Wednesday, March 7, 2012

RANGKUMAN KONFLIK

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

􀁸 Konflik adalah sebuah proses sosial, di mana individu atau kelompok berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan, dengan menggunakan ancaman atau kekerasan.

􀁸 Soerjono Soekanto menyebutkan ada lima bentuk khusus konflik yang terjadi dalam masyarakat, yaitu konflik pribadi, politik, rasial, antarkelas sosial, dan yang bersifat internasional.

􀁸 Menurut Ralf Dahrendorf, konflik dibagi atas empat macam, yaitu sebagai berikut.
– Konflik antara atau yang terjadi dalam peranan sosial, atau biasa disebut dengan konflik peran.
– Konflik antara kelompok-kelompok sosial.
– Konflik antara kelompok-kelompok yang terorganisir dan tidak terorganisir.
– Konflik antara satuan nasional seperti antarpartai politik, antarnegara atau organisasi internasional.


􀁸 Lewis A. Coser membedakan konflik atas bentuk (konflik realistis dan konflik nonrealistis) dan tempat terjadinya konflik (konflik in-gorup dan konflik out-group).

􀁸 Ursula Lehr membagi konflik dari sudut pandang psikologi sosial, yaitu sebagai berikut.
– Konflik dengan orang tua sendiri.
– Konflik dengan anak-anak sendiri.
– Konflik dengan sanak keluarga.
– Konflik dengan orang lain.
– Konflik dengan suami atau stri.
– Konflik di sekolah.
– Konflik dalam pemilihan pekerjaan.
– Konflik dalam agama.
– Konflik pribadi.

􀁸 Secara sosiologis, kekerasan dapat terjadi di saat individu atau kelompok yang melakukan interaksi sosial mengabaikan norma dan nilai-nilai sosial dalam mencapai tujuan masing-masing.


􀁸 Menurut Soerjono Soekanto, sebab-sebab terjadinya konflik di antaranya adalah perbedaan antarperorangan, perbedaan kebudayaan, bentrokan kepentingan, dan perubahan-perubahan sosial yang terlalu cepat di dalam masyarakat.

􀁸 Sisi positif terjadinya konflik sosial, di antaranya adalah sebagai berikut.
– Bertambah kuatnya rasa solidaritas sesama anggota kelompok.
– Memperjelas aspek-aspek kehidupan yang belum jelas atau belum tuntas untuk ditelaah.
– Memungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai, serta hubungan-hubungan sosial dalam kelompok bersangkutan sesuai dengan kebutuhan individu atau kelompok.
– Merupakan jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok.
– Dapat membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma-norma yang baru.
– Dapat berfungsi sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatankekuatan dalam masyarakat.
– Memunculkan sebuah kompromi baru apabila pihak yang berkonflik dalam kekuatan yang seimbang.

􀁸 Sisi negatif terjadinya konflik, di antaranya adalah sebagai berikut.
– Hancur atau retaknya kesatuan kelompok.
– Adanya perubahan kepribadian pada diri individu.
– Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban jiwa manusia.
– Munculnya dominasi kelompok pemenang atas kelompok yang kalah.

􀁸 Georg Simmel mengatakan ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik, yaitu sebagai berikut.
– Kemenangan di salah satu pihak atas pihak lainnya.
– Kompromi atau perundingan di antara pihak-pihak yang bertikai sehingga tidak ada pihak yang sepenuhnya menang dan tidak ada pihak yang merasa kalah.
– Rekonsiliasi antara pihak-pihak yang bertikai.
– Saling memaafkan atau salah satu pihak memaafkan pihak yang lain.
– Kesepakatan untuk tidak berkonflik.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.