sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts
Friday, December 14, 2018
Sejarah Valentine Day
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop

http://www.familyfriendpoems.com
Hari Valentine dikenal sebagai hari kaih sayang. Muda-mudi yang sedang dimabuk amara aling mengungkapkan peraaannya dan bertukar kado. Hal yang identik di perayaan Valentine adalah cokelat, lambang hati berwarna pink, dan bunga mawar merah. Tapi dimana ada sebuah peristiwa, pasti di situ ada timbul pertanyaan. Apakah benar Valentine adalah hari kasih sayang? Sejak kapan Valentine dirayakan? Bagaimana sejarah hari Valentine itu sendiri?. Mungkin itu serangkaian yang sulit dipecahkan. Karena jarang ada buku yang membahas mengenai hari Valentine secara khusus. Di google banyak bertebaran sejarah-sejarah Hari Valentine, yang jelas telah diberi bumbu-bumbu fanatisme agama. Selain itu, banyak versi lain tentang sejarah valentine yang sulit dibuktikan kebenarannya. Tapi blog ini mencoba menyajikan beberapa cerita mengenai sejarah hari Valentine yang banyak dipercayai orang adalah benar. Berikut ceritanya:
Sejarah Valentine Day Menurut Mitologi Yunani.

http://www.wartainfo.com
Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan sebagai manusia setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai ritual penyucian, para pendeta Lupercus mempersembahkan korban kambing kepada dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan berlari-lari di jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai dijalan. banyak wanita yang menyediakan dirinya untuk disentuh dengan kepercayaan hal itu akan membawa kesuburan bagi mereka. Sebagian ahli sejarah mengatakan ini sebagai salah satu sebab cikal bakal hari valentine.
Festival ini pun berkembang dan penguasa beserta para tokoh agama Romawi mengkombinasikannya dengan nuansa Katolik yang sekaligus menjadi agama kerajaan. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hari valentine untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
Seperti halnya asal usul Perayaan hari Natal dan sejarah hari Raya Paskah dalam agama Kristen, Festival paganisme Lupercalia pun di ganti menjadi Festival Valentine. Semua hari besar dunia Kristen berasal dari paganisme dan helenisme Yunani. Momentum itu pun berkembang menjadi hari Raya bagi seluruh pasangan yang dirayakan di berbagai negara jajahan romawi.
Sejarah Hari Valentine Menurut Ensiklopedia Katolik.

https://pemanisbuatan.files.wordpress.com
Menurut Ensiklopedi Katolik, The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine, ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” yang dimaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda. Nama Valentinus diduga bisa merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda yaitu dibawah ini:
pastur di Roma bernama Valentinus
uskup Interamna (modern Terni) bernama Valentinus
martir di provinsi Romawi Afrika bernama Valentinus
Hubungan antara ketiga martir ini dengan hari raya kasih sayang (valentine) tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada catatan sejarah tertulis yang diketahui mengenai martir-martir ini. Nyata sekali bahwa ketiga versi nama martir itu hanyalah legenda yang ga jelas. Namun tanggal 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti dari emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada tahun 1836.
Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine (14 Februari), di mana peti dari emas diarak dalam sebuah prosesi dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu dilakukan sebuah misa yang khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.
Hari Raya agama Katolik 14 Februari ini dihapus dari kalender gereja katolik pada tahun 1969. Ini sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santo yang asal-muasalnya gak jelas, meragukan dan hanya legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.
Sejarah Hari Valentine di Inggris dan Perancis.

http://rizkamaydita.tsalasi.com
Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sastrawan Inggris Pertengahan bernama Geoffrey Chaucer. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa:
For this was sent on Seynt Valentyne's day (Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus) Whan every foul cometh ther to choose his mate (Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya)
Pada jaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk saling bertukar catatan pada hari valentine dan memanggil pasangan Valentine mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi naskah British Library di London.
Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada jaman ini. Beberapa di antara dongeng itu bercerita bahwa:
Sore hari sebelum santo Valentinus akan mati sebagai martir (mati demi keyakinan), ia telah menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu".
Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka diam-diam.
Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran sebagai martir.
Sejarah valentine day tentang Kisah Cinta santa Valentine

http://conceito.de
Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III.
Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam.
Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.
Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius membuat peratuaran yang melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.
Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah mengawinkan satu pasangan.
Pasangan pengantin tersebut berhasil melarikan diri, namun nasib sial menimpa pendeta Valentine. Dia tertangkap basah ga bisa kabur. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.
Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia mendukung dan menyetujui aksi pastur Valentine sebagai hal yang benar.
Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari 269 Masehi , St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan “Dengan Cinta dari Valentinemu”.
Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang Kristen dan katolik di seluruh merayakan hari itu untuk mengingat Santo Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.
Di zaman sekarang, hari valentine di jadikan hari besar di dunia barat. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi. Valentine’s Days juga merambah ke indonesia. Kartu valentine yang pertama kali dibuat, di produksi massal oleh Esther A Howland sekitar tahun 1847. Setiap negara merayakan hari valentine dengan cara yang berbeda beda. Misalnya saja di Jepang, para gadis akan membuat sendiri coklat dan memberikannya pada pemuda yang dia sukai.
Valentine di Masa Sekarang

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com
Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan per tahun.[1] Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.
Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bungamawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.
Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.
Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka ataupun teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.
Sumber:
http://www.mygodisone.com/2016/02/asal-usul-sejarah-valentines-day-muslim.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Kasih_Sayang#Sejarah
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tuesday, June 28, 2016
Sastra : Label kebudayaan
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Bila kita berbicara mengenai sastra, tentu kita akan membicarakan tentang berbagai objek dari sastra itu sendiri, seperti novel, puisi, cerpen, essay dan hal lainnya yang berhubungan dengan sastra. Tentu seorang yang ingin memnjadi seorang sastrawan haruslah rajin dalam membaca karya sastra. Kenapa? Karena sebagian besar karya sastra yang ada di dunia ini dibentuk dalam bentuk tulisan yang dibukukan dan kemudian dipublikasikan. Jika, kita tahu bahwa sastra identik dengan membaca lalu apakah demikian dengan orang yang menggeluti bidang tersebut? Seorang sastrawan dengan strata tertentu mungkin akan membaca buku di setiap waktu luang yang dia miliki, dengan membaca dia akan menjadi lebih paham kenapa suatu karya dapat laris di pasaran (jika sang sastrawan berorientasi pada uang) dan juga tentu dia akan tahu kenapa karya sastra dapat disebut sebagai produk dari budaya tertentu (jika sang sastrawan lebih berorientasi pada kebudayaan). Namun hal itu tidak sepenuhnya benar jika kita menengok pada mahasiswa sastra yang ada di Indonesia, khususnya di UNDIP. Tempat saya kuliah.
Saya adalah seorang mahasiswa di jurusan Sastra Inggris UNDIP dan karena itu saya tahu benar apa yang dilakukan sebagian beasar mahasiswa sastra yang ada di UNDIP itu sendiri. Masalah kritis yang dihadapi oleh mahasiswa sastra di UNDIP adalah mereka terlalu memuja budaya baru yang berkembang di masyarakat dan cenderung lebih menekankan aspek kesenangan. Hal itu bisa dilihat dari kebiasaan mahasiswa sastra di FIB UNDIP pada saat jeda kuliah, mereka lebih cenderung membicarakan tren yang berkembang di masyarakat seolah mengikuti tren murahan yang dibuat oleh pasar untuk mencuci otak mereka dengan segala sesuatu yang sebenarnya tidak penting seperti, Zeyn Malik yang keluar dari 1D, kemudian ada juga pembicaraan tentang artis-artis Korea, kemudian ada juga yang berjiwa sosial media yang setiap detiknya memperhatikan gadget mereka demi mengetahui tern bodoh lainnya, sementara di dalam perpustakaan yang notabene adalah tempat untuk membaca buku dan mencari sumber referensi ilmu yang berhubungan dengan sastra itu sendiri hanya dijumpai sedikit orang didalamnya dan tidak semuanya membaca atau belajar, ada yang malah cari wifi, ada yang membicarakan hal tidak penting lagi-lagi dan bahkan ada yang masuk ke perpustakaan dengan tujuan untuk ngadem (mencari udara sejuk yang berasal dari Air Conditioner). Hal yang ironis memang.
