sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Jayabaya. Show all posts
Showing posts with label Jayabaya. Show all posts
Wednesday, January 29, 2014
BUKU ULASAN JANGKA TANAH JAWA, RAMALAN JAYABAYA DAN KARANGAN-KARANGAN RANGGAWARSITA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU ULASAN JANGKA TANAH JAWA, RAMALAN JAYABAYA DAN KARANGAN-KARANGAN RANGGAWARSITA
Ivan Taniputera
29 Januari 2014

Judul: Wetja Guru Loka (Wahju Praba Sujasa)
Penulis: Ki Sastrahandaja dan R. S. Hadhisono
Jumlah halaman: 65
Penerbit: Muria, Kudus, 1959
Buku ini mengulas beberapa hal, antara lain mengenai tahapan-tahapan sejarah Jawa berdasarkan Jangka Tanah Jawa, Ramalan Jayabaya, karya-karya Ranggawarsita, dan lain sebagainya. Ada pun daftar isinya adalah sebagai berikut:

Sebagai contoh pada halaman 11 terdapat nama-nama tahun Jawa dan pembagian windu.
WINDU
Masa I, yang dibagi menjadi 4 lagi, yang masing-masing delapan tahunan yakni:
1.Hadhi, tahun 1803-1810
2.Kanthara (1811-1818)
3.Sengara (1819-1826)
4.Santjaja (1827-1834)
Keempat windu ini disebut Kala Pandita.
Masa II juga terbagi menjadi 4 lagi,
5.Hadhi (1835-1842)
6.Kanthara (1843-1850)
7.Sengara (1851-1858)
8.Santjaja (1859-1866)
Masa III juga terbagi 4 lagi,
9.Hadhi (1867-1874)
10.Kunthara (1875-1882)
11.Sengara (1883-1890)
12.Santjaja (1891-1898)
Selanjutnya berulang kembali ke atas.
Selanjutnya pada halaman 12 terdapat kutipan sebagai berikut:
"KITAB MUSARAR DAN DJAJABAJA
Konon, pada suatu hari Sri Maharadja Djajabaja, seorang radja jang adil dan bidjaksana titisan Sanghyang Wisnu telah kedatangan seorang pandita waskita dari negara Rum bernama Maulana Ali Sjamsu Zain. Oleh sang Pandita Sri Baginda telah diberi peladjaran segala sesuatu mengenai soal2 gaib, segala hal jang belum terdjadi dapatlah diketahui berdasarkan sasmita gaib. Setelah Sri Baginda paham akan segala peladjaran jang diperoleh, oleh Sang Pandita kemudian dikeluarkan dan diberikanlah kepada Sri Baginda seadanja isi djangka jang dibawanja, yaitu ramalan2 jang terjantum didalam Kitab Musarar. Diantara ramalan2 itu terdapatlah pula Djangka Tanah Djawa, jaitu sedari Tanah Djawa masih keadaan kosong belum terisi manusia sehingga kelak HABISNJA SEGALA SESUATU DARI MUKA BUMI jang disebut KIAMAT KUBRA...."
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Monday, January 13, 2014
BUKU LUAR BIASA: RAMALAN JAYABAYA, RAMALAN JARI TANGAN, PERHITUNGAN JATUHNYA HARI, DAN RESEP-RESEP AJAIB DALAM SATU BUKU
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU LUAR BIASA: RAMALAN JAYABAYA, RAMALAN JARI TANGAN, PERHITUNGAN JATUHNYA HARI, DAN RESEP-RESEP AJAIB DALAM SATU BUKU
Ivan Taniputera
14 Januari 2014

Judul: Kompas Wasiat
Penulis: Imam Soepardi dan L.H. Liem
Penerbit: Penggemar Pustaka, Surabaja, 1951
Jumlah halaman: 64
Buku ini terdiri dari dua bagian utama, yakni mengenai Ramalan Jayabaya dan ramalan panjang jari tangan. Bagian pertama ditulis oleh Imam Soepardi, sedangkan bagian kedua ditulis oleh L.H. Liem. Berikut ini adalah contoh kutipan dari halaman 3:
I
MULANJA ORANG MENGENAL RAMALAN DJOJOBOJO
Siapa Djojobojo itu?
