sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label PERISTIWA DAN KRIMINAL. Show all posts
Showing posts with label PERISTIWA DAN KRIMINAL. Show all posts
Wednesday, March 17, 2010
Kwik: "PDI Perjuangan Partai Paling Korup"
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
JAKARTA [voa-islam.com] – Mantan Ketua Litbang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kwik Kian Gie menyatakan tidak merasa heran atas keterlibatan 19 anggota Fraksi PDIP periode 2004-2009 yang disebut-sebut menerima travel cek mencapai Rp 9,8 miliar dalam pemilihan Dewan Gubernur BI Miranda Gultom. Alasannya, PDIP adalah partai paling korupsi yang banyak koruptornya.
“Kalau saya ditanya, apakah heran atau tidak. Saya jawab tidak heran karena banyak koruptor di PDIP,” kata Kwik di Jakarta, Senin (15/3/2010).
Diungkapkan, indikatornya sangat mudah, yaitu mobil para anggota DPR dari PDIP sangat mewah. “Saya kenal mereka. Waktu tahun 1998, betapa miskin mereka. Sekarang kok mobil mereka mewah-mewah,” kata Kwik.
...Kalau saya ditanya, apakah heran atau tidak. Saya jawab tidak heran karena banyak koruptor di PDIP, kata Kwik ...
Dijelaskan, saat dirinya menjabat Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) diminta untuk memberikan paparan tentang korupsi. Lalu peserta bertanya, apakah partai politik tidak korupsi.
"Saya menjawab, partai yang paling korupsi adalah partai saya, PDIP," kata Kwik.
Terkait soal pilihan Anggota DPR dari fraksi PDIP terhadap Miranda Gultom sebagai calon Gubernur BI tersebut, Kwik mengungkapkan bahwa pemilihan tersebut atas perintah dari Ketua Umum PDIP, Megawari Soekarnoputri.
“Perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memang mesti menggolkan Miranda saat berhadapan dengan Burhanuddin Abdullah saat pemilihan calon Gubernur BI,” kata Kwik.
Oleh karena sudah ada sinyal dari Megawati, maka anggota DPR dari PDIP memberikan suaranya untuk memilih Miranda Gultom.
“Tapi tentunya tidak gratis begitu saja,” tandas mantan Menteri Koordinator Perekonomian ini.
...Saya menjawab, partai yang paling korupsi adalah partai saya, PDIP," kata Kwik...
Dijelaskan, sewaktu pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang waktu itu tiga nama bersaing yakni Burnahunddin Abdullah, Miranda Gultom dan Cyrilus Harinowo.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut menerima suap dalam proses pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom.
Total uang suap yang diterima 19 politisi PDIP itu mencapai Rp 9,8 miliar. Informasi ini terungkap dalam sidang dengan terdakwa anggota Komisi VI DPR dari FPDIP, Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (8/3/2010). Dalam surat dakwaan jaksa disebutkan, uang suap itu diberikan agar para politisi menjatuhkan pilihan kepada Miranda.
Atas perbuatan itu, terdakwa Dudhie Makmun Murod diancam pidana sesuai Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) butir b Undang-Undang No 31/1999 yang diubah dengan UU No 20/2001tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
...Total uang suap yang diterima 19 politisi PDIP itu mencapai Rp 9,8 miliar. Informasi ini terungkap di Pengadilan Tipikor, Jakarta...
Nama-nama politisi PDIP yang masuk daftar jaksa, beserta uang suap yang diterimanya:
Panda Nababan menerima uang terbesar (Rp1,45 miliar)
Williem M Tutuarima (Rp500 juta)
Sutanto Pranoto (Rp600 juta)
Agus Chondro Prayitno (Rp500 juta)
M Iqbal (Rp500 juta)
Budhiningsih (Rp500 juta)
Poltak Sitorus (Rp500 juta)
Aberson M Sihaloho (Rp500 juta)
Rusman Lumban Toruan (Rp500 juta)
Max Moein (Rp500 juta)
JeffeyTongas Lumban Batu (Rp500 juta)
Matheos Pormes (Rp350 juta)
Engelina A Pattiasina (Rp500 juta)
Suratal HW (Rp500 juta)
Ni Luh Mariani Tirtasari (Rp500 juta)
Soewarno (Rp500 juta)
Emir Moeis (Rp200 juta)
Sukarjo (Rp200 juta).
