Showing posts with label akar kuadrat. Show all posts
Showing posts with label akar kuadrat. Show all posts

Friday, February 4, 2011

Kaitan Persamaan Kuadrat dan Fungsi Kuadrat

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

3. Kaitan Persamaan Kuadrat dan Fungsi Kuadrat

Pada kegiatan 3 bagian 1b, telah Anda pelajari cara menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat secara umum. Salah satu langkahnya adalah menentukan titik potong grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c dengan sumbu x. Pada prinsipnya, titik potong grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c dapat diperoleh dengan cara menentukan nilai-nilai x yang mengakibatkan nilai y = 0. Hal ini berarti proses menentukan akar-akar persamaan kuadrat ax + bx + c = 0. Dengan demikian, kondisi grafik dan titik potong grafik fungsi kuadrat dengan sumbu x dapat dipelajari dengan mengkaji dan menentukan sifat-sifat dari persamaan kuadrat. Sifat inilah yang menunjukkan kaitan antara persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat.
Apabila ditinjau berdasarkan kedudukan grafik fungsi kuadrat y= f(x) = ax + bx + c terhadap sumbu x secara keseluruhan ada enam kemungkinan. Keenam kemungkinan kedudukan itu ditentukan oleh tanda-tanda dari nilai a dan tanda-tanda dari nilai diskriminan D = b – 4ac. Keenam kemungkinan kedudukan grafik fungsi kuadrat y= f(x) = ax + bx + c terhadap sumbu x dapat Anda lihat kembali pada Gambar 3-8.
Berdasarkan Gambar 3-8 dapat Anda ketahui hal-hal yang merupakan keterkaitan antara persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat sebagai berikut:
Gambar 3-8a
Apabila nilai a>0 dan D<0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 tidak mempunyai akar-akar real, sehingga grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c terbuka ke atas (mempunyai titik balik minimum) dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x.
Gambar 3-8b
Apabila nilai a>0 dan D=0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 mempunyai akar-akar real dan, sehingga grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c terbuka ke atas (mempunyai titik balik minimum) dan menyinggung sumbu x.
Gambar 3-8c
Apabila nilai a>0 dan D>0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 mempunyai akar-akar real dan berlainan, sehingga grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c terbuka ke atas (mempunyai titik balik minimum) dan memotong sumbu x di dua titik yang berlainan.
Gambar 3-8d
Apabila nilai a<0 dan D<0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 tidak mempunyai akar-akar real, sehingga grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c terbuka ke bawah (mempunyai titik balik maksimum) dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x.
Gambar 3-8e
Apabila nilai a<0 dan D = 0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 mempunyai akar-akar real dan sama (kembar), sehingga grafik fungsi kuadrat y=f(x)=ax+bx+c terbuka ke bawah (mempunyai titik balik maksimum) dan menyinggung sumbu x.
Gambar 3-8f
Apabila nilai a<0 dan D>0 maka persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 mempunyai akar-akar real dan berlainan, sehingga grafik fungsi kuadrat y = f(x) = ax + bx + c terbuka ke bawah (mempunyai titik balik maksimum) dan memotong sumbu x di dua titik yang berlainan.

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat Anda ketahui bahwa terdapat keterkaitan antara persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat. Untuk lebih jelasnya, marilah kita perhatikan beberapa contoh di bawah ini.
Contoh 1:
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x)= x + 2x + 5 terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu!
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = x + 2x + 5, berarti a = 1, b = 2, dan c = 5.
Maka D= b – 4ac = (2) – 4(1)(5) = 4-20 = -16.
Karena a = 1 dan D = -16, ini berarti a>0 dan D<0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke atas dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x.

Bagaimana, mudah bukan? Sudah pahamkah Anda? Baiklah, untuk lebih jelasnya, perhatikanlah contoh 2 di bawah ini.
Contoh 2:
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x)= -x + 4x terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu!
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = -x + 4x, berarti a = -1, b = 4, dan c= 0.
Maka D = b – 4ac = (4) – 4(-1)(0) = 16-0 = 16
Karena a = -1 dan D = 16, ini berarti a<0 dan D>0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke bawah dan memotong sumbu x di dua titik yang berlainan.

