sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Dunia Film. Show all posts
Showing posts with label Dunia Film. Show all posts
Wednesday, November 21, 2012
5 Film Drama yang Mengharukan
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Mungkin anda masih ingat dengan film yang bercerita tentang seorang ayah yang mempunyai kelainan mental yang merawat anaknya hingga jadi dewasa?.Ya.. I Am Sam,film yang mengharukan ini sungguh susah untuk dilupakan.Perjuangan sang ayah sungguh menjadi motifasi untuk seorang ayah untuk selalu melakukan yang terbaik untuk anaknya.
Selain I AM Sam,masih ada lagi film yang mengharukan,film-film drama ini sukses merubah karakter seseorang setelah menontonnya.Film apakah itu?
Berikut 5 film drama terbaik yang sungguh mengharukan :

1. A Walk To Remember
Film pertama yang mendapat predikat film terbaik adalah film garapan sutradara Adam Shankman mengenai kehidupan Jemmie Sullivan, gadis katolik yang teguh memegang iman, tidak ikut arus dan memiliki kepribadian dan karakter yang kuat dalam dirinya. Takdir mempertemukan Jemmie dengan London Carter, pemuda tampan yang populer di sekolah, yang emoh dengan kegiatan sosial dan hanya mengenal senang-senang.
Kehidupan London berubah 180 derajat setelah mengenal Jemmie dalam sebuah kegiatan sosial yang harus dijalani London akibat keteledorannya membiarkan calon anggota enk jatuh dari tiang ke danau dengan ketinggian 100m.
Jemmie yang diperankan dengan sangat gemilang oleh aktris Mandy Moore membuat kesan Jemmie yang pemalu, beriman, dan tidak luruh dalam hingar bingar kehidupan SMU menjadi hidup. Jammie adalah karakter favorit di film ini. Memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kegemarannya adalah menyanyi dan mengamati pergerakan bintang-bintang melalui teleskop kepunyaannya.
Pembaca akan disuguhi jalur cerita yang menarik karena film ini diangkat dari novel karya penulis kenamaan Nicholas Sparks. Selain itu suara emas Mandy Moore dalam lagu yang kebanyakan menjadi soundtrack film ini, akan memanjakan telinga pembaca. Dan satu lagi film ini juga mengharu biru, karena Jemmie harus meninggal karena kanker yang dideritanya.

2. I Am Sam
Orang-orang dengan keterbelakangan mental yang kita kenal biasanya tidak memiliki harapan hidup yang berarti dalam kehidupan mereka, namun Sean Penn mampu menghapus imaji keliru itu.
Berperan sebagai Sam Dawson, orang yang memiliki keterbelakangan mental (dissability disorder) ternyata mampu membesarkan seorang gadis kecil yang tumbuh menjadi gadis cerdas dan berbakat di sekolah. Sam Dawson juga mampu memiliki penghasilan dengan bekerja di coffeshop Starbucks sebagai pramusaji.
Kehidupan Sam dan anak kecilnya yang bernama Lucy (diperankan oleh Dakota Fanning) terganggu tatkala hakim setempat menyatakan Sam tidak akan mampu mengasuh Lucy karena keterbelakangannya.
Pengadilan setempat memutuskan jikalau Lucy harus tinggal di Foster Care untuk diadopsi oleh orang lain.
Seketika itu juga Sam Dawson harus bekerja keras meyakinkan orang-orang yang tidak mengerti dirinya, bahwa dirinya mencintai Lucy, dan mampu membesarkannya secara normal. Dalam perjalanannya memperjuangkan hak asuh lucy, Sam bertemu dengan pengacara terkenal yang tidak pernah kalah Rita Williams yang diperankan oleh Michelle Pfifer.
Dalam perjuangan memenangkan kasus ini, Rita yang menjadi pengacara top ternyata menyadari bahwa kesempurnaan karirnya ternyata tidak berbanding lurus dengan kehidupan pribadi, suaminya selingkuh dan anak nya tidak pernah mau mendengarkan omongannya. Yang saya suka dari film ini adalah kegigihan Sam Dawson, bahwa walaupun ia memiliki keterbelakangan mental dia bisa berusaha keras membesarkan putri semata wayangnya, Lucy.

