sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Artikel Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Artikel Bahasa Indonesia. Show all posts
Sunday, September 16, 2012
Jendral koq begitu ya?!!
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sebenarnya aq enggan membuat posting ini, dan lagian aq nggak ada urusan sama sekali dengan hajatan pilgub DKI. Tapi sepak terjang Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli benar2 mengusik nuraniku. Sadar apa enggak pasangan ini telah menelanjangi dirinya-sendiri dan menyuguhkan tontonan buruk bagi masyarakat!!!. Aq bukan simpatisan Jokowi-Ahok, karena aq yakin pasangan 'muda' ini bisa diandalkan, bijak dan pola berpikir serta bicaranya logis, intelek, sistematis dan terstruktur. Lalu bagaimana dengan Foke-Nara?.
Aq nggak ingin bahas kehebohan (dalam arti negatif) yg dibuat Foke-Nara yang udah banyak diekspose berbagai Media dan udah diketahui banyak orang. Kalo Foke dan Nara pernah berkoar (dalam acara silaturahmi warga betawi) akan mencoret KTP dan menyuruh pergi warga Betawi yg tidak memilih pasangan ini...harusnya dua orang ini juga konsekuen kalo ampe kalah ya harus minggat dari tanah betawi karena udah bikin malu orang Betawi di kandang sendiri!. Gitu harusnya. Tapi apa mereka mau dan konsekuen????. Tidak adil bagi warga Betawi dunk....yg telah 'digencet' kalo nggak memilih pasangan ini disuruh keluar dari Betawi, sedang mereka nggak ada konsekuensi sosial apapun dari warga Betawi kalo kalah dalam pilgub DKI. Kalo ucapannya kemarin dimaksudkan hanya 'guyonan', sungguh cara bercanda yg kurang cerdas!!.
Hari ini kenikmatanku sangat terganggu dalam menyaksikan pengajian akbar yg rutin diadakan oleh TV One tiap jam 3 sore. Knapa?...ya ada Fokelah kalo begitcu...yg ikut hadir di acara itu dan cara bawa si Ustadnya yg lain dari biasanya sehingga nuansanya jadi pengajian politik. Tentu saja Fokelah kalo begitcu yg diberi kesempatan untuk ngomong tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Menyebalkan!! Pengajian umum yg ditayangkan untuk nasional jadi pengajian politiknya dia dunk.
Setelah itu menyaksikan debat kandidat gubernur dan wakil gubernur DKI di Metro TV, sungguh menyaksikan debat yang memalukan!!. Pasangan muda (Jokowi-Ahok) tampak berpikir dan berbicara secara logis, sistematis dan santun. Sedang pasangan manula itu tampak begitu emosional. Tidak ada ide segar dari Foke-Nara dan bicaranya pun terlalu normatif, umum, tidak spesific dan nggak ada point2 penting yg digelontorkan, malah cenderung berkali-kali menyerang (scr langsung) pasangan Jokowi-Ahok secara pribadi (padahal ini sesi adu program). Mereka terlihat emosional banget ketika Ahok mampu mematahkan argument2 Foke-Nara.
Ketika debat kandidat memasuki sesi saling bertanya langsung, aq pamit sama Ibu tuk masuk kamar mau rebahan dulu, sedang Ibu terus menyaksikan acara itu. Bagiku tontonan tersebut nggak lagi menarik karena Foke-Nara nggak mampu berdebat secara intelek dan elegant.
