sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Madura. Show all posts
Showing posts with label Madura. Show all posts
Monday, November 18, 2013
BUKU TENTANG KERIS DI MADURA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU TENTANG KERIS DI MADURA
Ivan Taniputera
17 November 2013

Judul: Kebudayaan Pengertian Tentang Keris di Pulau Madura
Pengarang: Zainal Fattah
Penerbit: -------, 1952
Jumlah halaman: 52
Ini merupakan buku pembahasan mengenai seluk beluk keris berdasarkan tradisi Madura. Pada bagian kata pengantar terbaca sebagai berikut:
"Ini buku mengenai pengertian tentang keris di Pulau Madura kami bikin, pertama-tama untuk menghapuskan anggapan tahajjul terhadap barang itu, karena banjak diantara orang-orang jang tidak mengerti mempunjai anggapan bahwa sendjata keris dan serupanja itu mempunjai kekuatan. Maka anggapan jang membawa arti bahwa ada barang sesuatu di lainnja Tuhan Allah mempunjai kekuatan atau kekuasaan, apabila itu anggapan dimiliki seseorang, maka pasti pemiliki itu termasuk ummat apa jang dikatakan musjrik. Maka kita orang ummat Islam wadjib membawa sesama manusia keluar dari kalangan musjrik itu; karena Tuhan Allah telah bersabda didalam al Kur'an, bahwa beliau dapat memberi ampun kepada semua ummatnja biarpun ummat itu mempunjai dosa apapun djuga, hanja beliau tidak dapat memberi ampun kepada ummatnja jang mempunjai dosa musjrik jang tidak kembali sehingga dibawa mati oleh itu ummat. Mariklah kita dengan sekuat tenaga kita mendjauhkan diri dari apa jang disebut "musjrik itu."
Pamekasan, 8 Maart 1952.
Penulis.
Berikut ini adalah beberapa contoh halaman dari buku ini, yang menjelaskan beberapa makna pamor keris:


Pada halaman 8 hingga 11 diulas mengenai "Pembikinan sendjata keris dan sebangsanja".
Pada halaman 8 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Menurut adjaran orang2 di zaman dahulu di kepulauan Madura apabila seseorang putrinja atau seorang isterinja atau seorang tjutjunja hamil, maka orang berusaha untuk membikin sebilah keris atau tombak untuk dikelak kemudian hari diberikan kepada anak jang nanti dilahirkan. Tidak dipikirkan apa anak itu nanti laki-laki atau perempuan...."
Lalu disebutkan pula jenis-jenis besi yang dipergunakan membuat keris:
1.Besi Kuning, menurut pendapat orang asalnja dari Negeri Tjina.
2.Besi Pulosani, menurut pendapat orang asalnja dari Pulau Asin.
........
Di mana seluruhnya terdapat 7 jenis besi.
Halaman 14-31 dijelaskan mengenai makna pamor masing-masing keris.
Selanjutnya di halaman selanjutnya dibahas mengenai ukuran keris. Di halaman 32 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Menurut sisa2 pengertian dari orang tua2 di Madura, orang mengenal ukuran keris. Perkataan ukuran itu dinamakan di dalam bahasa Madura "sekot". Keris itu diukur, dikatakan keris itu "e-sekot". Keris itu berukuran lima belas, dikatakan keris "sekot" limabelas. Djadi disini jang dimaksudkan dengan ukuran keris j.i. ukuran itu ditekankan kepada kerisnja, bukan kepada orang jang memakainja. Adapun ukuran keris jang paling tua jaitu sebagai gambar di bawah ini:......"
Buku ini sangat bermanfaat bagi para penggemar dan pemerhati tentang keris, terutama keris Madura.
Berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, September 23, 2012
SEJARAH PULAU MADURA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
hanacaraka,
data sawala,
padadjajanja,
magabatanga,
yang artinya :
dua orang pengikut Adji Saka
tersentuh dalam perkelahian,
sama-sama menunjukkan kekuatan,
mereka hancur lebur menjadi bangkai.
