Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts
Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts

Tuesday, September 25, 2012

DUTA BAHASA PROVINSI JAWA TIMUR 2012

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info




Ajang pemilihan ambassador atau duta tentunnya menjadi hal yang sangat menarik dan dinantikan oleh teman - teman yang berminat dan berpotensi di kegiatan sosial dan pageant, salah satunya aku. 

Pemilihan Duta Bahasa Prov. Jawa Timur adalah ajang selanjutnya yang saya ikuti bulan Juni 2012 yang lalu. Pemilihan duta ini diadakan oleh Balai Bahasa Jawa timur dibawah pimpinan Kementrian Pendidikan dan Budaya Indonesia. Setiap provinsi di Indonesia mengadakan pemilihan ini, karena sepasang putra putri yang menjadi juara satu akan maju ke tingkat nasional untuk merebut gelar Duta Bahasa Indonesia. Bukan bahasa Indonesia, tapi Duta Bahasa se Indonesia. Cukup membuat prastice bagi siapapun yang akan menyandang gelar tersebut. Sebelum jauh ke nasional, ayok kita mengintip apa yang terjadi di pemelihan provinsi.

Sumber Narasi dan Foto: http://jadipositif.blogspot.com 
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Tuesday, August 21, 2012

DUTA BAHASA ITU SIAP MELAWAN BAHASA ALAY

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Oleh : Giati Anisah
(Mahasiswi Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang)

Berbahasa, suatu kompetensi yang wajib dimiliki setiap orang. Lalu bahasa seperti apa yang seharusnya dimiliki oleh generasi muda sekarang ini? Apakah kemampuan berbahasa Indonesia mereka lebih bagus daripada berbahasa Asing? Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM), awal Mei (2/5) mengumpulkan beberapa kandidat duta bahasa yang akan dikirim untuk mengikuti kompetisi duta bahasa Jawa Timur. Ada lima pasang kandidat yang diajukan oleh UM. Kesepuluh mahasiswa ini adalah kandidat terpilih dari seleksi tingkat fakultas, pada 27 Maret 2012 lalu. Mereka berkumpul di aula utama sastra untuk mengikuti pengarahan dosen pendamping duta bahasa, Bapak Karkono. Pengarahan difokuskan pada hal-hal yang bersifat teknis seperti tanggal pelaksanaan dan persiapan. 

Even duta bahasa diselenggarakan setiap tahun oleh pemerintah. Tahun ini, diselenggarakan dengan sedikit berbeda. Setiap kandidat diharuskan membuat karya tulis untuk prasyarat mengikuti seleksi tingkat provinsi. Hal tersebut diperuntukan sebagai tes kemampuan tulis disamping kemampuan berbahasa dan kognitif. Pemilihan duta bahasa adalah suatu usaha untuk melestarikan Bahasa Indonesia yang semakin sedikit dikuasai masyarakat Indonesia sesuai standar. Memang kebanyakan masyarakat mampu berbahasa Indonesia, namun jarang yang bisa menempatkan bahasa sesuai konteks. Tidak selamanya bahasa harus baik dan benar. Bahasa itu diaktakan baik jika sesuai dengan konteks. Contohnya akan sangat janggal jika di suasana informal kita menggunakan bahasa layaknya acara seminar. Bahasa dikatakan benar jika sesuai kaidah. Untuk kategori ini lebih cocok digunakan untuk kegiatan formal seperti kegiatan belajar mengajar dan sebagainya. 

Bahasa Indonesia memiliki masalah yang cukup krusial saat ini. Terutama karena pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini bukan berarti secara sepihak mengatakan IPTEK merusak bahasa. Hanya saja bahasa harus bergerak untuk menyeimbanginya. Masalah-masalah tersebut meliputi semakin populernya penggunaan bahasa atau kata dari bahasa asing seperti download (mengunduh), email (surat elektronik), handphone (telepon genggam) dan sebagainya. Kebanyakan anak muda tidak tahu apa Bahasa Indonesia dari kata-kata yang sering mereka ucapkan bahkan mereka kerjakan setiap hari. 