Belum lagi jika kita melihat ke pergaulan luar kampusnya, sama sekali tidak berhubungan dengan sastra, tingkat konsumeritas yang sangat tinggi diiringi dengan laju pemborosan bahan bakar yang terlampau tinggi juga dan kadang kalau kita melihat ke parkiran FIB UNDIP sekilas kita akan melihat bentuk miniatur PRPP, motor semua isinya. Sebuah ironi yang mencengangkan jika dilihat dari label mereka yang mencantumkan nama sastra. Seorang sastrawan seharusnya memiliki pemikiran yang jernih, bukan menirukan tren murahan yang ada di pasaran tapi membuat suatu terobosan baru yang mungkin akan menjadi tren pasar berikutnya. Inovasi sangat diperlukan di dunia yang baru ini, semua orang yang sudah kehilangan daya imajinasi akan terus mengikuti apa yang disajikan oleh pasar tetapi mereka yang masih mampu berimajinasi dan melakukan improvisasi terhadap imajinasi itu sendiri dialah yang akan sukses di dunia baru ini. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Albert Einstein, “Knowledge is limited but imagination encircle the world.” Dengan kata lain mereka yang mengikuti tren pasar adalah orang berilmu yang tahu mana yang bagus dan mana yang tidak, sementara mereka yang mampu membuat tren itu laris dipasaran adalah orang yang berimajinasi karena dia tau apa yang akan laris di pasaran.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
orientasi PNS, Mindset orang Indonesia
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Untuk mendapatkan masadepan yang cerah sebenanya tidak butuh macam-macam, hanya butuh tekad dan keberanian. Nggak butuh ijasah sarjana, nggak butuh gelar yang berantai, nggak butuh pendidikan yang tinggi. Ingat ! yang dibutuhkan hanyalah tekad dan keberanian. Tekad yang kuat untuk menggapai impian, keberanian yang luarbiasa untuk menentang segala keterbatasan.
Kebanyakan Mind set orang Indonesia, sekolah itu penting biar punya masadepan yang cerah. Sekolah setinggi-tingginya biar bisa adi pegawai, kalau dianalisa lagi ngapain sekolah tinggi kalo akhir-akhirnya cuma bisa jadi pegawai, kerja di belakang meja melakukan pekerjaan yang monoton dan itu-itu aja yang sebenarnya pekerjaan itu bisa dilakukan oleh orang dengan lulusan SD. Ini asalah sebuah contoh nyata, bukan bermaksud untuk merendahkan pekerjaan orang. satu hari saya ke perpustakaan, sepi banget di dalamnya hanya ada beberapa orang dan petugas perpustakaan.
Kemudian saya iseng-iseng Nana ke petugas perpustakaannya, soalnya keliatannya pekerjaan yang dia lakukan itu “enak banget”. Saya bertanya kepada mas-mas penjaga perpus, “mas, kalo di perpus mas kerjanya ngapain aja sih? Kayaknya enak banget, kerja bisa sambil baca-baca buku.” Si mas nya jawab “Cuma nata-nata buku, sama bikin pembukuan sirkulasi buku”. Mulut yang frontal ini bertanya lagi, “ maaf mas, kalo biar bisa kayak ini lulusan SMA bisa?’. Mas nya jawab lagi “kurang tau sih, setauku minimal S1”. Aku Nana lagi, “terus mas lulusan apa? S1?”. Masnya jawab, “iya”. Itu hanyalah sepenggal percakapan yang kami lakukan, dari situ saya berfikir kenapa dengan pekerjaan yang seperti itu harus dengan ijasah S1? Orang diluar sana yang tidak punya pekerjaan karena nggak punya ijasah pun sebenarnya bisa melakukan hal semacam itu, kalau sudah diajari.
Kemudian saya iseng-iseng Nana ke petugas perpustakaannya, soalnya keliatannya pekerjaan yang dia lakukan itu “enak banget”. Saya bertanya kepada mas-mas penjaga perpus, “mas, kalo di perpus mas kerjanya ngapain aja sih? Kayaknya enak banget, kerja bisa sambil baca-baca buku.” Si mas nya jawab “Cuma nata-nata buku, sama bikin pembukuan sirkulasi buku”. Mulut yang frontal ini bertanya lagi, “ maaf mas, kalo biar bisa kayak ini lulusan SMA bisa?’. Mas nya jawab lagi “kurang tau sih, setauku minimal S1”. Aku Nana lagi, “terus mas lulusan apa? S1?”. Masnya jawab, “iya”. Itu hanyalah sepenggal percakapan yang kami lakukan, dari situ saya berfikir kenapa dengan pekerjaan yang seperti itu harus dengan ijasah S1? Orang diluar sana yang tidak punya pekerjaan karena nggak punya ijasah pun sebenarnya bisa melakukan hal semacam itu, kalau sudah diajari.
