Showing posts with label kebudayaan Jawa. Show all posts
Showing posts with label kebudayaan Jawa. Show all posts

Wednesday, February 19, 2014

BUKU PRIMBON SASMITA, MIMPI, DAN KEDUTEN

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
BUKU PRIMBON SASMITA, MIMPI, DAN KEDUTEN

Ivan Taniputera
19 Februari 2014



Judul: Sasmita, Ngimpi, Keduten, dan Lain-lain
Penulis: N.A. Srimaya
Penerbit: Marfiah, Surabaja, tahun 1960-an
Jumlah halaman: 36

Ini adalah buku yang membahas mengenai pertanda-pertanda, makna mimpi, keduten (denyutan-denyutan pada tubuh), dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah daftar isinya.



Sebagai contoh adalah makna mimpi menurut jamnya pada halaman 6:

"Djam: 7-10 malam: Titijoni. Bermimpi waktu itu tak akan ada sasmitanja.
Djam: 11-2 malam: Gondojoni. Bermimpi waktu itu tak ada arti dan sering terlupakan.
Djam: 3-6 malam: Puspotadjem. Kebanyakan mengandung arti (sasmita gaibnja) jang perlu diinsjafi."

Selanjutnya pada halaman 7 terdapat pula memaknai mimpi bersadarkan naptu atau hari pasarannya.

Pada halaman 7 terdapat arah tidur yang baik berdasarkan hari pasaran (pancawara dan saptawara) guna menolak kejahatan dan gangguan setan.

Misalnya hari Minggu Pahing ke arah selatan.

Kemudian dijelaskan makna berbagai mimpi.

Masih terdapat pula berbagai firasat berdasarkan jam terjadinya, seperti:

  • Firasat telinga terasa panas.
  • Firasat telinga berbunyi.
  • Firasat hati kedar.
  • Firasat salak anjing di dalam rumah tanpa sebab
  • Firasat kejatuhan cecak.
  • Firasat lebah (tawon besar) yang bersarang
  • Firasat rayap dalam membuat rumahnya
  • Firasat adanya bintang kemukus
  • Firasat kilat tanpa mendung
  • Firasat petir menyambar
  • Firasat berdenyut-denyut (keduten)

Berikut ini adalah contoh halamannya.


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

ANAK HEWAN YANG PALING RINGAN DI DUNIA: KEUNIKAN BAHASA JAWA

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
ANAK HEWAN YANG PALING RINGAN DI DUNIA: KEUNIKAN BAHASA JAWA

Ivan Taniputera
19 Februari 2014


Ternyata anak hewan yang paling ringan di dunia adalah anak gajah. Bagaimana mungkin? Dalam bahasa Jawa anak gajah disebut "bledug," yang juga berarti "debu." Jadi menurut bahasa Jawa "anak gajah" ini bisa ditiup angin dengan mudah, bahkan dapat membuat mata kelilipan.





Bagaimana yang belum memahaminya, salah satu keunikan bahasa Jawa adalah anak-anak hewan diberi istilah sendiri-sendiri, contohnya:
  • Anak gajah disebut bledug
  • Anak cecak disebut sawiyah
  • Anah bandeng disebut nener
  • Anak kambing disebut cempe
  • Anak kucing disebut cemeng
  • Anak anjing disebut kirik
  • Anak tikus disebut cindil
  • Anak kadal disebut tobil
  • Anak kera disebut kowe (kowe ini dalam bahasa Jawa juga berarti "kamu")-sehingga ada pertanyaan jebakan yang berbunyi "kowe anak apa?" Dengan demikian artinya bisa berarti "kamu anak siapa?" Bagi yang terjebak akan menjawab "anak kethek (kera)." Sang penanya akan tertawa terbahak-bahak.
  • Anak kerbau disebut gudel
  • Anak kuda disebut belo
  • Anak macan disebut gogor

Yang lucu adalah anak salah seorang teman waktu ulangan bahasa daerah, ketika menjawab pertanyaan anak asu diarani..... (anak anjing disebut.....), maka dijawabnya "asu cilik" (anjing kecil). Anak tikus diarani..... (anak tikus disebut......), maka dijawabnya "tikus cilik" (tikus kecil). Anak wedhus diarani..... (anak kambing disebut......), maka dijawabnya "wedhus cilik" (kambing kecil). Anak kucing diarani..... (anak kucing disebut......), maka dijawabnya "kucing cilik." Akibatnya ulangannya mendapat nilai nol.

Demikianlah salah satu keunikan bahasa Jawa.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Tuesday, February 18, 2014

APAKAH DI DUNIA INI YANG TIDAK MUNGKIN MATI?

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
APAKAH DI DUNIA INI YANG TIDAK MUNGKIN MATI?

Ivan Taniputera
18 Februari 2014

Jikalau mendapatkan pertanyaan ini, maka mungkin kebanyakan orang akan menjawab "tidak ada." Namun sesungguhnya di dunia ini ada sesuatu yang tidak mungkin mati. Apakah itu? Jawabannya adalah aksara Jawa:
  • Ha
  • Ra
  • Nga
Ketiga aksara tersebut sudah memiliki bentuk aksara matinya sendiri, sehingga tidak boleh "dipangku" atau dimatikan dengan tanda "pangkon."