Ketika ibu melintas di depan pintu kamarku dan pamit mau tidur, sempat aku tanya bagaimana akhir debatnya. Jawabanya begitu mengagetkan; si Nachrowi 'mendadak' berbicara bergaya tionghoa...Haiya..Ahok..haiyahh...kita kan sodala ya..sodala... Kata ibu mungkin dia jengkel karena di-skakmat terus sama si Ahok. Wah ini dah nggak bener....dah pelanggaran ini!. Kalo 'candaan' itu diucapkan pelawak/komedian di atas panggung Sri Mulat atau Opera van Java...bisa jadi mengundang gelak tawa. Melecehkan suatu golongan dalam forum debat di tv public? jelas nggak lucu!!!!. Kemana jiwa prajuritnya?. Seorang prajurit sejati seharusnya mampu mengontrol dirinya-sendiri, karena prajurit itu harus mampu mengayomi semua golongan dan etnis serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Bukan malah men-diskreditkan etnis tertentu sekalipun dia itu lawan politiknya. Ketika kita lahir kan nggak bisa milih lahir sebagai orang Jawa, China, Yahudi, Bali, Papua, Suku Anak Dalam, Arab dsb. Juga ketika lahir kita pun nggak ada tawaran apapun sebelumnya, apakah kita bisa memilih untuk dilahirkan di tengah-tengah keluarga Islam, Nasrani, Atheis, keluarga artis-pengusaha-kaya-miskin-PNS, lahir di sebuah keluarga di Pondok Indah atau di tengah keluarga petani transmigran di daerah pedalaman Kalimantan. Kan Allah menciptakan kita.....ya tahu2 kitanya nongol gitu aja di tengah2 keluarga kita masing2 sejak dulu ampe sekarang ini.
Risih banget saya kalo ada calon pemimpin yg meledek golongan tertentu demi kepentingan politiknya yg ujung2nya nanti paling juga kepentingan pribadi dan keluarganya. Jendral macam apa itu?...Dan rugilah bagi pengusaha2 dan simpatisan Tionghoa yg telah memberikan duitnya untuk mendanai kampanye pasangan ini. Karena belum apa2 dah ngeledekin.
Suara rakyat adalah suara Tuhan, begitu kata orang (asal jangan ada kecurangan dan manipulasi suara lho), jadi siapapun yg terpilih nanti sudah jadi pilihan masyarakat dan garis kehendak Tuhan. Smoga warga DKI mendapat pemimpin yang terbaik. Baik bagi Jakarta dan baik pula untuk Indonesia.
best regards,
Sahabat diperkenankan me-repost | copas artikel di blog ini tanpa harus mencantumkan admin / author / blog ini sebagai sumbernya. Tetapi bila ada referensi | daftar pustaka | bibliography yang saya pakai dalam menyusun sebuah artikel, mohon untuk tidak dihapus, karena menyangkut etika dalam membuat suatu karya tulis. Terima kasih ^_^
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, September 2, 2012
Cara Gampang Blogwalking [sebuah alternatif]
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Emang blogwalking tuh sulit?.....ya enggaaak sich, tapi dah nggak semudah dulu waktu tampilan lawas profil blogger dan sebelum bercampur dengan tampilan profil google plus. Dulu sich dari tampilan lawas profil blogger kita bisa dengan mudah menemukan blog-blog lain yang punya kesamaan hobi atau minat, kesamaan lokasi, jenis pekerjaan dan sebagainya. Tapi semenjak sebagian udah pake tampilan profil baru (profil google plus) dan sebagian lagi memilih mempertahankan tampilan profil yang lama, cara-cara diatas tersebut menjadi relatif nggak semudah dulu dalam menemukan blog sesuai dengan yang kita kehendaki. Kalo mengunjungi blog berdasarkan komentar seseorang yang kebetulan kita lihat di sebuah blog ketika blogwalking, kita juga blum ada gambaran jelas tentang blognya.
Minggu ini saya menemukan Direktori Blog Indonesia, setelah saya baca-baca bentar visi-misinya, saya langsung berminat mendaftar.
- Apa untungnya?......
- ya buanyak!.
- Sebutin tiga aja!......
- Oke..oke...gini sobat;
- Pertama, yang pasti bisa promo blog....
- trus kedua, blog kita juga di review. Waktu saya mengajukan koreksi atas diskripsi blog....respon pembetulannya juga cepat dari salah satu adminnya yang bernama mBak Alya Soraya (orangnya bening lho..... sure!).
- Nah yang ketiga, ini berkaitan dengan judul diatas, kita bisa dengan mudah berkunjung ke blog-blog yang memiliki kesamaan minat atau blog yang mengangkat tema yang sama. Bisa aja kita berkunjung ke blog yang berbeda tema dengan blog kita tapi isue-isue yang mereka angkat kebetulan juga kita minati dan artikel-artikelnya dibutuhkan tuk referensi ataupun sekedar menambah wawasan. Direktori Blog Indonesia tuh udah mengklasifikasikan blog ke dalam beberapa kategori, sehingga mempermudah menemukan apa yang kita cari.