Anehnya, Ketua Umum DPP PDIPMegawati Soekarnoputri, menyatakan tidak akan ikut campur dengan kasus hukum yang menimpa politisinya, karena korupsi itu tanggung jawab masing-masing, bukan partai.
dikutip dari : http://www.voa-islam.com/news/se-asia/2010/03/15/3904/kwikpdi-perjuangan-partai-paling-korupbanyak-koruptornya/ via http://www.forumbebas.com
“Kalau saya ditanya, apakah heran atau tidak. Saya jawab tidak heran karena banyak koruptor di PDIP,” kata Kwik di Jakarta, Senin (15/3/2010).
Diungkapkan, indikatornya sangat mudah, yaitu mobil para anggota DPR dari PDIP sangat mewah. “Saya kenal mereka. Waktu tahun 1998, betapa miskin mereka. Sekarang kok mobil mereka mewah-mewah,” kata Kwik.
...Kalau saya ditanya, apakah heran atau tidak. Saya jawab tidak heran karena banyak koruptor di PDIP, kata Kwik ...
Dijelaskan, saat dirinya menjabat Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) diminta untuk memberikan paparan tentang korupsi. Lalu peserta bertanya, apakah partai politik tidak korupsi.
"Saya menjawab, partai yang paling korupsi adalah partai saya, PDIP," kata Kwik.
Terkait soal pilihan Anggota DPR dari fraksi PDIP terhadap Miranda Gultom sebagai calon Gubernur BI tersebut, Kwik mengungkapkan bahwa pemilihan tersebut atas perintah dari Ketua Umum PDIP, Megawari Soekarnoputri.
“Perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memang mesti menggolkan Miranda saat berhadapan dengan Burhanuddin Abdullah saat pemilihan calon Gubernur BI,” kata Kwik.
Oleh karena sudah ada sinyal dari Megawati, maka anggota DPR dari PDIP memberikan suaranya untuk memilih Miranda Gultom.
“Tapi tentunya tidak gratis begitu saja,” tandas mantan Menteri Koordinator Perekonomian ini.
...Saya menjawab, partai yang paling korupsi adalah partai saya, PDIP," kata Kwik...
Dijelaskan, sewaktu pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang waktu itu tiga nama bersaing yakni Burnahunddin Abdullah, Miranda Gultom dan Cyrilus Harinowo.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut menerima suap dalam proses pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom.
Total uang suap yang diterima 19 politisi PDIP itu mencapai Rp 9,8 miliar. Informasi ini terungkap dalam sidang dengan terdakwa anggota Komisi VI DPR dari FPDIP, Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (8/3/2010). Dalam surat dakwaan jaksa disebutkan, uang suap itu diberikan agar para politisi menjatuhkan pilihan kepada Miranda.
Atas perbuatan itu, terdakwa Dudhie Makmun Murod diancam pidana sesuai Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) butir b Undang-Undang No 31/1999 yang diubah dengan UU No 20/2001tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
...Total uang suap yang diterima 19 politisi PDIP itu mencapai Rp 9,8 miliar. Informasi ini terungkap di Pengadilan Tipikor, Jakarta...