Tidak sulit bukan? Apakah Anda paham? Baiklah, agar lebih paham lagi, perhatikan contoh 3 di bawah ini.
Contoh 3:
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x) = x – 8x + 16 terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu!
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = x – 8x + 16, berarti a = 1, b = -8, dan c = 16.
Maka D = b – 4ac= (-8) – 4(1)(16) = 64 – 64 = 0
Karena a = 1 dan D = 0, ini berarti a>0 dan D=0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke atas dan menyinggung sumbu x.

Nah, setelah memperhatikan beberapa contoh di atas, apakah Anda sudah paham? Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terhadap materi di atas, kerjakan soal-soal latihan di bawah ini.
1.
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x) = 2x – x – 1 terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu!
2.
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x) = -x + 6x – 9 terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu!
3.
Tentukan kedudukan grafik fungsi kuadrat f(x) = -3x – 1 terhadap sumbu x, tanpa harus menggambar sketsa grafiknya terlebih dulu
Bagaimana, tidak sulit bukan? Sebelum selesai mengerjakan soal-soal di atas, Anda jangan membaca jawabannya terlebih dulu. Apabila sudah selesai mengerjakannya, cocokkanlah pekerjaan Anda dengan jawaban di bawah ini.
1.
Fungsi kuadrat f(x) = 2x – x – 1, berarti a = 2, b = -1, dan c= -1.
Maka D = b – 4ac = (-1) – 4(2)(-1) = 1+8 = 9
Karena a = 2 dan D = 9, ini berarti a>0 dan D>0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke atas dan memotong sumbu x di dua titik yang berlainan.
2.
Fungsi kuadrat f(x)= -x + bx – 9, berarti a = -1, b = 6, dan c = -9.
Maka D = b – 4ac= (6) – 4(-1)(-9) = 36 – 36 = 0
Karena a = -1 dan D = 0, ini berarti a<0 dan D=0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke bawah dan menyinggung sumbu x.
3.
Fungsi kuadrat f(x) = -3x – 1, berarti a = -3, b = 0, dan c= -1.
Maka D = b – 4ac = (0) – 4(-3)(-1)= 0-12 = -12.
Karena a = -3 dan D = -12, ini berarti a<0 dan D<0, sehingga grafik fungsi kuadrat tersebut terbuka ke bawah dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Definit Positif dan Definit Negatif

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

2. Definit Positif dan Definit Negatif

Pada kegiatan 3 bagian 1 Anda telah mempelajari cara menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat f(x) = ax + bx + c.
Beberapa sketsa grafik fungsi kuadrat yang mungkin jika ditinjau dari nilai a dan diskriminan D = b – 4ac telah Anda ketahui pada Gambar 3-8. Simaklah kembali Gambar 3-8a dan Gambar 3-8d. Selanjutnya perhatikanlah penjelasan di bawah ini.

- -
Untuk Gambar 3-8a
Pada Gambar 3-8a, parabola terbuka ke atas dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x. dikatakan parabola selalu berada di atas sumbu x untuk setiap nilai x R. Hal ini terjadi apabila nilai a>0 dan D<0.
Secara aljabar dapat dikatakan:
Bentuk ax + bx + c disebut definit positif.
Dengan demikian, syarat definit positif adalah a>0 dan D<0. Untuk Gambar 3-8d
Pada Gambar 3-8d, parabola terbuka ke bawah dan tidak memotong maupun menyinggung sumbu x. dikatakan parabola selalu berada di bawah sumbu x untuk setiap nilai x R. Hal ini terjadi apabila nilai a<0 dan D<0.
Secara aljabar dapat dikatakan:
Bentuk ax + bx + c <0 untuk setiap x R, atau bentuk ax + bx + c disebut definit negatif.
Dengan demikian, syarat definit negatif adalah a<0 dan D<0.
Agar Anda memahami dan terampil menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan definit positif dan definit negatif, perhatikanlah beberapa contoh di bawah ini.
Contoh 1:
Selidiki apakah fungsi kuadrat dengan persamaan f(x) = x + x + 5 termasuk definit positif atau definit negatif atau tidah kedua-duanya?
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = x + x + 5, berarti a= 1, b = 1, dan c = 5.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (1) – 4(1)(5) = 1-20 = -19.
Karena a = 1 dan D = -19 ini berarti a>0 dan D<0, sehingga fungsi kuadrat
f(x) = x + x + 5 termasuk definit positif.