- Trus yang keempat (lho tadi katanya tiga?!....biarin...lanjuuut!), kita diperbolehkan mengirimkan artikel (baca dulu syarat-syaratnya ya). Tunjukkan kalo sobat tuh seorang penulis berbobot yang karya tulisnya patut disimak banyak orang.
- Yang kelima....ehmmm...apa yaaa....???...udah dech mending sobat langsung ke (klik) TKP nya aja. Dan jangan pura-pura lupa klik iklan-iklan mereka juga dunk.....
best regards,
Sahabat diperkenankan me-repost | copas artikel di blog ini tanpa harus mencantumkan admin / author / blog ini sebagai sumbernya. Tetapi bila ada referensi | daftar pustaka | bibliography yang saya pakai dalam menyusun sebuah artikel, mohon untuk tidak dihapus, karena menyangkut etika dalam membuat suatu karya tulis. Terima kasih ^_^
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Tuesday, August 28, 2012
Mitos Dibalik Motif Batik
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Motif batik ada banyak sekali dan dalam perkembangannya mengalami berbagai perubahan bentuk dari motif aslinya. Kami akan mengulas beberapa motif batik yang dianggap sepuh (kuno).
Motif Sido Luhur
Pertama kali motif ini dibuat oleh Ki Ageng Henis, kakek dari Panembahan Senopati (pendiri kerajaan Mataram Islam di Kota Gedhe, Yogyakarta). Motif ini dibuat khusus untuk anak-keturunannya dengan harapan agar si pemakainya memiliki hati dan pikiran luhur sehingga hidupnya bermanfaat bagi masyarakat banyak. Motif ini kemudian dimanifestasikan oleh Nyi Ageng Henis ke dalam lembaran kain (dicanting). Mitosnya, Nyi Ageng selalu megeng (menahan) nafas dalam mencanting sampai habisnya malam (lilin yang digunakan untuk membatik berbahan baku dari sarang lebah) dalam canting tersebut. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi terjaga dan seluruh doa dan harapan dapat tercurah secara penuh ke kain batik tersebut. Sampai saat inipun secara umum proses penciptaan batik masih sama seperti jaman dulu. Tugas membuat motif /patron (disebut nyorek dalam bahasa Jawa) dikerjakan laki-laki, sedang wanita yang mencanting.
batik motif sido luhur
Motif Parang
Motif ini dibuat oleh Panembahan Senopati, raja pertama kerajaan Mataram Islam yang bertahta 1530-1543. Panembahan mendapat inspirasi semasa ia melakukan teteki (menyepi dan bersemadi) sebelum menjadi raja, di goa pinggir Laut Selatan (sekarang dikenal sebagai pantai Parangkusumo, salah satu obyek wisata di Yogyakarta). Ia begitu kagum terhadap stalagmit dan stalaktit yang ada di dalam goa yang dalam pandangan Panembahan sangat khas, khususnya pada saat gelap. Setelah menjadi Raja Mataram, ia pun memerintahkan para putri kraton untuk mencanting motif tersebut.
batik motif parang kusumo
Motif Truntum
Biasanya motif batik dianggit (dicipta) oleh kaum lelaki, sedang motif truntum adalah salah satu bentuk pengecualian. Motif ini dibuat oleh Kanjeng Ratu Beruk, selir dari Paku Buwono III (bertahta 1749-1788) di kraton Surakarta. Kanjeng Ratu Beruk bukan dari kalangan bangsawan tetapi anak dari seorang abdi dalem kraton bernama Mbok Wirareja. Persoalan status ini menjadikan Kanjeng Ratu Beruk selalu gundah. Ia mendamba jadi permaisuri kerajaan, sebuah status yang begitu dihormati dan dipuja. Tapi lebih dari semua itu, Kanjeng Ratu Beruk ingin selalu berada di samping sang raja agar malam-malam sunyi tidak ia lewati sendirian.