3. My Sister Keeper
Film ini benar-benar mengharu biru, tatkala Sara Fitzgerald diperankan oleh Cameron Diaz, seorang ibu dan pengacara yang sukses harus berada di posisi tersulit dalam hidupnya, merelakan Kate pergi karena direnggut Leukimia atau harus mengorbankan putri kecilnya Anna yang memiliki struktur tulang sempurna untuk Kate. Sebenarnya Sara tahu mengorbankan Anna demi Kate adalah tindakan terburuk yang pernah dilakukan oleh orang tua terhadap anak, tapi Sara harus melaksanakan itu agar nyawa putrinya, Kate selamat dari Leukimia.
Tindakan Sara Fitzgerald yang terkesan kejam dan tidak mengenal logika mendapat perlawanan dari anaknya sendiri Anna Fitzgerald yang diperankan oleh aktris cilik Abigail Breslin.
Anna pada akhirnya harus menyewa pengacara top yang mengidap penyakit Ayan, untuk melawan tindakan ibunya melalui jalur hukum tentu ini menjadikan Sara berang dan menyalahkan siapapun yang membela keputusan Anna.
Untungnya, Anna mempunyai ayah yang baik dan pengertian yang mampu memahami keputusannya.
Penampilan Cameron Diaz benar-benar total dan bahkan seperti berada di performa keemasannya. CamDi berani membabat habis rambutnya untuk membuktikan bahwa dia serius di film ini. Cerita tentang hak anak pada orang tua ini mengajarkan, bagaimanapun besarnya cinta orang tua pada anak, harus tunduk pada kehendak Tuhan.

4. Freedom Writers
Film ini bercerita tentang seorang guru baru bernama Erin Gruwell (Hilary Swank) yang mengajar di sekolah Wodrow Wilson High School. Semangat dan dedikasinya mengajar harus terbentur pada realita di kelas yang sudah dicederai oleh tradisi perang antar geng dan eksistensi ras. Letupan sedikit saja yang terjadi di kelas, bisa memicu kericuhan yang berakhir dengan kematian. Menyadari realita ini, Erin harus berjuang mati-matian, merelakan sebagian besar waktu, dana dan tenaga untuk menyelamatkan anak-anak didiknya.
Tantangannya tidak sampai situ, rekan-rekan guru bahkan petinggi di sekolah memandang sinis usahanya tersebut, wakil kepala sekolah, dan bahkan guru yang mengajar di kelas top, dibuat uring-uringan karena pengajaran out of the box, melalui menulis di buku harian, yang dilakukan Miss Erin Gruwel ini mampu menarik siswa-siswi berprestasi dari kelas lain.
Kehidupan pribadi Miss Erin Gruwell pun ikut menjadi korban, suaminya menceraikannya, tapi itu tidak seberapa dibanding hasilnya, keputusan dewan pendidikan setempat menyetuji cara-cara Miss Erin Gruwell dan bahkan memperpanjang sesi pengajaran Miss Erin sampai anak-anak bermasalah ini selesai dari masalahnya. Oh iya tidak lupa anda juga akan diperkenalkan dalam film ini seorang penyelamat Anne Frank yakni Miep Gipp tatkala anne dan keluarganya harus bersembunyi dari kekejaman Hitler pada perang dunia II.

