sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Sumatera Utara. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Utara. Show all posts
Saturday, October 1, 2011
NURI HASAN NASUTION DAN HOT MARINGAN SAMOSIR,S.SOS. MENJADI DUTA BAHASA SUMUT 2011
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Medan – Nuri Hasan Nasution dan Hot Maringan Samosir, S.Sos. meraih gelar Duta Bahasa Sumut 2011 setelah mengalahkan para peserta lain dalam Acara Pemilihan Duta Bahasa se-Provinsi Sumut tahun 2011 di gedung Balai Bahasa Medan Sabtu (1/10) siang. Nuri dan Hot Maringan menggantikan posisi Duta Bahasa Sumut 2010 yang disandang Aminah Rizki Lubis dan Edward Tosio Siahaan.
Dari kiri ke kanan: (Atas) Rezeky Lubis (Duta Bahasa Sumut 2009), Dewan Juri (Anharuddin Hutasuhut, Wartono, Wawan, Suyadi, Hasan Al Banna), dan Citra Hasan Nasution (Duta Bahasa Sumut 2007), (Bawah) Hot Maringan Samosir, Nuri Hasan Nasution, Sukma Septian Nasution, Aini Melbebahwati Saragih, Harnoi Asrin Lumban Gaol, dan Tiflatul Husna
Kepala Balai Bahasa Medan Prof. Amrin Saragih, M.A., Ph.D. didampingi Ketua Ikatan Duta Bahasa Sumut Citra Hasan Nasution, S.Pd. menyampaikan, siapa pun yang terpilih menjadi Duta Bahasa Sumut tahun ini, harus mampu menjadi duta untuk mengenalkan budaya Sumut melalui kekayaan bahasa daerah Sumut yang beragam di kancah nasional.
”Mereka akan berkompetisi di Pemilihan Duta Bahasa tingkat nasional dengan Duta Bahasa provinsi lain se-Indonesia pada Acara Bulan Bahasa dan Sastra 2011 di Jakarta tanggal 28 Oktober nanti sehingga mereka harus cerdas, cakap, dan bermental baja dalam mengikuti acara itu,” kata Prof. Amrin.
Ada 26 peserta yang terdiri dari 14 putra dan 12 putri berkompetisi pada acara tersebut. Mereka telah mengikuti beberapa seleksi diantaranya tes tertulis yaitu Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), wawancara tentang wawasan Kebahasaan, Uji Bahasa daerah dan asing, dan juga kepribadian selama acara. Pemenang II diraih Sukma Septian Nasution dan Aini Melbebahwati Saragih yang kedua-duanya adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Medan dan Pemenang III diraih Harnoi Asrin Lumban Gaol (mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Medan) dan Tiflatul Husna (mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia UMN-Alwasliyah).
Duta Bahasa Sumut 2011 putri Nuri Hasan Nasution yang merupakan Pemenang III Duta Pariwisata Sumut 2008 dan mahasiswa semester I Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan bertujuan agar mampu menjadikan sastra Indonesia menarik dan menyenangkan bagi generasi muda. ”Saya bertujuan agar mampu membentuk Rumah Baca karena melalui membaca dan menulis para pemuda Indonesia menjadi cerdas, kreatif, dan berhati nurani,” tandas mahasiswi yang gemar membaca dan menulis ini. Duta Bahasa Sumut 2011 putra Hot Maringan Samosir, S.Sos. yang merupakan alumni FISIP Universitas Sumatera Utara dan aktif di komunitas Debat Bahasa Inggris se-Sumatera Utara juga menuturkan bahwa ajang seperti ini juga bertujuan untuk membuat suatu gerakan sosial bagi kaum muda untuk bangga berbahasa Indonesia. ”Saya sedih jika begitu banyak pemuda yang sering memakai jargon seperti MC, presenter, microphone, lunch, event, dan masih banyak lagi padahal semua itu sudah ada padanan katanya dalam bahasa Indonesia, ” ujarnya.
Ketua Ikatan Duta Bahasa Sumut Citra Hasan Nasution, S.Pd. juga menyampaikan bahwa Duta Bahasa Sumut 2011 nantinya akan berkompetisi di tingkat nasional dengan memakai bahasa Indonesia tentunya, bahasa Mandailing, bahasa Batak Toba, bahasa Inggris dan Jerman. ”Mereka akan memakai pakaian adat Batak Toba atau Mandailing pada Puncak Acara di Jakarta nanti sehingga akan menunjukkan identitas Sumatera Utara” tandasnya.