Masalah lainnya adalah semakin maraknya bahasa alay dan prokem. Variasi bahasa ini bersifat destruktif. Dampaknya memang tidak serta merta telihat namun akan semakin besar seiring perkembangannya. Anak-anak usai belajar bahasa setiap hari disuguhi bahasa alay dan prokem yang menyalahi sopan santun berbahasa. Karena itu merupakan penerimaan bahasa pertama bagi mereka, anak-anak akan menganggap hal itu benar, lalu menirunya. Jika tidak ada pelurusan dari pihak ke arah yang lebih baaik. Maka mereka akan membawa tradisi destruktif itu sepanjang hidup. Itu sangat berbahaya karena akan merusak tradidi berbahasa Indonesia yang khas. 

Tahun 201, pemenang duta bahasa Jawa Timur adalah Dyah Rahamawati. Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Sejak diadakan pada tahun 2009 lalu, Fakultas sastra selalu mendapatkan tempat sebagai juara. Skor uji kemampuan berbahasa Indonesia dan pengetahuan seputar bahasa, sastra Indonesia dan budaya. Semoga dengan adanya pemilihan duta bahasa ini dapat menjadi langkah maju pertahanan budaya berbahasa Indonesia

Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2012/05/06/duta-bahasa-itu-siap-melawan-bahasa-alay
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Saturday, August 27, 2011

Pemilihan Duta Bahasa 2011 Provinsi Jawa Timur

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Latar Belakang



Sebagai bahasa yang berkembang, bahasa Indonesia telah dan akan terus mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan masyarakat pemakainya. Luasnya wilayah pemakaian bahasa Indonesia, keanekaragaman penuturnya, serta cepatnya perkembangan teknologi informasi merupakan kondisi yang menciptakan beberapa permasalahan kompleks dalam bidang kebahasaan. Salah satu ekses dari kondisi tersebut adalah merebaknya penyebaran dan penggunaan bahasa asing di tengah perkembangan bahasa Indonesia. Idealnya, kecintaan terhadap bahasa Indonesia harus terus dikembangkan demi menjaga martabat bahasa Indonesia. Pemartabataan bahasa tersebut akan bermuara pada pembentukan karakter dan penumbuhan rasa nasionalisme.


Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Surabaya mulai tahun 2006 telah melakukan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Jawa Timur. Para duta bahasa yang sudah terpilih akan menjadi mitra kerja Balai Bahasa Surabaya dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang tertib. Tahun 2011 ini, Balai Bahasa Surabaya kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Jawa Timur.


Tujuan dan Hasil yang Diharapkan



Tujuan diadakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Jawa Timur 2011 adalah sebagai berikut.

  • Membangkitkan minat generasi muda untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indonesia
  • Mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, dan berbahasa asing
  • Menjadikan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa Indonesia
  • Bagi duta yang terpilih dapat memengaruhi lingkungannya untuk dapat menggunakan bahasa Indonesia.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan



Pendaftaran dilaksanakan tanggal 18 Juli—5 September 2011. Peserta dapat datang secara langsung ke Balai Bahasa Surabaya atau menghubungi panitia melalui telepon/faksimile/pos-el. Pelaksanaan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2011 akan dilaksanakan pada hari Rabu, 14 September 2011 di Balai Bahasa Surabaya, Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo, pukul 08.00—selesai. Seleksi menggunakan sistem gugur. Pemenang yang lulus akan diikutsertakan dalam seleksi tingkat nasional di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta.


