sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Wednesday, June 6, 2012
Kamus Istilah Biologi | F
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
F1, F2, F3, dst (F1, F2, F3, etc) : simbol yang umum digunakan untuk menunjukkan keturunan hasil persilangan, baik pada tanaman maupun pada hewan; F1 merupakan hasil persilangan antar-induk; F2 merupakan hasil persilangan antara sesama anggota F1; F3 merupakan hasil persilangan antara sesama anggota F2, dst
Fag (phage) : virus yang menyerang jasad renik tertentu dan menyebabkan hancurnya (lisis) dinding sel jasad renik tersebut
Fagosit (phagocyte) : sel yang berfungsi sebagai pemakan benda-benda asing di dalam tubuh; contoh: sel-sel darah putih
Faktor biotik (biotics factors) : pengaruh lingkungan yang timbul dari kegiatan makhluk hidup
Faktor edafik (edaphic factors) : keadaan tanah yang berpengaruh terhadap tumbuhan, ditentukan oleh faktor-faktor fisik, kimiawi, tumbuhan, dan hewan tanah
Faktor iklim (climatic factors) : pengaruh cuaca terhadap makhluk hidup di suatu daerah, terutama yang disebabkan oleh suhu, curah hujan dan angin
Faktor lingkungan (external factors) : keadaan sekeliling yang berpengaruh terhadap kehidupan suatu jenis makhluk hidup, terutama pengaruh tanah, iklim, dan makhluk hidup lainnya
Falang (phalange) : tulang ruas-ruas jari kaki vertebrata
Falenofili (phalaeonophily) : penyerbukan bunga dengan perantaraan kupu-kupu malam
Fanerokotil (phanerocotylar; epigeous) : keadaan bila kotiledon semai terletak di atas permukaan tanah
Faring (pharynx) : bagian belakang mulut yang sekaligus merupakan bagian atas tenggorokan
Faset (facet) : permukaan luar kornea pada mata majemuk serangga
Fekunditas (fecundity) : kemampuan makhluk hidup menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak
Femur (femur) : 1. tulang paha atau tulang proksimal anggota badan bagian belakang pada vertebrata; 2. ruas ketiga pada kaki serangga dan laba-laba dihitung dari ujung proksimal
Fenologi (phenology) : ilmu yang mempelajari fenomena atau gejala biologi yang berkala dalam hubungannya dengan iklim (misalnya migrasi burung, musim perkawinan burung, waktu berbunga atau berbuah tumbuhan tertentu)
Fertil (fertile) : mampu menghasilkan keturunan
Fertilisasi (fertilization) : bersatunya gamet jantan dan gamet betina yang menghasilkan zigot
Fetus (foetus) : embrio vertebrata yang masih berada dalam telur atau dalam kandungan induknya
Fibrin (fibrin) : protein berbentuk serat yang terbentuk pada proses penggumpalan/pembekuan darah; fibrin berasal dari fibrinogen yang berubah karena aktivitas trombin; fibrin tidak larut dalam pelarut protein umumnya, tetapi dapat dilarutkan dengan enzim tertentu seperti plasmin dan pepsin
Fibrinogen (fibrinogen) : globulin (sejenis protein) dalam darah yang dapat berubah menjadi fibrin karena pengaruh aktivitas trombin pada proses pembekuan darah; fibrinogen dihasilkan oleh hati
Fibrosit (fibrocyte) : sel jaringan pengikat, mengandung zat kolagen
Fikosianin (phycocyanin) : kelompok zat warna, yang terdiri atas warna merah dan biru yang bersama-sama klorofil terdapat pada ganggang merah dan ganggang hijau biru; fungsinya serupa dengan karoten dalam fotosintesis dengan menyerap energi cahaya untuk membentuk klorofil
Filariasis (filariasis) : penyakit pada manusia disebabkan oleh cacing Filaria bancrofti, menyebabkan kaki mengembang (seperti kaki gajah) akibat gangguan pada getah bening; juga disebut elefantiasis
Filodium (phyllodium) : tangkai daun yang pipih menyerupai daun dan berfungsi seperti daun, misalnya pada Acacia
Filogeni (phylogeny) : hubungan asal-usul suatu makhluk, terutama mengenai tumbuhan, yang menyatakan perkembangan evolusinya dari suatu makhluk/ tumbuhan yang terbentuk lebih dahulu
Filokladia (phylloclade) : batang atau cabang yang mempunyai bentuk dan warna menyerupai daun
Filotaksis (phyllotaxis) : kedudukan daun terhadap batang dan urutannya satu sama lain, dapat berhadapan, bergantian, spiral, atau roset