Sumber: http://dubassumut.blogspot.com/2011/10/nuri-hasan-nasution-dan-hot-maringan.html
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Saturday, September 10, 2011
PEMILIHAN DUTA BAHASA SE-PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2011
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Ikatan Duta Bahasa Sumatera Utara akan mengadakan kegiatan Pemilihan Duta Bahasa se-Provinsi Sumatera Utara 2011. Kegiatan ini telah terselenggara oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (dahulu Pusat Bahasa) Kementrian Pendidikan Nasional dari tahun 2006 sampai 2010 tingkat nasional. Provinsi Sumatera Utara telah memboyong beberapa penghargaan seperti Juara IV Duta Bahasa tingkat Nasional tahun 2006, Juara III Duta Bahasa tingkat Nasional tahun 2007, Juara Favorit Duta Bahasa Pria tingkat Nasional tahun 2008, dan Juara V Duta Bahasa tingkat Nasional tahun 2010. Maka, Duta Bahasa Sumatera Utara 2011 diharapkan mampu mengharumkan nama provinsi Sumatera Utara di kancah nasional.
Tujuan
a) Mengembangkan minat generasi muda untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
b) Menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indonesia
c) Mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah dan berbahasa asing secara proporsional
d) Duta yang terpilih dapat memengaruhi lingkungannya untuk dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar
Persyaratan Peserta
a) warga negara Indonesia;
b) berusia maksimal 25 tahun;
c) belum menikah;
d) berpendidikan minimal SMA/sederajat;
e) memiliki kemampuan berbahasa Indonesia, menguasai salah satu bahasa daerah wilayah Sumatera Utara, dan sekurang-kurangnya mampu berbahasa asing;
f) mempunyai pengetahuan tentang provinsi Sumatera Utara;
g) berkepribadian baik dan berpenampilan menarik;
Pendaftaran
Pendaftaran dimulai dari tanggal 05 s.d. 22 September 2011. Pendaftaran dapat dilakukan melalui daring (online) yaitu dengan langkah-langkah berikut ini:
a) mengisi Formulir Pendaftaran yang tertera di sebelah kanan atas blog ini;
b) membuat data (scan) KTP, sertifikat/piagam, foto diri berwarna ukuran kartu pos, dan slip pembayaran dari Bank dalam bentuk .jpg;
c) mengirim data KTP, sertifikat/piagam, foto diri berwarna ukuran kartu pos, dan slip pembayaran dari Bank melalui pos-el ke: idbsumut@gmail.com;
d) mengirim uang pendaftaran paling lama tanggal 22 September 2011 sebesar Rp 50.000,- ke rekening BNI Syariah a.n. Citra Hasan dengan no.rekening: 0193893626.
Penilaian
Dalam penilaian, panitia penyelenggara kegiatan Pemilihan Duta Bahasa se-Provinsi Sumatera Utara tahun 2011 menentukan sejumlah ketentuan sebagai berikut:
a) Seleksi dilakukan dalam dua jenis, yaitu:
1. Babak Tertulis; peserta akan melakukan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).
2. Babak Wawancara; peserta akan menjawab pertanyaan dari dewan juri yang diajukan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa daerah wilayah Sumatera Utara, Indonesia, dan asing.
b) Penilaian secara keseluruhan meliputi: hasil tes UKBI,,dan kepribadian peserta yang meliputi kedisiplinan, keaktifan, kesopanan, kerapihan, dan kepemimpinan.
c) Dewan juri akan menentukan pemenang umum (satu putera, satu puteri) dan pemenang favorit (satu putera, satu puteri).
d) Pemenang umum berhak mewakili Provinsi Sumatera Utara untuk Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta.
e) Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat.
Tempat dan Tanggal:
Tanggal 24 September dan 01 Oktober 2011
di Gedung Balai Bahasa Medan Lantai 2
Jalan Kolam (Ujung) Medan Estate
Medan
Informasi lebih lanjut hubungi:
Jalan Kolam (Ujung) Medan Estate
Medan
Hari/Tanggal | Pukul | Acara |
Sabtu / 24 September 2011 | 08.00 – 12.00 wib | Tes UKBI |
Sabtu / 01 Oktober 2011 | 08.00 – 16.00 wib | Wawancara & Pengumuman |
Informasi lebih lanjut hubungi:
Panitia Pemilihan Duta Bahasa se-Provinsi Sumatera Utara 2011
Jalan Kolam (Ujung) Medan Estate Medan
Citra Hasan: 081375224036
Laman: www.dubassumut.blogspot.com
Pos-el: idbsumut@gmail.com
Facebook Grup: Pemilihan Duta Bahasa Sumatera Utara 2011
Sekilas tentang UKBI
Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)* dirintis melalui berbagai peristiwa kebahasaan yang diprakarsai Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional. Materi soal UKBI (Mendengarkan, Merespons Kaidah, Membaca, Menulis, dan Berbicara) diejawantahkan dari materi-materi penggunaan bahasa Indonesia lisan dan tulis dalam ranah-ranah komunikasi tersebut. Selain menekankan pengukuran terhadap empat keterampilan berbahasa tersebut, UKBI juga mengukur pengetahuan peserta uji dalam penerapan kaidah bahasa Indonesia.
