membran) terlipat. Pada waktu istirahat, sayap belakang terkatup oleh elytra. tarsi beruas tiga, abdomen berakhir sebagai sepasang forsep (cerci) yang mneonjol. Alat mulut untuk mengunyah. Metamorfosis tak sempurna (gradual). makan tanaman hijau atau insekta lain. hidup bersembunyi di celah celah.
Forficula auricularia
Deskripsi. umumnya tubuh berwarna coklat, ukuran dapat tumbuh hingga mencapai 17 mm. Sayap belakang berkembang dengan baik, meskipun memiliki sayap spesies ini tampak enggan untuk terbang.
Biologi. Ditemukan di berbagai habitat yang berbeda dan aktif malam hari (nocturnal). Pada siang hari mereka bersembunyi di celah-celah sempit diantara bebatuan. Sering masuk kedalam rumah dengan merangkak melalui celah-celah kecil di sekitar pintu dan jendela yang terbuka. Memakan hewan dan tumbuh-tumbuhan, Induk betina melakukan perwatan untuk telur dan nimfa muda. jumlah telur 20-50 butir yang diletakkan di dalam tanah. Siklus hidup penuh membutuhkan waktu setahun. Fungsi penjepit di ujung perut tidak diketahui secara pasti. Ketika merasa terancam, bagian perut akan diangkat ke atas dan penjepit terbuka lebar.
Distribusi. Umum dan luas di seluruh Eropa, termasuk Kepulauan Inggris, Amerika Utara dan Selandia Baru.
Biologi. Ditemukan di berbagai habitat yang berbeda dan aktif malam hari (nocturnal). Pada siang hari mereka bersembunyi di celah-celah sempit diantara bebatuan. Sering masuk kedalam rumah dengan merangkak melalui celah-celah kecil di sekitar pintu dan jendela yang terbuka. Memakan hewan dan tumbuh-tumbuhan, Induk betina melakukan perwatan untuk telur dan nimfa muda. jumlah telur 20-50 butir yang diletakkan di dalam tanah. Siklus hidup penuh membutuhkan waktu setahun. Fungsi penjepit di ujung perut tidak diketahui secara pasti. Ketika merasa terancam, bagian perut akan diangkat ke atas dan penjepit terbuka lebar.
Distribusi. Umum dan luas di seluruh Eropa, termasuk Kepulauan Inggris, Amerika Utara dan Selandia Baru.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Monday, November 26, 2012
Insekta | Ordo Phasmatodea
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta berukuran besar, memanjang seperti tongkat. Antena panjang dan ramping. Kaki-kaki panjangnya serupa, tarsi beruas lima, biasanya tak ada sayap. Metamorfosis tak sempurna. Meso dan Meta thoraks panjang, demikian juga kakinya, bergerak lambat, memakan daun, banyak terdapat di daerah tropis. beberapa bermimikri dengan daun.
Diapheromera femorata
Deskripsi. Insekta ini berbentuk seperti ranting / tongkat, panjangnya hingga 70 mm. memiliki warna Abu-abu hingga hijau, biasanya menguning sejalan dengan usia.
Biologi. memakan guguran macam-macam dedaunan, seperti daun ek dan ceri liar. tersamar dengan baik diantara ranting pohon dan semak-semak. Telur biasanya jatuh ke tanah, dan tetap berada diantara dedaunan yang gugur sampai waktu penetasan tahun berikutnya.
Distribusi. Amerika Utara bagian timur, dari Texas di selatan ke Ontario di utara. juga beberapa wilayah di Asia.
Biologi. memakan guguran macam-macam dedaunan, seperti daun ek dan ceri liar. tersamar dengan baik diantara ranting pohon dan semak-semak. Telur biasanya jatuh ke tanah, dan tetap berada diantara dedaunan yang gugur sampai waktu penetasan tahun berikutnya.
Distribusi. Amerika Utara bagian timur, dari Texas di selatan ke Ontario di utara. juga beberapa wilayah di Asia.
Phyllium bioculatum
Deskripsi. ukuran bisa mencapai 80 mm. bentuk tubuh datar, modifikasi sayap berbentuk daun. Hampir seluruh warna tubuhnya berwarna hijau, Serangga itu tampak seperti daun.
Biologi. hidup di pepohonan dan tersamar diantara daun yang dimakannya.