5. Persuit Of Happinnees
Semua orang yang pernah menonton film ini setuju, jikalau adegan Will Smith yang tidur dengan anaknya di toilet umum di sebuah stasiun kereta adalah adegan paling mengharukan dari film ini. Perkenalkan film yang juga direkomendasikan oleh Oprah, Pursuit of Happiness. Film ini bercerita tentang Christopher Gardner seorang salesmen yang menghabiskan seluruh dana yang dimiliki yang diinvestasikan untuk membeli franchise scanner tulang (Bone Density Scanner) portable.
Sebagaimana setiap salesman, dia yakin alat ini akan laku dipasaran, namun sayang seribu sayang, setiap dokter yang dia temui, menolak menggunakan alat ini dengan alasan kurang efisien dan hygienis serta terlalu mahal, walaupun mampu menghasilkan gambar lebih baik daripada sinar x.
Kegagalan demi kegagalan ditemui oleh Christopher yang diperankan oleh Will Smith, hutang-utang semakin menumpuk sementara tumpukan scanner, tidak laku terjual. Hal ini memicu keributan dalam rumah tangga Chris, dalam suasana seperti ini, Linda, istrinya tidak tahan dengan kondisi ini dan memilih meninggalkan Chris dan anaknya.
Dalam keputusasaan, Chris memikirkan bagaimana cara menjadi bahagia dan dia melihat bagaimana orang-orang yang keluar dari kantor pialang saham tersenyum dalam kebahagiaan. Sejak saat itu, dia memutuskan untuk menjadi pegawai magang di pialang saham setempat.
Dalam masa magang yang tak dibayar itu, Chris mulai kehabisan uang. Akhirnya ia diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch.
Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur di luar. Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds.
Di akhir cerita, Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Sejak saat itulah Chris dan anak kecilnya yang diperankan oleh anaknya sendiri Jaden Smith, hidup bahagia.
Like This..?? Share This Article...........
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Film-Film Paling Dilarang di Dunia Perfilman
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Manusia cenderung penasaran 'mencicipi' segala yang tegas-tegas dilarang. Kisah penciptaan setidaknya memberikan contoh. Siapa yang bisa abai terhadap derita Adam dan Hawa, yang terusir dari surga karena merasakan buah yang pantang dimakan itu?
Dalam hal produk kebudayaan, seperti pakain, musik, atau film, kenyataannya tak jua berbeda. Pada pemerintahan Bung Karno, musik yang disebut 'ngak-ngik-ngok' tak pantas beredar di tengah khalayak luas. Maka segunung piringan hitam berisi pelbagai kelompok musik -terutama menyangkut lagu-lagu The Beatles- giat dimusnahkan. Hal demikian tak hanya terjadi di Indonesia, dan tak pula menimpa jagat musik belaka. Film niscaya jadi korban pengharaman pula.
Mari tengok sebentar beberapa film yang jadi obyek pelarangan:
Dalam hal produk kebudayaan, seperti pakain, musik, atau film, kenyataannya tak jua berbeda. Pada pemerintahan Bung Karno, musik yang disebut 'ngak-ngik-ngok' tak pantas beredar di tengah khalayak luas. Maka segunung piringan hitam berisi pelbagai kelompok musik -terutama menyangkut lagu-lagu The Beatles- giat dimusnahkan. Hal demikian tak hanya terjadi di Indonesia, dan tak pula menimpa jagat musik belaka. Film niscaya jadi korban pengharaman pula.
Mari tengok sebentar beberapa film yang jadi obyek pelarangan:
"I Spit on Your Grave"
Film bercerita tentang penulis perempuan yang menyendiri ke pedesaan untuk menyelesaikan sebuah novel. Ia lantas bertemu dengan empat pemuda setempat, yang lantas menculik, memerkosa, serta berupaya membunuhnya. Si korban lantas melakukan pembalasan dendam.
Pelarangan berkaitan dengan gambar-gambar penuh adegan seksual eksplisit dan
berdarah-darah. Karya itu tak bisa ditayangkan di Finlandia (2006), Australia
(1997-2004), China, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, New Zealand, Kanada, Islandia, Norwegia, Jerman Barat, Irlandia (2002), dan Inggris (1984-2001).
"Cannibal Holocaust"
Seorang sutradara beserta anak buah mengunjungi hutan lebat Amazon demi
memproduksi film dokumenter tentang suku setempat. Mereka lalu hilang secara
misterius. Ada antropolog yang kemudian menelusuri jejak mereka. Ia akhirnya
