sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Tiongkok. Show all posts
Showing posts with label Tiongkok. Show all posts
Friday, February 28, 2014
BUKU UNDANG-UNDANG REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU UNDANG-UNDANG REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK
Ivan Taniputera
28 Februari 2014

Judul: Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok Dan Pendjelasannya
Penerbit: Pustaka Bahasa Asing, Peking, 1954
Jumlah halaman: 47
Buku ini berisikan seluk beluk undang-undang perkawinan di Republik Rakyat Tiongkok. Berikut ini adalah pengantar dari penerbit:
"Dalam brosur ini tertjantum Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok jang mulai berlaku pada tanggal 1 Mei 1950 dan tiga buah pendjelasan jang masing2 ditulis oleh Chang Chih-jang, Wakil Presiden Pengadilan Rakjat Tertinggi, dan Teng Ying-chao, Wakil Ketua Perserikatan Wanita Demokratis Seluruh Tiongkok.
Diterimanja Undang2 ini menundjukkan, bahwa rakjat Tiongkok telah madju setindak lebih djauh dalam usahanja membasmi sistim feodal jang sudah ber-abad2 berakar di Tiongkok. Dipandang dari segi ini,......"
Berikut ini adalah daftar isinya.
ISI
Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok .....1
Undang2 Perkawinan jang Sangat Dibutuhkan......11
Tentang Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok.....23
Wanita Tiongkok Berdjuang Untuk Membebaskan Diri dar Belenggu Sistim Perkawinan Feodal...39.
Pada halaman 19 terdapat kutipan sebagai berikut:
"Suami dan isteri adalah kawan hidup bersama dan mempunjai kedudukan jang sama dalam rumah tangga.
Suami dan isteri keduanja mempunjai kemerdekaan memilih pekerdjaan, turut serta dalam pekerdjaan atau aktiviteit sosial......"
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Thursday, January 30, 2014
BUKU SENI MERANGKAI BUNGA TIONGKOK KUNO
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU SENI MERANGKAI BUNGA TIONGKOK KUNO
Ivan Taniputera
30 Januari 2014

Judul: Seni Bunga Tionghoa
Penulis: Huang Lin
Penerbit: Keng Po, Djakarta, 1960
Jumlah halaman: 97
Ini adalah buku mengenai seni merangkai bunga Tionghoa. Berikut ini adalah daftar isinya.

Pada bagian PRAKATA di halaman VII terdapat penjelasan sebagai berikut:
"Pembatja jang budiman,
Maksud buku ini ialah untuk memperkenalkan kepada para floris maupun kepada masjarakat penggemar seni bunga pada umumnya mengenai faham dan pandangan floris Tionghoa tentang seni bunga.
Sedjak berkali-kali memberi tjeramah dibeberapa kota besar, kami mendapat kesan bahwa faham dan pandangan floris Tionghoa kuno tentang seni bunga pada umumja masih adapat diterima oleh orang banjak....."
Pada halaman 5 diulas seni bunga Tionghoa dari segi kesejarahan:
"Bahwa seni bunga Tiongkok itu memang kuno sekali dapat dilihat dari bekas2 maupun peninggalan2 kuno. Seni bunga Tiongkok kuno bukannya tidak meninggalkan bekas2nja, bahkan boleh dikataa bekas2 peninggalan seni bunga Tiongkok kuno ini banjak sekali, terutama jang dapat dikemukakan disini ialah djambangan2 perunggu dan porselin Tiongkok kuno. Benda2 peninggalan jang merupakan bekas2 seni bunga kini tersebar diseluruh dunia sebagai bahan2 kesenian antik jang sangat berharga sekali, tidak sadja bagi bidang kesenian dan teknik tetapi djuga bagi sumber sedjarah. Dengan adanja bahan2 atau benda2 peninggalan jang berupa djambangan2 bunga itu. Maka dapatlah dikatakan dengan tak ragu2 lagi bahwa sedjak adanja djambangan2 bunga Tiongkok jang dibuat dari bahan perunggu, di Tiongkok memang pernah terdjadi adanja rangkaian2 bunga, jaitu pada ahala Chow (1122 sbm-221 sbm) jang terkenal dengan benda2 perunggunja."
Kemudian dijelaskan juga mengenai aliran-aliran dalam seni merangkai bunga Tiongkok. Antara lain adalah mazab Yuan. Bahkan dalam hal menyirami bunga juga ada aturannya:
Halaman 51:
"Bunga mume (prunus mume) seharusnya dipermandkan oleh siswa2 jang suka menjembunjikan diri.
Bunga bay tang (pirus spectabilis) oleh tamu2 jang menggiurkan hati....."
Buku ini sangat penting bagi para pecinta seni merangkai bunga Tiongkok. Berikut ini adalah beberapa contoh halamannya:


