sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Friday, February 4, 2011
Polimerisasi Kondensasi dan Penggolongan Polimer
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Polimerisasi Kondensasi dan Penggolongan Polimer
Kata Kunci: homopolimer, kopolimer, kopolimer bercabang, Kopolimer bergantian, kopolimer blok, kopolimer statistik, pembentukan nylon, pembentukan protein., penggolongan polimer, polimerisasi kondensasi, senyawa polimer
Ditulis oleh Ratna dkk pada 20-01-2010
Polimerisasi Kondensasi
Pada polimerisasi kondensasi ini, disamping menghasilkan senyawa polimer juga menghasilkan zat lain yang struktur molekulnya sederhana (kecil).
Monomer + monomer +….. → polimer + zat lain
Pembentukan Nylon (sintesis)
Pembuatan nylon dari monomer asam heksanadionat (asam adipat) dengan 1,6-diamino heksana. Reaksi yang terjadi adalah gugus karboksilat (-COOH) bereaksi dengan gugus amino (-NH2) melalui ikatan peptida (HNCO) dan mengasilkan nylon serta molekul air.
Contoh :

Pembentukan protein (alami)
Protein terbentuk dari asam D amino sebagai monomer. Pembentukannya seperti pada nylon yaitu reaksi dari gugus karboksilat (-COOH) dengan gugus amino (-NH2) melalui ikatan peptida (HNCO) dengan menghasilkan protein dan air.


Penggolongan Polimer
Penggolongan polimer didasarkan kepada :
1. Jenis monomer, apakah monomernya sama atau berbeda
2. Susunan unit monomer, apakah teratur ataukah tidak
3. Struktur polimer, apakah lurus, bercabang atau network (crosslink).

Dari faktor tersebut polimer digolongkan menjadi :
Homopolimer
Polimer ini terbenuk dari monomer-monomer yang sejenis.
M + M + ….→ -[M-M-M-M]-
Monomer polimer
Kopolimer
Polimer ini terbentuk dari monomer-monomer yang jenisnya berbeda. Dan susunan monomer yang bergabung.
Kopolimer dibagi lagi menjadi :
Kopolimer statistik : kopolimer dengan susunan monomer yang terbentuk tidak beraturan.
-[A – B – B – A – A – A – B – A – A – B – B – B] –
Kopolimer blok : susunan monomer yang terbentuk secara teratur dengan jumlah tertentu.
-[A – A – B – B – A – A – B – B – A – A – B – B] -
Kopolimer bergantian : susunan monomer yang terbentuk secara bergantian.
-[A – B – A – B – A – B – A – B – A – B – A – B] -
Kopolimer bercabang : susunan monomer yang merupakan cabang.

Pada polimerisasi kondensasi ini, disamping menghasilkan senyawa polimer juga menghasilkan zat lain yang struktur molekulnya sederhana (kecil).
Monomer + monomer +….. → polimer + zat lain
Pembentukan Nylon (sintesis)
Pembuatan nylon dari monomer asam heksanadionat (asam adipat) dengan 1,6-diamino heksana. Reaksi yang terjadi adalah gugus karboksilat (-COOH) bereaksi dengan gugus amino (-NH2) melalui ikatan peptida (HNCO) dan mengasilkan nylon serta molekul air.
Contoh :

Pembentukan protein (alami)
Protein terbentuk dari asam D amino sebagai monomer. Pembentukannya seperti pada nylon yaitu reaksi dari gugus karboksilat (-COOH) dengan gugus amino (-NH2) melalui ikatan peptida (HNCO) dengan menghasilkan protein dan air.

Penggolongan Polimer
Penggolongan polimer didasarkan kepada :
1. Jenis monomer, apakah monomernya sama atau berbeda
2. Susunan unit monomer, apakah teratur ataukah tidak
3. Struktur polimer, apakah lurus, bercabang atau network (crosslink).

Dari faktor tersebut polimer digolongkan menjadi :
Homopolimer
Polimer ini terbenuk dari monomer-monomer yang sejenis.
M + M + ….→ -[M-M-M-M]-
Monomer polimer
Kopolimer
Polimer ini terbentuk dari monomer-monomer yang jenisnya berbeda. Dan susunan monomer yang bergabung.
Kopolimer dibagi lagi menjadi :
Kopolimer statistik : kopolimer dengan susunan monomer yang terbentuk tidak beraturan.
-[A – B – B – A – A – A – B – A – A – B – B – B] –
Kopolimer blok : susunan monomer yang terbentuk secara teratur dengan jumlah tertentu.
-[A – A – B – B – A – A – B – B – A – A – B – B] -
Kopolimer bergantian : susunan monomer yang terbentuk secara bergantian.
-[A – B – A – B – A – B – A – B – A – B – A – B] -
Kopolimer bercabang : susunan monomer yang merupakan cabang.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.