menemukan rol film tim itu dan menemukan penyebab kejadian.
Terlepas dari penyiksaan terhadap hewan yang benar-benar terjadi, "Cannibal
Holocaust" dimejahijaukan karena dianggap memasukkan adegan nyata. Para aktor yang tewas di dalam film telah menandatangani kontrak yang berbunyi: setahun setelah produksi, tak ada material yang boleh dipublikasikan. Sutradara
Ruggero Deodato berkeras meyakinkan bahwa tak ada adegan nyata dalam film. Untuk membuktikan hal itu dan menghindari penjara seumur hidup, ia terpaksa memutuskan kontrak.
Negara-negara yang melarang di antaranya: Singapura, Australia, Norwegia
(1984-2005), Finlandia (1984-2001), Malaysia, Filipina, dan Selandia Baru (2006), Irlandia dan Islandia (1984-2006), Jerman Barat dan Italia (1980-1984), dan Inggris (1984-2001).
"A Clockwork Orange" (1971)
Diadaptasi dari novel karya penulis kawakan Anthony Burgess, "A Clockwork Orange" dilarang tayang di Irlandia (1971-2000), Inggris - oleh sang sutradaranya, Stanley Kubrick - (1973-1999), Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Spanyol. Film berkisah tentang pemuda Alex dan kawan-kawan yang kerap membunuh serta semaunya melakukan perkosaan.
Di Inggris, Kubrick menarik sendiri filmnya karena mendapat imbauan polisi, yang
menyatakan bahwa ada beberapa pihak melontarkan ancaman kepadanya serta
keluarga.
"The Texas Chainsaw Massacre" (1974)
Film ini terinspirasi dari kisah nyata seorang pembunuh bernama Ed Gein yang gemar mengenakan kulit manusia sebagai pakaian. Namun demikian, sang pembantai tak pernah menggunakan gergaji mesin sebagai alat pencabut nyawa.
"The Texas Chainsaw Massacre" gagal terbit di Finlandia (1984), Inggris, Brazil, Australia, Jerman Barat, Chili, Islandia, Irlandia, Norwegia, Singapura, dan Swedia.
"The Exorcist" (1973)
Dianggap sebagai salah satu film horor paling sering memantik perdebatan, "The
Exorcist" berkisah tentang gadis berusia 12 tahun yang kesurupan serta dua pendeta yang berupaya mengusir sang iblis dari jiwanya. Malaysia, Inggris dan Singapura memutuskan tak mengizinkan pemutaran film itu di dalam negeri.
Tapi, panitia Oscar justru menganggap "The Exorcist" adalah karya brilian. 10 Oscar dinominasikan bagi film itu. Akhirnya, "The Exorcist" mendapatkan dua Oscar untuk Skenario dan Musik terbaik.
"The Last Tango in Paris" (1973)
Seorang perempuan muda Paris (dimainkan oleh Maria Schneider) main serong dengan pebisnis Amerika paruh baya (diperankan dengan ciamik oleh Marlon Brando). Hubungan mereka hanya berdasar atas desakan nafsu seksual. Keduanya menolak untuk mengetahui nama masing-masing.
Film itu jadi terkenal karena adegan-adegan seksual teramat vulgar menggunakan mentega, yang menghantui Schneider di kehidupan nyata. Kepada New York Post, ia mengaku pada tahun 2007, "Saya merasa dipermalukan dan, sejujurnya, agak merasakan adanya perkosaan. Syukurlah cuma sekali take. Sejak itu, saya tak lagi memasak dengan mentega. Saya cuma memakai minyak zaitun."
"The Last Tango in Paris" tak boleh diputar di Italia (1972-1986), Singapura, Selandia Baru, Portugal (1973-1974) dan Korea Selatan.
Pelarangan berkaitan dengan gambar-gambar penuh adegan seksual eksplisit dan
berdarah-darah. Karya itu tak bisa ditayangkan di Finlandia (2006), Australia
(1997-2004), China, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, New Zealand, Kanada, Islandia, Norwegia, Jerman Barat, Irlandia (2002), dan Inggris (1984-2001).
"Cannibal Holocaust"
Seorang sutradara beserta anak buah mengunjungi hutan lebat Amazon demi
memproduksi film dokumenter tentang suku setempat. Mereka lalu hilang secara
misterius. Ada antropolog yang kemudian menelusuri jejak mereka. Ia akhirnya
menemukan rol film tim itu dan menemukan penyebab kejadian.
Terlepas dari penyiksaan terhadap hewan yang benar-benar terjadi, "Cannibal
Holocaust" dimejahijaukan karena dianggap memasukkan adegan nyata. Para aktor yang tewas di dalam film telah menandatangani kontrak yang berbunyi: setahun setelah produksi, tak ada material yang boleh dipublikasikan. Sutradara
Ruggero Deodato berkeras meyakinkan bahwa tak ada adegan nyata dalam film. Untuk membuktikan hal itu dan menghindari penjara seumur hidup, ia terpaksa memutuskan kontrak.