Distribusi. Indonesia.
Biologi. hidup di pepohonan dan tersamar diantara daun yang dimakannya.
Distribusi. Indonesia.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta | Ordo Orthoptera
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Ordo ini belum disepakati secara penuh oleh para entomologis. kecoa, mantis (Stagmomantis sp) sebenarnya tidak tercakup dalam ordo ini, namun beberapa penulis antara lain Storer dan usinger 1957 memasukkannya kedalam ordo ini.
Anggota Orthoptera adalah insekta peloncat, ada yang kecil dan ada pula yang besar. Tulang femur kaki belakang besar. Bermata sederhana atau majemuk. Antena cukup panjang atau panjang sekali. Alat mulut untuk menggigit. tarsi beruas 3 atau 4, jarang yang 2. Sayap depan lurus, menyempit dan kuat. Sayap belakang tipis seperti membran dan ketika berhenti terbang melipat berlapis-lapis. kadang-kadang sayap tidak ada atau vestigial (rudimeter). metamorfosis inkompleta. Contoh : belalang (Dissostura sp), jangkrik (Gryllus sp.)
Gryllus campestris
Biologi. Ditemukan pad rerumputan kering, padang rumput dan ladang. Tinggal di lubang-lubang tanah dan aktif terutama pada siang hari. Telur diletakkan sendiri di tanah dengan siklus hidup penuh biasanya membutuhkan waktu sekitar satu tahun.
Schistocerca gregaria
Deskripsi. Ukuran tubuh besar, sepenuhnya merupakan spesies bersayap, panjang hingga 65 mm. berwarna Hijau atau coklat kekuningan, dengan tanda-tanda gelap pada sayap dan kaki kemerahan. Gambar merupakan stadium nimfa dengan sayap yang baru tumbuh.
Biologi. spesies ini merupakan belalang besar dengan kekuatan penerbangan yang kuat. Dari waktu ke waktu populasi mereka terus membengkak dan kawanan besar yang bermigrasi dari pusat-pusat populasi mereka, sering menyebabkan kerusakan besar pada tanaman di mana pun mereka mendarat. kebanyakan memakan rumput dan vegetasi alami tanah lainnya. Telur diletakkan dalam kelompok sekitar selusin atau lebih di bawah tanah dan ditutupi oleh zat buih yang mengeras ke dalam sebentuk amplop pelindung. Siklus hidup penuh berlangsung sekitar satu tahun, dengan empat tahap nymphal sebelaum akhirnya menjadi dewasa.
Distribusi. Asia dan Afrika Tengah. sesekali bermigrasi ke Eropa dan wilayah utara lainnya.
Biologi. spesies ini merupakan belalang besar dengan kekuatan penerbangan yang kuat. Dari waktu ke waktu populasi mereka terus membengkak dan kawanan besar yang bermigrasi dari pusat-pusat populasi mereka, sering menyebabkan kerusakan besar pada tanaman di mana pun mereka mendarat. kebanyakan memakan rumput dan vegetasi alami tanah lainnya. Telur diletakkan dalam kelompok sekitar selusin atau lebih di bawah tanah dan ditutupi oleh zat buih yang mengeras ke dalam sebentuk amplop pelindung. Siklus hidup penuh berlangsung sekitar satu tahun, dengan empat tahap nymphal sebelaum akhirnya menjadi dewasa.
Distribusi. Asia dan Afrika Tengah. sesekali bermigrasi ke Eropa dan wilayah utara lainnya.
Sumber : http://www.kendalluk.com/orthop.htm
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, November 25, 2012
Insekta | Ordo Thysanura
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta ini berukuran kecil (panjang hanya mencapai 30 mm), terestrial, tidak bersayap, antena panjang, kaki dengan tarsus yang beruas 2 atau 3. Alat tambahan yang panjang ada 3 buah pada abdomen. dalam hal bentuknya, alat tambahan yang ditengah serupa dengan cerci lateral. Contoh : kutubuku (silver fish = Lepisma saccharina), yang memakan zat pati dari buku atau pakaian. Thermobia domestica, kutu api, terdapat dalam celah-celah dinding cerobong atau tungku dapur, tobong, dan sebagainya.
Lepisma saccharina
Deskripsi. ukurannya dapat mencapai 10 mm, permukaan kulit mengkilap, memiliki sisik berwarna perak.
