Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Tuesday, August 21, 2012
VISARAH DAN RADEN DUTA BAHASA JABAR 2012
Tuesday, December 20, 2011
DUTA BAHASA HARUS MILIKI KEINGINAN KUAT LESTARIKAN BAHASA INDONESIA
| Farida Rendrayani (Foto: Tedi Yusup) |
Saturday, October 1, 2011
FADHIL DAN PUTRI DUTA BAHASA ACEH 2011
NURI HASAN NASUTION DAN HOT MARINGAN SAMOSIR,S.SOS. MENJADI DUTA BAHASA SUMUT 2011
Saturday, November 13, 2010
Pemenang Pemilihan Duta Bahasa 2010
Pemenang II :
Pemenang Harapan III :
Friday, July 16, 2010
ARIANOOR DAN AYU DEWI, DUTA BAHASA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2010
Pada akhirnya dewan juri mengumumkan sebanyak tiga pasang pemenang yaitu:
A. Kategori Putera
1. Arianoor Duta Bahasa I
2. Rio Sepryaen Duta Bahasa II
3. Arbendi Duta Bahasa III
B. Kategori Puteri
1. Ayu Shinta Dewi Duta Bahasa I
2. Marhamah Burhan Duta Bahasa II
3. Aurora Tri Listia Duta Bahasa III
Sumber : Balai Bahasa Kalimantan Tengah
Thursday, October 15, 2009
Buku Koko P Bhairawa (Duta Bahasa 2006) Masuk Final Nominasi KLA 2009

2. Aku Lelah Menjadi Cantik/Koko P. Bhairawa
3. 9 Matahari/Adenita
4. Lika Liku Luka/Celinereyssa
5. Etzhara/Rino Styanto
6. Pengantin Subuh/Zelfeni
7.Separuh Bintang/Evline
8.Fortunata/Ria N. Badaria
2. Sutasoma/Novel/Cok Sawitri
3. Lembata/Novel/F. Rhardi
4. Lacrimosa/Kumpulan Cerita Pendek/Dinar Rahayu
5. Tanah Tabu/Novel/Anindita S. Thayf
2. Kolam/Sapardi Djoko Damono
3. Partitur, Sketsa, Potret dan Prosa/Wendoko
4. Puan Kecubung/Jimmy Maruli Alfian
5. Perahu Berlayar Sampai Bintang/Cecep Syamsul Hari
Saturday, July 25, 2009
Animo Menjadi Duta Bahasa Meningkat
SEMARANG - Animo masyarakat Jawa Tengah untuk menjadi Duta Bahasa Jateng tahun ini meningkat. Ini terbukti, jumlah peserta pemilihan duta bahasa tingkat provinsi Jateng yang digelar Rabu (22/7) bertambah 12 orang dibanding peserta tahun sebelumnya.
Berlokasi di Gedung BKK Jl Supriyadi 37, pemilihan kini diikuti 62 peserta yang berasal dari perwakilan kabupaten/kota se-Jateng, perguruan tinggi, SMA, dan perseorangan yang mendaftar ulang.
Di ruang tertutup, Desi Presanti (Balai Bahasa Jateng), Sendang Mulyono (Himpunan Pembina Bahasa Indonesia), dan Widianto (Forum Bahasa Media Massa) menyeleksi ke-62 peserta tersebut satu per satu.
Drajat Agus Mourdowo selaku Koordinator Pengkajian Balai Bahasa Jateng mengatakan, penilaian tahun ini sangat menekankan pengetahuan peserta terhadap bahasa ibu dan pengetahuan budaya.
Dia menjelaskan, seleksi bertumpu pada kemampuan berbahasa peserta dalam mempresentasikan makalah. Makalah yang bertema kebahasaan dan kebudayaan yang mereka buat sebelumnya dipresentasikan dalam bahasa Inggris. Sedangkan kemampuan bahasa ibu diuji pada saat mereka mempresentasikan pengetahuan budaya dan pariwisata daerahnya.
Thonthowy Jawari, Kasubag Kebudayaan dan Kesenian Biro Bina Mental Provinsi Jateng, berharap dapat menemukan bibit unggul yang mampu menyosialisasikan pengguaan bahasa Indonesia maupun asing secara proporsional.