Negara-negara yang melarang di antaranya: Singapura, Australia, Norwegia
(1984-2005), Finlandia (1984-2001), Malaysia, Filipina, dan Selandia Baru (2006), Irlandia dan Islandia (1984-2006), Jerman Barat dan Italia (1980-1984), dan Inggris (1984-2001).
"A Clockwork Orange" (1971)
Diadaptasi dari novel karya penulis kawakan Anthony Burgess, "A Clockwork Orange" dilarang tayang di Irlandia (1971-2000), Inggris - oleh sang sutradaranya, Stanley Kubrick - (1973-1999), Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Spanyol. Film berkisah tentang pemuda Alex dan kawan-kawan yang kerap membunuh serta semaunya melakukan perkosaan.
Di Inggris, Kubrick menarik sendiri filmnya karena mendapat imbauan polisi, yang
menyatakan bahwa ada beberapa pihak melontarkan ancaman kepadanya serta
keluarga.
"The Texas Chainsaw Massacre" (1974)
Film ini terinspirasi dari kisah nyata seorang pembunuh bernama Ed Gein yang gemar mengenakan kulit manusia sebagai pakaian. Namun demikian, sang pembantai tak pernah menggunakan gergaji mesin sebagai alat pencabut nyawa.
"The Texas Chainsaw Massacre" gagal terbit di Finlandia (1984), Inggris, Brazil, Australia, Jerman Barat, Chili, Islandia, Irlandia, Norwegia, Singapura, dan Swedia.
"The Exorcist" (1973)
Dianggap sebagai salah satu film horor paling sering memantik perdebatan, "The
Exorcist" berkisah tentang gadis berusia 12 tahun yang kesurupan serta dua pendeta yang berupaya mengusir sang iblis dari jiwanya. Malaysia, Inggris dan Singapura memutuskan tak mengizinkan pemutaran film itu di dalam negeri.
Tapi, panitia Oscar justru menganggap "The Exorcist" adalah karya brilian. 10 Oscar dinominasikan bagi film itu. Akhirnya, "The Exorcist" mendapatkan dua Oscar untuk Skenario dan Musik terbaik.
"The Last Tango in Paris" (1973)
Seorang perempuan muda Paris (dimainkan oleh Maria Schneider) main serong dengan pebisnis Amerika paruh baya (diperankan dengan ciamik oleh Marlon Brando). Hubungan mereka hanya berdasar atas desakan nafsu seksual. Keduanya menolak untuk mengetahui nama masing-masing.
Film itu jadi terkenal karena adegan-adegan seksual teramat vulgar menggunakan mentega, yang menghantui Schneider di kehidupan nyata. Kepada New York Post, ia mengaku pada tahun 2007, "Saya merasa dipermalukan dan, sejujurnya, agak merasakan adanya perkosaan. Syukurlah cuma sekali take. Sejak itu, saya tak lagi memasak dengan mentega. Saya cuma memakai minyak zaitun."
"The Last Tango in Paris" tak boleh diputar di Italia (1972-1986), Singapura, Selandia Baru, Portugal (1973-1974) dan Korea Selatan.
Like This..?? Share This Article...........
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
10 Film Indonesia Pertama
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.
2. Eulis Atjih (1927)
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.
3. Lily Van Java (1928)
Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.
4. Resia Boroboedoer (1928)
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.
5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.
6. Njai Dasima I (1929)
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.
7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.
8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.
9. Si Ronda (1930)
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.
10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.
Bonus
Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
10 Film yang Menggambarkan Orang Jenius
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Jenius didefinisikan sebagai orang memiliki kapasitas alami di bidang intelektual. Banyak film menggambarkan orang-orang jenius dengan keahlian masing-masing, apakah itu matematika, ilmu pengetahuan, seni atau musik. Berikut adalah 10 film brilian yang menggambarkan 10 "kejeniusan" yang berbeda. Sebagian besar film didasarkan pada kehidupan karakter dan bagaimana kemampuan mereka masuk ke dalam kehidupan mereka dan kehidupan orang-orang di sekitar mereka. Mayoritas dari mereka didasarkan pada orang yang nyata.
10. Seni
Pollock (2000)