Pada suatu malam, perhatian Kanjeng Ratu Beruk tertuju pada indahnya bunga tanjung yang jatuh berguguran di halaman keraton yang berpasir pantai. Seketika itu juga ia mencanting motif truntum dengan latar ireng (hitam). Ini refleksi dari sebuah harapan, walaupun langit malam tiada bulan, masih ada bintang sebagai penerang. Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Sekecil apa pun kesempatan, ia tetap bernama kesempatan.
batik motif truntum
Motif Udan Riris
Paku Buwono III juga dikenal sebagai kreator motif batik. Beliau memegang tahta saat kraton Surakarta (Solo) banyak mengalami guncangan perpecahan pasca perjanjian Giyanti (1755). Mengacu pada hasil perjanjian Giyanti yang membagi wilayah dan isi keraton Kasunanan Surakarta, sebagian pusaka dan batik kraton pun telah dibawa ke Jogja oleh Pangeran Mangkubumi yang kemudian jumeneng (bertahta) sebagai raja pertama kerajaan Jogjakarta (Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat). Dimulailah perang dingin antara Solo dan Jogja pada masa itu (perhatikan yg dicetak tebal!). Kerap terjadi saling ejek antara orang Solo dan Jogja. Batik Solo motif Krambil Sesungkil dan Slobok yang dipakai para isteri bangsawan untuk melayat, di Jogja dipakai untuk para punakawan (batur=pembantu) dalam kisah pewayangan. Begitu juga sebaliknya, batik Jogja motif Kawung yang dipakai bangsawan untuk melayat, di Solo dipakai oleh para punakawan. Saling ejek yang dirasa sangat menghina ini membuat Paku Buwono terguncang batinnya. Untuk meredam kegundahan hatinya, beliau melalukan teteki (menyepi atau semedi) dengan cara kungkum (berendam) di kali (sungai) Kebanaran. Lokasinya dekat dengan makam leluhurnya yaitu Ki Ageng Henis. Kungkum dilakukan pada malam hari dan hanya ditemani sebuah teplok sebagai lampu penerangan. Waktu dini hari, hujan gerimis mulai turun seakan turut sedih melihat kondisi saat itu. Bayangan hujan gerimis yang tertangkap oleh cahaya lampu teplok itulah yang di kemudian hari menjadi inspirasi motif udan riris (hujan gerimis).
batik motif udan riris
Masa Paku Buwono IV bertahta (1788–1820) terjadi kebebasan berekspresi bagi rakyat kebanyakan. Jika sebelumnya batik dijadikan sebagai salah satu alat untuk menjalankan kekuasaan, maka pada masa Paku Buwono IV banyak motif batik yang lahir dari kalangan rakyat biasa. Dan mitos-mitos baru pun banyak bermunculan.
Kesimpulan author;
Begitu dalam makna yang tersirat dalam motif-motif batik kuno sebagai manifestasi doa dan harapan serta pengalaman batin sang kreator.
Referensi:
- terangkum dari berbagai pendapat KRT Winarso Kalinggo Honggopuro (alm.)
(Kepala Komite Museum Radya Pustaka Solo, wafat dan dimakamkan
hari Jum'at 29 Oktober 2010) seperti yang pernah termuat dalam
kabarsoloraya.com dengan penulis asli-Hendro.
- foto2 pitoyo.com dan berbagai sumber
- gambar ilustrasi-rumahbatik.com
| repost artikel diatas dalam mode html |
best regards,
Sahabat diperkenankan me-repost | copas artikel di blog ini tanpa keharusan mencantumkan admin / author / blog ini sebagai sumbernya. Tetapi bila ada referensi | daftar pustaka | bibliography yang saya pakai dalam menyusun artikel, mohon untuk tidak dihapus, karena menyangkut etika dalam membuat suatu karya tulis. Terima kasih ^_^ atas kesediaannya me-repost | copas artikel-artikel di blog ini untuk memperluas manfaat dan wawasan.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Saturday, August 25, 2012
Membangun 'Kepribadian' Blog
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Ini bukan artikel tutorial, tapi hanya berbagi pengalaman pribadi selama aktif nge-blog. Tak terasa dah 2 tahun saya nge-blog meski sempat juga hampir setahun absen. Selama rentang waktu tersebut udah belasan kali saya ganti template. Sempat pula mengalami kebingungan mencari tema khusus untuk blog saya...tapi malah bimbang. Jika hanya mengangkat satu-dua tema aja apakah nanti akan mempersempit ruang lingkup saya sendiri dan juga para pembaca?. Yah akhirnya saya jadi vegetarian juga alias isi blog tetep gado2 seperti kebanyakan blog di Indonesia. Lagian saya bukanlah orang yg memiliki keahlian khusus. Kalo pake latar belakang pendidikan, Bahasa dan Sastra Jerman, malah nggak ada yang baca!!!. Lidah pembaca juga bisa ketelan kalo saya ngotot bikin posting berbahasa Jerman. Tapi sejak tulisan ini saya buat, saya udah menemukan kepribadian baru (uwiih...merah-bold-italian-underline...mantaff) untuk blog saya ini;