Nama-nama politisi PDIP yang masuk daftar jaksa, beserta uang suap yang diterimanya:
Panda Nababan menerima uang terbesar (Rp1,45 miliar)
Williem M Tutuarima (Rp500 juta)
Sutanto Pranoto (Rp600 juta)
Agus Chondro Prayitno (Rp500 juta)
M Iqbal (Rp500 juta)
Budhiningsih (Rp500 juta)
Poltak Sitorus (Rp500 juta)
Aberson M Sihaloho (Rp500 juta)
Rusman Lumban Toruan (Rp500 juta)
Max Moein (Rp500 juta)
JeffeyTongas Lumban Batu (Rp500 juta)
Matheos Pormes (Rp350 juta)
Engelina A Pattiasina (Rp500 juta)
Suratal HW (Rp500 juta)
Ni Luh Mariani Tirtasari (Rp500 juta)
Soewarno (Rp500 juta)
Emir Moeis (Rp200 juta)
Sukarjo (Rp200 juta).
Anehnya, Ketua Umum DPP PDIPMegawati Soekarnoputri, menyatakan tidak akan ikut campur dengan kasus hukum yang menimpa politisinya, karena korupsi itu tanggung jawab masing-masing, bukan partai.
dikutip dari : http://www.voa-islam.com/news/se-asia/2010/03/15/3904/kwikpdi-perjuangan-partai-paling-korupbanyak-koruptornya/ via http://www.forumbebas.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, March 14, 2010
Parade Budaya Cilacap, Upaya Menghidupkan Kembali Seni Tradisi
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
|
"Melalui momen HUT Kabupaten Cilacap ke-154, kami berusaha melestarikan dan mengembangkan budaya yang ada di Cilacap yakni dengan menggelar parade budaya,"ujar Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cilacap Badrudin SH MH, Sabtu (13/3).
Dalam parade tersebut akan ditampilkan 24 budaya tradisi khas Cilacap. Jumlah budaya tersebut disesuaikan dengan jumlah kecamatan yang ada, karena masing-masing kecamatan diwajibkan menggelar salah satu budaya setempat dengan corak dan karakter sendiri-sendiri. "Setiap kecamatan tidak diperbolehkan menggelar budaya yang sama dengan kecamatan lain. Kalaupun terpaksa sama kreasinya harus berbeda,"lanjutnya.
Dari hasil inventarisasi yang dilakukannya, sejumlah budaya yang akan ditampilkan itu diantaranya, Sedekah Bumi (Cilacap Tengah), Kuda Kepang (Kawunganten), Reog (Maos dan Sampang), Sholawatan (Cimanggu), Kotekan Lesung (Kesugihan), Calung (Binangun), Calung Sunda (Dayeuhluhur), Baritan (Nusawungu), Rebab Sholawatan Ngelik (Cipari), Nyadran (Adipala), Buncis (Kroya), Marawis (Karangpucung), Muyen (Bantarsari), Kudalumping Begalan (Kedungreja), Tayub Jaipong (Wanareja), Rampak Kendang (Patimuan) dan Jaran Kepang (Jeruklegi) dan Barongsai (Cilacap Selatan).
Beberapa bentuk kesenian tersebut diantarannya sudah lama hilang dari masyarakat Cilacap, sementara lainnya masih bertahan hingga kini."Untuk menghidupkan budaya yang dinyatakan nyaris punah bukan pekerjaan mudah, karena untuk menghidupkannya terpaksa ada dilakukan menyetel kembali kaset yang sudah kusut, karena para pelakunya sudah tidak ada,"tambahnya. Untuk itu agar kesenian budaya itu tidak diklaim daerah atau negara lain, maka kedepan pihaknya akan mengusulkan untuk mematenkan hasil karya nenek moyang ini.
Dikutip dari : krjogja.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Thursday, March 11, 2010
Penemu Sungai Dalam Laut Akhirnya Masuk Islam
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel’ pasti kenal Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Captain Jacques Yves Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laayabghiyaan…” Artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” Artinya “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.
Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.
Subhanallah… Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim. Rasulullah s.a.w. bersabda:“Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”
Wallahu a’lam.