Film ini menceritakan tentang karier dan perjuangan dengan alkoholisme serta resepsi untuk pekerjaannya. Jackson Pollock adalah seorang pelukis abstrak Amerika yang meninggal pada tahun 1956, pada usia 44. Ia terkenal karena lukisan ekspresionisnya yang dilukis di kanvas besar, yang biasanya dibentangkan di lantai. Bukannya lukisan yang ia buat, ia hanya melempar cat kanvas dan mengolesi kanvas. Dia berjuang dengan alkohol sepanjang hidupnya, dan pada akhirnya alkohol menjadi penyebab kematiannya dalam kecelakaan mobil yang dikendarainya dalam keadaan mabuk. Pollock Film ini dirilis pada tahun 2000 dan aktornya antara lain Ed Harris dan Marcia Gay Harden. Harden memenangkan Academy Award untuk perannya sebagai istri Jackson, Lee Krasner.
9. Autisme
Rain Man (1988)

Sebagian orang pasti akrab dengan Film ini, "Rain Man" memenangkan 4 Oscar pada tahun 1989, termasuk satu untuk Aktor Terbaik, Dustin Hoffman. Dalam film ini Hoffman berperan sebagai Raymond, sarjana autis yang cacat. Raymond memiliki kecerdasan dan keahlian yang bertentangan dengan alam secara keseluruhan. karakter Raymond di film ini diambil pada seseorang di dunia nyata yang bernama Kim Peek, yang dianggap sebagai sarjana paling cemerlang di dunia. Peek dapat membaca 2 halaman buku dalam waktu sekitar 10 detik dengan matanya. Mata kirinya dapat membaca halaman yang berada di sisi kiri buku dan mata kanannya dapat membaca halaman yang berada di sisi kanan buku. Dia bisa mengingat 98% dari informasi ini. Selain terkenal sebagai "speed calculator", dia juga bisa mengingat lebih dari sekitar 12.000 buku-buku tentang geografi, sejarah, sastra, dll. Dia juga dapat mendeklarasikan hari atau tanggal dalam sejarah.
Tapi pada dasarnya film ini bukan menceritakan kehidupan Kim Peek, tetapi menceritakan tentang charlie, adik Raymond (diperankan oleh Tom Cruise), yang menemukan saudaranya setelah ayah mereka meninggal dan meninggalkan warisan jutaan dolar untuk Raymond. Pada awalnya Charlie hanya menggunakan kemampuan Raymond untuk keuntungan sendiri, tetapi seiring waktu berjalan, Charlie berubah menjadi mencintai kakaknya Raymond. Di film ini, akting Dustin Hoffman sangat sempurna dan cemerlang.
8. Catur
Searching for Bobby Fischer (1993)