Inilah uniknya negeri ini, kuliah hanya ingin dapat ijasah buat nyari pekerjaan dan biar bisa jadi PNS, biar bisa di cap jadi orang yang mapan. Pemikiran seperti ini ibarat sudah menjadi paradigma baru di negeri ini, ketika semua orang berbondong-bondong ingin menjadi PNS, dengan alasan gajinya udah pasti. Jadi PNS sih nggak masalah, dengan catatan dengan kerja yang baik, memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat.
Fenomena yang terjadi, para PNS yang udah “jadi” PNS hasil kerjanya hanya sebatas kerja, toh kerja dengan giat ataupun kerja dengan malas-malasan gajinya tetaplah sama. Pemikiran-pemikiran seperti ini lah yang akhirnya mengakibatkan fasilitas pelayanan-pelayanan publik yang di lakukan oleh instansi pemerintahan seringkali menghasilkan pelayanan yang kurang nyaman. Sangat berbanding terbalik memang dengan pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh instansi swasta yang mengutamakan kenyamanan bagi masyarakat. Andai saja instansi pemerintah bukan pemegang kendali utama dalam pelayanan publik. Pasti masyarakat sudah berpindah dari pelayanan yang dilakukan oleh instansi pemerintahan ke instansi swasta.
Fenomena yang terjadi, para PNS yang udah “jadi” PNS hasil kerjanya hanya sebatas kerja, toh kerja dengan giat ataupun kerja dengan malas-malasan gajinya tetaplah sama. Pemikiran-pemikiran seperti ini lah yang akhirnya mengakibatkan fasilitas pelayanan-pelayanan publik yang di lakukan oleh instansi pemerintahan seringkali menghasilkan pelayanan yang kurang nyaman. Sangat berbanding terbalik memang dengan pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh instansi swasta yang mengutamakan kenyamanan bagi masyarakat. Andai saja instansi pemerintah bukan pemegang kendali utama dalam pelayanan publik. Pasti masyarakat sudah berpindah dari pelayanan yang dilakukan oleh instansi pemerintahan ke instansi swasta.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, June 26, 2016
Persiapan menuju sukses
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Kesuksesan adalah sesuatu yang selalu diinginkan oleh semua orang. Namun tidak semua orang bisa mendapatkannya begitu saja, selalu ada yang menjadi penghalang menuju jalan kesuksesan tersebut. Sebelum saya masuk ke materi yang lebih dalam, saya ingin mendefinisikan kesuksesan menurut jalan pikiran saya, “Kesuksesan akan kita raih disaat kita mampu bangkit dari sebuah kegagalan.” Sekiranya itulah kata kunci kita pada hari ini. Untuk meraih sebuah kesuksesan tentu ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, diantaranya adalah :
1. Menentukan apa yang ingin kita lakukan
Menentukan apa yang ingin kita lakukan bukanlah perkara mudah. Untuk melakukan hal yang satu ini kita harus benar-benar tahu siapa diri kita, apa yang kita sukai dan menengok kembali ke belakang kepada diri kita dimasa lalu. Menentukan hal yang kita inginkan haruslah sesuai dengan keahlian kita karena jika kita ingin melakukan sesuatu tapi tidak memiliki keahlian tersebut tentu hasilnya tidak akan maksimal.
2. Menegenali siapa kita
Pengenalan diri sendiri itu penting. Jangan berpikir untuk melakukan sesuatu sebelum kalian tahu siapa diri kalian yang sebenarnya, karena jika kalian memualai tanpa tahu siapa diri kalian kemungkinan terburuknya adalah kalian akan termakan oleh orang lain dengan kata lain terlalu sering bergantung pada orang lain.
3. Jangan menyerah
Menyerah hanya dilakukan oleh orang yang lemah, tidak memiliki kepercayaan diri dan takut akan kegagalan. Selalu berusaha apapun hasilnya, jangan berhenti karena sebuah kegagalan karena keberhasilan akan terasa lebih manis setelah mengalami beberapa kegagalan.
4. Benamkan pikiran tentang kegagalan
Selalu berpikir positif anggap bahwa kegagalan itu tidak ada. Anggap saja bahwa kegagalan yang kalian terimaadalah sebuah proses dimana kreatifitas kalian diasah. Semakin sering orang mengalami kegagalan, semakin pintar juga dia dalam menyiasati kegagalan. Itu kuncinya.
5. Jangan terlalu banyak berpikir
Pikiran adalah kunci kegagalan, karena rasa takut akan kegagalan selalu berawal dari pikiran yang negatif akan sesuatu. Pikiran juga kadang menyesatkan terlebih jika pikiran kita sudah dipengaruhi orang lain.