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
China,
Kebudayaan,
kebudayaan China,
Kesenian,
kesenian China,
Seni merangkai bunga,
Tiongkok
Friday, December 6, 2013
PERANG ENAM HARI TERNYATA JUGA BERLANGSUNG DI CHINA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
PERANG ENAM HARI TERNYATA JUGA BERLANGSUNG DI CHINA
Ivan Taniputera
5 Desember 2013
Saya baru saja menonton acara "I Wouldn't Go In There," yang memaparkan mengenai sebuah sekolah berhantu di Hongkong, bernama sekolah Tai Tat. Konon sekolah ini dihantui oleh seorang wanita berpakaian merah. Yang menarik dari acara tersebut adalah tidak terlalu mengumbar sisi mistisnya, melainkan berupaya mencari latar belakang di balik semua itu. Tidak jarang dalam pencarian kebenaran tersebut, diungkapkan sejarah tersembunyi yang tak banyak diketahui orang.
Konon di sekolah "angker" tersebut pernah ada seorang guru yang bunuh diri. Namun catatan kepolisian Hongkong membantah bahwa hal itu pernah terjadi. Dengan demikian, guru yang bunuh diri tersebut hanyalah mitos belaka.
Yang menarik adalah terungkapnya perang selama enam hari melawan Inggris. Latar belakangnya adalah kekalahan Dinasti Qing dalam Perang Candu pertama, sehingga harus menyerahkan Hongkong. Belakangan Inggris meminta wilayah yang lebih luas lagi dan menuntut agar New Territories ditambahkan ke dalam daerah kekuasaan mereka. Kawasan yang diberikan tersebut juga mencakup Desa Ping Shan, yakni lokasi sekolah Tai Tat yang katanya "angker."
Warga desa yang merupakan anggota keluarga Tang mengalami salah paham dan menyangka bahwa Inggris adalah pihak penindas yang akan mempersulit kehidupan mereka. Para anggota keluarga Tang lantas bangkit mengadakan perlawanan selama enam hari pada tahun 1899. Menurut catatan setempat, korbannya mencapai kurang lebih 170 orang. Kendati demikian, catatan pihak Inggris menyatakan tidak ada korban yang jatuh. Mengapa terjadi ketidak-sesuaian ini?
Setelah ditelusuri lebih jauh, kesalah-pahaman ini dapat diluruskan, dan tujuan pemerintah kolonial Inggris sebenarnya adalah menyatukan kedua belah pihak, bukan sebagai penindas. Dicapai kesepakatan antara Inggris dengan pihak keluarga Tang bahwa mereka akan melupakan segenap pertikaian tersebut. Itulah sebabnya, pihak Inggris tidak mencatat adanya korban jiwa. Lambat laun juga tidak banyak orang yang mengingat perang tersebut.
Pada kenyataannya memang ada pemakaman masal bagi korban peperangan selama enam hari tersebut. Dengan demikian Perang Enam Hari ternyata juga terjadi di China.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Friday, November 1, 2013
BUKU MENGENAI KEHIDUPAN DAN TRADISI MASA KANAK-KANAK DI CHINA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU MENGENAI KEHIDUPAN DAN TRADISI MASA KANAK-KANAK DI CHINA
Ivan Taniputera
31 Oktober 2013