- Secara perlahan saya akan lebih banyak memposting artikel dalam bahasa Jawa. Banyak blog yg menggunakan bahasa jawa tapi rata2 saya lihat nggak bertahan lama. Komentarnya juga dikit bahkan tidak ada. Ya emang membaca artikel berbahasa jawa enggak mudah, banyak orang yg nggak bisa bahasa jawa bahkan, orang Jawa sendiripun udah mulai sedikit yg bisa bahasa Jawa. Mungkin mau beri komentar juga ragu karena kurang paham dg artikel yg mereka baca. Tentu langkah ini beresiko mempersempit pembaca blog, hanya yang paham bahasa jawa. Tapi biarlah...saya menemukan kesenangan tersendiri ketika membaca artikel berbahasa jawa dan saya juga merasa enjoy menulis dalam bahasa jawa.
- Artikel berbahasa Indonesia tetap akan saya buat...hanya jika saya ingin melakukannya dengan pertimbangan untuk kemanfaatan yang lebih luas.
- Artikel berbahasa Inggris juga tetep akan saya bikin, tapi khusus soal pariwisata, budaya dan handicraft. Ya hanya semacam sumbangsih kecil untuk kota dan negeri tercinta. Apalagi Jogja hanya bergantung pada dunia pendidikan dan pariwisata, terutama wisata budaya. Nggak ada industri besar disini, juga bukan kota perdagangan. Kekayaan alam seperti hasil tambang juga nggak ada. So...daripada kalo ada orang asing yang kesasar ke blog ini nggak dapet apa-apa, paling tidak info seputar tourism bisa dijadikan 'oleh-oleh' untuk mereka.
- Beberapa widget seperti followers udah saya buang. Saya terinspirasi dari blog teman baik saya, Jogja Icon, yang juga membuang widget followers dan hanya memasang Fb fan page. Soal followers pernah jadi ganjalan saya, meski dah follow 'ngalor-ngidul' toh enggak di follback juga (hicks!). Ya udah buang aja biar keluar dari mindset saya. Tadinya kotak komentar juga ingin saya non aktifkan dan cukup memasang widget shoutbox. Tapi menurut pertimbangan pribadi, memasang kotak komentar sedikit lebih baik sebagai sarana komunikasi dan interaksi dengan para sahabat daripada shoutbox. Saya perhatikan shoutbox yg dipasang di blog2 hanya berisi pesan singkat visitors untuk promo blognya, sedang dia sendiri belum tentu menyimak apapun isi blog yang dia kunjungi. Rasanya koq kurang menghargai ya, karena apapun yg diposting para blogger pasti ada beberapa artikel yg bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya dari blog yg dikunjungi.
- Oke...saya siap membangun kepribadian baru dan perlahan tapi pasti blog ini akan saya geser menjadi semacam buletin berbahasa Jawa. Sebenarnya ada satu blog lagi yg sudah saya bangun yg bener2 khusus berbahasa jawa. Semua posting menggunakan bahasa Jawa, tapi karena masih ada masalah di template-nya yg sering error jadi belum berani saya publish. Sama seperti yang Mas Johann (Jogja Icon) katakan tentang Majalah Djoko Lodang, sebenarnya saya juga kangen dengan bacaan2 saya dulu seperti Djoko Lodang, Panjebar Semangat, Mekar Sari, Kandha Raharja, dan Kuncung Bawok (pake B lho!). Sekarang paling nggak saya memiliki bacaan bahasa jawa sendiri yang bisa mengobati rasa kangen saya pada 'aura jawa' seperti dulu waktu jaman masih adem-ayem.
met malam,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Wednesday, August 22, 2012
Kejanggalan Dalam Lukisan Columbus
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Banyak sudah blog yang membahas tentang kontroversi Christopher Columbus bukan orang yg pertama menemukan benua Amerika. Saya ingin membahas dari sisi lain. Kebanyakan para seniman barat membuat lukisan, ilustrasi, bahkan patung Columbus sedang berdiri disisi kapalnya sambil meneropong (setidaknya memegang teropong) ketika melihat sebuah pulau yg kini dikenal sebagai benua Amerika. Dan biasanya beberapa ilustrasi memakai embel-embel;'Christopher Columbus looking thru glass for the new world (or perhaps India)' ataupun 'looking for new world'.