*) Melalui Surat Keputusan Mendiknas Nomor 152/U/2003 tanggal 28 Oktober 2003, Menteri Pendidikan Nasional telah mengukuhkan UKBI sebagai sarana untuk menentukan kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan masyarakat.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Agenda Pemilihan,
Duta Bahasa 2011,
Sumatera Utara
Wednesday, January 12, 2011
Internasionalisasi Pendidikan
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Oleh Dian Syahfitri
Duta Bahasa Sumatera Utara tahun 2008,mahasiswa Sekolah Pascasarjana UPI Prodi Linguistik tahun 2010.
Tulisan ini telah dipublikasi di Sumut Pos, edisi 15 Desember 2010
Duta Bahasa Sumatera Utara tahun 2008,mahasiswa Sekolah Pascasarjana UPI Prodi Linguistik tahun 2010.
Internasionalisasi pendidikan akan mengantarkan kita pada dualisme paradigma pendidikan, yaitu pendidikan dengan nilai-nilai lokal dan internasional. Dominasi pendidikan yang mengusung bendera internasionalitas secara langsung akan merendahkan martabat bangsa sendiri. Menipisnya rasa kebangsaan akan menyebabkan kehilangan jati diri bangsa.
Banyak orang masih sulit mendefinisikan tempat belajar yang isinya orang-orang Indonesia dengan pluralitas mental dan latar belakang dalam konteks world class. Sayangnya, masih banyak yang berpikir bahwa internasionalitas pendidikan ditandai dengan berbahasa Inggris di dalam kelas, menerima mahasiswa-mahasiswa dari luar negeri, mewajibkan dosen untuk sekolah di luar negeri, dan membuat kerjasama-kerjasama dengan universitas di luar negeri. Tentu konsep ini tidak sesederhana yang kita kira.
Jangan lupa bahwa internasionalitas dasarnya adalah mental manusianya yang harus siap dengan sebuah perubahan tanpa harus menghilangkan nilai-nilai luhur budaya lokal.
Menurut Wagner (2008) internasionalisasi memiliki tiga kerangka kerja yang dominan, yaitu: Global Competency, Academic Capitalism, dan Academic Colonialism. Indonesia dalam melakukan internasionalisasi bidang pendidikan mau merujuk kerangka kerja yang mana? Kalau merujuk Academic Capitalism dan Academic Colonialism, maka Indonesia hanya mengekor ilmu dan teori yang sudah dikembangkan oleh negara-negara barat. Buktinya saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya membuat sekolah internasional, baik di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional maupun Kementerian Agama.
Kemendiknas melaksanakan program berupa Sekolah berstandard Internasional (SBI) maupun Rintisan Sekolah Berstandard Internasional (RSBI), sedangkan Kementerian Agama membuat Madrasah berstandard Internasional (MBI) maupun Rintisan Madrasah Berstandard Internasional (RMBI). Fokus kementerian ini sama, tetapi cara penyiapannya berbeda.
Begitu juga dengan perguruan tinggi, saat ini perguruan tinggi yang berkualitas semakin menjadi incaran bagi para lulusan SMU.
Berkualitas dapat diterjemahkan menjadi unggul dalam sistem proses belajar mengajar, up to date dengan teknologi informasi, dan mampu menghasilkan lulusan yang handal.
Bagaimana bentuk konkret dari pengaruh globalisasi dan internasionalisasi di kehidupan perguruan tinggi di Indonesia.
Contoh nyata pengaruh globalisasi sudah dirasakan sejak satu dekade terakhir negara maju dapat dapat dengan bebas masuk dan mendirikan perguruan tinggi di Indonesia. Kurikulum dan proses belajar mengajar pun diadopsi dari negara asal tanpa harus mengikuti aturan dari Departemen Pendidikan Nasional begitu juga dengan dosen yang didatangkan dari luar.
Seiring dengan masuknya pengaruh globalisasi, banyak juga perguruan tinggi di Indonesia yang telah menerapkan strategi internasionalisasi untuk mempertahankan mutu dan tetap bertahan (exist) di masyarakat. PT kita belum mampu mempekerjakan dosen asing (Alwasilah, 2008:62).
Cara yang dapat dilakukan dapat berbentuk kegiatan pertukaran dosen dan mahasiswa, joint program studi dengan menawarkan kuliah di luar negeri untuk semester tertentu, program dual degree dan joint research untuk bidang tertentu dan sebagainya.
Internasionalisasi ini dilakukan sebagai antisipasi untuk dapat bertahan dengan perguruan tinggi asing yang masuk di Indonesia.
Jadi sebenarnya pengaruh dari globalisasi yang menyebabkan perguruan tinggi melakukan internasionalisasi karena jelas tidak mungkin negara berkembang (kalau tidak suka disebut miskin) seperti Indonesia dapat bersaing dengan negara maju baik dari segi modal, sumber daya manusia, dan teknologi. (*)
Tulisan ini telah dipublikasi di Sumut Pos, edisi 15 Desember 2010
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Duta Bahasa 2008,
Gagasan Para Duta,
Sumatera Utara
Subscribe to:
Posts (Atom)



