Showing posts with label animalia. Show all posts
Showing posts with label animalia. Show all posts

Friday, June 1, 2012

Tanya Jawab : Fillum Annelida (2)

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
1. Apa jenis sistem peredaran darah pada fillum Annelida?
Filum Annelida memiliki sistem peredaran darah tertutup, yaitu, sirkulasi darah terjadi hanya dalam pembuluh khusus.
2.Apakah ada pigmen pernapasan dalam darah annelida?

Darah pada hewan  filum Annelida juga terdapat pigmen hemoglobin sebagai pengikat oksigen hasil dari system pernafasan. 
3.Uraikan system ekresitoris dari Anelida?

Dalam setiap segmen tubuh (metamere) terdapat sepasang struktur ekskretoris lengkap yang disebut metanephridium. Metanephridium ini memiliki ekstremitas, nephrostoma, yang mengumpulkan residu dari coelom, penyaringan yang dilakukan menyebabkan reabsorpsi (mirip dengan tubulus nefron manusia). Hasilnya kemudian dibuang keluar melalui pori, nephridiopore, yang terbuka di permukaan tubuh.
 
4.Apakah clitellum dan dimana dia berada?

Clitellum ini merupakan daerah khusus dari annelida (cacing tanah) yang dibentuk oleh cincin (metameres) berfungsi sebagai alat reproduksi. Clitelium dapat ditemukan di bagian depan tubuh Annelida dan biasanya memiliki warna lebih terang dibandingkan dengan warna normal dari segmen lainnya.
5.Bagaimana pengklasifikasian Annelida berdasarkan jenis kelaminnya?

Annelida bersifat dioecious (mayoritas polychaetes) atau hermaprodit (Oligochaeta dan hirudineans).

6. Apakah perkembangan embrio dalam cacing tanah bersifat langsung?

Pada cacing tanah tidak ada tahap larva, sehingga perkembangan embrio adalah langsung.

7.Apa nama dari tahap larva dari polychaetes?

Di antara kelas annelida hanya polychaetes memiliki tahap larva. Larva mereka disebut trocophore.

8.Apa peran ekologi cacing tanah?

Cacing tanah memiliki peran ekologi penting karena mereka adalah pembusuk bahan organik. Mereka juga menggali terowongan di bawah tanah yang memungkinkan masuknya gas dan nutrisi yang berguna untuk akar tanaman dan makhluk hidup lainnya. Jadi, mereka bertindak sebagai dekomposer sekaligus juga sebagai pupuk.

9.Sebutkan pembagian kelas filum Annelida?

Annelida dibagi menjadi tiga : Oligochaeta (misalnya, cacing tanah), hirudineans (misalnya, lintah) dan polychaetes (ini sebagian besar air laut dengan parapodia, seperti nereis, cacing wawo dan cacing palolo).





sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Wednesday, May 30, 2012

Anatomi Otak : Cerebral Cortex

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Gb. Cerebral Cortex

Cerebral Cortex  meliputi bagian luar (1.5mm untuk 5mm) dari otak besar. Ini adalah lapisan otak yang sering disebut sebagai materi abu-abu. Korteks (lapisan tipis jaringan) adalah abu-abu karena saraf di daerah ini tidak memiliki isolasi yang membuat sebagian besar otak lainnya tampaknya putih. Korteks ini juga mencakup otak kecil.

Cerebrum adalah bagian paling maju dari otak manusia dan bertanggung jawab untuk berpikir, mengamati, memproduksi dan memahami bahasa. Pengolahan informasi yang paling terjadi di korteks serebral. Korteks serebral dibagi menjadi lobus yang masing-masing memiliki fungsi tertentu.
 

Fungsi: Cerebral Cortex terlibat dalam beberapa fungsi tubuh termasuk:

  • Menentukan Kecerdasan
  • Menentukan Kepribadian
  • Fungsi motorik
  • Perencanaan dan Organisasi
  • Sensasi sentuhan
Lokasi: Otak besar dan korteks yang menutupnya adalah bagian paling atas dari otak. Lebih unggul daripada struktur lain seperti pons, cerebellum dan medula oblongata.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Anatomi Otak : Cerebellum

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Gb. Penampang Melintang Cerebellum

Dalam bahasa Latin, Cerebellum berarti otak kecil. Otak kecil adalah daerah dari otak belakang yang mengontrol koordinasi gerakan motorik , keseimbangan, kesetimbangan dan otot. Seperti korteks otak, otak kecil terdiri dari materi putih dan lapisan tipis luar materi abu-abu padat berlipat. Lapisan luar otak kecil (cerebellum korteks) memiliki lipatan yang lebih kecil dan lebih kompak daripada korteks serebral. Otak kecil berisi ratusan juta neuron untuk pengolahan data. Cerebellum meneruskan informasi antara otot-otot tubuh dan daerah korteks otak yang terlibat dalam kontrol motorik.
 