Mudah bukan? Baiklah, selanjutnya perhatikan contoh 2 di bawah ini.
Contoh 2:
Periksa apakah fungsi kuadrat dengan persamaam f(x) = -x – 4x – 6 termasuk definit positif atau definit negatif atau tidak kedua-duanya?
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = -x – 4x – 6, berarti a = -1, b= -4, dan c = -6.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (-4) – 4(-1)(-6) = 16-24 = -8.
Karena a = -1 dan D = -8 ini berarti a<0 dan D<0, sehingga fungsi kuadrat
f(x) = -x – 4x – 6 termasuk definit negatif.

Sudah pahamkah Anda setelah memcermati contoh 1 dan 2 di atas? Baiklah, untuk lebih pahamnya perhatikan contoh 3 berikut.

Contoh 3:
Periksa apakah fungsi kuadrat dengan persamaam f(x) = -2x + 4x termasuk definit positif atau definit negatif atau tidak kedua-duanya?
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = -2x + 4x, berarti a= -2, b = 4, dan c = 0.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (4) – 4(-2)(0) = 16 + 0 = 16.
Karena a = -1 dan D = 16 ini berarti a<0 dan D>0, sehingga fungsi kuadrat
f(x) = -2x + 4x tidak definit positif dan tidak definit negatif.

Bagaimana, tidak sulit bukan? Anda sudah paham? Bagus! Apabila belum paham, perhatikan contoh 4 di bawah ini.
Contoh 4:
Tentukan batas-batas nilai p, agar fungsi f(x) = x – 4x + m definit positif!
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = x – 4x + m, berarti a= 1, b= -4, c = m
Syarat agar fungsi kuadrat f definit adalah a>0 dan D<0.

(i) a>0, syarat ini sudah dipenuhi karena a = 1
(ii)
D<0, maka: b – 4ac
(-4) – 4(1)(m)
16 – 4m
16
16
16/4
4
m
< 0
< 0
< 0
< 0+4m
< 4m
< m
< m
> 4
Karena syarat (i) sudah dipenuhi, maka berdasarkan syarat (ii) batas-batas nilai m adalah m>4.
Setelah mempelajari contoh-contoh di atas, apakah Anda sudah paham? Untuk menambah pemahaman Anda, cermati contoh 5 di bawah ini.
Contoh 5:
Tentukan batas nilai k, agar fungsi f(x) = (k-1)x – 2kx + (k-2) definit negatif!
Jawab:
Fungsi kuadrat f(x) = (k-1)x – 2kx + (k-2), berarti a = (k-1), b= -2k, dan c = (k-2).
Syarat agar fungsi kuadrat f definit negatif adalah a<0 dan D<0.

(i)
a<0, maka (k-1)
k-1
k
k
< 0
< 0
< 0 + 1
< 1
(ii)
D<0, maka: b – 4ac
(-2k) – 4(k-1)(k-2)
4k – 4(k-2k-k+2)
4k – 4(k – 3k + 2)
4k – 4k + 12k – 8
12k – 8
12k
12k
k
k
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0 + 8
< 8
< 8/12
< 2/3
Dengan menyatukan syarat (i) dan (ii) atau mencari irisannya, maka batas nilai k seperti diperlihatkan pada Gambar 3-16 di bawah ini.