Biologi. Merupakan serangga yang biasa ditemukan di daerah beriklim hampir selalu berhubungan dengan tempat tinggal manusia. Ia hidup dalam gelap, lembab di sudut dapur, gudang, lemari dan rak buku perpustakaan, biasanya serangga ini memakan potongan-potongan kecil sampah, debu, kertas, kain, kulit, pasta, tepung, gula dan setiap jenis lain dari bahan tepung. aktif di malam hari, sehingga keberadaannya sering tak disadari. Siklus hidup cukup panjang, memakan waktu sekitar sekitar 3 tahun untuk mencapai dewasa kemudian dapat melanjutkan hidup lebih dari 5 tahun.
Distribusi. Bangunan di dalam kosmopolitan. terdapat di luar rumah di daerah yang lebih hangat.
Thermobia domestica
Deskripsi. ukuran bisa mencapai 14 mm, tertutup oleh sisik kecoklatan pucat dan gelap memberikan penampilan berbintik-bintik. Selain pewarnaan, dapat dibedakan dari Lepisma saccharina dengan antena yang lebih panjang serta dapat ditemukannya Cerci (filamen ekor lateral).
Biologi. Hidup dalam bangunan, biasanya di tempat-tempat yang sangat hangat. insekta ini memakan sisa tepung, gula dan bahan-bahan karbohidrat lainnya. Terutama aktif pada malam hari dengan siklus hidup yang sama dengan Lepisma saccharina.
Distribusi. daerah perkotaan, di dalam bangunan hangat.
Sumber : http://www.kendalluk.com/thysan.htm
Lepisma saccharinaDeskripsi. ukurannya dapat mencapai 10 mm, permukaan kulit mengkilap, memiliki sisik berwarna perak.
Biologi. Merupakan serangga yang biasa ditemukan di daerah beriklim hampir selalu berhubungan dengan tempat tinggal manusia. Ia hidup dalam gelap, lembab di sudut dapur, gudang, lemari dan rak buku perpustakaan, biasanya serangga ini memakan potongan-potongan kecil sampah, debu, kertas, kain, kulit, pasta, tepung, gula dan setiap jenis lain dari bahan tepung. aktif di malam hari, sehingga keberadaannya sering tak disadari. Siklus hidup cukup panjang, memakan waktu sekitar sekitar 3 tahun untuk mencapai dewasa kemudian dapat melanjutkan hidup lebih dari 5 tahun.
Distribusi. Bangunan di dalam kosmopolitan. terdapat di luar rumah di daerah yang lebih hangat.
Thermobia domesticaDeskripsi. ukuran bisa mencapai 14 mm, tertutup oleh sisik kecoklatan pucat dan gelap memberikan penampilan berbintik-bintik. Selain pewarnaan, dapat dibedakan dari Lepisma saccharina dengan antena yang lebih panjang serta dapat ditemukannya Cerci (filamen ekor lateral).
Biologi. Hidup dalam bangunan, biasanya di tempat-tempat yang sangat hangat. insekta ini memakan sisa tepung, gula dan bahan-bahan karbohidrat lainnya. Terutama aktif pada malam hari dengan siklus hidup yang sama dengan Lepisma saccharina.
Distribusi. daerah perkotaan, di dalam bangunan hangat.
Sumber : http://www.kendalluk.com/thysan.htm
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta | Ordo Grylloblattodea
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta ini tidak bersayap, hidup di darat, panjang kira-kira 250 mm, tubuh pipih, kepala agak prominen, antena panjang, kaki cukup panjang dan biasanya digunakan untuk berlari. Tarsi beruas lima, sersi panjang. Metamorfosis sedikit. Penyebaran geografis terbatas di Asia Timur Laut dan Amerika Barat Laut. Contoh: Gryllotalpa sp. (gangsir tanah), dan Oecanthus sp. (gangsir pohon).
Deskripsi. perhatikan ilustrasi (tampak belakang) dari individu betina dewasa. Ovipositor terletak diantara dua abominal Cerci, digunakan untuk bertelur, tidak ditemukan pada individu jantan.
