sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Sumatera Selatan. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Selatan. Show all posts
Saturday, August 27, 2011
Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2011
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan akan menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Sumatera Tahun 2011 yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 -- 29 September 2011.
Persyaratan
Peserta Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2011 adalah sebagai berikut.
- warga negara Indonesia;
- berusia maksimal 25 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan penduduk dan belum menikah;
- sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter;
- tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan;
- minimal lulus SLTA yang dibuktikan dengan menunjukkan ijazah terakhir;
- berkepribadian baik dan berpenampilan menarik;
- mampu berbahasa Indonesia lisan di depan umum;
- mampu membuat dan menyajikan makalah;
- mampu berbahasa daerah dan berbahasa asing;
- peserta berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Peserta Pemilihan Duta Bahasa Tahun 2011 akan diuji melalui dua tahap pengujian. Tahap pertama adalah Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan TOEFL (atau yang setara), dan tahap kedua adalah Penyajian Makalah. Hasil dari kedua tahapan ujian itu yang akan menjadi penentu terpilihnya Duta Bahasa Tahun 2011. Tahap selanjutnya, Duta Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2011 akan diikutsertakan dalam Pemilihan Duta Bahasa Tahun 2011 di Tingkat Nasional di Jakarta.
Tema makalah yang akan disajikan dalam penilaian lisan adalah sebagai berikut.
- Kearifan lokal Sumatera Selatan.
- Sikap positif terhadap bahasa Indonesia dan daerah oleh generasi muda.
Waktu dan Syarat Pendaftaran
Pendaftaran dimulai pada tanggal 1 Agustus 2011 sampai dengan 12 Sepetember 2011. Syarat Pendaftaran:
a. mengisi formulir pendaftaran,
b. menyerahkan dua lembar foto terbaru ukuran 4x6,
c. menyerahkan satu lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP),
d. menyerahkan satu lembar fotokopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir,
e. menyerahkan satu rangkap fotokopi makalah ilmiah/artikel yang pernah ditulis (jika ada),
f. menyerahkan empat rangkap fotokopi makalah ilmiah yang akan disajikan dalam tes lisan.
Pemenang
Pemenang Duta Bahasa dan Wakil Duta Bahasa akan mendapatkan piala, hadiah berupa uang pembinaan dan bingkisan. Sepasang Duta Bahasa akan dikirim ke Pusat Bahasa Jakarta untuk mewakili Provinsi Sumatera Selatan di pemilihan tingkat nasional.
Alamat Panitia:
BALAI BAHASA
PROVINSI SUMATERA SELATAN
Jalan Seniman Amri Yahya, Kompleks Taman Budaya Sriwijaya, Seberang Ulu 1, Jakabaring, Palembang
Telepon (0711) 7539500, faksimile (0711) 7539555
Narahubung:
Dyah Susilawati, M. Hum. (08153806343)
Erlinda Rosita, S.Pd. (081278286574)
Taufiq Awaluddin, S.S. (081368300317)
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Agenda Kegiatan,
Duta Bahasa 2011,
Sumatera Selatan
Tuesday, January 25, 2011
KOKO, GEMETAR KETIKA DISEMATKAN PIN DUTA BAHASA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
SELALU berusaha, berdoa dan bertawakal merupakan tiga kunci sukses yang membawa Koko berhasil menjadi pemenang I pemilihan Duta Bahasa tingkat Nasional 2006. Berpasangan dengan Henny Primasari, Koko yang memiliki nama lengkap Prakoso Bhairawa Putera S ini tak henti-henti mengucapkan syukur atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan oleh sang pencipta. Bahkan ketika ditemui di salah satu toko buku di Palembang, Sabtu (27/01) kemarin dengan sumringah ia kembali mengucapkan hal yang senada.
“Alhamdulillah, inilah nikmat terbesar yang Allah berikan di tahun 2006.” tutur cowok kelahiran Tanjung Pandan (Belitung), 11 Mei 1985 mengawali ceritanya.
Tidak banyak persiapan yang dilakukan oleh Koko sebelum berangkat ke Jakarta (5/11) untuk mengikuti proses karantina. “Secara pribadi, saya menyempatkan untuk membaca buku yang berhubungan dengan penggunaan Bahasa Indonesia.”. Lebih lanjut mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Sriwijaya ini menuturkan bahwa yang paling ia persiapkan hanyalah mental untuk bisa mempersembahkan yang terbaik. “Karena sejak terpilih sebagai Duta Bahasa di tingkat provinsi, hanya satu hari saja waktu yang diberikan pada kami untuk mempersiapakan semua kelengkapan yang akan dibawa.”