Fungsi: Otak kecil ini terlibat dalam beberapa fungsi tubuh termasuk:
  • Koordinasi Gerakan
  • Keseimbangan dan Kesetimbangan 
  • Gerak otot
Lokasi: Terarah, otak kecil terletak di dasar tengkorak, di atas batang otak dan di bawah lobus oksipital dari korteks serebral.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Anatomi Otak : Area Broca

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Gb. Area Broca dan Wernicke

Area Broca adalah salah satu bidang utama dari korteks serebral yang bertanggung jawab untuk kemampuan berbahasa. Nama Broca sendiri berasal dari nama ahli bedah syaraf Prancis Paul Broca yang menemukan fungsi dari daerah Broca ketika meneliti otak pasien yang memiliki kesulitan dalam bahasa. Daerah otak ini yang mengontrol fungsi motorik dan terlibat dengan produksi ujaran. Orang dengan kerusakan pada area Broca pada otak dapat mengerti bahasa dengan baik tetapi tidak dapat membentuk kata-kata atau menghasilkan suara. Area Broca terhubung ke lain daerah otak yang dikenal sebagai daerah Wernicke. Area Wernicke berhubungan dengan pengolahan dan pemahaman bahasa.
 

Fungsi: Area Broca terlibat dalam beberapa fungsi tubuh termasuk:

     Kemampuan bercakap-cakap
     Pengolahan Bahasa

Lokasi:
Daerah Broca terletak di bagian bawah lobus frontal kiri.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Anatomi Otak : Batang Otak

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Gb. Batang Otak

Batang otak adalah wilayah otak yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Terdiri dari otak tengah, medula oblongata dan pons. Motor dan neuron sensorik bergerak melalui batang otak yang memungkinkan untuk meneruskan sinyal antara otak dan sumsum tulang belakang. Batang otak mengkoordinasikan sinyal kontrol motor yang dikirim dari otak ke tubuh. Batang otak juga mengontrol kehidupan mendukung fungsi otonom dari sistem saraf perifer.
fungsi:
Batang otak mengontrol beberapa fungsi penting tubuh termasuk:

  • kewaspadaan
  • gairah
  • pernafasan
  • tekanan darah
  • pencernaan
  • detak jantung
Fungsi otonom lainnya

  • Meneruskan Informasi Antara Saraf perifer dan Spinal Cord ke Bagian Atas Otak
Lokasi: Batang otak terletak di persimpangan antara otak dan tulang belakang. yang merupakan anterior otak kecil.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Tuesday, May 29, 2012

Anatomi Otak : Basal Ganglia

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Basal ganglia
Dikenal juga dengan sebutan: nukleus kaudatus, putamen dan globus pallidus.

Fungsi:

  •          kontrol Kognisi
  •          Koordinasi gerakan 
  •          Gerakan tak sadar
Lokasi:

Ganglia basal terletak jauh di dalam belahan otak di wilayah telencephalon otak. Sebuah komponen dari korpus striatum, terdiri dari inti subthalamic dan substantia nigra.

Secara fungsional Basal ganglia sangat penting, minimal untuk mengontrol gerakan tak sadar dan membentuk postur. kerusakan pada bagian ini menimbulkan penyakit  Huntington atau penyakit Wilson - orang dengan kelainan bagian ini melakukan gerakan yang tidak diinginkan, seperti gerakan yang menghentak paksa dari tangan atau kaki atau gerakan spasmodik dari otot wajah.

Nukleus kaudatus dan putamen bersama dengan anggota tubuh anterior sela dari kapsul internal yang secara kolektif dikenal sebagai korpus striatum (yaitu tubuh lurik)

Demikian pula, bentuk pallidus putamen dan globus menyerupai lensa, dan mereka secara kolektif disebut inti lenticular.

