sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label asmara. Show all posts
Showing posts with label asmara. Show all posts
Tuesday, January 28, 2014
KIAS-KIAS UNTUK KERUKUNAN DALAM RUMAH TANGGA DAN ASMARA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
KIAS-KIAS UNTUK KERUKUNAN DALAM RUMAH TANGGA DAN ASMARA
Ivan Taniputera
28 Januari 2014
Seorang teman menanyakan pada saya mengenai kias-kias menjaga kerukunan dalam rumah tangga serta asmara. Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan kias-kias yang berasal dari orang-orang tua dan primbon. Sebelumnya kita perlu merenungkan terlebih dahulu apa yang disebut kerukunan itu. Kerukunan tentu saja melibatkan minimal dua orang, karena ini menyangkut relasi dengan orang lain. Oleh karena itu, seluruh kias yang ada hubungannya dengan kerukunan dalam rumah tangga pasti juga jumlahnya harus sepasang. Ini adalah pakem yang berlaku dalam hampir semua kias yang berasal dari beragam kebudayaan.
Salah kias untuk menjaga kerukunan dalam rumah tangga adalah menempatkan sepasang bebek Mandarin.

Ini adalah suatu pengharapan agar pasangan dalam rumah tangga senantiasa bersatu dan saling mengasihi. Sementara itu, bagi yang menganut tradisi Kejawen boleh menempatkan patung loro blonyo seperti gambar di bawah ini:

Keduanya memiliki makna yang sama, yakni suatu harapan agar pasangan suami isteri senantiasa rukun dan saling mencintai.
Seorang teman pernah pula mengalami keretakan dalam rumah tangganya dan penulis memberikan kias yang pernah diajarkan oleh orang-orang tua dulu dengan sedikit dimodifikasi agar lebih mudah dan universal. Caranya dengan mencari dua buah pinang yang bentuknya kurang lebih serupa. Pada masing-masing pinang itu dituliskan nama pasangan suami isteri yang sedang bermasalah dengan tanggal dan jam lahir masing-masing. Karena ada beberapa bagian yang sifatnya tidak boleh dibabarkan untuk umum, maka bagi yang benar-benar memerlukan dapat menghubungi saya.
Dari segi Fengshui, rumah yang di sebelah kiri atau kanan pintu gerbang utama terdapat sebatang pohon besar juga dapat memicu perselingkuhan.

Penulis pernah menjumpai beberapa kasus yang membuktikan kebenaran hal ini. Namun jika tidak ingin menebang pohon tersebut, maka dapat menggunakan kaca yang ditempelkan di depan rumah menghadap pohon.
Demikianlah beberapa kiat-kiat kerukunan yang sekiranya bermanfaat.
Kendati demikian, kita hendaknya jangan melupakan bahwa faktor terpenting itu terletak pada manusianya sendiri. Jika seseorang memiliki kesabaran dan menjaga perilaku yang baik, maka ia memperoleh kerukunan hidup dalam rumah tangganya. Namun, bila ia bersikap tidak mau mengalah, maka dengan kias apa pun belum tentu ia dapat meraih kerukunan dalam rumah tangganya.
Di muka bumi ini semua faktor adalah saling melengkapi. Tidak bisa kita hanya mengandalkan kias di luar saja. Kita juga harus sanggup menerapkan kias di dalam diri atau batin kita sendiri.
Artikel menarik lainnya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/
Salah kias untuk menjaga kerukunan dalam rumah tangga adalah menempatkan sepasang bebek Mandarin.

Ini adalah suatu pengharapan agar pasangan dalam rumah tangga senantiasa bersatu dan saling mengasihi. Sementara itu, bagi yang menganut tradisi Kejawen boleh menempatkan patung loro blonyo seperti gambar di bawah ini:

Keduanya memiliki makna yang sama, yakni suatu harapan agar pasangan suami isteri senantiasa rukun dan saling mencintai.