Begitu juga tiap perayaan Columbus Day, selain kostum Columbus, teropong juga lekat sebagai asesoris pelengkapnya.
Christopher Columbus lahir tahun 1451 di Genoa, Liguria, Italy dan mendarat ke benua Amerika pertama kali di San Salvador pada tanggal 12 Oktober 1492. Ia meninggal pada tanggal 20 May 1506 di Valladolid, Spanyol. Sedangkan teropong sendiri baru ditemukan satu abad setelah Columbus meninggal. Teropong pertama kali dibuat pada tahun 1608 oleh Hans Lippershey seorang ahli pembuat lensa berkebangsaan Jerman (ada juga yang mengatakan Hans berkebangsaan Belanda). Dua tahun kemudian (1610) Galileo Galilei menyempurnakan teropong dan dianggap sebagai penemu teropong.
Ada juga ilustrasi dan patung dimana ketika diatas kapal Columbus memegang globe (bola dunia) padahal saat itu teori Copernicus tentang Heliocentris dan bumi itu bulat masih mendapat tentangan luas yg pada umumnya kala itu berpandangan kalau bumi itu rata. Dan baru pada jaman Galileo dengan teropongnya-lah yang menguatkan teori Copernicus tersebut, se-abad setelah Columbus meninggal.
Pada tahun 1920 St Cristoffel, sebuah pulau kecil di Inggris yang pertama kali mengeluarkan sebuah perangko bergambar Columbus sedang meneropong menggunakan alat teropong untuk melihat jarak jauh. Dan gambar salah-kaprah itu masih banyak dibuat hingga sekarang. Mungkin lukisan maupun ilustrasi Columbus sedang meneropong ke arah benua baru yg ia temukan terkesan lebih dramatik. Atau mungkin para seniman barat tuch juga males kalo disuruh belajar tentang sejarah ya...hehe.
Terima kasih ,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Monday, August 13, 2012
Blogger 'Bajingan'?!
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Judulnya rada provok. tapi isinya baek2 aja koq, tentang kaidah penggunaan kata. Gini lho sering karena bertujuan untuk keakraban kita sering bertegur sapa antar blogger dengan sebutan sob yang maksudnya sich sobat. Meski ada panggilan lain semisal gan (juragan), bro (brother), sist (sister) dan dab (bahasa 'walikan' dr Jogja yang artinya mas). Saya sering menjumpai kalimat2 baik pada posting maupun kotak komentar ada sisispan kata sob (singkatan dari sobat). Namun bagi orang asing yang menggunakan bahasa inggris mungkin akan terheran2, knapa blogger Indonesia suka saling memaki?. Karena sob dalam bahasa Inggris adalah singkatan dari son of bitch atau sonofbitch (s.o.b), yaitu sebuah makian bajingan...sebagaimana halnya fuck you!. So kalo ada dialog macam gini misalnya;
si A=' gimana nich khabarnya sob?'si B=' baik2 aja sob!'
akan diterjemahkan
si A='how are you sob?'='bagaimana khabarmu bajingan?'
si B='i'm fine thank you sob!'=baik2 saja makasih bajingan!'nah lho?!