Nukleus Kaudatus

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Anatomi Otak (2) : Struktur

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Otak berisi berbagai struktur yang memiliki banyak fungsi. Di bawah ini adalah daftar struktur utama otak dan beberapa fungsi mereka

Basal Ganglia
  •     Terlibat dalam kognisi dan gerakan tak sadar
  •     Penyakit yang berkaitan dengan kerusakan daerah ini adalah Parkinson dan Huntington
Batang otak
  •     Relay informasi antara saraf perifer dan sumsum tulang belakang ke bagian atas dari otak
  •     Terdiri dari otak tengah, medula oblongata dan pons
Area Broca
  •     Percakapan
  •     Memahami bahasa
Sulcus tengah
  •     Dalam rumpun yang memisahkan parietal dan lobus frontal
Otak kecil
  •     Kontrol koordinasi gerakan
  •     Menjaga keseimbangan dan kesetimbangan
Cerebral Cortex
  •     Porsi luar (1.5mm untuk 5mm) dari otak besar
  •     Menerima dan memproses informasi sensorik
  •     Terbagi menjadi lobus cerebral cortex
Lobus Cerebral Cortex
  •     Lobus Frontal-terlibat dengan pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan perencanaan
  •     Lobus Oksipital -terlibat dengan visi dan pengenalan warna
  •     Lobus Parietal  - menerima dan memproses informasi sensorik
  •     Lobus Temporal  - terlibat dengan respon emosional, memori, dan percakapan
Otak besar
  •     Bagian terbesar otak
  •     Terdiri dari tonjolan berlipat dikenal sebagai gyri yang menciptakan alur-alur yang dalam
Corpus callosum
  •     Ikatan tebal dari serat yang menghubungkan belahan otak kiri dan kanan
Saraf kranial
  •     Dua belas pasang saraf yang berasal dari otak, keluar dari tengkorak, dan mengarah pada leher, kepala dan batang tubuh
Sulcus Lateral
  •     Rumpun dalam yang memisahkan parietal dan lobus temporal
Struktur Sistem limbik
  •     Amigdala - yang terlibat dalam respons emosional, sekresi hormon, dan memori
  •     Cingulate gyrus - lipatan di otak yang terlibat dengan input sensorik tentang emosi dan pengaturan perilaku agresif
  •     Forniks - sebuah ikatan, melengkung berserat serabut saraf yang menghubungkan hippocampus ke hipotalamus
  •     Hippocampus - kenangan mengirimkan ke bagian yang sesuai dari belahan otak untuk penyimpanan jangka panjang dan memanggil mereka bila diperlukan
  •     Hipotalamus - mengarahkan banyak fungsi penting seperti suhu tubuh, rasa lapar, dan homeostasis
  •     Cortex penciuman - menerima informasi sensorik dari bola pencium dan terlibat dalam identifikasi bau
  •     Thalamus - massa sel abu-abu yang meneruskan sinyal sensorik dari dan ke sumsum tulang belakang dan otak besar
Medulla oblongata
  •     Bagian bawah dari batang otak yang membantu untuk mengontrol fungsi otonom
Meninges
  •     Membran yang menutupi dan melindungi otak dan tulang belakang
Bulb Penciuman
  •     Bulb berbentuk pada akhir lobus penciuman
  •     Terlibat dalam indera penciuman
Pineal Gland
  •     Kelenjar Endokrin terlibat dalam ritme biologis
  •     Mengeluarkan hormon melatonin
Kelenjar di bawah otak
  •     Kelenjar Endokrin terlibat dalam homeostasis
  •     Mengatur kelenjar endokrin lainnya
Pons
  •     meneruskan informasi sensorik antara otak besar dan otak kecil
Formasi reticular
  •     Serabut saraf yang terletak di dalam batang otak
  •     Mengatur kesadaran dan tidur
Substantia Nigra
  •     Membantu mengontrol gerakan tak sadar dan kontrol suasana hati
Tectum
  •     Wilayah dorsal mesencephalon (otak tengah)
Tegmentum
  •     Daerah ventral mesencephalon (otak tengah).
Ventrikel Sistem - sistem menghubungkan rongga otak internal berisi cairan serebrospinal
  •     Sylvius Aqueduct - kanal yang terletak antara ventrikel ketiga dan ventrikel keempat
  •     Koroid pleksus - menghasilkan cairan serebrospinal
  •     Ventrikel Keempat  - kanal yang berjalan antara pons, medula oblongata, dan cerebellum
  •     Ventrikel Lateral  - terbesar dari ventrikel dan terletak di kedua belahan otak otak
  •     Ventrikel ketiga - menyediakan jalur bagi aliran cairan otak
Area Wernicke
  •     Daerah otak di mana bahasa lisan dipahami
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Biologi Terumbu Karang

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Terumbu Karang dan Karang
Terumbu karang adalah struktur di dasar laut berupa deposit kalsium karbonat di laut yang dihasilkan terutama oleh hewan karang. Karang adalah hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam Filum Coelenterata (hewan berrongga) atau Cnidaria. Karang (coral) mencakup karang dari Ordo Scleractinia (karang sejati) dan Sub kelas Octocorallia (kelas Anthozoa) maupun kelas Hydrozoa.
satu individu karang atau disebut polip karang memilikiukuran yang bervariasi mulai dari yang sangat kecil 1 mm hingga yang sangat besar yaitu lebih dari 50 cm. Namun pada umumnya polip karang berukuran kecil. polip dengan ukuran besar dijumpai pada karang yang soliter.