Seorang teman pernah pula mengalami keretakan dalam rumah tangganya dan penulis memberikan kias yang pernah diajarkan oleh orang-orang tua dulu dengan sedikit dimodifikasi agar lebih mudah dan universal. Caranya dengan mencari dua buah pinang yang bentuknya kurang lebih serupa. Pada masing-masing pinang itu dituliskan nama pasangan suami isteri yang sedang bermasalah dengan tanggal dan jam lahir masing-masing. Karena ada beberapa bagian yang sifatnya tidak boleh dibabarkan untuk umum, maka bagi yang benar-benar memerlukan dapat menghubungi saya.
Dari segi Fengshui, rumah yang di sebelah kiri atau kanan pintu gerbang utama terdapat sebatang pohon besar juga dapat memicu perselingkuhan.

Penulis pernah menjumpai beberapa kasus yang membuktikan kebenaran hal ini. Namun jika tidak ingin menebang pohon tersebut, maka dapat menggunakan kaca yang ditempelkan di depan rumah menghadap pohon.
Demikianlah beberapa kiat-kiat kerukunan yang sekiranya bermanfaat.
Kendati demikian, kita hendaknya jangan melupakan bahwa faktor terpenting itu terletak pada manusianya sendiri. Jika seseorang memiliki kesabaran dan menjaga perilaku yang baik, maka ia memperoleh kerukunan hidup dalam rumah tangganya. Namun, bila ia bersikap tidak mau mengalah, maka dengan kias apa pun belum tentu ia dapat meraih kerukunan dalam rumah tangganya.
Di muka bumi ini semua faktor adalah saling melengkapi. Tidak bisa kita hanya mengandalkan kias di luar saja. Kita juga harus sanggup menerapkan kias di dalam diri atau batin kita sendiri.
Artikel menarik lainnya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
asmara,
kerukunan,
kerukunan rumah tangga,
Metafisika,
rumah tangga
Sunday, April 28, 2013
MENANYAKAN MASALAH PERCINTAAN DENGAN CIAMSIE
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
MENANYAKAN MASALAH PERCINTAAN DENGAN CIAMSIE
Ivan Taniputera
28 April 2013

Salah seorang teman (wanita) menanyakan mengenai makna ciamsie yang diperoleh. Selain menanyakan bunyi ciamsienya, saya juga memerlukan jam dan tanggal kelahirannya agar dapat dibuatkan bagan astrologisnya. Dengan demikian permasalahannya dapat diketahui secara lebih jelas. Ia menjelaskan pula bahwa ia baru saja mendapatkan masalah, yakni dipaksa putus dengan kekasihnya oleh orang tua mereka. Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa ia masih menyayangi kekasihnya tersebut. Putusnya hubungan percintaan itu juga berdampak pada kegiatan rumah ibadah, dimana keduanya merupakan aktifis di sana.
Berikut ini adalah bagan kelahiran kawan saya tersebut.

Guna menganalisanya kita harus membuat peta transit pula dan menelaah kondisi rumah kelima (asmara). Planet penguasa rumah kelimanya adalah Saturnus, yang sedang square dengan Yupiter-transit. Yupiter adalah planet penguasa rumah keempat (orang tua). Oleh karenanya, peta astrologis di atas menggambarkan dengan teliti kondisi putusnya hubungan asmara mereka yang terkait orang tua. Nampak pula bahwa penyebab ketidak-sukaan orang tua adalah kebiasaan, reputasi, dan pola pikir kekasihnya tersebut.
Kawan saya lalu menyampaikan bunyi ciamsienya:
Penyerok dan sapu itu adalah bagaikan suami isteri.
Dipergunakan mengangkut sampah yang kotor.
Jika salah seorang memasuki istana indah dan elok.
Akan memperoleh bimbingan orang berhati mulia yang baik budi.
