sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Yen sira kasinungan ngelmu kang marakake akeh wong seneng, aja sira malah rumangsa pinter, jalaran menawa Gusti mundhut bali ngelmu kang marakake sira kaloka iku, sira uga banjur kaya wong sejene, malah bisa aji godhong jati aking.(Bila anda mendapat anugrah ilmu yang membuat banyak orang senang, janganlah kamu merasa pintar, sebab apabila Tuhan mengambil lagi ilmu yang menyebabkan anda terkenal itu, anda akan menjadi orang biasa lagi, malah lebih bermanfaat daun yang kering)
Showing posts with label Tradisi Jawa.. Show all posts
Showing posts with label Tradisi Jawa.. Show all posts
Sunday, December 22, 2013
SERAT BAJANULLAH: BUKU KEBATINAN DAN SPIRITUAL BERBAHASA JAWA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
SERAT BAJANULLAH: BUKU KEBATINAN DAN SPIRITUAL BERBAHASA JAWA
Ivan Taniputera
22 Desember 2013

Judul: Serat Bajanullah
Penulis: Raden Pandji Natarata
Penerbit: Penerbit Amateur, Keluarga Bratakesawa, Jogjakarta, 1954
Jumlah halaman: 51
Bahasa Jawa
Ini merupakan buku kebatinan dan spiritual berbahasa Jawa yang ditulis oleh Raden Pandji Natarata. Adapun mengenai penulis dijelaskan sebagai berikut:
"Anggitanipun suwargi Raden Pandji Natarata, kepala distrik Ngidjon ing Ngajogjakarta, guru basa Djawi ing pamulangan tjalon guru Surakarta."
Terjemahan:
"Karangan Raden Pandji Natarata, kepala distrik Ngidjon di Yogyakarta, guru bahasa Jawa di sekolah calon guru, Surakarta."
Isinya antara lain membahas mengenai Ketuhanan:
"Lah pisahen ajwa tinggal budi, iku njata panganggepmu ring Hjang, nanging Allahira dewe, ajwa salah pangawruh, dudu Pangraning bumi langit, lan malih wekas ingwang, manungsa kalamun, ngaku kukuh kuwat ing tyas, angen2 dinalih wudjuding Gusti, patrape takokena." (halaman 8).
"Gusti iku mireng tanpa kuping, aningali datan mawi netra, tanpa prabot kuwasane, ngandika tanpa tutuk, lamun maksih nganggo piranti, tetep dudu Pangeran, marma akeh pra ngulama kliru tampi, pikir tjinipta suksma." (halaman 8).
Disebutkan pada buku tersebut bahwa Tuhan sanggup mendengar tanpa memerlukan telinga, melihat wujud tanpa memerlukan mata, dan seterusnya.
Juga terdapat ajaran-ajaran mengenai kehidupan:
"Lamun wong tuna ing budi, malah njimpang saking padang, mring pepeteng pangantiame, uggugu tjrita ngajawara, kang den anggep sanjata, nanging njatane nora wruh, iku wong pikire tuna." (halaman 27).
Disebutkan bahwa orang yang tidak berbudi itu menyimpang dari jalan terang dan malah menuju kegelapan. Mereka malah menuruti kata-kata yang palsu dan menganggapnya sebagai kebenaran atau kenyataan. Mereka itu adalah orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan.
Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Budaya Jawa,
Ilmu Kebatinan,
kebatinan,
Tradisi Jawa.
Monday, December 2, 2013
PEKERJAAN YANG COCOK MENURUT PRIMBON JAWA
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
PEKERJAAN YANG COCOK MENURUT PRIMBON JAWA
Ivan Taniputera
2 Desember 2013
Dalam primbon Jawa juga terdapat cara mengetahui pekerjaan yang cocok bagi seseorang. Caranya adalah dengan mengamati tabel berikut ini, yang berisikan angka neptu Anda berdasarkan Saptawara, Pancawara, dan bulan kelahiran menurut penanggalan Jawa atau Arab.

Anda jumlahkan angka naptu Anda berdasarkan Saptawara, Pancawara, dan bulan kelahiran menurut penanggalan Jawa atau Arab. Jika hasilnya lebih dari sepuluh, maka kurangilah dengan 9. Apabila setelah dikurangi hasilnya masih lebih dari 9, maka kurangilah lagi dengan sembilan. Adapun makna hasilnya adalah sebagai berikut:
Jika bersisa 2 atau 6:
Anda disarankan melakukan pekerjaan dalam bidang perdagangan atau perniagaan.
Jika bersisa 3 atau 5:
Anda disarankan melakukan pekerjaaan yang ada kaitannya dengan membimbing atau mengajar orang lain, misalnya guru, pelatih, motivator, dan lain sebagainya.
Jika bersisa 1 atau 4:
Anda cocok menjadi pegawai pemerintah atau pekerjaan yang ada hubungannya dengan mengatur sesuatu, misalnya administrasi dan lain sebagainya.
Jika bersisa 7 atau 8:
Anda cocok pada pekerjaan yang ada hubungannya dengan pertanian atau pertanahan. Selain bertani secara harafiah, juga boleh jual beli hasil bumi.
Jika bersisa 9:
Ini menandakan bahwa Anda merupakan orang yang kurang suka diperintah orang lain, sehingga lebih cocok bekerja sendiri atau berwiraswasta. Namun apabila masih bekerja pada orang lain, Karena kurang suka diperintah orang lain, mungkin lebih cocok pekerjaan di belakang meja atau suatu pekerjaan di mana Anda dapat dibiarkan bekerja sendiri dan mandiri.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Labels:
Astrologi Jawa,
PRIMBON,
Primbon Jawa,
Tradisi Jawa.
Saturday, November 30, 2013
BUKU TENTANG FALSAFAH SITI JENAR
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
BUKU TENTANG FALSAFAH SITI JENAR
Ivan Taniputera
30 November 2013