Biologi. Ditemukan di dalam tanah dan di bawah batu, dll, di ketinggian 500-2000 meter dpl. Serangga ini adalah omnivora dan aktif di malam hari, lebih menyukai suhu rendah di atas titik beku. Telur yang disimpan sendiri-sendiri di tanah atau di antara lumut, betina dewasa menghasilkan telur saat menginjak usia sekitar setahun. perkembangannya sangat lambat ada masa inkubasi sekitar satu tahun sebelum telur menetas, diikuti oleh delapan tahap nymphal yang kesemuanya berlangsung sekitar lima tahun.
Distribusi. Pegunungan bagian barat Amerika Utara.
Sumber : http://www.kendalluk.com/gryllo.htm
Deskripsi. perhatikan ilustrasi (tampak belakang) dari individu betina dewasa. Ovipositor terletak diantara dua abominal Cerci, digunakan untuk bertelur, tidak ditemukan pada individu jantan.
Biologi. Ditemukan di dalam tanah dan di bawah batu, dll, di ketinggian 500-2000 meter dpl. Serangga ini adalah omnivora dan aktif di malam hari, lebih menyukai suhu rendah di atas titik beku. Telur yang disimpan sendiri-sendiri di tanah atau di antara lumut, betina dewasa menghasilkan telur saat menginjak usia sekitar setahun. perkembangannya sangat lambat ada masa inkubasi sekitar satu tahun sebelum telur menetas, diikuti oleh delapan tahap nymphal yang kesemuanya berlangsung sekitar lima tahun.
Distribusi. Pegunungan bagian barat Amerika Utara.
Sumber : http://www.kendalluk.com/gryllo.htm
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta | Ordo Collembola
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tubuh insekta ini berukuran kecil (panjang 2 - 5 mm), tak bersayap. Antena panjangnya sedang, beruas 4. Kaki dengan tarsus, beruas tunggal. Pada median abdomen terdapat alat tambahan untuk meloncat yang disebut furcula. Alat mulut untuk mengunyah, mata majemuk. Abdomen terdiri dari 6 somit. Tak ada metamorfosis. hidup di bawah dedaunan, lumut, kulit kayu, dan batu. Contoh: kutu kebun (Papirius fuscus), dan pinjal kebun (Sminthurus hortensis) yang merusak tanaman sayuran, Achorulus armatum yang merusak jamur merang, dan ekor loncat (Entomobrya laguna).
Deskripsi. Berukuran hingga 4 mm. Tubuh memiliki rambut pendek. Warna lebih bervariasi, umumnya berwarna hijau, kuning, biru atau ungu.
Biologi. Ditemukan di berbagai habitat, biasanya memakan sisa-sisa daun membusuk, kayu dan lainnya sayuran. Organ melompat berkembang dengan baik pada spesies ini dan ketika merasa terganggu serangga ini akan melompat pergi dengan menjentikkan 'ekor', atau furcula. selain itu, serangga ini juga merupakan pemanjat yang mahir, bahkan pada permukaan cukup halus, dengan menggunakan tabung ventral, yang bertindak sebagai organ perekat. Dalam kondisi normal serangga ini dapat menghasilkan beberapa generasi dalam satu tahun.
Distribusi. Sepanjang Eropa, termasuk Kepulauan Inggris.
Sumber : http://www.kendalluk.com/collem.htm
Deskripsi. Berukuran hingga 4 mm. Tubuh memiliki rambut pendek. Warna lebih bervariasi, umumnya berwarna hijau, kuning, biru atau ungu.
Biologi. Ditemukan di berbagai habitat, biasanya memakan sisa-sisa daun membusuk, kayu dan lainnya sayuran. Organ melompat berkembang dengan baik pada spesies ini dan ketika merasa terganggu serangga ini akan melompat pergi dengan menjentikkan 'ekor', atau furcula. selain itu, serangga ini juga merupakan pemanjat yang mahir, bahkan pada permukaan cukup halus, dengan menggunakan tabung ventral, yang bertindak sebagai organ perekat. Dalam kondisi normal serangga ini dapat menghasilkan beberapa generasi dalam satu tahun.
Distribusi. Sepanjang Eropa, termasuk Kepulauan Inggris.