Jatuh Sakit dan Dibelikan Baju Batik
Padatnya jadwal karantina sempat membuat Alumni SMU 2 Sungailiat (Bangka) ini jatuh sakit. ”Bagaimana tidak, setiap hari selepas mengikuti kelas malam kita harus mengerjakan serangkaian tes dan tugas-tugas. Tidurpun baru bisa dilakukan pukul dua.” Jelas Koko.
Namun, dukungan dan perhatian dari Linny Oktaviani selaku pendamping membuat Koko tetap bisa melanjutkan proses karantina hingga usai. Bukan hanya itu Baju Batik pun sempat dibelikan oleh pendamping untuk menunjang penampilan. “Sejak pertama masuk Wisma Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kita (para peserta – red) diwajibkan untuk mengenakan Batik ketika malam dan pasangan dari Sumsel tidak memiliki Batik.” cerita Koko yang sehari-harinya aktif menulis opini, cerita pendek dan puisi di beberapa koran lokal dan nasional ini.
Bukan hanya menulis untuk media-media cetak lokal dan nasional, Koko pun telah memiliki 8 buku yang diterbitkan oleh sejumlah penerbit, seperti Megat Merai Kandis: Cerita Rakyat dari Bangka (Grasindo, 2005), La Runduma (Menpora-CWI, 2005), Ode Kampung: Kumpulan puisi dan esai Temu Sastrawan se-Nusantara (Rumah Dunia, 2006), 137 Penyair Menuju Bulan: Kumpulan Puisi Penyair se-Nusantara (Kelompok Studi Sastra Banjarbaru, 2006), Uda Ganteng No 13 (GIP, 2006), Menggapai Cahaya (Jmed Palembang, 2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (Bestari-Zikrul Hakim, 2006), dan Teen World: Ortu Kenapa Sih? (Cinta, 2006). Dengan modal keterampilan menulis ini juga yang akhirnya membawa Koko dan Henny berhasil menjadi pemenang I dan berhak mengenakan pin Duta Bahasa berlapis emas 18 karat. Bahkan, Koko sempat gemetar ketika disematkan pin oleh Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.
Dukungan Semua Pihak
Keberhasilan Koko menjadi Duta Bahasa tingkat Nasional tidak lepas dari dukungan dan doa semua pihak dengan tulus. “Terutama dari Kepala Balai Bahasa Palembang Drs B Trisman M Hum dan jajarannya yang telah membimbing dan menyemangati, kedua orang tua saya di Bangka, Keluarga besar HM Fikri Fathoni SE – Hj Purmanani yang selalu mendukung aktivitas saya selama di Palembang, Pimpinan dan semua jajaran di graPari Telkomsel Palembang tempat saya bekerja, Pimpinan – semua Dosen – teman-teman di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsri, dan Amelya Gustina sebagai orang yang tak henti memberikan dukungan nasihat selama saya menjalani karantina, serta Henny Primasari sebagai pasangan saya dalam meraih kesuksesan ini.” Tutur Koko dengan mata berkaca-kaca.
Lebih lanjut Koko menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan keberhasilan kita (masyarakat Sumatera Selatan – red) dalam eksistensi pada kompetisi-kompetisi yang diadakan di tingkat nasional.
Dengan menyandang gelar Duta Bahasa 2006, cowok dengan hobi menulis dan membaca buku ini memiliki tugas yang tidak ringan. Terlebih berdasarkan pengumuman Pusat Bahasa mengenai Penganugrahan Adi Bahasa 2006 yang merupakan penilaian terhadap provinsi-provinsi dengan penggunaan Bahasa Indonesia terbaik, Sumsel tidak masuk dalam urutan 10 besar.
Sesuai dengan visi misi dan tugas yang telah diamanatkan oleh Mendiknas ketika puncak acara pemberian predikat Duta Bahasa (9/11) di Jakarta kemarin, dengan bersemangat Koko mengatakan ia bersama pasangannya akan berusahan berperan aktif dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia secara baik, tepat, bernalar, efektif, dan komunikatif dalam berbahasa. Selain itu juga akan memasyarakatkan penggunaan bahasa khususnya pada ruang-ruang publik. Dan Koko sendiri telah bersiap untuk membentuk komunitas peduli bahasa, budaya dan sastra nusantara di tiap daerah dan berpusat di pusat bahasa. “Oleh sebab itu, mohon dukungan dari seluruh masyarakat Sumsel, terlebih dukungan dari Bapak gubernur dan jajaran terkait di pemerintahan Sumsel.” harap Koko.