Judul: Falsafah Siti Djenar
Pengarang: Bratakesawa
Penerbit: Jajasan Penerbitan "Djojobojo," Surabaja, 1954
Jumlah halaman: 43
Bahasa: Jawa
Ini merupakan buku menarik yang membahas seluk beluk falsafah Siti Jenar. Pada bagian pengantar (Prawatjana) halaman 5 disebutkan sebagai berikut:
"Tuwuhipun sedya kula ngontjeki paham Sitidjenar (=wahdatul wudjud ing tanah Djawi) ingkang kula namani serat "Falsafah Sitidjenar" punika sasampunipun serat "Kuntji Swarga" (Miftahul Djannati) djilid I-II-III medal, sarta kabukten angsal kawigatosan ageng wonten ing madyaning masjarakat kita saking aliran paham warni-warni. Boten sakedik para maosipun Kuntji Swarga wau ingkang sami nglahiraken mareming panggalihipun, ingkung-langkung ingkang sami kapareng rawuh mundut sarasehan, ........"
Terjemahan:
"Asal usul saya mengupas paham Sitidjenar (=wahdatul wudjud di tanah Jawa) yang saya beri judul "Falsafah Sitidjenar" itu adalah setelah buku "Kuntji Swarga" (Miftahul Djannati) jilid I-II-III diterbitkan, serta terbukti memperoleh manfaat besar di tengah masyarakat kita berasal dari berbagai aliran pemahaman. Tidak sedikit para pembaca Kuntji Swarga tersebut yang sama-sama membangkitkan kepuasan hati, kurang lebih yang sama-sama telah mengikuti sarasehan....."
Pada halaman 7 bagian berjudul "Sarekat Abangan" terdapat riwayat sebagai berikut:
"Nalika tahun 1920-1921 Masehi, kula manggen wonten ing kita kadistrikan Delanggu, kabupaten Klaten, karesidenan Surakarta. Kaparenging lalampahan, kula srawung supeket ngantos boten basan-binasanan, kalijan satunggaling kulawarga (djaler kakang adi) ingkang ngakenipun sami ngrungkebi paham Sarekat Abangan.
Saladjengipun kula ugi dipun tepangaken kalijan panuntun utawi gurunipun, inggih punika saderek ingkang memedjang sarta njijaraken paham wau. ....."
Terjemahan:
"Ketika itu tahun 1920-1921 Masehi, saya tinggal di kota kedistrikan Delanggu, kabupaten Klaten, karesidenan Surakarta. Bersama dengan ini saya menjadi kenal dekat dengan sebuah keluarga (laki adik kakak) yang mengaku sama-sama menganut paham Sarekat Abangan.
Selanjutnya saya juga dikenalkan dengan pembimbing atau gurunya, yakni saudara yang menganut serta menyebarkan paham tersebut...."
"Sarekat Abangan punika sajektosipun namaning paham utawi gegebengan babagan ngelmu ka-Allahan. Katjarios anggenipun migunakaken tembung "Abangan" punika djalaran ingkang dipun rungkebi punika pahamipun Seh Lemah Abang inggih Seh Sitidjenar."
Terjemahan:
"Sarekat Abangan itu sebenarnya nama paham atau kegiatan mempelajari ilmu Ketuhanan. Menggunakan kata "Abangan" karena yang dipelajari itu adalah ajaran Seh Lemah Abang atau Seh Sitidjenar."
Kemudian paham Sitidjenar tersebut dikaitkan dengan Al Halladj (halaman 15):
"Kawruhipun Al Halladj punika adamel gegeripun golongan fuqaha (para faqih = para ahli kawruh fighi) dening agenging daja prabawanipun dateng masjarakat. Mangka golongan fuqaha punika ingkang dados adpisuripun nagari. Amila Al-Halladj ladjeng katetepaken dados mengsahipun nagari: sasampunipun kinundjara 8 tahun, ladjeng kapatrapan ukum pedjah kanti panganiaja ingkang anggigirisi (ing tahun 309 H ...)"
Terjemahan:
"Pemahaman Al Halladj menimbulkan kegemparan di kalangan fuqaha (para faqih = para ahli pengetahunan fiqh) karena besarnya pengaruh di masyarakat. Apalagi golongan fuqaha itu merupakan para penasihat negara. Oleh karenanya, Al Halladj lalu ditetapkan sebagai musuh negara: setelah dipenjara delapan tahun ia dijatuhi hukuman mati beserta penyiksaan mengerikan (pada tahun 309 H....)"
Bagi yang berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
sepatu orthopadi
orthoshoping.com
sepatu untuk koreksi kaki pengkor/ bengkok pada balita
kelainan kaki pada balita
Ads orthoshop
Subscribe to:
Posts (Atom)