Filum (phylum) : salah satu kategori utama dalam taksonomi hewan yang terdiri atas satu atau beberapa kelas yang mempunyai persamaan sifat-sifat dasar tertentu; contoh: filum Chordata
Fisiologi (physiology) : ilmu tentang perilaku, proses-proses di dalam tubuh makhluk hidup
Fitoaleksin (phytoalexin) : senyawa yang dihasilkan tumbuhan tingkat tinggi untuk melawan serangan jasad renik
Fitogeografi (plant geography; phytogeography) : ilmu yang mempelajari penyebaran tumbuhan-tumbuhan di muka bumi, susunannya, produktivitasnya, dan sebab-sebab yang menentukannya
Fitokimia (phytochemistry) : ilmu yang mempelajari seluk-beluk senyawa kimia dalam tubuh tumbuh-tumbuhan
Fitopatologi (phytophatology, plant pathology) : ilmu tentang seluk-beluk penyakit tanaman karena serangan jamur, bakteri, mikoplasma, virus nematoda, dll; juga disebut ilmu penyakit tanaman
Fitoplankton (phytoplankton) : tumbuhan kecil yang mengapung atau hanyut pada permukaan air atau dekat permukaan air
Fitotoksin (phytotoxin) : zat berasal dari tumbuhan yang bersifat racun terhadap hewan
Fitotron (phytotron) : ruangan tertutup yang kondisinya (suhu, cahaya, kelembaban, dll) dapat diatur secara ketat dan digunakan sebagai tempat menumbuhkan tanaman
Flagela (flagella) : alat perenang berbentuk pecut yang terdapat pada jasad renik dan spora kembara
berflagela ganda (biflagellate) : keadaan yang dicirikan dengan dimilikinya dua flagela; bentuk dan ukuran flagela dapat sama dan dapat berbeda
Floem (phloem) : jaringan pembuluh tapis yang berfungsi mengangkut zat makanan dari daun ke bagian tumbuhan lainnya
Flora (flora) : 1. semua populasi tumbuhan yang ada di suatu daerah tertentu; 2. tulisan yang mempertelakan semua tumbuhan yang ada di suatu daerah tertentu
Floret (floret) : bunga berukuran kecil, merupakan bagian yang membentuk kepala bunga majemuk atau bagian tengah bunga Compositae, seperti kenikir, bunga matahari, dan anyelir
Folikel (follicle) : rongga kecil atau tabung yang sempit dan dalam seperti pada rongga rambut; kelenjar yang kecil dan sedikit bercabang
Foresis (phoresis) : bentuk simbiosis yang simbionnya menempel dan dibawa kemana-mana oleh hewan inangnya seperti halnya ikan paus membawa ikan-ikan kecil
Formasi (formation) : satuan terbesar masyarakat tumbuhan yang telah mencapai klimaks dalam suatu daerah yang luas dan mempunyai iklim yang seragam; contoh: tundra dan hutan basah tropik
Fosfatase (phosphatase) : enzim yang melepas fosfat dari ikatan senyawa-senyawa organik
Fotoautrotof (photoautotrophic) : sifat makhluk yang menggunakan cahaya sebagai sumber energi dan CO2 sebagai sumber untuk membentuk cadangan pangan
Fotofobia (photophobia) : tidak dapat menyesuaikan diri pada cahaya; menunjukkan pertumbuhan yang paling baik di bawah cahaya yang sangat kurang
Fotolisis (photolysis) : perombakan senyawa-senyawa kimia di bawah pengaruh cahaya matahari
Fotonasti (photonasty) : tanggapan tumbuhan terhadap pengaruh sinar yang membaur
Fotoperiodisme (photoperiodism) : kesanggupan tumbuhan/hewan untuk menanggapi panjang relatif pergantian siang dan malam sehingga mampu tumbuh atau berkembangbiak pada waktu-waktu yang tepat
Fotosintesis (photosynthesis) : peristiwa penggabungan karbondioksida dan air secara kimiawi dalam klorofil untuk membentuk karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari sebagai sumber energi
Fototropisme (phototropism) : gerakan makhluk hidup karena rangsangan cahaya, misalnya tangkai daun membengkok ke arah cahaya matahari
Fragmoplas (phragmoplast) : gelendong plasma yang terlihat pada pembelahan mitosis yang menyatu ke arah kutub-kutub sel
Freatofit (phreatophyte) : tumbuh-tumbuhan yang tedapat (tumbuh) pada waduk air, misalnya eceng gondok
Fungi imperfecti (fungi imperfecti) : kelompok jamur yang mempunyai bentuk berbeda-beda dan yang hidupnya belum diketahui tahap seksualnya; umumnya dari jenis-jenis Ascomycetes dan kadang-kadang Basidiomycetes
Funikulus (funiculus; umbilical cord) : 1. "tali" yang menghubungkan embrio dengan plasenta; 2. tangkai yang mendukung dan menghubungkan bakal biji pada papan biji atau dinding bakal buah