Sumber : http://www.kendalluk.com/collem.htm
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta | Ordo Entotrophi (Diplura)
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta ini bersifat terestrial, bertubuh kecil (sampai 50 mm), tak bersayap, tak ada mata, antena panjang, kaki dengan tarsus beruas tunggal, sersi prominen. Alat mulut tenggelam dalam kepala. Abdomen terdiri dari 11 somit dan berakhir sebagai sepasang sersi yang berbentuk catut atau pinset. Tidak ada metamorfosis. Tidak ada nama umum. Contoh : Japyx sp. yang hidup di bawah batu-batuan, dan Campodea sp. yang hidup dalam kayu lapuk.
(a) Campodea sp (b) Japyx sp
Deskripsi : Umumnya tidak memiliki warna mencolok, termasuk serangga tak berpigmen, pada umumnya berukuran 2-5 mm kecuali Japyx sp yang dapat mencapai 50 mm.
Biologi : kebanyakan bersembunyi didalam tanah yang lembab, dibawah batu, di kayu mati dan diantara serakan dedaunan, mereka juga memakan materi dari sayuran yang membusuk.
Distribusi : Campodea sp, terutama dapat ditemukan di Inggris, Japyx sp terdapat di wilayah tropis dan subtropis, beberapa spesies juga dapat ditemukan di kawasan selatan eropa
Sumber : http://www.kendalluk.com/diplura.htm
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Saturday, November 24, 2012
Insekta | Ordo Protura
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Anggota dari Ordo Protura berukuran sangat kecil, besarnya hanya sekita 1.5 mm, habitat di darat, tubuh tak bersayap, tak bermata, antena tereduksi atau tidak ada, alat mulut untuk menghisap, kaki pendek, tarsus beruas tunggal. segmen-segmen abdomen pada larva berjumlah 9, pada dewasa jumlahnya mencapai 11. Dapat ditemukan pada tumpukan sampah yang membusuk, dibawah kulit batang pohon yang mulai membusuk.
Contoh Spesies : Acerentomon sp.
![]() |
| Acerontomon sp. Dilihat menggunakan Mikroskop stereo |
Deskripsi Spesies : Panjangnya kurang dari 2 mm.
Biology : Banyak juga ditemukan dibawah tumpukan sampah yang lembab dengan material organik yang cukup tinggi. mulut digunakan untuk menghisap cairan pada hifa fungi.
Distribusi : Inggris dan Eropa Utara.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
34 Ordo Insekta
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Insekta merupakan bagian dari filum artropoda, menurut bahasa insekta berarti serangga. anggota dari insekta adalah yang terbanyak di kerajaan animalia. disekitar kita sangatlah mudah menemukan serangga. lalat, kupu-kupu, belalang, nyamuk adalah contoh anggota insekta disekeliling kita. Anggota insekta sangat beragam, tetapi memiliki ciri khusus,yaitu kakinya berjumlah enam buah,sehingga disebut juga hexapoda ( hexa = enam, podos = kaki ). Tubuh terbagi menjadi tiga bagian yaitu kepala (caput), dada (thorax), dan perut (abdomen). Insekta merupakan satu-satunya invertebrata yang dapat terbang, dengan ukuran tubuh yang beragam. Dengan habitat yang sangat luas insekta mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Peranan yang menguntungkan antara lain: penyerbukan tanaman oleh lebah atau insekta lain, tetapi ada juga yang merugikan misalnya: wereng coklat menyerang hektaran tanaman padi.
klik tombol play untuk mengetahui nama-nama bagian pada Insekta
Kebanyakan insekta mempunyai dua pasang sayap yang bertaut pada segmen ke-2 dan ke-3 dari thorax, ada juga yang hanya mempunyai satu pasang sayap yang terdapat pada segmen ke-2 (mesothorax), atau tidak bersayap. beberapa insekta berukuran kecil mikroskopis (0,25 mm), tetapi umumnya berukuran 2-40 mm. insekta terpanjang adalah Pharmacia serratipes (260 mm).
Sayap insekta bertekstur dan bermodifikasi macam-macam, menyangkut bentuk, ukuran besarnya, dan kemajemukan venasi. pada insekta yang bersayap dua pasang belakang mungkin diganti dengan helter, yaitu sebuah organ vestigial.
Ciri-ciri Insekta
- Kepala, thorax, dan abdomen pada insekta terlihat jelas.
- Abdomen secara eksternal, bersegmentasi menjadi 6-10 metamer.
