sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label RIS. Show all posts
Showing posts with label RIS. Show all posts
Monday, February 17, 2014
BUKU MENGENAI SEJARAH REPUBLIK INDONESIA SERIKAT
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU MENGENAI SEJARAH REPUBLIK INDONESIA SERIKAT
Ivan Taniputera
17 Februari 2014

Judul: Taufan Disekitar Negara Indonesia
Penulis: Mustafa Sulaiman
Penerbit: Widjaja, Djakarta, 1951
Jumlah halaman: 136
Buku ini membahas mengenai peristiwa-peristiwa penting yang terjadi semasa Republik Indonesia Serikat (RIS). Pada bab pertama berjudul "Politik Pemerintah Dimuka Parlemen" dapat kita baca sebagai berikut (halaman 3):
"Kesulitan-kesulitan, baik politis maupun ekonomis ataupun sosial jang dihadapi oleh Pemerintah Republik Indonesia Serikat dari semendjak saat penjerahan Kedaulatan di Amsterdam pada tanggal 27 Desember 1949 selama enam bulan pertama dari usianja mentjapai setahun, pada hakekatnja akan kita mulai dari tanggal 15 Februari 1950, djam 10.00 pagi dengan pidato dari Presiden Sukarno pada pembukaan Parlemen RIS,...."
Pada halaman 5 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Sidang jang terhormat!
Bahaja aksi Westerling ini tidak boleh dipandang remeh. Siapa selama ini jang memasang kupingnja dan membuka matanja, tahu bahwa aksi Westerling ini telah disiapkan oleh kaum reaksioner, lama sebelum penjerahan kedaulatan tanggal 27 Desember 1949...."
Pada halaman 44 terdapat kutipan sebagai beirkut:
"Siapa Andi Azis?
Andi Azis baru berusia 25 tahun dan kelahiran Barru, Sulawesi Selatan. Perawakannya gemuk dan tampak tidak intellegent.
Ia masuk KNIL sedjak tahun 1945. Pada pagi hari pemberontakan tersebut Andi berpakaian uniform KNIL dan tidak pakai tanda pangkat. Dilengannja terdapat tanda Merah Putih dan dipinggangnja tergantung sebuah postol dan terselit sebilah pisah belati, sedangkan dilehernja dikalungkan sehelai sapu tangan...."
Pada halaman 77 terdapat kutipan sebagai beirkut:
"Sembojan "Irian harus masuk Indonesia sebelum fadjar tahun 1951 menjingsing," kini merupakan teka-teki jang menanti penjelesaian.
Kita harus akui keuletan Belanda dalam mempertahankan roti mereka, walaupun......"
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Indonesia,
Republik Indonesia Serikat,
RIS,
Sejarah,
sejarah Indonesia
Saturday, December 7, 2013
BUKU MENGENAI KEPARLEMENAN PADA MASA REPUBLIK INDONESIA SERIKAT (RIS) TAHUN 1950
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU MENGENAI KEPARLEMENAN PADA MASA REPUBLIK INDONESIA SERIKAT (RIS) TAHUN 1950
Ivan Taniputera
7 Desember 2013

Judul buku: Skets Parlementer
Pengarang: Subakir
Penerbit: Penerbit Djakarta, 1950
Jumlah halaman: 104
Buku ini berisikan seluk beluk parlemen pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS) tahun 1950-an, seperti persaingan antara Unitarisme (menghendaki negara kesatuan) dan Federalisme (menghendaki negara federal) di parlemen RIS, ulasan tokoh-tokoh terkemuka RIS, anekdot-anekdot, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah daftar isinya:

Pada bagian 1 berjudul "Pelopor Demokrasi di Indonesia" terdapat kutipan sebagai berikut (halaman 5):
"KALAU orang bertanja: apakah jang mendjadi wudjud pelopor demokrasi di Indonesia sebagai daerah penting di Asia Tenggara ini, djawabnja pasti: Badan Pekerdja Komite Nasional Pusat.
Dibentuk di-tengah2 golak-revolusi, sebagai "pengganti" Komite Nasional Pusat jang karena seribu satu kesulitan tidak mudah dihimpun, maka college ini tidak ternilai djasanja bagi kehidupan hukum dinegeri ini. Keputusan membentuk Badan Perkerdja terdjadi dalam Komite Nasional Pusat pada tanggal 16 Oktober 1945 di Kramat (Djakarta), terdiri atas 15 anggauta: Sutan Sjahrir (ketua), Mr. Amir Sjarifuddin, Mr. Suwandi, K.H. Wahid Hasjim, Dr. Sudarsono, Mr. Safruddin Prawiranegara, Dr. Halim, Adam Malik, Supeno, Mr. Tan Ling Djie, Dr. Tadjuluddin dan Subadio..."
Pada bagian 2 berjudul "Unitarisme dan Federalisme di Parlemen R.I.S" terdapat kutipan sebagai berikut (halaman 8):
"APABILA pertentangan dalam masjarakat antara aliran jang menghendaki negara kesatuan dengan aliran jang mempertahankan bentuk federasi berwudjut dengan perang-resolusi, demonstrasi2-pro lawan demonstrasi2-anti, bahkan pemogokan dan anti-pemogokan, sampai djuga pada penangkapan2, penembakan dan pelemparan granat, maka pertentangan antara kedua aliran itu dalam parlemen RIS berwudjut pula suatu "perang" antara anggauta2 jang berpaham unitarisme dengan anggauta2 jang berpaham federalisme...."
Di halaman 9 terdapat pembahasan mengenai sengketa keanggotaan negara Pasundan:
1.SENGKETA KEANGGAUTAAN PASUNDAN.
Pokok soal: 21 anggauta parlemen RIS jang dikirim oleh negara Pasundan jang ketika parlemen bersidang sudah dibekukan, tidak diakui sjah oleh Sewaka, komisaris RIS di Djawa Barat. Untuk pengganti mereka, Sewaka memadjukan 21 anggauta baru.
Pada bagian 3 terdapat ulasan mengenai Mr. Assaat gelar Datuk Mudo yang pernah memangku jabatan sebagai pejabab presiden Republik Indonesia pada zaman RIS. Pada halaman 16 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Ia djadi acting Presiden Republik Indonesia, Mr. Assaat gelar Datuk Mudo. Kata-katanja jang termasjhur pada pidatonja jang pertama-tama sewaktu mendjabat acting Presiden adalah sebagai berikut:
"....... tidak bidjaksana bagi RIS untuk memaksa Rep. Indonesia mengubah politiknja jang sudah tertulis dalam undang2-nja...."
Pada halaman 17 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Orangja kurus tinggi, nampaknja lebih tua daripada umurnja jang sebenarnja, karena kesehatannja tidak boleh dikatakan terlalu baik. Bentuk mukanja dapat dilukiskan begini......."
Berikut ini adalah contoh halaman buku di atas:


Buku ini sangat cocok bagi peminat sejarah keparlemen di Indonesia atau sejarah Republik Indonesia Serikat dan peminat sejarah pada umumnya.
Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
Silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/174165442735214/
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)