Dikutip dari : http://artikelislami.wordpress.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Wednesday, March 10, 2010
Indonesia Mendapat Juara Satu
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Berdasarkan survey yang di lakukan oleh PIRC, Indonesia merupakan negara tujuan investasi yang paling terkorup di Asia Pasifik. Data ini tentu mencorengkan nama Indonesia di dunia dan menambah berat beban yang harus di pikul oleh KPK, sebuah institusi terakhir yang menjadi harapan masyarakat Indonesia dalam memberantas korupsi.
PIRC merupakan sebuah badan riset independent dan penasihat konsultan terkemuka yang memberikan layanan kepada investor. Sejak 1986 PIRC telah menjadi perintis dan juara dalam Good Corporate Governance.
Berikut daftar negara terkorup di Asia Pasifik. Sumber: Political & Economic Risk Consultancy Fancy.
1. Indonesia
2. Kamboja
3. Vietnam
4. Filipina
5. India
6. China
Selain kerja keras dan ketegasan dari Pemerintah dan institusi yang terkait untuk menghabisi para koruptor di Indonesia . Di perlukan juga sebuah hukuman baru bagi koruptor, hukuman yang membuat para koruptor benar benar jera. Apa itu…..?
Kalau begini dibiarkan pasti akan merusak INDAHNYA BUDAYA JAWA..
Sumber: http://www.o-bras.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Sunday, February 28, 2010
Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Diduga Psikopat
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
YOGYAKARTA--MI: Agus Setiawan alias Ferdi, 38, tersangka pelaku pembunuhan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ana Zumaida, 21, diduga mengidap psikopat.
"Pelaku pembunuhan di rumah kos putri Kampung Sapen GK I/437 Rt 25 Rw 08 Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta pada Selasa (23/2) lalu itu, diduga mengidap psikopat," kata Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta Kompol Saiful Anwar, Sabtu (27/2).
Ia mengatakan tersangka asal Sukabumi, Jawa Barat tersebut, ditangkap di rumah kosnya di Cibangkong Rt 05 Rw 07, Batu Waringin, Bandung pada Jumat (26/2) lalu. Bahkan, menurut dia, pelaku diduga memiliki kelainan seksual.
Saiful mengatakan penangkapan terhadap tersangka setelah petugas melakukan pencarian, mulai dari Yogyakarta hingga berakhir di Bandung. "Jumat (26/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB tersangka berhasil kami tangkap di rumah kosnya. Kemudian tersangka diboyong ke Mapoltabes
Yogyakarta," katanya.
Menurut dia, dalam pemeriksaan sementara terungkap pembunuhan itu karena motif asmara antara korban dengan tersangka pelaku. Hubungan asmara mereka sudah berjalan selama tujuh bulan.
"Mungkin karena ada masalah dalam hubungan gelap tersebut, akhirnya tersangka menganiaya korban hingga meninggal," katanya. Sementara itu, di sela penyidikan di Poltabes Yogyakarta, tersangka mengaku pernah melakukan hubungan badan dengan korban di Wonogiri, Jawa Tengah, beberapa bulan lalu.
"Saya sudah mengenal korban sejak lama, karena saya yang pernah kos di sebelah rumah keluarga korban di Terboyo Rt 03 Rw 02 Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tahun lalu. Saya juga pernah kerja sama dalam bisnis dengan ayah korban," katanya.
Tersangka yang telah memiliki seorang anak usia tiga tahun ini, membantah dirinya pernah mengaku sebagai anggota TNI. "Memang sehari-hari saya biasa berdandan dan tampil layaknya anggota TNI," katanya.
Ia hanya mengaku sebagai biro jasa yang mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri melalui perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia.
Pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (23/2) lalu, bermula ketika sekitar pukul 06.00 WIB tersangka mendatangi rumah kos korban, dan kemudian keduanya terlibat percekcokan. Tersangka kemudian mencekik korban, karena korban menolak ajakan tersangka untuk melakukan hubungan badan. Saat emosi tersangka memuncak, korban disumbat mulutnya dengan kain, dan tangan serta kaki korban diikat agar tidak berontak. Tersangka membesarkan volume suara televisi agar suara ribut-ribut mereka tidak didengar orang lain. Setelah itu, tersangka menidurkan korban yang sekarat dalam posisi miring.