________________________________________________________
sumber : Kamus Biologi Untuk Pelajar, (Depdikbud)
Fag (phage) : virus yang menyerang jasad renik tertentu dan menyebabkan hancurnya (lisis) dinding sel jasad renik tersebut
Fagosit (phagocyte) : sel yang berfungsi sebagai pemakan benda-benda asing di dalam tubuh; contoh: sel-sel darah putih
Faktor biotik (biotics factors) : pengaruh lingkungan yang timbul dari kegiatan makhluk hidup
Faktor edafik (edaphic factors) : keadaan tanah yang berpengaruh terhadap tumbuhan, ditentukan oleh faktor-faktor fisik, kimiawi, tumbuhan, dan hewan tanah
Faktor iklim (climatic factors) : pengaruh cuaca terhadap makhluk hidup di suatu daerah, terutama yang disebabkan oleh suhu, curah hujan dan angin
Faktor lingkungan (external factors) : keadaan sekeliling yang berpengaruh terhadap kehidupan suatu jenis makhluk hidup, terutama pengaruh tanah, iklim, dan makhluk hidup lainnya
Falang (phalange) : tulang ruas-ruas jari kaki vertebrata
Falenofili (phalaeonophily) : penyerbukan bunga dengan perantaraan kupu-kupu malam
Fanerokotil (phanerocotylar; epigeous) : keadaan bila kotiledon semai terletak di atas permukaan tanah
Faring (pharynx) : bagian belakang mulut yang sekaligus merupakan bagian atas tenggorokan
Faset (facet) : permukaan luar kornea pada mata majemuk serangga
Fekunditas (fecundity) : kemampuan makhluk hidup menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak
Femur (femur) : 1. tulang paha atau tulang proksimal anggota badan bagian belakang pada vertebrata; 2. ruas ketiga pada kaki serangga dan laba-laba dihitung dari ujung proksimal
Fenologi (phenology) : ilmu yang mempelajari fenomena atau gejala biologi yang berkala dalam hubungannya dengan iklim (misalnya migrasi burung, musim perkawinan burung, waktu berbunga atau berbuah tumbuhan tertentu)
Fertil (fertile) : mampu menghasilkan keturunan
Fertilisasi (fertilization) : bersatunya gamet jantan dan gamet betina yang menghasilkan zigot
Fetus (foetus) : embrio vertebrata yang masih berada dalam telur atau dalam kandungan induknya
Fibrin (fibrin) : protein berbentuk serat yang terbentuk pada proses penggumpalan/pembekuan darah; fibrin berasal dari fibrinogen yang berubah karena aktivitas trombin; fibrin tidak larut dalam pelarut protein umumnya, tetapi dapat dilarutkan dengan enzim tertentu seperti plasmin dan pepsin
Fibrinogen (fibrinogen) : globulin (sejenis protein) dalam darah yang dapat berubah menjadi fibrin karena pengaruh aktivitas trombin pada proses pembekuan darah; fibrinogen dihasilkan oleh hati
Fibrosit (fibrocyte) : sel jaringan pengikat, mengandung zat kolagen
Fikosianin (phycocyanin) : kelompok zat warna, yang terdiri atas warna merah dan biru yang bersama-sama klorofil terdapat pada ganggang merah dan ganggang hijau biru; fungsinya serupa dengan karoten dalam fotosintesis dengan menyerap energi cahaya untuk membentuk klorofil
Filariasis (filariasis) : penyakit pada manusia disebabkan oleh cacing Filaria bancrofti, menyebabkan kaki mengembang (seperti kaki gajah) akibat gangguan pada getah bening; juga disebut elefantiasis
Filodium (phyllodium) : tangkai daun yang pipih menyerupai daun dan berfungsi seperti daun, misalnya pada Acacia
Filogeni (phylogeny) : hubungan asal-usul suatu makhluk, terutama mengenai tumbuhan, yang menyatakan perkembangan evolusinya dari suatu makhluk/ tumbuhan yang terbentuk lebih dahulu
Filokladia (phylloclade) : batang atau cabang yang mempunyai bentuk dan warna menyerupai daun
Filotaksis (phyllotaxis) : kedudukan daun terhadap batang dan urutannya satu sama lain, dapat berhadapan, bergantian, spiral, atau roset
Filum (phylum) : salah satu kategori utama dalam taksonomi hewan yang terdiri atas satu atau beberapa kelas yang mempunyai persamaan sifat-sifat dasar tertentu; contoh: filum Chordata
Fisiologi (physiology) : ilmu tentang perilaku, proses-proses di dalam tubuh makhluk hidup