Tugas dan perjuangan Koko bersama Henny sebagai pasangan Duta Bahasa 2006 baru saja dimulai. Mereka bukan hanya duta bagi provinsi tercinta ini, tetapi duta bagi seluruh masyarakat Indonesia karena Koko Henny adalah Duta Nasional yang ada di bumi Sriwijaya ini.
***
Sekilas tentang Koko
Nama : Prakoso Bhairawa Putera
Tempat, Tanggal Lahir : Tj. Pandan (Belitung), 11 Mei 1985 Aktivitas : Mahasiswa FISIP Unsri dan Telkomsel Personal Refresentativ graPari Palembang
Nama Orang tua : Sulaiman BA (Ayah) dan Sri Yulyati (ibu)
Prestasi :
Pemenang I Duta Bahasa tingkat Nasional 2006
Pemenang III Lomba Penulisan Cerita Pendek Mahasiswa se – Indonesia 2006
Peserta Program Pelayaran Kebangsaan – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi 2006
Peserta Program Dialog Kebangsaan – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi 2006
Finalis Lomba Karya Tulis Mahasiswa Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial Wilayah A (Sumatera, DKI Jakarta dan Banten) 2006
Juara 2 kategori pelajar/mahasiswa dalam Lomba Karya Tulis Bidang Kabaharian tingkat Nasional 2005
Pemenang Favorite Pemilihan Bujang Kampus se-Sumatera Selatan 2003, dll~
Sumber: http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=21&dn=20070128114647
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Wednesday, October 13, 2010
Dody-Pratiwi Duta Bahasa Sumsel 2010
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, Dody Pernandis dan Pratiwi Eka Putri akhirnya terpilih menjadi duta bahasa Provinsi Sumsel 2010. Dody merupakan mahasiswa Pariwisata Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) angkatan 2007 mengumpulkan skor 495. Sedangkan Pratiwi, mahasiswi FISIP Unsri 2007 mengumpulkan skor 475.
Ketua pelaksana Vita Nirmala mengatakan ajang pemilihan duta bahasa ini adalah untuk menyukseskan Bulan Bahasa yang jatuh setiap Oktober. “Tahun ini kita mengambil tema pembentukan karakter generasi muda bangsa melalui peningkatan kualitas bahasa dan sastra Indonesia dan daerah,” ujarnya.
Katanya, peserta yang terpilih sebagai Duta Bahasa nantinya akan dikirim ke Jakarta guna mengikuti ajang serupa di tingkat nasional. Selain itu, wakil I duta bahasa Provinsi Sumsel 2010 M Fandagri Hartanto mahasiswa Ilmu Komputer (Ilkom) Unsri angkatan 2007 dengan skor penilaian 451 dan Mardiana (FKM Unsri 2007) dengan skor penilaian 453.
Tampak hadir Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Drs B Trisman M Hum, dan ketiga dewan juri Dr Indawan Syahri MPd, Nofita Anggraini MSi dan Dra Hj Zahra Alwi MPd.(mg21)
Ketua pelaksana Vita Nirmala mengatakan ajang pemilihan duta bahasa ini adalah untuk menyukseskan Bulan Bahasa yang jatuh setiap Oktober. “Tahun ini kita mengambil tema pembentukan karakter generasi muda bangsa melalui peningkatan kualitas bahasa dan sastra Indonesia dan daerah,” ujarnya.
Katanya, peserta yang terpilih sebagai Duta Bahasa nantinya akan dikirim ke Jakarta guna mengikuti ajang serupa di tingkat nasional. Selain itu, wakil I duta bahasa Provinsi Sumsel 2010 M Fandagri Hartanto mahasiswa Ilmu Komputer (Ilkom) Unsri angkatan 2007 dengan skor penilaian 451 dan Mardiana (FKM Unsri 2007) dengan skor penilaian 453.
Tampak hadir Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Drs B Trisman M Hum, dan ketiga dewan juri Dr Indawan Syahri MPd, Nofita Anggraini MSi dan Dra Hj Zahra Alwi MPd.(mg21)
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Duta Bahasa 2010,
Para Duta Bahasa,
Sumatera Selatan
Subscribe to:
Posts (Atom)