Udahan dulu ya postingnya...dah masuk buka puasa tuch...met buka ya sob!.
best regards,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
67 Taoen Merdeka-Seboeah Refleksi
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Oentoek refleksi perïngatan 67 taoen Indonesïa merdeka, soedïlah kïranja toean dan njonja soeka sïmak oeneg2 saja. Saja mengajak toean dan njonja oentoek betoel2 mentjïntai merah-poetïh dengan se'sama, lahïr dan bathïn-nja. Hïndarkan perboeatan tertjela dan khïanat pada Iboe Pertïwi. Tetap pegang tegoeh pada soempah prajoerït, soempah jabatan dan soempah2 laïn-nja soepaya toean dan njonja ta' dïsoempahi banjak orang. Masïh banjak kelïroe jang kïta boeat hïngga negeri ïni masïh tertïnggal dari bangsa2 laïn jang lebïh belakangan merdeka. Karena ternjata masïh banjak orang soeka khïanat pada negerïnja oentoek harta dan beroleh kekoeasaan. Kalaoe tempoe doeloe orang jang khïanat pada bangsa dan negara kena hoekoem mati, ta' demïkïan oentoek zaman sekarang. Mereka dapatlah hïdoep senang, makmoer dan berlïmpa' khoermat. Masïh banjak toegas berat dïpoendak kïta oentoek toenjoe'kan harga dïri kïta punya bangsa. Sekïan makloemat saja dan sïla'kan toean punya lïdah kembali ke posïsi semoela.
best regards,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, August 12, 2012
Cari Peluang Pasar Dalam Negeri
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Kemarin sore pulang dari rumah temen di kawasan Bantul, Yogyakarta dengan bawa kardus besar yang berat banget ngangkatnya. Isinya sample batu-batuan gunung yang sudah diolah plus sebuah flashdisk berisi data2. Ceritanya sich pabrik pengolahan batu gunung milik temen tersebut tak lagi punya buyers luar negeri. Biasanya seluruh produk kerajinan dia diekspor ke Eropa berapapun kontainer yang dipesan. Lha sekarang nie Eropa lagi krisis...sis...jadi ya nggak ada lagi yang beli. Rencananya sich mau minta tolong untuk ikut memasarkan produknya di dalam negeri, ya paling tidak bantu2 promosinya. Nah lho?!.
Sentra2 industri kerajinan lain yang berorientasi ekspor ternyata juga mengalami keterpurukan yang sama. Ini yang bikin saya sebel...kalau Eropa krisis...Amerika krisis...negeri kita terpengaruh ikut-ikutan krisis!. Dan pemerintah akan ngejelasin kalo ini efek domino (hehehe...ketauan dia kalo dulu hobinya main 'gaple'). Tapi mengapa kalo negeri kita yang terpuruk, justru bangsa-bangsa lain malah tambah makmur?. Perasaan dulu waktu orde baru nggak gini2 amat nasib bangsa ini....(hihi...ketauan kalo saya termasuk orang yg menyesal termakan bualannya Pak Amien ttg reformasi).
Saya minta maaf kalo posting2 mendatang akan banyak mengulas tentang dagangan....yaah...namanya juga pesan sponsor. Tapi tetep akan selang-seling dg tema yang lain koq.
best regards,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Saturday, August 11, 2012
Batik....Eforia Sesaat?
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Baru-baru ini Pemerintah memperkenalkan logo baru untuk Batik Indonesia. Meskipun baru di-launching minggu2 lalu, tetapi landasan hukumnya udah ada 2 tahun sebelum batik mendapat pengakuan dari UNESCO tgl. 2 Oktober 2009, yaitu melalui peraturan Menteri Perindustrian Nomor 74/M-IND/PER/9/2007 tentang penggunaan logo Batikmark. Ya baguslah...tapi Anda nggak akan menemukan istilah 'batikmark' dalam kamus bahasa inggris...jadi malah mirip istilah plesetan ala Jogja yah?!....whatever lah..bukan itu yang mau saya bahas.