Dengan demikian setahap demi setahap kebudayaaan hindu mulai tersebar dan menurut cerita, Orang Jawa dan Madura mulai diperkenalakan dengan ajaran baru dengan adanya kepercayaan terhadap :
-Brahma
-Siwa
-Wisnu
Beberapa abad kemudian, diceritakan bahwa ada suatu negara yang disebut Mendangkamulan dengan Rajanya yang bernama Sanghyangtunggal. Saat itu pulau Madura merupakan pulau yang terpecah belah, yang nampak hanya gunung Geger di kabupaten bangkalan dan Gunung Pajudan di kabupaten Sumenep. Di ceritakan bahwa Raja Sanghyangtunggal mempunyai anak yang bernama Bindoro Gung. Pada suatu waktu anak itu hamil dan diketahui oleh ayahnya. beberapa kali ayahnya menanyakan namun anaknya tidak tahu yang menyebabkan dia hamil. Pada Saat itu Raja sangat marah dan dipanggillah patihnya yang bernama Pranggulang untuk membunuh anaknya.
Selama pepatih itu tidak dapat membuktikan bahwa anak itu sudah dibunuh, ia tidak boleh kembali ke kerajaan. Patih Pranggulang menyanggupinya dan ia membawa anak raja itu ke hutan. Sesampainya dihutan Pranngulang mulai menghunus pedangnya dan mengayunkannya keleher gadis itu. Tetapi sebelum pedang tersebut sampai kelehernya pedang itu jatuh ketanah, dan kejadian itu terjadi berulang kali, sampai akhirnya dia yakin bahwa hamilnya Bendoro Gung bukan karena hasil perbuatannya sendiri.
Oleh karena itu ia tidak melanjutkan perbuatannya itu, tetapi ia memiilih untuk tidak kembali kekerajaan. Pada saat itu pula ia mengganti namanya dengan sebutan Kiyai Poleng. Ia lalu membuat serangkaian kayu dan menghanyutkan gadis itu ke Pulau "Maduoro". inilah asal nama pulau madura. Sebelum berangkat kiyai Poleng berpesan kepada Bendoro Gung, jika ada keperluan apa-apa, supaya ia memukulkan kakinya diatas tanah dan pada saat itu kiyai Poleng akan datang untuk membantunya. Selanjutnya rakit itu berlayar menuju Maduoro dan terdampar di Gunung Geger.
Lahirnya Raden Sagoro
Pada Suatu Saat si gadis hamil itu merasa perutnya sakit dan dengan segera ia memanggil kiyai Poleng. Tidak lama kemudian Kiyai Poleng datang dan ia mengatakan bahwa Bendoro Gung akan melahirkan. Tak lama lahirlah seorang anak laki-laki yang roman mukanya tampan dan diberi nama " Raden Sagoro " (sagoro=laut). Dengan demikian ibu dan anaknya yang bernama raden sagoro menjadi penduduk pertama di Pulau Madura.
perahu-perahu yang berlayar di sekitar pulau madura sering melihat adanya cahaya yang terang di tempat Raden sagoro tinggal, dan seringkali perahu-perahu tersebut berlabuh dan mengadakan selamatan di tempat itu. Dengan demikian tempat itu semakin lama semakin ramai karena sering kedatangan tamu terutama yang niatnya dapat terkabul untuk kepentingan pribadinya. Selain itu para pengunjung memberikan hadiah-hadiah kepada Ibu dari Raden Sagoro maupun kepada Raden Sagoro itu sendiri.
Setelah Raden Sagoro mencapai umur 3 tahun ia sering bermain api ditepi lautan dan pada suatu hari datanglah dua ekor ular naga yang sangat besar mendekati dia. Dengan ketakutan ia lari dan menjumpai ibunya dan mennceritakan semua yang dia alami. Ibunya merasa ketakuatan dan saat itu pula ia memanggil Kiyai Poleng dan pada saat itu pula ia menceritakannya. Kiyai Poleng lalu mengajak Raden Sagoro pergi ketepi pantai.
Pada saat itu memang benar datanglah dua ekor ular raksaasa dan Kiyai Poleng menyuruh Raden Sagoro supaya kedua ekor ular itu didekati dan ditanggakap lalu dibanting ke tanah. setelah melaksanakan perintah itu kedua ekor ular berubah menjadi dua buah tombak. Tombak itu kemudian diberi nama Nenggolo dan Aluquro. Kiyai poleng berpesan bahwa tombak bernama Aluquro disimpan di rumah dan tombak Nenggolo dibawah ketika berperang.
Diceritakan selanjutnya, menurut kepercayaan orang, dua buah tomabk tadi pada akhirnya sampai ketangan Pangeran Demang Palakaran, Raja Arosbaya. karena itu sampai saat ini kedua tombak tersebut menjadi Pusaka Bangkalan.
e kerem sareng : Madura for Indonesia
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)