Robert James Fischer dianggap sebagai salah satu pemain catur terbaik sepanjang masa, dengan prestasi legendaris, termasuk menjadi grandmaster termuda pada usia 15. Film ini menceritakan Joshua Waitzkin, anak ajaib yang mengikuti jejak Bobby Fischer. Di film ini, Waitzkin dimainkan oleh Max Pomeranc. Dia ditemukan sebagai pemain catur yang memiliki bakat alami. Pada film ini dia diasuh oleh instruktur yang ketat. Yosua Waitzkin mulai bermain catur pada usia 6 tahun. Da telah memenangkan 8 gelar individu dan 7 kejuaraan tim.
7. Kecerdasan
Little Man Tate (1991)

Little Man Tate adalah sebuah film yang disutradarai dan dibintangi oleh Jodie Foster. Film ini menceritakan kisah seorang anak jenius, Fred Tate (7 tahun) yang memiliki bakat piano, jenius dalam hal matematika dan juga dunia artis. Film ini berfokus pada usaha Fred untuk menyesuaikan dirinya di masyarakat, meskipun kecerdasannya menjadi ketegangan psikologis antara dirinya dan ibunya.
6. Matematika
A Beautiful Mind (2001)

A Beautiful Mind didasarkan pada sebuah buku dengan judul yang sama. Baik film dan novel ini menceritakan kisah tentang ahli matematika pemenang Hadiah Nobel dan Economist, John Forbes Nash. Awalnya, Tom Cruise ditetapkan untuk memainkan peran utama, tapi Crowe dipilih setelah Ron Howard (Sutradara) melihat penampilannya di Gladiator. Film ini mengambil sebagian besar kehidupan Nash, termasuk waktu di Princeton University. Kisahnya meliputi keberhasilan dan keputusasaan Nash. Film ini memenangkan 4 Academy Award, termasuk Best Picture.
5. Musik
Amadeus (1984)

Amadeus dianggap sebagai salah satu film drama musikal terbaik yang pernah dibuat. Hal ini ditandai dengan menjadi nominasi untuk 53 award dan memenangkan 40 dari 53 award tersebut, termasuk 8 Academy Award. Film ini diambil dari kehidupan komposer Antonio Salieri dan Wolfgang Amadeus Mozart, keduanya tinggal di Wina, Austria, di akhir abad ke-18. Mozart adalah seorang anak ajaib yang menulis untuk keyboard dan biola pada usia 5 tahun. Di sepanjang hidupnya dia telah menghasilkan lebih dari 600 karya dan dianggap sebagai musisi, anak berbakat alami terbesar sepanjang masa.
4. Fisika
Dark Matter (2008)

Dark Matter adalah sebuah film yang didasarkan pada kisah Gang Lu, pelaku pembunuhan di University of Lowa. Film ini berfokus pada waktunya di universitas, daripada kejahatan yang ia lakukan. Karakter, Liu Xing, adalah mahasiswa Cina berbakat muda yang diterbangkan ke Amerika untuk belajar fisika di tingkat yang lebih tinggi. Sementara di sana, ia bergabung dengan kelompok kosmologi yang dipimpin oleh Jacob Reiser, seorang ahli kosmologi terkenal. kecemerlangan Xing menjadi jelas dan ia dengan cepat diambil di bawah sayap profesor. Ketika mereka mencoba untuk membuat sebuah model bagi asal usul alam semesta. Namun, Xing menjadi terobsesi dengan studi 'Dark Matter', suatu zat yang tak terlihat bahwa ia percaya bentuk alam semesta dan segala isinya, bertentangan dengan teori Reiser's. Karakter pertempuran egonya, dan perbedaan budaya ketika mencoba untuk mempertahankan kemampuan alami nya bagi ilmu pengetahuan, serta kewarasannya.
3. Kekuatan supranatural
Powder (1995)

Sean Patrick Flanery memainkan anak albino yang dijuluki "Powder", yang memiliki kecerdasan luar biasa, telepati dan kekuatan paranormal. Nama asli Anak ini adalah Jeremy Reed. Ibunya disambar petir ketika dia masih dalam kandungan. Anak ini juga memiliki kemampuan untuk merasakan perasaan orang lain di sekitarnya. Jeff Goldblum dan Mary Steenburgen membintangi film ini.
2. Time Travel
The Time machine (1960 & 2002)

Ada dua film Time Machine (1960 dan 2002), masing-masing berdasarkan novel HG Wells dengan nama yang sama. Meskipun di film protagonis memiliki nama, dalam buku ia hanya dikenal sebagai 'Time Traveler', penemu muda berbakat dari New York (versi 2002) Setelah kekasihnyanya dibunuh oleh perampok, ia membangun sebuah mesin waktu yang akan memungkinkan dia untuk kembali untuk menyelamatkan kekasihnya. Setelah menyadari bahwa tidak peduli berapa kali ia kembali, pacarnya selalu terbunuh dengan cara yang berbeda sampai ia pergi ke masa depan tahun 2037. Setelah pingsan, ia terbangun di tahun 802.701 dimana manusia telah kembali ke cara primitif hidup dan tersiksa oleh monster kera yang disebut 'Morlocks'. Walupun film ini tidak brilian, setidaknya novel ini adalah "wahyu" yang memperkenalkan ide tentang time travel.
1. Writing
Finding Forrester (2000)