Saya lalu memberikan penafsiran sebagai berikut: Penyerok dan sapu itu melambangkan pasangan yang saling melengkapi. Seharusnya kedua pihak bisa mengatasi kekurangan bersama. Sayangnya hanya salah satu saja yang memasuki istana indah asri. Artinya, ini perjodohan berpeluang gagal. Mengapa demikian? Karena jika hanya penyerok dan sapu saja yang mau bekerja, sampah taka akan bisa bersih. Keduanya harus mau bekerja sama. Tapi dalam hal ini, salah satu ga bisa bekerja sama. Kendati demikian, di sini nampak, pihak yang dapat menyadari kekurangannya akan mendapatkan bimbingan menuju kehidupan lebih baik. Demikianlah, penafsiran makna ciamsie menurut pendapat saya.
Dipergunakan mengangkut sampah yang kotor.
Jika salah seorang memasuki istana indah dan elok.
Akan memperoleh bimbingan orang berhati mulia yang baik budi.
Saya lalu memberikan penafsiran sebagai berikut: Penyerok dan sapu itu melambangkan pasangan yang saling melengkapi. Seharusnya kedua pihak bisa mengatasi kekurangan bersama. Sayangnya hanya salah satu saja yang memasuki istana indah asri. Artinya, ini perjodohan berpeluang gagal. Mengapa demikian? Karena jika hanya penyerok dan sapu saja yang mau bekerja, sampah taka akan bisa bersih. Keduanya harus mau bekerja sama. Tapi dalam hal ini, salah satu ga bisa bekerja sama. Kendati demikian, di sini nampak, pihak yang dapat menyadari kekurangannya akan mendapatkan bimbingan menuju kehidupan lebih baik. Demikianlah, penafsiran makna ciamsie menurut pendapat saya.
Intinya di sini salah satu pihak memang sulit mengubah tabiatnya, dan ini memang diperlihatkan oleh diagram astrologi kawan saya itu. Orang tua teman saya itu mungkin menganggap kekasih teman saya mempunyai tabiat tidak bagus. Makanya itu yang menjadi penyebab dipisahkan. Saya juga melihat adanya aspek buruk dengan Mars (Kemarahan). Ini bisa berarti perkelahian atau perselisihan. Mungkin sebelumnya ada perkelahian atau perselisihan antara kedua keluarga.
Berselang dua minggu kemudian, kawan saya mengambil ciamsie lagi dan mendapatkan hasil sebagai berikut:
Terompet perang dari tanduk berkumandang tiga kali.
Suaranya menggetarkan hati melebihi badai salju.
Disarankan agar Anda bersabar dan tidak memikirkannya.
Seluruh anggota pasukan selamat dan bertahan hidup.
Berselang dua minggu kemudian, kawan saya mengambil ciamsie lagi dan mendapatkan hasil sebagai berikut:
Terompet perang dari tanduk berkumandang tiga kali.
Suaranya menggetarkan hati melebihi badai salju.
Disarankan agar Anda bersabar dan tidak memikirkannya.
Seluruh anggota pasukan selamat dan bertahan hidup.
Teman saya lalu mengatakan sebagai berikut, "Mengenai perselisihan memang benar adanya. Penyebab ketidak-kesetujuan orang tua adalah karena ia memiliki reputasi buruk dulunya."
Teman saya menambahkan bahwa sehubungan dengan pertanyaan ciamsie pertama adalah tentang permasalahan terkait kegiatan di tempat ibadah akibat putusnya hubungan mereka. Apakah yang sekiranya perlu dilakukan menurut dewa. Bahkan teman saya itu juga mengalami kesulitan jika mengikuti kegiatan di tempat ibadahnya. Sementara itu, ciamsie kedua terdapat gambar seorang panglima perang sedang mengatur strategi. Sementara itu, komandan perang sedang mengatur anak buah beserta kuda. Ciamsie tersebut berada di bawah lindungan bintang Kak Seng.
Saya menafsirkan sebagai berikut. Terompet perang dari tanduk berkumandang tiga kali.
Terompet perang itu nampaknya adalah persiapan berperang. Artinya, kedua belah pihak sudah sulit dirukunkan kembali. Dengan kata lain, permusuhan antara kedua belah pihak sudah terlalu mendalam.