Tersangka kemudian membawa kabur barang-barang milik korban di antaranya sepeda motor Honda Supra AA-5769-FM, sebuah laptop, telepon genggam serta uang tunai Rp4,8 juta. Kemudian tersangka kabur meninggalkan kota Yogyakarta.
Sekitar pukul 08.00 WIB, hari itu juga, tersangka menghubungi teman-teman korban agar menjenguk korban di rumah kosnya. Saat beberapa teman korban mendatangi rumah kos korban, kondisi korban sudah tewas. (Ant/OL-03)
sumber : www.mediaindonesia.com
"Pelaku pembunuhan di rumah kos putri Kampung Sapen GK I/437 Rt 25 Rw 08 Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta pada Selasa (23/2) lalu itu, diduga mengidap psikopat," kata Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta Kompol Saiful Anwar, Sabtu (27/2).
Ia mengatakan tersangka asal Sukabumi, Jawa Barat tersebut, ditangkap di rumah kosnya di Cibangkong Rt 05 Rw 07, Batu Waringin, Bandung pada Jumat (26/2) lalu. Bahkan, menurut dia, pelaku diduga memiliki kelainan seksual.
Saiful mengatakan penangkapan terhadap tersangka setelah petugas melakukan pencarian, mulai dari Yogyakarta hingga berakhir di Bandung. "Jumat (26/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB tersangka berhasil kami tangkap di rumah kosnya. Kemudian tersangka diboyong ke Mapoltabes
Yogyakarta," katanya.
Menurut dia, dalam pemeriksaan sementara terungkap pembunuhan itu karena motif asmara antara korban dengan tersangka pelaku. Hubungan asmara mereka sudah berjalan selama tujuh bulan.
"Mungkin karena ada masalah dalam hubungan gelap tersebut, akhirnya tersangka menganiaya korban hingga meninggal," katanya. Sementara itu, di sela penyidikan di Poltabes Yogyakarta, tersangka mengaku pernah melakukan hubungan badan dengan korban di Wonogiri, Jawa Tengah, beberapa bulan lalu.
"Saya sudah mengenal korban sejak lama, karena saya yang pernah kos di sebelah rumah keluarga korban di Terboyo Rt 03 Rw 02 Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tahun lalu. Saya juga pernah kerja sama dalam bisnis dengan ayah korban," katanya.
Tersangka yang telah memiliki seorang anak usia tiga tahun ini, membantah dirinya pernah mengaku sebagai anggota TNI. "Memang sehari-hari saya biasa berdandan dan tampil layaknya anggota TNI," katanya.
Ia hanya mengaku sebagai biro jasa yang mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri melalui perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia.
Pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (23/2) lalu, bermula ketika sekitar pukul 06.00 WIB tersangka mendatangi rumah kos korban, dan kemudian keduanya terlibat percekcokan. Tersangka kemudian mencekik korban, karena korban menolak ajakan tersangka untuk melakukan hubungan badan. Saat emosi tersangka memuncak, korban disumbat mulutnya dengan kain, dan tangan serta kaki korban diikat agar tidak berontak. Tersangka membesarkan volume suara televisi agar suara ribut-ribut mereka tidak didengar orang lain. Setelah itu, tersangka menidurkan korban yang sekarat dalam posisi miring.
Tersangka kemudian membawa kabur barang-barang milik korban di antaranya sepeda motor Honda Supra AA-5769-FM, sebuah laptop, telepon genggam serta uang tunai Rp4,8 juta. Kemudian tersangka kabur meninggalkan kota Yogyakarta.
Sekitar pukul 08.00 WIB, hari itu juga, tersangka menghubungi teman-teman korban agar menjenguk korban di rumah kosnya. Saat beberapa teman korban mendatangi rumah kos korban, kondisi korban sudah tewas. (Ant/OL-03)
sumber : www.mediaindonesia.com
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)