Ketika diasingkan ke negeri Belanda, R.M. Suardy Suryaningrat (sekarang: Ki Hadjar Dewantara) kerapkali memberikan penerangan pada umum bagaimana hasrat kebangsaan Indonesia terhadap kemerdekaan. Diantaranja beliaupun sering menulis dalam madjallah mingguan "Indie" jang dikemudikan oleh Prof. Dr. A. W. Nieuwenhuis di Leiden. Waktu melukiskan kebesaran keradjaan Mataram I dan menggambarkan bagaimanakah hasrat bangsa Indonesia akan timbulnja pula suatu Negara besar bagi bangsa Indonesia, beliau menjinggung ramalan Djojobojo sebagai berikut:
Mataram! Kebesaranmu kelak pasti akan timbul lagi. Bukankah Djojobojo telah meramalkan akan timbulnja kembali Mataram? Dan bila kita menjebut Sri Djojobojo, terkenanglah djuga kita akan keluhuran negara Kediri dimasa itu.
Dilain bagian pula, beliau menulis:
Begitulah pada umumnja perasaan bangsa Djawa (Indonesia), mereka itu mengharapkan selalu akan kembalinja kemuliaan negaranja....."
Selanjutnya pada halaman 22 disebutkan:
"Pada sebelumnja petjah Perang Dunia II di straat Bongkaran dan Slompretan, Surabaja, seringkali dimana mukanja dari salah satu Hotel Tionghwa suka ada digantungkan sehelai kain putih jang ditulis dengan huruf2 Tionghwa besar, dengan disertakan satu gambar jang melukiskan gambar telapakan tangan. Itu hanja ada satu merk reclame dari satu Achlinudjum Tionghwa jang meramalkan nasib orang dengan methode (systeem) diukur pakai benang.
Satu hari kami telah tjoba kepandaian itu tukang ramal nasib. Apa jang ia bilang tentang "nasib" dan "waktunja" memang banjak tjotjok....."
Cara kerja ramalan ini adalah menghitung panjang jari tangan seseorang dengan menggunakan benang, lalu mencocokkan hasilnya. Sebagai contoh jika panjang keseluruhan jari tangan seseorang adalah 27,3 cm (halaman 24):
"1.UKURAN TANGAN JANG BERDJUMLAH 27,3 CM.
Orang jang mempunjai tangan dengan ini ukuran, ia punja otak ada pintar, tetapi banjak tjerewet (bawel).
Ia ada mempunjai banjak angan-angan jang baik, tetapi sebahagian besar tidak bisa terkabul.
Dalam usia jang masih sangat muda ia mesti sudah ditinggal mati oleh salah satu orang tuanja.
Pekerdjaan jang tjojok untuk ini orang, jaitu pekerdjaan jang berhubungan dengan pekerdjaan tangan (handenaarbeid).
Hidupnja ini orang sebahagian besar ada tergantung atas belas kesiannja orang lain.
Hal perdjodoan ada berat, meskipun sudah menikah tetapi hatinja suami isteri satu sama lain saling bertentangan...."
Lalu masih ada artike-artikel menarik seperti:
APAKAH JANG DINAMAKAN TAHUN SJAMSIAH DAN TAHUN KAMARIAH? (halaman 48).
PERBANDINGAN DJAM DI INDONESIA DENGAN LAIN-LAIN NEGARA DI DUNIA (halaman 49).
CHASIATNJA BATU PERMATA DALAM PERTJINTAAN (halaman 52-54)
dan lain-lain
Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
Penulis: Imam Soepardi dan L.H. Liem
Penerbit: Penggemar Pustaka, Surabaja, 1951
Jumlah halaman: 64
Buku ini terdiri dari dua bagian utama, yakni mengenai Ramalan Jayabaya dan ramalan panjang jari tangan. Bagian pertama ditulis oleh Imam Soepardi, sedangkan bagian kedua ditulis oleh L.H. Liem. Berikut ini adalah contoh kutipan dari halaman 3:
I
MULANJA ORANG MENGENAL RAMALAN DJOJOBOJO
Siapa Djojobojo itu?