Dana penyelenggaraan kegiatan tersebut bersumber dari dana APBD. Dalam pemilihan bibit unggul tersebut diambil
Nana Riski Susanti (18), mahasiswi semester IV Unnes terpilih sebagai juara I putri. Perempuan asal Tegal itu mengaku tidak gugup saat penyeleksian karena sudah terbiasa mempresentasikan karya tulis dan puisinya di depan umum. Ketertarikannya dalam mengikuti pemilihan ini karena dia ingin mengembangkan kepribadian dan bakat kebahasaannya. Setelah ini, Nana akan berusaha menjadi mitra Balai Bahasa dengan menyosialisasikan penggunaan bahasa secara kontekstual dan proporsional.
Sementara Bagas Tria Rahmadadi (17) adalah putra Sukoharjo yang terpilih sebagai juara I putra. Calon mahasiswa UGM itu ingin memilimalisasi degradasi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dia akan bekerja sama dengan pemkab untuk menyosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pada bulan Bahasa (Oktober) nanti, mereka berdua akan dikirim ke
Sumber : Suara Merdeka, 25 Juli 2009
Thursday, July 23, 2009
Setelah Lima Bahasa, Kini Bahasa Isyarat

Wednesday, July 22, 2009
Duta Bahasa Sulawesi Utara 2009
Berikut pemenang Pemilihan Duta Bahasa tingkat Propinsi Sulawesi Utara tahun 2009:Pemenang pria:
I. Luky Slat, mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Unima
II. Dedy Palamea, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unima
III. Christofel kindangen, mahasiswa Fakultas Sastra Unsrat
Pemenang wanita:

1. Tersiana Bawengan, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas De La Salle
II. Chirley Sarese, mahasiswa Fakultas Ekonomi
Universitas De La Salle
III. Gabby Wentuk, mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi Manado
Aini Rahmania, Terpilih Sebagai Duta Bahasa Jawa Timur 2009
Setelah mengalami seleksi yang cukup ketat, terpilihlah Aini dari ITS Surabaya bersama Lukman dari Malang. Para duta yang terpilih berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000,- dan juga sudah mulai aktif dengan kegiatan kebahasaan, seminar-seminar beserta kongres kebahasaan, dan tak kalah pentingnya yaitu persiapan menuju ajang Duta Bahasa Indonesia di tingkat nasional.
Kami, Himpunan Mahasiswa Teknik Computer - Informatika ITS Surabaya mengucapkan Selamat atas terpilihnya Aini Rahmania K.F. (C-17) sebagai Duta Bahasa Jawa Timur 2009.
Sumber : www.hmtc-its.org, 2 Juli 2009
Febrianto dan Patrisia, Duta Bahasa Provinsi Jambi 2009
KOTA JAMBI - Kantor Bahasa provinsi Jambi menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Jambi, acara yang bertujuan untuk membangkitkan minat generasi muda di Jambi untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indoensia.
Juga untuk mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, dan berbahasa asing, menjadikan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa Indonesia, dan menjadikan duta terpilih sebagai ikon yang dapat mempanguruhi lingkungannya untuk berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi yang diwakili Koordinator TU Yarmalus SPd menyampaikan bahwa Duta terpilih Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 9 – 11 Juni diikuti 74 peserta.
Adapun Dewan Juri ajang pemilihan ini adalah Dr Sudayono dari FKIP Universitas Jambi (Unja)), Drs Junaidi T Noor yang merupakan Budayawan Jambi, dan Dra Ermitati MHum seorang Peneliti dari Kantor Bahasa Provinsi Jambi.
Duta terpilih tersebut adalah Dedi Febrianto dan Patrisia Merly sebagai juara pertama putra dan putri. Sementara itu Afif Rofii dan Vera Andriani juara kedua dan Asas Muttaqin serta Selvia Liza Asni juara ketiganya. (cal)
Sumber : Jambi Online, 22 Juli 2009
David dan Nurul Duta Bahasa Kaltim 2009
Wakili Kaltim ke Tingkat Nasional
David, pegawai Bank CIMB Niaga dan Nurul, mahasiswa Universitas Mulawarman ini dinilai memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Baik untuk Bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Ditambah dengan wawasan kebahasaan dan pengetahuan yang cukup luas.
"Dari segi persentasi dan nilai UKBI (Uji Kemahiran Berbhasa
David dan Nurul akan mewakili Kaltim untuk mengikuti Pemilihan Duta Bahasa tingkat nasional di Jakarta, pada Oktober mendatang. Menurut Rahman, Duta Bahasa ini diikuti 14 peserta yaitu 6 putra dan 9 putri. Syaratnya ada putra dan putri yang berusia 18-25 tahun.