Fitoaleksin (phytoalexin) : senyawa yang dihasilkan tumbuhan tingkat tinggi untuk melawan serangan jasad renik
Fitogeografi (plant geography; phytogeography) : ilmu yang mempelajari penyebaran tumbuhan-tumbuhan di muka bumi, susunannya, produktivitasnya, dan sebab-sebab yang menentukannya
Fitokimia (phytochemistry) : ilmu yang mempelajari seluk-beluk senyawa kimia dalam tubuh tumbuh-tumbuhan
Fitopatologi (phytophatology, plant pathology) : ilmu tentang seluk-beluk penyakit tanaman karena serangan jamur, bakteri, mikoplasma, virus nematoda, dll; juga disebut ilmu penyakit tanaman
Fitoplankton (phytoplankton) : tumbuhan kecil yang mengapung atau hanyut pada permukaan air atau dekat permukaan air
Fitotoksin (phytotoxin) : zat berasal dari tumbuhan yang bersifat racun terhadap hewan
Fitotron (phytotron) : ruangan tertutup yang kondisinya (suhu, cahaya, kelembaban, dll) dapat diatur secara ketat dan digunakan sebagai tempat menumbuhkan tanaman
Flagela (flagella) : alat perenang berbentuk pecut yang terdapat pada jasad renik dan spora kembara
berflagela ganda (biflagellate) : keadaan yang dicirikan dengan dimilikinya dua flagela; bentuk dan ukuran flagela dapat sama dan dapat berbeda
Floem (phloem) : jaringan pembuluh tapis yang berfungsi mengangkut zat makanan dari daun ke bagian tumbuhan lainnya
Flora (flora) : 1. semua populasi tumbuhan yang ada di suatu daerah tertentu; 2. tulisan yang mempertelakan semua tumbuhan yang ada di suatu daerah tertentu
Floret (floret) : bunga berukuran kecil, merupakan bagian yang membentuk kepala bunga majemuk atau bagian tengah bunga Compositae, seperti kenikir, bunga matahari, dan anyelir
Folikel (follicle) : rongga kecil atau tabung yang sempit dan dalam seperti pada rongga rambut; kelenjar yang kecil dan sedikit bercabang
Foresis (phoresis) : bentuk simbiosis yang simbionnya menempel dan dibawa kemana-mana oleh hewan inangnya seperti halnya ikan paus membawa ikan-ikan kecil
Formasi (formation) : satuan terbesar masyarakat tumbuhan yang telah mencapai klimaks dalam suatu daerah yang luas dan mempunyai iklim yang seragam; contoh: tundra dan hutan basah tropik
Fosfatase (phosphatase) : enzim yang melepas fosfat dari ikatan senyawa-senyawa organik
Fotoautrotof (photoautotrophic) : sifat makhluk yang menggunakan cahaya sebagai sumber energi dan CO2 sebagai sumber untuk membentuk cadangan pangan
Fotofobia (photophobia) : tidak dapat menyesuaikan diri pada cahaya; menunjukkan pertumbuhan yang paling baik di bawah cahaya yang sangat kurang
Fotolisis (photolysis) : perombakan senyawa-senyawa kimia di bawah pengaruh cahaya matahari
Fotonasti (photonasty) : tanggapan tumbuhan terhadap pengaruh sinar yang membaur
Fotoperiodisme (photoperiodism) : kesanggupan tumbuhan/hewan untuk menanggapi panjang relatif pergantian siang dan malam sehingga mampu tumbuh atau berkembangbiak pada waktu-waktu yang tepat
Fotosintesis (photosynthesis) : peristiwa penggabungan karbondioksida dan air secara kimiawi dalam klorofil untuk membentuk karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari sebagai sumber energi
Fototropisme (phototropism) : gerakan makhluk hidup karena rangsangan cahaya, misalnya tangkai daun membengkok ke arah cahaya matahari
Fragmoplas (phragmoplast) : gelendong plasma yang terlihat pada pembelahan mitosis yang menyatu ke arah kutub-kutub sel
Freatofit (phreatophyte) : tumbuh-tumbuhan yang tedapat (tumbuh) pada waduk air, misalnya eceng gondok
Fungi imperfecti (fungi imperfecti) : kelompok jamur yang mempunyai bentuk berbeda-beda dan yang hidupnya belum diketahui tahap seksualnya; umumnya dari jenis-jenis Ascomycetes dan kadang-kadang Basidiomycetes
Funikulus (funiculus; umbilical cord) : 1. "tali" yang menghubungkan embrio dengan plasenta; 2. tangkai yang mendukung dan menghubungkan bakal biji pada papan biji atau dinding bakal buah
________________________________________________________
sumber : Kamus Biologi Untuk Pelajar, (Depdikbud)
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
kamus
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.