Judul: A Chinese Childhood
Pengarang: Chiang Yee
Penerbit: tidak tercantum, namun terdapat keterangan bahwa buku ini pertama dicetak pada tahun 1940.
Jumlah halaman: 304
Bahasa: Inggris
Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut:
INTRODUCTION xi
1.My Birthplace 3
2.The Chiang Family 9
3.The Hall of Three Footpaths 16
4.An Unspoken Decree 25
5.A "Boy-Student" of Sixty Two 31
6.A Cure For Toothpache 36
7."Death Affairs" 41
8.Troublesome Hair 47
9.Rushing is Fruitless 56
10.The Conference of Madmen 61
11."What A Businees!" 67
12.Not "Mister" 79
13.The Morning Walk 87
14.The Animal Nature of Man 91
15.The First Soup 96
16.The Story of a Handsome Young Men 103
17.Two Spring Dinner-Parties 111
18.Boating by Moonlight 115
19.The Ch'ing-Ming Festival 121
20.On the Back of a Buffalo 127
21.A Similar Heart' Knot 133
22."Wishing for Skill" 140
23.A Stranger's Touch 144
24.The Feast of Lanterns 151
25.Tender Hearts 158
26.Out of Balance 168
27.Two Notable Personalities 172
28.Beating the Flowery Drum 177
29.Double Seventieth Birthday 182
30.Stone-Bell Mountain 187
31.The Birth of My Nephew 193
32.Different Paths 206
33.The Birthday of the Flowers 210
34.Feeding Silkworms 217
35.As If We Had Met Before Swallows 222
36.Three Popular Stories 228
37.Dragon Boat Race 236
38.My First Job as Family Representative 240
39.Riding on a Stork 246
40.Foxes and Other Spirit 254
41.Creatures Big and Little 261
42.Up The Lu Mountain 272
43.Fireworks in the Air 277
44.Nothing is to Real 280
45.Green Hair Turtle 283
46.Up The Pagoda 288
47.No Waste 293
48.Song of Peace 297
CONCLUSION 300
Buku ini merupakan pemaparan mengenai masa kecil pengarangnya beserta segenap tradisi, upacara, permainan, dan lain sebagainya terkait masa-masa kanak-kanak di China. Sebagai contoh pada bagian pengantarnya dapat kita baca sebagai berikut (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):
"Sewaktu sedang duduk dengan tenang dan sendirian pikiran saya tertarik kembali ke masa kanak-kanan saya. Terkadang saya mendapati bahwa kenangan mengenai peristiwa menyenangkan membuat saya tersenyum; terkadang kenangan terhadap sesuatu yang kurang menyenangkan mendatangkan kesedihan ke dalam lubuk hati saya, seolah-olah kejadian sedih tersebut terjadi saat ini juga.
Adalah baik menyatakan bahwa masa kecil saya adalah sesuatu yang khas. Namun China adalah negara yang besar; kebiasaan dan tradisi di dalamnya berbeda di masing-masing tempat, dan tentu saja kehidupan masing-masing pribadi berbeda pula." Tidak seluruh keluarga China, sebagai contoh, sebagaimana selalu diyakini, memiliki banyak anggota. Beberapa di antaranya hanya terdiri dari suami, isteri, dan barangkali seorang anak; sedangkan yang lainnya terdiri dari tiga puluh atau empat puluh orang tinggal di bawah satu atap. Saya, demikian pula, dilahirkan di tengah-tengah keluarga besar; tetapi saya mengingat dengan baik bagaimana kisah mengenai keluarga saya seperti yang saya ceriterakan pada kawan-kawan sekelas di sekolah dan perguruan tinggi terdengar menarik bagi mereka karena begitu banyak di antara mereka tidak pernah hidup di keluarga besar.
Saya adalah seorang anak yatim piatu dan saya masih belum melupakan perasaan kesepian saya sewaktu sepupu-sepupu saya berlari pada orang tua mereka masing-masing guna mendapatkan kedamaian dan kasih sayang. Saya memandang diri saya sebagai seorang anak yang pemalu, tidak pernah ribut, dan penakut......."
Pada buku ini juga diungkapkan silsilah keluarga pengarangnya.