Aksara ha tidak boleh "dipangku" lagi karena jika kita ingin menuliskan huruf mati "h," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "gajah."

Aksara ra tidak boleh "dipangku" lagi karena jika ingin menuliskan huruf mati  "r," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "layar."

Aksara nga tidak boleh "dipangku" lagi karena jika ingin menuliskan huruf mati "ng," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "cecak."

Jadi aksara "ha, ra, dan nga" dalam aksara Jawa mutlak tidak bisa mati.

Bagaimana dengan aksara-aksara lainnya. Secara umum tidak ada aturan yang melarang pemberian pangkon pada aksara selain ketiga aksara di atas. Meskipun demikian, ada juga aksara-aksara lain yang tidak mungkin diberi pangkon, karena tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan huruf tersebut.

Contohnya adalah aksara ca. Tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan huruf c.
Aksara nya juga tidak mungkin diberi pangkon, karena tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan ny.

Aksara-aksara jenis ini bukan tidak dapat mati, melainkan tidak ada kesempatan untuk mematikannya.

Sementara itu, aksara yang umum dipangku misalnya adalah na, ka, dan sa karena banyak kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan n dan k. Contohnya adalah dolanan (mainan), katok (celana), dalan (jalan), alas (hutan), dan lain-lain.

Jadi kita boleh menyebutkan bahwa aksara ini bisa mati dan kadang-kadang ada kesempatan untuk mematikannya.

Demikianlah ternyata dalam aksara Jawa terdapat banyak hal menarik.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Sunday, February 2, 2014

BUKU SERAT DEWA RUCI DALAM AKSARA JAWA

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

BUKU SERAT DEWA RUCI DALAM AKSARA JAWA

Ivan Taniputera 

2 Februari 2014




Judul: Serat Dewa Ruci (dalam aksara Jawa)
Penulis: Empu Widayaka
Diterbitkan dan diedarkan oleh Tan Khoen Swie, Kediri, 1929
Jumlah halaman: 56
Bahasa dan aksara Jawa

Pada halaman 3 tertera sebagai berikut:

"Serat Dewa Ruci punika ing ngajeng mawi tembang Kawi sekar ageng, anggitanipun Empu Widayaka ing Nagari Mamenang, inggih ing Kadhiri."

Empu Widayaka wau inggih Ajisaka, timuripun nama Jaka Sangkala, putranipun Empu Anggajali, ibunipun Putri  ing Nagari Najran, tanah Ngarab...."

Terjemahan:

"Serat Dewa Ruci itu asalnya adalah Tembang Kawi sekar ageng, karangan Empu Widayaka di Negeri Mamenang, yang juga berada di Kediri.

Empu Widayaka juga disebut Ajisaka, waktu muda bernama Jaka Sangkala, putera Empu Anggajali, ibunya adalah Putri di Negeri Najran, Tanah Arab...."

Berikut ini adalah contoh halamannya.



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Monday, January 13, 2014

BUKU PELAJARAN BAHASA DAN KESUSASTRAAN JAWA

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
BUKU PELAJARAN BAHASA DAN KESUSASTRAAN JAWA

Ivan Taniputera
13 Januari 2014



Judul: Ngengrengan Kasusastran Djawa I Kanggo para siswa Sekolah Guru lan Sekolah Landjutan Lijane
Penulis: S. Padmosoekotjo
Penerbit: Hien Hoo Sing, Jogjakarta, 1958
Jumlah halaman: 116
Bahasa: Jawa

Ini merupakan buku tentang bahasa dan kesusastraan Jawa yang sangat bagus. Berikut ini adalah daftar isinya:


Buku ini memaparkan berbagai aspek mengenai bahasa dan kesusasteraaan Jawa, termasuk mengenai aturan tembang Jawa. Sebagai contoh adalah watak-watak tembang (halaman 17):

"1.Kinanti, awatak: seneng, asih, tresna. Matuke kanggo medarake piwulang, tjarita kang ngemu surasa asih-tresna lan asmara, gandrung-gandrung..."

Terjemahan:

"1.Kinanti, bersifat: senang, kasih, cinta. Cocok untuk membabarkan ajaran, cerita yang mengandung nuansa cinta kasih dan asmara, tergila-tergila pada seseorang..."

Kemudian pada halaman 35 terdapat pula mengenai tembung garba (sandi). Definisinya adalah sebagai berikut:

"Nggarba tembung, ateges: nggandeng tembung loro utawa luwih, prelu kanggo njuda tjatjahing wandane.

Tembung garba, tegese: tembung rerangken, tembung sesambungan, tembung kang kadadean saka gandenge tembung loro utawa luwih..."

Terjemahan:

"Menggabungkan kata, artinya" menggandengkan dua kata atau lebih, kegunaannya untuk mengurangi jumlah suku kata.

Kata gabungan, artinya kata yang dirangkai, kata yang disambung, kata yang berasal dari penggandengan dua kata atau lebih..."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannnya:



Berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info