Ketentuan Umum

  • Selama tahap seleksi, peserta wajib berpakaian batik.
  • Tidak disediakan transpor peserta untuk tahap seleksi di Balai Bahasa Surabaya.
  • Peserta bersedia mengikuti semua tahapan penyeleksian di Balai Bahasa Surabaya.
  • Panitia membatasi jumlah peserta maksimal 25 pasang. Setelah kuota tersebut terpenuhi, pendaftaran peserta secara otomatis ditutup.
Persyaratan Peserta



Calon Peserta Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Jawa Timur tahun 2011 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.
  • Berusia 18—25 tahun yang dapat dibuktikan dengan KTP
  • Belum menikah
  • Berpendidikan minimal SLTA
  • Berkepribadian baik dan berpenampilan menarik, tinggi badan minimal 160 cm (putri) dan 165 cm (putra)
  • Mampu berbahasa Indonesia lisan di depan umum
  • Mampu berbahasa tulis/membuat dan mempresentasikan makalah
  • Menguasai salah satu bahasa daerah di Jawa Timur dan mampu berbahasa asing.
Kriteria Penilaian



Calon Peserta Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Jawa Timur tahun 2011 akan dinilai berdasarkan materi-materi sebagai berikut.

  • Tes UKBI
  • Pemakaian Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
  • Wawasan tentang Sastra dan Budaya Jawa Timur
  • Kemampuan Berbahasa Daerah dan Asing
  • Etika dan Penampilan Peserta
Hadiah



Pemenang akan mendapatkan piagam, piala, dan uang tunai



Pemenang I (sepasang) Rp2.000.000,00 (dipotong PPh sebesar 5%)



Pemenang II (sepasang) Rp1.500.000,00 (dipotong PPh sebesar 5%)



Pemenang III (sepasang) Rp1.000.000,00 (dipotong PPh sebesar 5%)



Pemenang I (sepasang) akan mewakili Provinsi Jawa Timur dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta.



Panitia Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Jawa Timur

Balai Bahasa Surabaya

Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo

Telepon/Faksimile 031-8051752, 8071349

Pos-el: dutabahasa_2011@yahoo.com



Kontak Panitia

Khoiru Ummatin 081332165855

Laily 081332138188
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Thursday, July 23, 2009

Imam : Memilih Bahasa Madura, Jawa dan Bima

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
Apa yang membuat Anda aktif di bidang bahasa?

Saya berkuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Humaniora dan Budaya Universitas Islam Negeri Malang. Selain bahasa Inggris, saya mendapatkan bahasa Arab di kampus UIN Malang melalui program khusus pembelajaran bahasa Arab (PKPBA) selama satu tahun. Program ini diwajibkan bagi semua mahasiswa dari semua jurusan dan fakultas.

Siapa yang pertama kali mengajak Anda aktif di bidang tersebut?

Pilihan pada bidang bahasa sebenarnya atas inisiatif pribadi dan keluarga. Sejak di bangku sekolah, saya sering terlibat komunikasi pada hampir semua lapisan masyarakat dengan berbagai karakter dan latar belakang, baik dalam wadah formal atau informal.

Bagaimana Anda akhirnya mendapat gelar Duta Bahasa?

Gelar Duta Bahasa Nasional sebenarnya bermula dari Praktik Kerja Lapangan Integratif yang diselenggarakan oleh Fakultas Humaniora dan Budaya Universitas Islam Negeri Malang. Pada saat itu, saya dan 18 rekan saya, melakukan Praktik Kerja Lapangan Integratif di Balai Bahasa Surabaya, Jawa Timur. Pada saat yang sama pelaksanaan pemilihan Duta Bahasa tingkat Jawa Timur sedang digelar. Saat itu, pihak Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Malang menyeleksi dan menunjuk dua delegasi yang terdiri dari dua pasang untuk bersaing dengan utusan-utusan dari seluruh penjuru Jawa Timur. Saya dan Lathifah Hanum ditunjuk sebagai salah satu pasangan yang diutus dari UIN Malang. Sebab, dianggap memenuhi salah satu persyaratan dari peserta pemilihan Duta Bahasa tingkat Jawa Timur. Yaitu memiliki penguasaan terhadap bahasa daerah (Jawa Timur), bahasa Indonesia dan bahasa asing. Saat itu saya memilih bahasa Madura, Jawa dan Bima sebagai pilihan bahasa daerah yang saya kuasai.Setelah mengikuti pemilihan di tingkat Jawa Timur, kami berdua diutus sebagai delegasi Jawa Timur untuk mengikuti pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional. Tanpa diduga sebelumnya, Pemenang Pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional pada acara rangkaian Bulan Bahasa dan Sastra 2007, pemenang juara I adalah pasangan dari Jawa Timur. Yaitu, saya sendiri dan Lathifah Hanum. Sedangkan juara II dan III dari Provinsi Bali dan Sumatra Utara.