Anatomi Karang
Karang atau disebut polip memiliki bagian-bagian tubuh yang terdiri dari:
  1. mulut dikelilingi oleh tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa dari perairan serta sebagai alat pertahanan diri.
  2. rongga tubuh (coelenteron) yang juga merupakan saluran pencernaan (gastrovascular)
  3. dua lapisan tubuh yaitu ektodermis dan endodermis yang lebih umum disebut gastrodermis karena berbatasan dengan saluran pencernaan. Dia antara kedua lapisan terdapat jaringan pengikat tipis yang disebut mesoglea. Jaringan ini terdiri dari sel-sel, serta kolagen dan mukopolisakarida. Pada sebagian besar karang, epidermis akan menghasilkan material guna membentuk rangka luar karang. Material tersebut berupa kalsium karbonat (kapur).
Di dalam gastrodermis terdapat zooxanthellae, yaitu alga uniseluler dari kelompok Dinoflagelata, dengan warna coklat atau coklat kekuning-kuningan.
Karang dapat menarik dan menjulurkan tentakelnya. Tentakel tersebut aktif dijulurkan pada malam hari saat karang mencari mangsa, sementara di siang hari tentakel ditarik masuk ke dalam rangka.
Bagaimana karang dapat menangkap mangsanya? Di bagian ektodermis tentakel terdapat sel penyengat (knidoblas), yang merupakan ciri khas semua hewan Cnidaria. Knidoblas dilengkapi alat penyengat (nematosita) beserta racun di dalamnya. Sel penyengat bila sedang tidak digunakan akan berada dalam kondisi tidak aktif, dan alat sengat berada di dalam sel. Bila ada zooplankton atau hewan lain yang akan ditangkap, maka alat penyengat dan racun akan dikeluarkan.

Cara Makan
Karang memiliki dua cara untuk mendapatkan makanan, yaitu:
  1. menangkap zooplankton yang melayang di air.
  2. menerima hasil fotosintesis zooxanthellae.
Ada pendapat para ahli yang mengatakan bahwa hasil fotosintesis zooxanthellae yang dimanfaatkan oleh karang, jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan proses respirasi karang tersebut (Muller-Parker & D'Elia, 2001). Sebagian ahli lagi mengatakan sumber makanan karang 75-99% berasal dari zooxanthellae (Tucket & Tucket, 2002).
Berikut ini adalah dua mekanisme bagaimana mangsa yang ditangkap karang dapat mencapai mulut:
  1. mangsa ditangkap lalu tentakel membawa mangsa ke mulut 
  2. mangsa ditangkap lalu terbawa ke mulut oleh gerakan silia di sepanjang tentakel
Reproduksi dan Pertumbuhan Karang
Seperti halnya hewan lain, karang memiliki kemampuan reproduksi secara aseksual dan seksual.
  • reproduksi aseksual adalah reproduksi yang tidak melibatkan peleburan gamet jantan (sperma) dan gamet betina (ovum). Pada reproduksi ini, polip/ koloni karang membentuk polip/ koloni baru melalui pemisahan potongan-potongan tubuh atau rangka. Ada pertumbuhan koloni dan ada pembentukan koloni baru.
  • reproduksi seksual adalah reproduksi yang melibatkan peleburan sperma dan ovum (fertilisasi). Sifat reproduksi ini lebih kompleks karena selain trjadi fertilisasi, juga melalui sejumlah tahap lanjutan (pembentukan larva, penempelan baru kemudian pertumbuhan dan pematangan)
Organisme di Terumbu Karang
Tumbuhan:
  1. Alga
  2. Lamun
Hewan, dapat berasal dari kelompok:
  • Invertebrata
  1. Protozoa
  2. Porifera
  3. Cnidaria lain
  4. Platyhelminthes & Annelida
  5. Moluska
  6. Krustasea
  7. Echinodermata
  • Vertebrata
  1. Ikan
  2. Reptil
  3. Mamalia
Asosiasi
Organisme yang tinggal atau beraktivitas di terumbu karang memiliki interaksi baik antara spesies satu dengan spesies lain, bahkan dalam satu spesies.
Asosiasi organisme berbeda spesies
Simbiosis adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis. Hubungan itu terdapat dalam kategori:
1. Mutualisme, yaitu simbiosis dengan kedua simbion mendapat keuntungan, contoh: 
  • Ikan dokter (Labridae) dan penyu. Ikan memakan parasit yang menempel pada punggung penyu.
  • Shrimp goby (Amblyeleotris gymnocephala) dengan udang (Alpheus sp) yang obligat mutualisme.
2. Komensalisme, yaitu simbiosis yang apabila salah satu simbion mendapat keuntungan sedangkan yang lainnya tidak untung dan tidak rugi, contoh:
  • Krustasea, moluska, cacing yang tinggal pada gorgonian dan crinoid. Ketiga kelompok hewan disebut sebelumnya mendapat tempat tinggal dan perlindungan dari musuh, sementara gorgonian tidak mendapatkan apapun, juga tidak kehilangan.
  • Kuda laut dengan lamun
3. Parasit, yaitu simbiosis dengan satu pihak mendapat untung, sementara pihak lain mendapat kerugian, sebagai contoh:
  • Hewan pembor karang dengan karang sebagai inang
  • Copepoda (krustasea) parasit pada ikan gobi (Pleurosicya boldninghi)
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Sunday, May 20, 2012