Gambar 3-16
Berdasarkan Gambar 3-16 batas nilai k yang memenuhi adalah k <
Jadi, agar fungsi kuadrat f(x) = (k-1)x – 2kx + (k-2) definit negatif adalah k <
Setelah menyimak beberapa contoh di atas, apakah Anda paham? Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman Anda terhadap materi di atas, kerjakan soal-soal latihan di bawah ini.
1. 2.
3.
Selidiki masing-masing fungsi kuadrat di bawah ini, apakah definitif positif, definitif negatif atau tidak kedua-duanya.
a). f(x) = 2x + 3x + 4.
b). f(x) = -x + 2x – 5.
c). f(x) = x – x – 2.
Tentukan batas-batas nilai m, agar fungsi kuadrat (f(x) = -x – 8x + m definit negatif!
Tentukan batas-batas nilai k, agar fungsi kuadrat:
f(x) = (k + 1)x + (2k+1)x + (k+2) definit positif.

Sebelum Anda selesai mengerjakan soal-soal di atas, jangan membaca jawabannya terlebih dulu. Apabila sudah selesai mengerjakannya, seperti inikah jawaban Anda?

1.
a.
b.
c.
Fungsi kuadrat f(x) = 2x + 3x + 4, berarti a = 2, b = 3, dan c = 4.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (3) – 4(2)(4) = 9-32 = -23.
Karena a = 2 dan D = -23 ini, berarti a>0 dan D<0 sehingga fungsi kuadrat
f(x) = 2x + 3x + 4 termasuk definit positif.
Fungsi kuadrat f(x) = -x + 2x – 5, berarti a = -1, b= 2, dan c = -5.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (2) – 4(-1)(-5) = 4-20 = -16.
Karena a = -1 dan D = -16, ini berarti a<0 dan D<0, sehingga fungsi kuadrat
f(x) = -x + 2x – 5 termasuk definit negatif.
Fungsi kuadrat f(x) = x – x – 2, berarti a = 1, b = -1, dan c = -2.
Maka diskriminan D = b – 4ac = (-1) – 4(1)(-2) = 1+8 = 9.
Karena a=1 dan D = 9, ini berarti a>0 dan D>0, sehingga fungsi kuadrat
f(x) = x – x – 2 tidak termasuk definit positif maupun negatif.
2. Fungsi kuadrat f(x) = -x – 8x + m, berarti a = -1, b = -8, dan c = m.
Syarat agar fungsi kuadrat f definit adalah a<0 dan D<0.
(i) a<0, syarat ini sudah dipenuhi karena a = -1
(ii)
D<0, maka: b – 4ac
(-8) – 4(-1)(m)
64 + 4m
4m
4m
m
m
< 0
< 0
< 0
< 0-64
< -64
< -64/4
< -16
Karena syarat (i) sudah dipenuhi, maka berdasarkan syarat (ii) batas-batas nilai m adalah m <-16.
3.
Fungsi kuadrat f(x) = (k+1)x + (2k+1)x + (k+2), berarti a= (k+1), b = (ak+1), dan c = (k+2).
Syarat agar fungsi f definit positif adalah a>0 dan D<0.
(i)
a<0, maka (k+1)
k+1
k
k
> 0
> 0
> 0 – 1
> -1
(ii)
D<0, maka: b – 4ac
(2k+1) – 4(k+1)(k+2)
4k+4k+1 – 4(k+2k+k+2)
4k+4k+1 – 4(k+3k+2)
4k+4k+1 – 4k-12k-8
-8k-7
-7
-7
8k
k
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0
< 0 + 8k
< 8k
> -7
> -7/8
Dengan menyatukan syarat (i) dan (ii) atau mencari irisanya, maka batas nilai k seperti diperlihatkan pada Gambar 3-17 di bawah ini.

Gambar 3-17
Berdasarkan Gambar 3-17 batas nilai k yang memenuhi adalah k>
Jadi, agar fungsi kuadrat f(x) = (k+1)x + (2k+1)x + (k+2) definit positif adalah k >
Bagaimana, tidak sulit bukan? Apakah pekerjaan Anda sama seperti jawaban di atas? Apabila ya, bagus! Berarti Anda benar. Jika Anda mengalami kesulitan diskusikan dengan teman-teman atau tanyakan kepada guru bina pada saat tatap muka. Bagi Anda yang menjawab belum benar segeralah samakan pekerjaan Anda dengan jawaban di atas.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info