Sebelum terpilih menjadi Duta Bahasa, peserta harus meelwati beberapa tahapan seleksi. Yaitu tes UKBI dan yang terakhir yaitu persentase makalah yang dibuat oleh peserta tentang Kebahasaan dan Kesastraan.
"Penilaian dilihat dari pengetahuan umum, penampilan kemampuan persentase, pengetahuan bahasa dan sastra Indonesia dan pengetahuan dan sastra daerah. Dan yang terakhir adalah kemampuan berbahasa asing. Penilaian ini akan digabung dengan tes UKBI," tambah Rahman.
Menurut Koordinator Bidang Pengembangan Kantor Bahasa Kaltim ini, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun untuk memilih Duta Bahasa Kaltim yang akan mewakili Kaltim ke tingkat nasional. Dengan tujuan untuk meningkatkan minat generasi muda untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menambah generasi muda tentang Bahasa Indonesia. (ici)
Sumber : Samarinda Pos, 26 Juni 2009
Edi S. dan Rahmadianti Duta Bahasa Lampung 2009
BANDAR LAMPUNG (Lampost): Edi Susila dan Rahmadianti terpilih sebagai duta bahasa tahun 2009 dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa yang digelar di Aula Kantor Bahasa Pemprov Lampung, Rabu (24-6).
Edi yang berstatus sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Lampung itu mengantongi nilai 1.055, mengungguli Kristian Adiputra yang hanya memperoleh nilai 993 sekaligus menduduki peringkat kedua. Sementara peringkat ketiga diraih oleh Septian Trisilo Prabowo yang memperoleh nilai 990.
Untuk kategori putri, juara pertama diraih oleh Rahmadianti Gazadinda wakil dari SMAN 2 Bandar Lampung dengan total nilai 1.025. Juara kedua diraih oleh Nia Selfia yang mendapai nilai 1.014 dan di peringkat ketiga diraih oleh Yuni Anggraini 982.
Dewan juri dalam lomba ini antara lain Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Agus Sri Danardana, dosen FKIP Universitas Lampung Farida Ariani, Fajar Isnawan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung , dan Amirudin Sormin, wartawan Lampung Post.
Fajar Isnawan berharap agar para finalis mampu mengharumkan Provinsi Lampung baik di kancah nasional dan internasional. "Ke depan ajang pemilihan seperti ini dapat diadakan di tempat keramaian seperti mal supaya gaungnya lebih terasa," ujarnya.
Para peserta yang berjumlah 30 orang dan berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa ini diwajibkan menjawab pertanyaan dari dewan juri tentang kebahasaan dan pengetahuan umum.
Tresia peserta dari FKIP Unila berharap kepada Pemprov Lampung untuk mengeksplorasi objek-objek wisata di Provinsi Lampung seperti Taman Wisata Batu Putu. "Hal itu perlu dilakukan supaya turis tertarik dan lebih banyak lagi yang datang ke Provinsi Lampung," kata dia.