Apakah ada pengaruh pada Anda secara pribadi dan sebagai warga Madura?

Pengaruh bagi pribadi saya sendiri selaku warga Madura adalah semakin tingginya keyakinan saya bahwa warga Madura memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk bisa meningkatkan kemampuan diri dan bersaing demi kemajuan bangsa. Hal itu sudah terbukti, dengan banyaknya tokoh-tokoh nasional yang berasal dari Madura.Menurut Anda, bagaimana perkembangan bahasa Madura sendiri? Perkembangan bahasa Madura saat ini sangat memrihatinkan. Saya pernah melakukan survei kecil-kecilan di beberapa Universitas di Malang pada tahun 2007, ternyata 8 dari 10 mahasiswa yang saya wawancarai, mengaku tidak menguasai bahasa Madura dengan baik dan benar, lebih-lebih apabila ditanya mengenai kemampuan berbahasa kramah (bahasa Madura yang memiliki tingkatan kesopanan yang tinggi). Salah satu tokoh nasional, Krisbiantoro pernah berkomentar pada acara Deseminasi RUU kebahasaan di Cisaruwa, Bogor (2007). Beliau menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitian dari badan yang menangani penelitian bahasa di dunia, disebutkan bahwa 90 tahun mendatang diprediksi ada sekitar 25 persen bahasa di dunia ini lenyap. Itu karena hilangnya penutur asli dari bahasa tersebut. Itu bisa karena dua kemungkinan. Penuturnya yang lenyap (meninggal,Red.) atau tidak lagi mampu berbahasa daerah tersebut. Bukan tidak mungkin bahasa Madura ini akan musnah bila kita selaku warga Madura tidak berusaha untuk melestarikannya dengan cara berbahasa Madura dengan baik dan benar.

Apa yang sudah Anda siapkan untuk Kongres Bahasa Madura dalam waktu dekat?

Untuk memersiapkan Kongres Bahasa Madura pada bulan Desember 2008 ini, kita harus mampu mengantisipasi perkiraan yang kita khawatirkan bersama. Yaitu, lenyapnya bahasa Madura secara berangsur-angsur karena kurangnya rasa kepemilikan dari para penutur aslinya. Lebih-lebih setelah diresmikannya penggunaan Jembatan Surabaya-Madura, yang memungkinkan semua orang dari berbagai kalangan memasuki Madura. Sehingga, akan terjadi proses penyesuaian budaya dan atau penghilangan budaya Madura itu sendiri. Salah satu dari sekian cara yang bisa ditempuh adalah dengan membuat peraturan daerah yang mengatur penggunaan bahasa Madura secara baik dan benar. Serta, memberikan dukungan dan kawalan terhadap seluruh program Balai Bahasa Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Apakah selama ini komitmen untuk membakukan bahasa Madura masih kurang?