Anatomi Internal Katak

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Gambar-gamba rongga mulut katak dan anatomi internal diharapkan dapat membantu Anda mengidentifikasi berbagai struktur katak jantan dan betina.

Pembedahan Katak betina
 Keterangan :
1. Lobus Hati
2. Jantung
3. Ovarium dengan telur
4. Kandung empedu
5. Usus halus
6. Perut (stomach)
7. Oviduk (Saluran Telur)

Pembedahan Katak jantan
Keterangan : 
a. Usus besar
b. Usus halus
1. Lobus Paru
2. Jantung
3. Lobus Jantung
4. Kandung empedu
5. Perut
6. Usus halus
7. Testis
8. Lemak tubuh
9. Saluran Kemih
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Monday, January 23, 2012

Organel Sel : Sentriol

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info


Artikel e-Learning Biologi tentang sentriol : Organel sel ini berbentuk tabung, biasanya ditemukan pada sel-sel hewan eukariot, sentriol tidak terdapat pada tumbuhan tingkat tinggi dan jamur. terbentuk dari mikrotubulus dengan lebar 0,2 μm dan panjangnya 0,4 μm. Sentriol terbentuk dari mikrotubulus, dinding sel tiap sentriol adalah 9 kelompok mikrotubulus dengan masing-masing terdiri dari 3 mikrotubulus yang tersusun secara paralel, sehingga lebih dikenal dengan nama struktur 9 + 3. tiap kelompok tidak tegak lurus dengan inti tabung, tetapi agak miring.
Gambar Struktur Sentiol

Penemu Sentriol

Theodor Boveri adalah penemu struktur ini pada tahun 1888, boveri juga yang ;pertama kali mengemukakan bahwa kanker disebabkan oleh kesalahan pada saat pembelahan sel. tugas utama sentriol adalah membantu terjadinya pembelahan sel.

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Thursday, January 19, 2012

Penurunan Populasi Amphibi

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Pada tahun-tahun belakangan ini, ilmuwan dan konservasionis telah memperingatkan kita tentang penurunan populasi amphibi di dunia. Herpetologis yang pertama kali mengetahui bahwa populasi amphibi terus menurun selama penelitian mereka sejak tahun 1980an. Namun banyak ahli meragukan laporan ini mereka menganggap penurunan populasi amphibi sebagai kekuatiran yang berlebihan. (berdasarkan argument bahwa populasi amphibi bersifat fluktuatif, penurunan populasi bisa saja terjadi karena mekanisme variasi alamiah).
Rhinophrynus dorsalis ; Salah satu amphibi langka


Namun di tahun 1990, gejala yang timbul cukup signifikan bahkan melewati ambang batas normal fluktuasi populasi amphibi. Herpetologist dan konservasionis kembali menyuarakan kekwatiran mereka atas nasib amphibi. Didalam pesan peringatannya berbunyi : sekitar 5.918 spesies amphibi yang diketahui tinggal di bumi, 1.856 spesies diantaranya  dalam status bahaya dan terancam, berdasarkan daftar merah IUCN (Global Amphibian Assesment 2007). 