- Memiliki sepasang antena
- Memiliki 3 pasang alat mulut primitif serupa rahang (dapat berbentuk mandibula pada serangga penggigit atau termodifikasi sebagai alat hisap pada serangga penghisap)
- Respirasi Insekta Dewasa menggunakan trakea bercabang.
- Larva insekta air bernafas dengan insang trakea
Perkembangan insekta bentuk primitif terjadi secara langsung, yaitu organisme mudah telah berbentuk sebagai miniatur individu dewasa. namun pada bentuk yang lebih majemuk, terjadi proses metamorfosis tak sempurna, yaitu bentuk muda berbeda dengan bentuk dewasa dan aktif pada semua stadium. dan pada bentuk majemuk terjadi metamorfosis sempurna, yaitu dengan stadium larva aktif, pupa inaktif, serta stadium imago dan stadium dewasa yang keduanya aktif.
Menurut perkiraan jumlah jenis dalam kelas insekta mencapai beberapa juta. lebih dari setengan juta jenis dari jumlah itu telah diuraikan secara tertulis dan diterbitkan. Yang paling banyak jenisnya adalah Coleptera (200.000), Lepidoptera (95.000 jenis tertulis), Hymenoptera (70.000 jenis), Diptera (52.000 jenis tertulis)
34 Ordo Insekta
- Ordo Protura (Mirientomata)
- Ordo Thysanura
- Ordo Entotrophi (Diplura)
- Ordo Collembola
- Ordo Grylloblattodea
- Ordo Orthoptera
- Ordo Phasmatodea
- Ordo Dermaptera
- Ordo Diploglossata
- Ordo Thysanoptera
- Ordo Blattaria
- Ordo Mantodea
- Ordo Embiodea
- Ordo Isoptera
- Ordo Corrodentia (Psocoptera)
- Ordo Zoraptera
- Ordo Mallophaga
- Ordo Anoplura
- Ordo Homoptera
- Ordo Hemiptera
- Ordo Odonata
- Ordo Plectoptera (Ephemeroptera)
- Ordo Plecoptera
- Ordo Megaloptera
- Ordo Raphidiodea
- Ordo Neuroptera
- Ordo Mecoptera
- Ordo Trichoptera
- Ordo Lepidoptera
- Ordo Diptera
- Ordo Siphonoptera
- Ordo Coleoptera
- Ordo Strepsiptera
- Ordo Hymenoptera
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Wednesday, November 21, 2012
Anatomi Serangga Betina
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Biologi Serangga

Anatomi serangga betina
A- Kepala (caput) B- Dada (thorax) C- Perut (abdomen)
A- Kepala (caput) B- Dada (thorax) C- Perut (abdomen)
1. antena
2. ocelli (bawah)
3. ocelli (atas)
4. mata majemuk
5. otak (ganglia otak)
6. dada depan (prothorax)
7. pembuluh darah dorsal
8. saluran trakea (ruas-ruas dengan spirakulum)
9. dada tengah (mesothorax)
10. dada belakang (metathorax)
11. sayap depan
12. sayap belakang
13. perut
14. jantung
15. ovarium
16. perut belakang (usus, rektum, anus)
17. anus
18. vagina
19. berkas saraf (ganglia perut)
20. saluran Malpighia
21. tungkai dada
22. cakar pengait
23. tarsus
24. tibia
25. femur
26. trochanter
27. perut depan
28. ganglion dada
29. coxa
30. kelenjar ludah
31. ganglion suboesophagus
32. mulut
2. ocelli (bawah)
3. ocelli (atas)
4. mata majemuk
5. otak (ganglia otak)
6. dada depan (prothorax)
7. pembuluh darah dorsal
8. saluran trakea (ruas-ruas dengan spirakulum)
9. dada tengah (mesothorax)
10. dada belakang (metathorax)
11. sayap depan
12. sayap belakang
13. perut
14. jantung
15. ovarium
16. perut belakang (usus, rektum, anus)
17. anus
18. vagina
19. berkas saraf (ganglia perut)
20. saluran Malpighia
21. tungkai dada
22. cakar pengait
23. tarsus
24. tibia
25. femur
26. trochanter
27. perut depan
28. ganglion dada
29. coxa
30. kelenjar ludah
31. ganglion suboesophagus
32. mulut
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)


_micrograph.jpg)