Dengan jujur, saya sering menjumpai warga Madura yang enggan dan malu berbicara menggunakan bahasa Madura dengan sesama warga Madura. Hal ini merupakan kesalahan yang sangat fatal. Kita harus mampu berbahasa dengan baik dan benar. Artinya harus sesuai dengan situasi yang ada, yaitu ketika kita berbicara dengan orang yang satu daerah atau satu suku dengan kita, maka kita menggunakan bahasa daerah, bila berbicara dengan orang yang berbeda suku atau daerah tentunya menggunakan bahasa Indonesia, dan bila berbicara dengan orang asing maka kita juga diharapkan bisa berkomunikasi dengan bahasa asing tersebut atau bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional. Selain berbahasa dengan baik, kita juga harus berbahasa dengan benar. Ketika kita menggunakan ragam bahasa tulisan misalnya, maka kita harus menggunakan ejaan dan gramatikal yang benar.

Cara apa yang harus dilakukan agar bahasa Madura tetap menjadi tuan rumah di pulaunya?

Cara yang paling ampuh adalah dengan menanamkan kecintaan terhadap bahasa Madura, sebagai salah satu kekayaan budaya yang perlu dilestarikan untuk mengembangkan kebudayaan Nasional. (nra/ed)

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Wednesday, July 22, 2009

Aini Rahmania, Terpilih Sebagai Duta Bahasa Jawa Timur 2009

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info
sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info

Bertambah satu lagi mahasiswi Teknik Informatika ITS Surabaya menorehkan sebuah prestasi yang membanggakan. Duta Bahasa Jawa Timur 2009, adalah prestasi yang diraih oleh mahasiswi yang memiliki nama lengkap Aini Rahmania K.F. Mahasiswi yang akan menginjak semester 5 ini, mewakili ITS Surabaya dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2009 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Surabaya. Perlu diketahui, ajang ini merupakan ajang tahunan untuk memilih putra putri terbaik dari Jawa Timur yang dinilai memiliki kemampuan berbahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa Inggris yang baik, memiliki penampilan menarik,dan mampu berbicara di depan publik secara baik.

Peserta dalam kontes ini ialah pasangan duta bahasa dari masing-masing universitas di Jawa Timur. Dari para peserta tersebut, dipilih satu mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi Duta Bahasa Jawa Timur dan nantinya akan mewakili Propinsi Jawa Timur dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional.Dalam menjadi Duta Bahasa,setidaknya ada 3 tahap penilaian yang harus dilewati dara berusia 20 tahun ini. Tahapan penilaian tersebut antara lain yang pertama, tes Uji Kemampuan berbahasa Indonesia. Tes ini persis TOEFL tapi bahasa Indonesia, tes yang dilalui meliputi tes tulis(writing),mendegarkan (listening),membaca (reading), serta tes struktur dan gramatikal bahasa Indonesia. Yang kedua, tes wawancara bersama 3 juri, juri pertama menguji kemampuan berbahasa Indonesia, juri kedua menguji wawasan kebahasaan daerah, juri ketiga menguji wawasan kebahasaan bahasa asing. Dan tahap terakhir tes presentasi,tes ini layaknya miss Indonesia. Jadi, para kontestan mengambil pertanyaan dari undian, kemudian langsung menjawab pertanyaan tersebut di depan para juri dan audiens on the spot.

Setelah mengalami seleksi yang cukup ketat, terpilihlah Aini dari ITS Surabaya bersama Lukman dari Malang. Para duta yang terpilih berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000,- dan juga sudah mulai aktif dengan kegiatan kebahasaan, seminar-seminar beserta kongres kebahasaan, dan tak kalah pentingnya yaitu persiapan menuju ajang Duta Bahasa Indonesia di tingkat nasional.

Kami, Himpunan Mahasiswa Teknik Computer - Informatika ITS Surabaya mengucapkan Selamat atas terpilihnya Aini Rahmania K.F. (C-17) sebagai Duta Bahasa Jawa Timur 2009.

Sumber : www.hmtc-its.org, 2 Juli 2009

sepatu orthopadi orthoshoping.com sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita kelainan kaki pada balita arrow
Ads orthoshop info