Kelima hal diatas dapat kalian jadikan sebagai acuan dalam meraih sukses di masa depan. Seperti yang saya tuliskan diatas, “kesuksesan adalah disaat kita mampu bangkit dari sebuah kegagalan.” Ketakutan akan kegagalanlah yag seringkali menjadikan orang mengalami sebuah kegagalan. Pikiran-pikiran negatif yang senantiasa melayang didalam otak manusia selalu membuat orang merasa skeptis, selalu merasa minder untuk melakukan sesuatu. Jadi, mulai sekarang jadilah orang yang mampu berpikir secara positif agar tidak ada lagi rasa takut akan sebuah kegagalan. Salam pecundang.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tuesday, February 2, 2016
Membaca dan menulis, kombinasi yang sempurna untuk berfikir kritis
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Membaca dan menulis, kombinasi yang sempurna untuk berfikir kritis
Dengan membaca bisa selain menambah informasi, ternyata dengan membaca mempunyai manfaat yang lebih dari sekedar memperoleh informasi. Membaca bisa membuka pikiran seseorang agar bisa melihat atau menilai sesuatu dari sudut yang lain. Bahkan dengan membaca juga bisa mempengaruhi pemikiran seseorang, hebat kan. Dengan sekian banyak manfaat membaca bagi seseorang tapi tidak semua orang sadar untuk membaca. Meskipun sebenarnya kebanyakan orang terutama pemuda sudah punya kebiasaan “membaca”, meski sekedar membaca postingan di media social. Tidak salah si memang, tapi banyak sekali postingan di media social yang memberikan informasi palsu, hanya untuk mencari sensasi, popularitas dan sebagainya. Ini nih yang menjadi kekurangan postingan di media social, jika pembaca tidak memiliki pemikiran yang kritis mengenai kebenaran dari informasi yang dia dapatkan, dia bisa dengan mudah “teracuni” oleh postingan yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Ketika membaca hal yang harus dilakukan adalah jangan pernah langsung percaya sepenuhnya terhadap informasi yang dibaca, cari tau kebenarannya, bisa jadi isi postingan itu hanyalah opini dari si penulis tanpa ada dasar yang kuat. Cerna informasi yang didapan sebaik mungkin, jangan langsung menelannya bulat-bulat. Bukan ular kan? Dengan sikap yang yang seperti itu, tidak menelan bulat-bulat informasi yang didapatkan, secara tidak langsung melatih seseorang untuk berfikir kritis. Pemikiran yang kritis ini sangat penting terutama bagi para pemuda yang sedang menempuh pendidikan. Seseorang yang mempunyai kemampuan berfikir kritis ini seringkali menghasilkan sebuah ide atau gagasan yang out of the box, orang orang seperti inilah yang dibutuhkan di negeri ini dan dunia yang semakin modern ini. dimana cara-cara konvensional ditinggalkan dan berbagai inovasi-inovasi digalakkan. Hanya orang-orang yang mempunyai pemikiran out of the box yang mampu menghasilkan ide-ide cemerlang yang mungkin tidak pernah dipikirkan oleh orang lain.
bagaimana kaitannya membaca dengan menulis, kenapa kok bisa membantu seseorang untuk berfikir lebih kritis. Sebenarnya dengan menulis adalah dengan menuangkan gagasan seseorang kedalam senbuah tulisan. Dengan menulis, seseorang bisa belajar bagaimana cara menyampaikan gagasannya dengan baik, santun, dan tidak menyinggung perasaan oranglain. Sangatlah diharapkan orang-orang yang mempunyai pemikiran-pemikiran kritis ini untuk menuangkan pemikirannya ke dalam sebuah tulisan. Selain dia bisa berbagi informasi, dengan menulis bisa mengikat informasi yang didapatkan dia juga bisa lebih memahami informasi tersebut.
Lagi-lagi, hal seperti ini sangatlah bermanfaat buat para pemuda yang sedang menjalani proses mencari ilmu. Ketika dia membaca dia akan mendapatkan informasi yang sifatnya sementara, namun ketika ia menuliskan informasi yang didapatkan, informasi itu akan tersimpan dengan baik di memory. Namun sangat disayangkan, dengan manfaat yang begitu besar itu masih banyak pemuda di negeri ini yang mau membaca dan menulis. Padahal mereka adalah agent of chane untuk negeri ini lebih baik.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)