Suaranya menggetarkan hati melebihi badai saljui. Ini artinya hal itu akan punya pengaruh sangat mendalam di hati kedua belah pihak.
Disarankan agar Anda bersabar dan tidak memikirkannya.Ini merupakan nasihat agar kawan saya bersabar dan jagan bersdih hati.
Seluruh anggota pasukan selamat dan bertahan hidup. Ini makaanya bagus sebenarnya, karena menandakan bahwa semua pihak pada dasarnya tidak akan dirugikan. Rugi sedikitpun tidak. Kedua belah pihak akan selamat. Tetapi tidak mengindikasikan bahwa kedua belah akan kembali rujuk. Mungkin kawan saya harus menanyakan ekstra apakah kedua belah pihak akan rujuk kembali. Saya menyimpulkan bahwa, saat ini kedua belah pihak tidak bisa bersatu. Harus menunggu saat yang tepat, mungkin angka "tiga" di atas ada maknanya. Harus menunggu dalam "tiga" bisa tiga hari, tiga minggu, tiga bulan, atau bahkan tiga tahun. Bersabar karena tidak ada sesuatupun yang dapat dilakukan. Begitu yang kira-kira kesimpulan saya. Apakah sudah menggambarkan permasalahan sebenarnya?
Seluruh anggota pasukan selamat dan bertahan hidup. Ini makaanya bagus sebenarnya, karena menandakan bahwa semua pihak pada dasarnya tidak akan dirugikan. Rugi sedikitpun tidak. Kedua belah pihak akan selamat. Tetapi tidak mengindikasikan bahwa kedua belah akan kembali rujuk. Mungkin kawan saya harus menanyakan ekstra apakah kedua belah pihak akan rujuk kembali. Saya menyimpulkan bahwa, saat ini kedua belah pihak tidak bisa bersatu. Harus menunggu saat yang tepat, mungkin angka "tiga" di atas ada maknanya. Harus menunggu dalam "tiga" bisa tiga hari, tiga minggu, tiga bulan, atau bahkan tiga tahun. Bersabar karena tidak ada sesuatupun yang dapat dilakukan. Begitu yang kira-kira kesimpulan saya. Apakah sudah menggambarkan permasalahan sebenarnya?
Kembali ke ciamsie pertama, jika ia menanyakan mengenai dampak terhadap kegiatan di tempat ibadah dan bagaimanakah saran dewa, maka boleh diartikan bahwa salah satu pihak harus jalan dulu. Salah satu harus mundur dalam kegiatan di tempat ibadah. Tidak bisa untuk sekarang ini mengadakan kegiatan bersama. Jika dua-dua mau jalan, malah tidak bisa. Dua-dua mundur juga tidak bisa. Artinya salah satu harus jalan dulu.
Teman saya menjawab, "Wah, penjelasannya sangat akurat. Dalam hal kegiatan, memang salah satu harus mundur. Memang benar demikian halnya. Untung saya bertanya pada Anda. Saya memang waktu itu sempat berpikir, jika dalam kondisi seperti ini keduanya mundur tidaklah baik. Perlu ada salah satu pihak yang berkorban terlebih dahulu. Aku bersedia mengorbankan diri dengan mundur dari segenap kegiatan. Bila saya memaksakan bertahan di sana keadaannya akan menjadi semakin runyam."
Kawan saya menanyakan pula bagaimana solusinya. Saya menyatakan bahwa solusinya harus belajar mengenali dan terbuka pada diri sendiri.
Teman saya menjawab, "Wah, penjelasannya sangat akurat. Dalam hal kegiatan, memang salah satu harus mundur. Memang benar demikian halnya. Untung saya bertanya pada Anda. Saya memang waktu itu sempat berpikir, jika dalam kondisi seperti ini keduanya mundur tidaklah baik. Perlu ada salah satu pihak yang berkorban terlebih dahulu. Aku bersedia mengorbankan diri dengan mundur dari segenap kegiatan. Bila saya memaksakan bertahan di sana keadaannya akan menjadi semakin runyam."