Pada bab pertama, halaman 3, diriwayatkan mengenai tempat kelahiran pengarangnya (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa aslinya, yakni Inggris):
"Saya terlahir di Kiu Kiang. Ia merupakan distrik yang kecil jika dibandingkan dengan provinsi Kiangsi, namun semenjak zaman Han Akhir (250 SM hingga 219 M) ia telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai peristiwa bersejarah penting. Seorang jenderal muda terkemuka dari Kerajaan Wu bernama Chou Yu, menjadikan ibu kota distrik ini sebagai markas besarnya, dan sebuah jalan kecil telah dinamai seturut isteri cantiknya, Hsiao Chiao, adik perempuan isteri Kaisar Chao Lieh dari Shu (sekitar 199 hingga 256). Kiu Kiang ada hubungannya dengan hampir seluruh perubahan dinasti dalam sejarah kami. Hal ini dikarenakan letaknya...."
Terdapat pula mengenai permainan yang disebut Chi-ku-tsui-hua (menabuh genderang kulit kambing guna memaksa mekarnya bunga).

Pada halaman 113 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):
"Setelah beberapa cangkir anggur diedarkan, ia menyarankan permainan minum anggur yang disebut Chi-ku-tsui-hua (menabuh genderang kulit kambing guna memaksa mekarnya bunga). Ia meminta seorang pelayan mengambil bunga segar dari jambangan bunga dan genderang kecil. Saya diminta menabuh genderangnya, dan diperintahkan menabuh dan berhenti sekehendak hati saya. Sewaktu saya menabuhnya, bunga itu diedarkan pada masing-masing orang. Ketika saya berhenti menabuh genderangnya, orang yang kebetulan mendapatkan giliran memegangnya harus meminum anggur dalam sekali teguk. Lucunya orang yang pertama memegang bunga saat genderang berhenti ditabuh adalah orang menyarankan permainan tersebut!...."
Uniknya terdapat pula gambar mengenai mode rambut masa itu. Pada halaman 53 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):
"Karena saya adalah anak laki-laki dan khususnya tidak tertarik pada seni penataan rambut, saya tidak dapat mengingat seluruh gaya rambut yang beraneka ragam, namun berikut ini adalah beberapa gaya rambut yang saya ingat:
"Karena saya adalah anak laki-laki dan khususnya tidak tertarik pada seni penataan rambut, saya tidak dapat mengingat seluruh gaya rambut yang beraneka ragam, namun berikut ini adalah beberapa gaya rambut yang saya ingat:

Kadang-kadang beberapa bibi dan sepupu perempuan yang lebih tua menata rambut mereka dengan bantuan penata rambut profesional....."
Berikut ini adalah tradisi Cha-chou yang dilangsungkan saat seorang bayi berusia setahun. Pada halaman 203 dapat kita baca (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia):
"Lalu dia ditempatkan di bagian tengah meja bundar besar, yakni di antara berbagai benda yang mewakili beragam pekerjaan mungkin dipilihnya-tinta, kuas, alat hitung tradisional China, pedang, gunting, palu kecil, meterai pejabat, tumbuhan obat, dan lain sebagainya. Ia didorong agar memilih memungut apa pun yang dikehendakinya. Ini disebut Cha-chou atau Upacara Meraih Sesuatu yang diadakan saat seorang anak berusia setahun...."

Buku ini sangat cocok bagi mereka yang mendalami atau menggemari mengenai budaya dan tradisi China serta para sinolog.
Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)