Sesaat setelah mendapat pengakuan dari UNESCO jika batik identik dengan rakyat Indonesia, ada kenaikan permintaan pasar lebih 60% sehinggga industri2 kecil batik lokal bisa bangkit lagi setelah belasan-puluhan tahun mati suri. Demam batik pun melanda negeri ini. Tapi baru berselang 3 tahun...apa yang terjadi?. "Batik" (dalam tanda kutip) asal negeri Uncle Mao (wuih istilah saya keren yah?! Mao Zedong maksudnya) mendominasi Indonesia. Nah..lho?!. Masyarakat belum mendapat edukasi yang tepat antara batik dengan tekstil motif batik. Semua baju yang ada motif batiknya disebut baju batik. Dengan uang cuman 20ribuan aja kita dah bisa pakai baju batik 'rasa Tiongkok'. Sedang kain batik bikinan lokal paling murah 27ribu per-lembar (panjang 2,15meter) jenis batik cap kualitas biasa. Kalo mau dihitung meteran ya jatuhnya sekitar Rp. 12.600,- per-meternya. Batik Indonesia lebih mahal??...ya kalo Anda pernah menyaksikan sendiri bagaimana selembar kain batik itu dibuat..pasti pendapat Anda akan lain. Rata-rata upah buruh pembatik di pedesaan berkisar 4rb-8rb perhari....lebih mahal sebungkus rokok kan?. Uang segitu masih harus dicukup-cukupkan untuk kebutuhan keluarga, makan, biaya sekolah dan berobat ketika sakit (berobat di Puskesmas aja 3rb untuk beberapa butir vitamin B dan obat kuning 'CTM' mulai dari sakit panu ampe batuk-pilek ya obatnya itu2 juga). Belum lagi kalo dibandingin dengan laju kenaikan harga2 kebutuhan pokok yang bisa lebih cepat dari seorang 'Jeorge Lorenzo' sekalipun!. Yah...cuman sebentar banget kita menikmati kegembiraan pengakuan batik oleh dunia setelah sebelumnya pake acara 'berantem' dulu sama negeri-negeri tetangga yang memiliki klaim yang sama. Tapi pada akhirnya negeri ' The Legend of Condor Heroes' lah yang memetik keuntungan. Dan pelaku usaha kecil batik lokal kembali gigit jari. Sejak era Marie Elka Pangestu (sampai sekarang diganti menteri yang guanteng itu), peran menteri perdagangan kita lebih mirip Atase Perdagangan China di Indonesia. Kacian pak MS Hidayat yang mati-matian mempertahankan eksistensi industri kecil dalam negeri.
Walau bagaimanapun, saya akan tetep setia menggunakan batik lokal karena nilai artistiknya jauh lebih tinggi ketimbang harganya dan biar anak2 buruh batik itu tetap bisa bersekolah. Bule aja suka dengan batik kita, justru kita yang cuman 'bule KW' malah mengabaikannya.
Apapun yang terjadi, my business must go on......ngeeng...ngeeeng.....wuzz...wuzzz....wuuuuiiiirrrrrrr........best regards,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Friday, August 10, 2012
Bakso Kuto
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Salah satu makanan favorit saya .....hmmm bakso! (selain bakmi dan pempek). Seminggu paling nggak 2 kali makan bakso. Udah buanyak warung bakso yang saya jelajahi di kota kecil ini (Jogja). Dari yang model restoran, warung sederhana, kaki lima, gerobak dorong ampe bakso 'pikulan'....dah saya cobain.
Salah satu favorit saya ya Bakso Kuto....tempatnya Cak To. Menu baksonya emang nggak standard....perpaduan dari bakso Malang dan Bakso Solo (dan bertemu di Jogja?). Ada bakso isi keju, bakso isi cabe rawit, bakso isi telor dan bakso isi daging, bakso udang, bakso urat. Makannya selain ditambah sayuran juga ditaburi krupuk udang yang ditumbuk halus (ini biasanya dipakai untuk sajian Soto Lamongan). Selain bakso tersedia juga Siomay....tapi saya belum pernah beli di sini klo yang ini langganan saya di Siomay Mang Aep. Kalo Anda mau cobain pas kalo bener2 laper....habis porsinya bagi saya buanyak banget (maklum 'perut priyayi' jadi kalo makan dikit-dikit...tapi nambah teruuus). Harganya?....komplitnya aja nggak nyampe 15rb!!. Bahkan 12rb seporsi (es teh included) udah kenyang banget (nggak berlaku untuk perutnya si Gayus!). Dan yang paling saya sukai ya....bakso gorengnya itu....uueenakk nan!. Sering saya beli ekstra bakso gorengnya untuk camilan. Lokasinya di jl. Bougenvile, Catur Tunggal, Depok, Sleman, deket dengan kedai kopi Expresso Bar (sebelah utara-timur Kampus UNY) atau...klik aja pada 'Location' dibawah posting ini.best regards,

sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)



