Amphibi berfungsi sebagai indicator sehatnya suatu habitat lingkungan. Kelembaban kulitnya dapat menyerap racun yang ada di habitatnya, memiliki pertahanan diri yang lemah sehingga dapat menjadi mangsa predator luar, selama masa hidupnya amphibi dapat berada dilingkungan perairan ataupun daratan dengan masa waktu yang bervariasi. Jika populasi amphibi menurun, itu menunjukkan bahwa kualitas dari habitat yang mereka tempati sangat buruk.


Ada banyak factor yang dapat menyebabkan penurunan populasi amphibi, perusakan habitat, polusi, perburuan baik untuk konsumsi atau tujuan lainnya. Perubahan iklim, timbulnya penyakit, dan peningkatan radiasi sinar UV-B (Karena penipisan lapisan ozon) adalah beberapa factor tambahan yang juga berkontribusi menyebabkan jatuhnya populasi amphibi.
Jadi untuk menjawab “mengapa terjadi penurunan populasi amphibi?” dibutuhkan jawaban yang tidak sederhana. Kepunahan beberapa spesies amphibi disebabkan oleh banyak faktor campuran yang juga bersifat kompleks. Diantaranya:

  • Spesies Asing – populasi amphibi di suatu tempat akan mengalami penurunan jika habitatnya dimasuki oleh spesies asing. Beberapa kemungkinan berikut ini akan terjadi dan berpengaruh terhadap populasi amphibi. Amphibi menjadi mangsa spesies asing, terjadi kompetisi dengan spesies asing baik dalam hal makanan ataupun habitat, atau akan terjadi persilangan antara spesies asing dengan amphibi asli habitat itu, sehingga keturunan campuran akan menggantikan spesies amphibi asli.
  • Ekploitasi berlebihan – di beberapa belahan bumi, amphibi ditangkap untuk diperjual belikan sebagai hewan peliharaan, dan sebagian lagi untuk dikonsumsi.
  • Perubahan dan kerusakan Habitat – perubahan dan kerusakan habitat akan berdampak buruk pada spesies asli habitat tersebut, tanpa terkecuali pada amphibi. Perubahan drainase air, struktur vegetasi, dan komposisi habitat dapat mempengaruhi kemampuan amphibi untuk bertahan dan melakukan reproduksi. Sebagai contoh, lingkungan rawa yang dirubah menjadi daerah perkebunan secara langsung akan merusak habitat amphibi yang membutuhkan lingkungan perairan untuk berkembangbiak dan mencari makan.
  • Perubahan Alam (Iklim, UV-B, dan perubahan atmosfir) – perubahan iklim global ternyata menghadirkan  permasalahan serius terhadap beberapa populasi amphibi. Peningkatan radiasi sinar UV-B yang disebabkan oleh menipisnya lapisan ozon ternyata berdampak pada beberapa spesies amphibi.
  • Infeksi Penyakit – Chytrid fungus dan irido virus adalah penyebab infeksi penyakit pada amphibi, jamur chytrid menyebabkan infeksi chytridiomycosis yang pertama kali ditemukan pada populasi amphibi di Australia, tapi juga ditemukan di amerika tengah dan amerika utara.
  • Racun dan Pestisida – penggunaan pestisida, herbisida dan bahan kimiawi sintetis lainya secara meluas turut andil juga dalam menurunya populasi beberapa spesies amphibi. Di tahun 2006, ilmuwan dari universitas California, Barkeley menemukan bahwa campuran pestisida menyebabkan kecacatan pada amphibi, menurunnya tingkat reproduksi, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan, dan meningkatkan kemungkinan terjangkit penyakit seperti bakteri meningitis.


sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Wednesday, January 18, 2012

Kelas Amphibia

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Amphibi adalah kelompok hewan vertebrata tetrapoda, didalamnya termasuk katak dan kodok, Caecilia, dan Newt dan Salamander. Amphibi pertama muncul pada periode Devonian sekitar 370 tahun lalu. Mereka adalah vertebrata pertama yang naik kedaratan dari habitat air. Menjadi kelompok hewan pertama yang menghuni daratan. Pada artikel e-Learning Biologi ini kita akan melihat dan mempelajari enam kelompok amphibi, karakteristiknya, dan organism anggota masing-masing kelompok.

Newts dan Salamander (Ordo Caudata)
Newts dan Salamander ada pada periode Permian (sekitar 286-248 juta tahun lalu). Newt dan Salamander  adalah amphibi bertubuh rampingyang mmeiliki ekor panjang dan memiliki empat kaki. Newt lebih banyak hidup di daratan dan turun ke air saat bereproduksi. Sebaliknya Salamander menghabiskan hidupnya di air.
Newts dan Salamander dikelompokkan dalam 10 famili, diantaranya mole Salamander, Salamander Raksasa, Salamander Asia, Salamander tanpa Paru-paru, Sirens dan Mudpuppies.