Ketika diasingkan ke negeri Belanda, R.M. Suardy Suryaningrat (sekarang: Ki Hadjar Dewantara) kerapkali memberikan penerangan pada umum bagaimana hasrat kebangsaan Indonesia terhadap kemerdekaan. Diantaranja beliaupun sering menulis dalam madjallah mingguan "Indie" jang dikemudikan oleh Prof. Dr. A. W. Nieuwenhuis di Leiden. Waktu melukiskan kebesaran keradjaan Mataram I dan menggambarkan bagaimanakah hasrat bangsa Indonesia akan timbulnja pula suatu Negara besar bagi bangsa Indonesia, beliau menjinggung ramalan Djojobojo sebagai berikut:
Mataram! Kebesaranmu kelak pasti akan timbul lagi. Bukankah Djojobojo telah meramalkan akan timbulnja kembali Mataram? Dan bila kita menjebut Sri Djojobojo, terkenanglah djuga kita akan keluhuran negara Kediri dimasa itu.
Dilain bagian pula, beliau menulis:
Begitulah pada umumnja perasaan bangsa Djawa (Indonesia), mereka itu mengharapkan selalu akan kembalinja kemuliaan negaranja....."
Selanjutnya pada halaman 22 disebutkan:
"Pada sebelumnja petjah Perang Dunia II di straat Bongkaran dan Slompretan, Surabaja, seringkali dimana mukanja dari salah satu Hotel Tionghwa suka ada digantungkan sehelai kain putih jang ditulis dengan huruf2 Tionghwa besar, dengan disertakan satu gambar jang melukiskan gambar telapakan tangan. Itu hanja ada satu merk reclame dari satu Achlinudjum Tionghwa jang meramalkan nasib orang dengan methode (systeem) diukur pakai benang.
Satu hari kami telah tjoba kepandaian itu tukang ramal nasib. Apa jang ia bilang tentang "nasib" dan "waktunja" memang banjak tjotjok....."
Cara kerja ramalan ini adalah menghitung panjang jari tangan seseorang dengan menggunakan benang, lalu mencocokkan hasilnya. Sebagai contoh jika panjang keseluruhan jari tangan seseorang adalah 27,3 cm (halaman 24):
"1.UKURAN TANGAN JANG BERDJUMLAH 27,3 CM.
Orang jang mempunjai tangan dengan ini ukuran, ia punja otak ada pintar, tetapi banjak tjerewet (bawel).
Ia ada mempunjai banjak angan-angan jang baik, tetapi sebahagian besar tidak bisa terkabul.
Dalam usia jang masih sangat muda ia mesti sudah ditinggal mati oleh salah satu orang tuanja.
Pekerdjaan jang tjojok untuk ini orang, jaitu pekerdjaan jang berhubungan dengan pekerdjaan tangan (handenaarbeid).
Hidupnja ini orang sebahagian besar ada tergantung atas belas kesiannja orang lain.
Hal perdjodoan ada berat, meskipun sudah menikah tetapi hatinja suami isteri satu sama lain saling bertentangan...."
Lalu masih ada artike-artikel menarik seperti:
APAKAH JANG DINAMAKAN TAHUN SJAMSIAH DAN TAHUN KAMARIAH? (halaman 48).
PERBANDINGAN DJAM DI INDONESIA DENGAN LAIN-LAIN NEGARA DI DUNIA (halaman 49).
CHASIATNJA BATU PERMATA DALAM PERTJINTAAN (halaman 52-54)
dan lain-lain
Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Jayabaya,
Joyoboyo,
Metafisika,
metafisika China,
ramalan,
Ramalan China
Subscribe to:
Posts (Atom)