Kawan saya menanyakan pula bagaimana solusinya. Saya menyatakan bahwa solusinya harus belajar mengenali dan terbuka pada diri sendiri.
Sebagai penutup saya menambahkan, "Di situ terdapat gambar jenderal mengatur strategi, sedangkan anak buah mengatur kuda. Artinya hanya satu saja yang maju ke depan. Bintang Kak Seng itu juga tidak masalah. Artinya segala sesuatu pada akhirnya akan baik-baik saja.
Berdasarkan hal ini, kita menyimpulkan bahwa pembacaan ciamsie akan lebih baik jika bisa dipadukan dengan astrologi, bazi, ziweidoushu, atau ilmu lainnya.
Berdasarkan hal ini, kita menyimpulkan bahwa pembacaan ciamsie akan lebih baik jika bisa dipadukan dengan astrologi, bazi, ziweidoushu, atau ilmu lainnya.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
asmara,
Astrologi,
astrology,
Ciamsie,
love relationship,
percintaan,
Ramalan China
Sunday, November 4, 2012
Langit Mendung
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
langit mendung gumandul nganyut tan ginayuh
nunggu tetesing udan sinareng tetesing luh
tuwuh amarga dukitaning ruh
sesambatan ing palungguh
datan nyipta swasana pakewuh
nyuntakke panandang kang rinengkuh
rinoncening ukara minangka sulihing rasa
rasa tresna peparinging Kang Kawasa
ewoning panandang lan pangrasa
ndeder ati lan teguhing jiwa
panelangsa endah edi tan ginawe dukita
jejering rasa syukur eloking panarima
( sakehing lelampahan linambaran rasa )
nunggu tetesing udan sinareng tetesing luh
tuwuh amarga dukitaning ruh
sesambatan ing palungguh
datan nyipta swasana pakewuh
nyuntakke panandang kang rinengkuh
rinoncening ukara minangka sulihing rasa
rasa tresna peparinging Kang Kawasa
ewoning panandang lan pangrasa
ndeder ati lan teguhing jiwa
panelangsa endah edi tan ginawe dukita
jejering rasa syukur eloking panarima
( sakehing lelampahan linambaran rasa )
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
asmara,
ati,
branta,
Geguritan,
kekidungan,
kidung,
kidung katresnan,
mendung,
puisi jawa
Thursday, November 1, 2012
Sliramu
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
reroncening tulisan minangka sulih jeriting nala
kang bakal tinulis kaya tan kena tak bendung maneh
ukara lan tetembungan endahing pangucap
lir kadya seratane para pujangga kang nandang asmara
ananging....
angel anggonku nyuntake ana ing lembaran iki
kanggo nggambarke endahing panyipta
kang den anugerahke marang sliramu widodarining ati
sliramu kang tansah dadi wewayanganing lelamunan
sliramu kang dadi puspa warnane pangimpenku
sliramu pepujaning ati
wewayangan esem manismu tansah bisa agawe tratabing ati
lirik beninging netra bebasan bisa nggawa tirta suci
kang bisa nambahi segering jiwa kang nandang branta
duh wong manis...
sliramu kang tansah dadi wewayanganing lelamunan
sliramu kang dadi puspa warnane pangimpenku
sliramu pepujaning ati
wewayangan esem manismu tansah bisa agawe tratabing ati
lirik beninging netra bebasan bisa nggawa tirta suci
kang bisa nambahi segering jiwa kang nandang branta
duh wong manis...
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
asmara,
ati,
branta,
esem,
Geguritan,
jiwa,
kekidungan,
kidung,
kidung katresnan,
lirik,
nala,
puisi jawa,
pujangga,
sliramu,
tembung,
tetembungan,
tirta suci,
ukara,
wewayangan
Subscribe to:
Posts (Atom)