Katak dan Kodok (Ordo Anura)
Katak dan Kodok memiliki anggota paling banyak di kelas Amphibi. Lebih dari 4.000 spesies  katak dan kodok masih ada hingga saat ini. Moyang ordo ini dikenal sebagai Gerobatrachus, sejenis amphibi bergigi yang hidup sekitar 290 juta tahun yang lalu. Katak purba lainnya adalah Triadobatrachus, merupakan genus amphibi yang telah punah sejak 250 juta tahun yang lalu.
Katak dan kodok memiliki empat kaki dan tak memiliki ekor. Terdiri dari 25 famili katak diantaranya, katak emas, kodok sejati, katak hantu, katak pohon, katak pohon afrika, dan banyak lainnya.

Caecilia (Ordo Apoda/Gymnophiona)
Memiliki  anggota paling sedikit dibanding dua ordo lainnya, Caecilia memiliki tungkai dan ekor yang pendek. Bentuk tubuhnya lebih mirip ular, cacing atau belut namun Caecilia adalah kelompok hewan yang berbeda.
Sejarah evolusioner Caecilia tak begitu jelas hanya ditemukan sedikit fossil dari Ordo ini. Beberapa ilmuwan beranggapan Caecilia adalah keturunan dari kelompok tetrapoda bernama Lepospondyli.

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Tuesday, January 17, 2012

Fakta Unik Tentang Amphibi

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Artikel e-Learning Biologi ini berisi tentang fakta-fakta menarik  seputar Amphibi, informasi lainya mengenai keunikan karakteristik amphibi, siklus hidup dan sejarah evolusionernya.

FAKTA : Amphibi terbagi kedalam tiga kelompok besar, yaitu Newt dan Salamander, Katak dan Kodok, dan Caecilia

  1. Newt dan Salamander adalah amphibi bertubuh ramping yang memiliki ekor  dengan empat buah kaki. Newt biasanya ditemukan hidup didaratan namun mereka akan turun ke air ketika telah tiba waktunya untuk bereproduksi. Sebaliknya, Salamander menghabiskan seluruh hidupnya di habitat air.
  2. Katak dan Kodok bisa dikatakan merupakan amphibi terbesar dalam hal ukuran tubuh, katak dan kodok dewasa memiliki empat buah kaki dan mereka tak memiliki ekor.
  3. Caecilia tidak mempunyai lengan ataupun tungkai kaki, ia hanya memiliki sebuah ekor pendek. Bentuk tubuhnya justru lebih mirip dengan ular, cacing ataupun belut namun sebenarnya Caecilia sangat berbeda.


FAKTA : Moyang Amphibi pertama kali dipekirakan muncul pada jaman Devonian sekitar 370 juta tahun yang lalu.
Selama periode jaman Devonian, sekelompok ikan bersirip gemuk yang dikenal dengan nama crossopterygians berkembang menjadi amphibi pertama yang ada di dunia. Mereka menjadi kelompok hewan vertebrata pertama yang mendiami habitat daratan. Kehidupan amphibi pertama tentu jauh berbeda dengan keturunannya yang ada saat ini. Saat itu tak terdapat burung, mamalia, dan reptile yang hidup di daratan. Yang ada hanya beberapa hewan invertebrate dan sejumlah kecil tumbuhan prasejarah seperti lumut, lumut hati, dan paku-pakuan. Ichtyostega adalah fosil amphibi pertama yang ditemukan, ia memiliki empat tungkai sebagai alat gerak dan organ paru-paru untuk bernafas.

FAKTA : Amphibi adalah hewan vertebrata berkaki empat pertama.
Empat alat gerak Amphibi pertama berkembang dari  dua pasang tungkai bersendi  milik ikan bersirip gemuk. Oleh karena itu amphibi adalah hewan berkaki empat pertama, hewan bertulang belakang yang memiliki empat alat gerak. Bentuk tungkainya memungkinkannya untuk bergerak bebas di habitat daratan. System pernapasan amphibi saat ini adalah hasil adaptasi evolusioner amphibi  terhadap lingkungan barunya di daratan, mereka bernapas dengan udara dan permukaan kulitnya, itu sebabnya kulit amphibi harus tetap lembab.