Sumber : Lampung Pos, 25 Juni 2009
Sunday, November 30, 2008
MEWAKILI DIY, DUA MAHASISWA UGM DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BAHASA NASIONAL 2008
| Dhinar dan Analisa Bersama Piagam Penghargaan |
Tuesday, November 4, 2008
Pemenang Pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional 2008
Pemenang II : Provinsi Sumatra Barat
Pemenang III: Provinsi Jawa Barat
Monday, September 1, 2008
Parthiutanta dan Annike, Wakili Sumbar di Jakarta
| Jumat, 15 Agustus 2008 | |
| Parthiutanta dan Annike Feby Violina sebagai Uda Uni Duta Bahasa Sumbar 2008 akan mewakili Sumbar dajang Pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional di Pusat Bahasa, Jakarta, 22—28 Oktober 2008. “Kita berharap sepasang duta bahasa kita dapat berkiprah pada ajang pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional,” harap Kepala Balai Bahasa Padang Erwina Burhanuddin kepada Padang Ekspres, kemarin. Menurut Erwina, dasar pemilihan Duta Bahasa ini tidak lain untuk menggalakkan lagi penggunaan bahasa Indonesia di kalangan remaja yang kini tidak lagi proporsional. “Kebanyakan remaja kita cenderung menggunakan bahasa gaul. Dilihat dari kaidahnya berbeda jauh dari kaidah-kaidah yang ada dalam bahasa Indonesia,” ujar Erwina. Ketakproposionalan tersebut, lanjut Erwina tidak lepas dari bercampurnya antara bahasa asing dan bahasa Indonesia. “Bahkan, tidak sedikit orang yang menggunakan kosa kata dari tiga bahasa berbeda dalam perbincangan di forum resmi,” tukasnya. (zil) Sumber : Padang Ekspres, edisi 15 Agustus 2008 link: http://www.padangekspres.co.id/content/view/15391/117/ |
Ahmad & Gira, Duta Bahasa Jabar
Sumber : Pikiran Rakyat, http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=29577
Wednesday, July 16, 2008
Duta Bahasa Propvinsi Kalimantan Tengah 2008
Palangkaraya. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar puncak pemilihan Duta Bahasa 2008 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, 21-24 Mei 2008. Acara ini berlangsung di Aula Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. 11 pasang peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari 10 kabupaten dan 1 kota yang ada di Kalimantan Tengah, yaitu kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Murung Raya, Katingan, dan Kota Palangkaraya. Sementara itu Kabupaten Sukamara, Gunung Mas, dan Barito Selatan tahun ini tidak mengirimkan utusannya.
Setelah melalui serangkaian kegiatan seperti pembekalan kebahasaan dan kesastraan, tes wawancara, dan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bersama dewan juri yang ditunjuk (Dr. Petrus Poerwadi, Dr. Arnusianto, dan Drs. Kardinal) menetapkan perwakilan dari Kabupaten Kapuas atas nama Feronard AS. B dan Marina TA Meifany sebagai Duta Bahasa 2008 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Terpilih, Duta Bahasa Sultra 2008
Kantor Bahasa Sultra menobatkan Abd Rahim Sya'ban SKM dan Lidya Puspa Dewi Tawulo sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008 untuk mewakili pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional 2008 di Pusat Bahasa, Depdiknas Agustus mendatang. Penobatan itu melewati proses seleksi yang ketat dengan menghadapi pesaingnya 12 orang dari 6 kabupaten.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2008, Asrif S Pd M Hum mengatakan, selekesi digelar tanggal 16 s.d 18 Mei 2008 yang diikuti 6 utusan kabupaten dengan peserta sebanyak 2 orang masing-masing daerah. Sayangnya, Kota Kendari tidak mengirim utusan.
"Hanya 6 kabupaten yang mengirim utusannya yakni Lidya Puspa Dewi Tawulo dan Andi Sugianto dari Konsel, Isnandar dan Andi Indah Mirayanti Jihad dari Kolut, Moh Husain dan Uci Karmila dari Bombana, Abd Rahim Sya'ban dan Rasmi dari Muna, Sarmadan dan Andi Anggun Gita Gusti wakil Kolaka, serta Alfian Syahputra dan Wa Asmi Stiawati duta Buton Utara. Selebihnya, tak satupun duta yang diutus," kesal Asrif, saat ditemui di Kantor Bahasa Sultra, kemarin (22/5).
Dikatakan, peserta menjalani masa karantina dan mengikuti berbagai diskusi tentang peran bahasa, ketahanan dan pemertahanan bangsa, budaya, komunikasi, sikap, serta uji kemahiran berbahasa Indonesia. Aspek penilaian seleksi meliputi performance, kepribadian, intelegensi, dan uji kemahiran berbahasa Indonesia.
"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan minat generasi muda Sultra untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meningkatkan wawasan berbahasa Indonesia, mencari bibit yang mampu berbahasa Indonesia, daerah dan asing secara proporsional. Memilih generasi muda untuk menjadi duta pemasyarakatan bahasa Indonesia di tingkat provinsi dan nasional," terang Asrif.
Dewan juri terdiri dari Prof Dr Nasruddin Suyuti dari Unhalu, Drs H Haruddin M Hum, Kepala Kantor Bahasa Sultra, Janariah S Sos, Badan Parawisata dan Seni Budaya Sultra. Hasil penilaian juri menetapkan Abd Rahim dan Lidya Pusta sebagai Duta Bahasa Sultra tahun 2008. Keduanya akan menjadi mitra kerja Pusat Bahasa dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia. (m1/lut)
Sumber : http://kendaripos.co.id/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=154