Film ini menceritakan tentang seorang remaja negro muda, Jamal Wallace, yang memiliki bakat alami yang besar untuk menulis. Ia bertemu pada seorang penulis tua bernama William Forrester, (diperankan oleh Sean Connery). Pada akhirnya persahabatan mereka tumbuh, masing-masing menemukan diri mereka dengan cara yang berbeda. Meskipun Jamal adalah seorang mahasiswa sangat berbakat, tekanan mendorong dia untuk tampil di tingkat rata-rata di sekolah, sedangkan Forrester membantunya memberinya semangat untuk sastra.
Like This..?? Share This Article...........
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Friday, November 16, 2012
Film yang Menghina Nabi Muhammad, Terkutuk Pembuatnya !
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Umat Islam kembali digegerkan dengan kasus penghinaan kepada Rasulullah saw. Sebuah film yang dibuat di Inggris berjudul “Innocence of Muslims” mengegerkan dunia Islam karena Nabi Muhammad digambarkan dengan prilaku yang sangat buruk dan diperankan oleh seorang aktor Amerika Serikat.
Tak pelak, umat muslim di Libya dan Mesir bergolak menanggapi peredaran film kontroversial tersebut. Apalagi, film juga sengaja diedarkan dengan terjemahan bahasa Arab.
Dilansir Wall Street Journal, film itu diproduksi oleh pengusaha real state kenamaan Amerika Serikat keturunan Israel, Sam Bacile (52) asal California.
Dalam pernyataannya, Bacile, menyebut Islam tidak ubahnya seperti penyakit kanker.
Film itu dibuat dengan biaya US$ 5 juta atau sekitar Rp 47,8 miliar, yang merupakan hasil donasi dari 100 warga Yahudi di Amerika Serikat.
Dalam film itu Nabi Muhammad diperankan oleh seorang aktor Amerika dan digambarkan dengan prilaku yang sangat jauh dari sejarah kehidupan Rasulullah saw.
Di Timur Tengah, film yang kali pertama memvisualkan sosok Nabi Muhammad itu kini memantik unjuk rasa besar-besaran di Libya dan Mesir.
Bahkan, seorang warga Amerika Serikat tewas saat pengunjuk rasa menerobos ke gedung Konsulat AS di Kota Benghazi, Libya, Selasa (12/09) waktu setempat.
Film itu sengaja dimunculkan bersamaan dengan peringatan peristiwa 11 September.
Dilansir CNN, di Kairo, Mesir, sejumlah pengunjuk rasa melompati pagar kedutaan dan menurunkan bendera AS.
Di Libya, saksi mata menyatakan kelompok Islam garis keras Ansar al-Sharia merangsek ke gedung konsulat di Benghazi.
Otoritas di AS telah mengkonfirmasi kematian seorang warganya, namun identitasnya belum dipublikasikan.
Like This..?? Share This Article...........
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Friday, November 2, 2012
Ternyata Film India Sangat Berpengaruh Buruk Bagi Remaja
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Baru-baru ini seorang peneliti Dr GP Nazar membuktikan bahwa film produksi Bollywood tak baik ditonton para remaja. Film India yang dalam banyak adegannya menyuguhkan kebiasaan minum minuman beralkohol dicontoh para remaja. Pengaruh film produksi Bollywood ini tentu saja tak hanya bagi para remaja India. Karena film-film India itu juga digemari di kawasan Uni Emirat Arab.
Para remaja di kawasan Arab sangat menikmati adegan demi adegan dengan segala latar belakang kemewahannya dalam film-film Bollywood.
Dalam studi penelitiannya, DR GP Nazar menemukan ada 59 film Bollywood yang sudah diberi kode khusus karena menampilkan banyak adegan penggunaan minuman beralkohol. Ironisnya, sedikitnya 4.000 remaja yang masuk dalam data penelitian telah menyaksikan film berkode khusus tersebut.
Para remaja tersebut memiliki kemungkinan 2,78 kali lebih rentan tertarik mencoba minuman beralkohol. Melihat kenyataan tersebut, Nazar meminta kepada pemerintah agar mewujudkan undang-undang yang melarang visualisasi minuman beralkohol di film-film demi menjaga anak bangsa.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)