FAKTA : Dibandingkan dengn vertebrata lainnya amphibi memiliki struktur tubuh paling sederhana.
Kebanyakan amphibi dewasa memiliki empat buah tungkai dengan masing-masing memiliki empat jari di sepsang tungkai depan dan 5 jari untuk tungkai belakang (kecuali Caecilia yang tidak memiliki tungkai sebagai alat gerak).  Umumnya katak dan kodok memiliki kepala yang besar, kaki belakang yang berotot dan tidak memiliki ekor. Salamander memiliki tubuh memanjang dan memiliki ekor, pada beberapa spesies  terjadi pereduksian jumlah jari.  Amphibi hanya memiliki tulang rusuk yang pendek .

FAKTA : Amphibi memiliki kulit tubuh permiabel dan lembab.
Kulit tubuh amphibi selalu lembab dan tidak dilindungi oleh sisik (seperti pada reptil) ataupun rambut (Seperti pada mamalia). Kulit amphibi dapat ditembus oleh air, seluruh permukaan kulitnya terdapat kelenjar mucus yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulitnya. Semua amphibi memiliki kelenjar beracun di bawah permukaan kulitnya, berfungsi sebagai alat pertahanan diri, pada beberapa spesies racun ini bersifat mematikan.

FAKTA : Salamander kelompok Plenthodontids tidak memiliki paru-paru
Plenthodontids juga dikenal sebagai salamander tanpa paru-paru, karena itu mereka harus menyerap oxygen melalui permukaan kulitnya. Kelompok Plethodontids memiliki jumlah spesies yang cukup besar, terdapat sekitar 376 spesies. Habitatnya dapat ditemukan di daerah utara amerika, amerika tengah, amerika selatan, eropa selatan, Sardinia, dan Korea.

FAKTA : Kebanyakan Amphibi memiliki siklus hidup yang terdiri dari tiga tahapan.
Kebanyakan amphibi melalui tiga tahapan dalam siklus hidupnya, yaitu telur, larva dan dewasa. Transisi dari larva menuju dewasa dikenal sebagai Metamorphosis. Umumnya amphibi meletakkan telurnya di air (namun ada beberapa spesies yang meletakkan telurnya di daratan). Telur amphibi tidak memiliki cangkang keras , malahan telurnya hanya dibungkus oleh massa gelatin yang melindungi telur dari kekeringan. Siklus hidup katak dan kodok adalah contoh terbaik dari siklus hidup amphibi, dengan berudu sebagai tahapan larva.

FAKTA : Amphibi terbesar adalah Salamander Raksasa dari China
Merupakan salamander terbesar didunia, dapat tumbuh hingga ukuran 6 kaki.  Ampibhi berukuran besar lainya adalah Salamander Raksasa dari Jepang dan Katak Goliath.

FAKTA : Populasi Amphibi di dunia terus menurun .
Data dari IUCN , sekitar satu – tiga dari seluruh spesies amphibi terancam dan bahkan punah. Sejumlah besar spesies yang terancam punah terdapat di Kolombia, Mexico, dan Ekuador. Amphibi di daerah Karibia juga mulai mengalami ancaman kepunahan. Beberapa tahun terakhir, ilmuwan dan konservasionis bekerja keras memperingatkan masyarakat akan bahaya penurunan populasi amphibi di dunia.

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Saturday, January 14, 2012

Paedophryne amauensis Kodok terkecil di Dunia

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Baru-baru ini Chris Austin seorang ilmuwan As menemukan spesies kodok terkecil di dunia. ukurannya hanya sekitar 7.7 milimeter spesies kodok  ini ditemukan hidup di hutan tropis Papua Nugini.
Paedophryne amauensis 

Kodok dengan nama latin Paedophryne amauensis ini dilaporkan dalam jurnal sains PLoS ONE. Saking kecilnya, kodok ini bahkan lebih kecil daripada koin 1 sen. dengan ukurannya yang super kecil itu, Paedophryne amauensis tak hanya di nisbatkan sebagai kodok terkecil di dunia, kodok ini juga menjadi hewan vertebrata terkecil yang hidup di dunia. Sebelumnya rekor hewan terkecil di dunia dipegang oleh Paedocypris progenetica, spesies ikan bertubuh transparan asli Pulau Sumatera memiliki ukuran tubuh sepanjang 8 milimeter.

Dihabitatnya Kodok ini sangat sulit ditemui karena ukurannya yang super mini dan suara kodok jantan yang bernada tinggi lebih mirip dengan suara serangga, sebagian besar tinggal diantara guguran dedaunan di hutan hujan tropis. Menurut fakta, merujuk pada frekuesnsi suara kodok jantan yang terdengar, diperkirakan spesies kodok terkecil di dunia ini tinggal berjauhan sekitar 50 cm dengan kodok lainnya di bawah guguran dedaunan.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info